You are on page 1of 10

ASUHAN KEPERAWATAN JIWA

PADA ANAK REMAJA

Kelompok 6

Adriano B.D.Z. moniz


Hildegard w.deghu
Maria adolfina nunu
Mesya
DEFINISI
 Istilah adolescense atau masa remaja berasal dari kata adolescere
yang berarti “tumbuh” atau “tumbuh menjadi dewasa”. Istilah
adolescence, seperti yang digunakan saat ini, mencakup arti yang
lebih luas, mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan
fisik.

 Masa atau transisi peralihan dari masa kanak kanak menuju


dewasa yang ditandai dengan adanya perubahahan aspek fisik
psikis dan psikososial
Remaja awal (13-14 thn)
Remaja tengah (15-17 thn)
Remaja akhir 15-21 thn)
CIRI-CIRI MASA REMAJA

 Periode yang penting


 Periode peralihan

 Periode perubahan

 Usia bermasalah

 Masa mencari identitas

 Usia yang menimbulkan ketakutan

 Masa yang tidak realistic

 Ambang masa dewasa


LANDASAN TEORITIS KEP. JIWA

 Teori Perkembangan

Teori perkembangan memungkinkan perawat untuk mengidentifikasi


penyimpangan yang terjadi pada proses tumbuh kembang remaja.
memberikan penghayatan kepada kita tentang perjuangan remaja
dalam mencapai kedewasaan.

Periode krisis yang perlu ditinjau kembali ialah

1. Rasa percaya
2. Rasa otonomi
3. Rasa inisiatif
4. Rasa industri.
NEXT .....
 Teori Interaksi Humanistik

Perawat perlu mengintegrasikan prinsip-prinsip interaksi


humanistik dalam pengkajian dan asuhan keperawatan
untuk mengembangkan hubungan rasa percaya dengan
remaja. Perawat perlu memperhatikan dampak tahapan
perkembangan, faktor sosial budaya, pengaruh keluarga,
dan konflik psikodinamika yang dimanifestasikan melalui
perilaku remaja.
PENGKAJIAN

 Pengumpulan data tentang status kesehatan remaja


meliputi observasi dan interpretasi pola perilaku, yang
mencakup informasi sebagai berikut :

1. Pertumbuhan dan perkembangan


2. Keadaan biofisik (penyakit, kecelakaan)
3. Keadaan emosi (status mental, termasuk proses berpikir
dan pikiran tentang bunuh diri atau membunuh orang lain)
4. Latar belakang sosial budaya, ekonomi, agama
5. Penampilan kegiatan kehidupan sehari-hari (rumah,
sekolah)
NEXT.....
6. Pola penyelesaian masalah (pertahanan ego
seperti denial, acting out, menarik diri)
7. Pola interaksi (keluarga, teman sabaya)
8. Persepsi remaja tentang/dan kepuasan
terhadap keadaan kesehatannya
9. Tujuan kesehatan remaja
10. Lingkungan (fisik, emosi, ekologi)
11. Sumber materi dan nara sumber yang
tersedia bagi remaja (sahabat, sekolah dan
keterlinatannya dalam kegiatan di masyarakat)
DIAGNOSA

Gangguan citra tubuh


Ansietas
Gangguan komnunikasi verbal
Distress spiritual
IMPLEMENTASI
 Pendidikan pada remaja dan orang tua
 Terpi kelompok
 Terapi individu
 Terapi keluarag
 Remaja yang bekerja
 pendididkan kesehatan
TERIMA KASIH