You are on page 1of 9

Morning Report

HEMOFILIA A
Anamnesis
• Keluhan Utama : Benkak
• Riwayat Penyakit Sekarang :
Seorang pasein laki-laki berumur 18 tahun datang dengan
keluhan bengkak pada siku kiri sejak pagi SMRS, dan terasa
nyeri. demam (-), mual (-), muntah (-), lemas (-), riwayat
perdarahan (-). Pasien mengaku memiliki penyakit hemofilia
sejak usia 4 tahun, setelah mengalami trauma pada tungkai
bawah kanan dan menyebabkan kaki kiri pasien tidak bisa
diluruskan dan jalan dengan bantuan tongkat.
• Riwayat penyakit dahulu :
Hemofilia A (+), HT (-), DM (-), Penyakit Jantung (-) , stroke (-).
• Riwayat penyakit keluarga : HT (-), DM (-), Penyakit Jantung (-),
stroke (-).
• Riwayat Pribadi (sosial ekonomi) : merokok (-), alkohol (-)
• Riwayat pengobatan : pasien mengaku sering bolak balik RS
sejak kecil dan paling lama pernah dirawat selama 6 bulan.
Pemeriksaan Fisik
• KU : sakit sedang
• Kesadaran : CM  E4V5M6
• Vital Sign : TD 120 /70 mmHg, RR 18 x/menit, Suhu 36,4º C,
Nadi 80 x/menit.
• Status Generalis
Kepala : normochephal, nyeri tekan (-)
Mata : anemis -/-, ikterik -/-, refleks pupil +/+ isokor,
edem palpebra (-).
Hidung : bentuk dan ukuran normal, massa (-), deviasi
septum nasi (-), nyeri tekan (-).
Mulut : mukosa bibir sianosis(-), tonsil (TI/TI), hiperemis
(-).
Leher : PKGB (-), perbesaran tiroid (-), deviasi trakea (-),
kaku kuduk (-)
Thorak
• Pulmo :
Inspeksi : bentuk dinding thorak normal, massa (-),
pergerakan dinding dada simetris (tidak ada
ketertinggalan), retraksi dinding dada (-).
Palpasi : massa (-), nyeri tekan (-), fremitus vokal (simetris)
hantaran sama antara kanan dan kiri.
Perkusi : sonor pada semua lapang paru.
Auskultasi : vesikuler (+), rhonki (-), wheezing (-) pada semua
lapang paru.
• Cor
inspeksi : Ictus cordis terlihat
palpasi : ictus cordis teraba kuat angkat, tidak ada pelebaran
ictus cordis
perkusi : kanan : ICS V linea parasternalis dextra
kiri : ICS V linea midclavicula sinistra
pinggang : ICS III linea parasternalis sinistra
atas : ICS II linea sternalis sinistra
auskultas : S1-S2 tunggal, reguler, murmur (-)
• Abdomen :
Inspeksi : distensi (-), massa (-)
auskultasi: bising usus (+) normal, bising aorta (-)
Perkusi : timpani pada semua kuadran abdomen
Palpasi : asites (-), nyeri tekan (-), hepar dbn, lien dbn.
• Ekstremitas : nyeri tekan (+) pada siku kiri
akral : hangat
edema : (-)
CRT : < 2 detik
Pemeriksaan
Darah lengkap hasil Penunjang
Range
WBC 4,4 3,5 : 10,0
LYM 0,5 0,5 : 5,0
LYM % 12,5 15,0 : 50,0
MID 0,4 0,1 : 1,5
MID%
GRA 7,2 1,2 : 8,0
HGB 16,2 11,5 : 16,5
MCH 25,6 25,00 : 35,00
MCHC 33,1 31,00 : 38,00
RBC 6,33 3,50 : 5,50
MCV 77,2 75,00 : 100,00
HCT 48,9 35,00 : 55,00
PLT 462 100 : 400
MPV 7,4 8,0 : 11,0
PCT 0,31 0,01 : 9,99
• Diagnosis : Hemofilia A
• Terapi (IGD)
IVFD RL 20 tpm
Ibuprofen 2 x 400 mg
Koalt 2 x 500 unit
• Terapi :
IVFD NaCl 0,9% 20 tpm
Bed rest total
Faktor VIII (koalt) 2x 500 unit IM
Ibuprofen 2x400 mg IV