You are on page 1of 31

ACS

acute coronary syndrome

Dr. Sutra Khalishaputri


KETERANGAN UMUM
 Nama : Tn.Y
 Jenis Kelamin :Laki-laki
 Umur : 50 tahun
 Alamat : Paku Alam
 Pekerjaan : Karyawan Swasta
 Status : Menikah
 Agama : Islam
 Suku : Sunda
 Tgl. Masuk RS : 20 Oktober 2017
 Tgl. Pemeriksaan : 20 Oktober 2017
KELUHAN UTAMA
 Nyeri dada kiri
ANAMNESIS (alloanamnesa)
1 hari SMRS pasien mengeluh nyeri dada
bagian kiri dan di ulu hati yang menyebar ke
daerah punggung bagian kiri. Nyeri di dada
dirasakan seperti ditekan dan nyeri dipunggung
terasa seperti ditusuk-tusuk. Nyeri dirasakan secara
tiba-tiba dan tidak berkurang dengan istirahat.
Nyeri tidak berkurang ataupun bertambah dengan
perubahan posisi. Nyeri dirasakan selama ± 5 jam.
Pasien juga mengeluh sesak nafas. Nyeri dada
bersama sesak nafas pertama kali dirasakan 2
minggu SMRS. Nyeri awalnya timbul sewaktu pasien
sedang jogging dan dapat membaik jika istirahat.
Nyeri dada disertai dengan mual , muntah dan
keringat dingin. Pasien menyagkal adanya panas
badan, batuk-batuk yang lama, ataupun sesak
dengan bunyi mengi.
Pasien sempat dirawat selama 3 hari di RS
Pakuwon, 1 bulan sebelum masuk IGD RSUD
Sumedang dengan keluhan yang sama. Kemudian
diberikan obat pulang aspilet 1x1, clopidogrel 1x1,
simvastatin 1x1, ISDN 5 mg bila nyeri dada di bawah
lidah, namun obat tersebut sudah habis, namum
pasien belum sempat kontrol kembali.
Pasien mengakui sejak mulai sesak pasien lebih
nyaman tidur dengan 2 bantal. Pasien tidak pernah
terbangun pada malam hari karena sesaknya.
Riwayat pembengkakan kedua tungkai bawah,
tangan, dan perut disangkal.
Pasien tidak mempunyai riwayat hipertensi.
Riwayat kadar kolesterol tinggi tidak diketahui.
Riwayat DM, merokok ataupun meminum minuman
beralkohol disangkal oleh pasien. Riwayat stroke
tidak ada.
Riwayat penyakit hipertensi dikeluarga tidak
ada. Riwayat keluarga dengan penyakit jantung
dan DM tidak ada.
Pemeriksaan Fisik
 Keadaan umum : sakit sedang, compos
mentis
 Tanda vital:
T : 110/70 mmHg
N : 60 x/menit
R : 32 x/menit
Spo2 : 96%
S : afebris
 Kepala : konjuntiva tidak anemis,sklera tidak ikterik
 Leher : JVP 5 + 2 cmH20, KGB tidak teraba
 Thorax : bentuk dan gerak simetris, tidak ada retraksi
intercosta, ictus cordis tidak tampak,
 Cor : Batas jantung atas :ICS 2 LMCS
Batas jantung kanan : parasternal kanan
Batas jantung kiri: ICS 4 LMCS
BPH ICS VI kanan dengan peranjakan 2cm
Pulmo : sonor, vbs normal ki=ka, tactile fremitus ki=ka,
vocal resonance normal ki=ka
ronchi -/-, wheezing -/-
 Abdomen : datar,lembut,BU (+)N, NT (-).
Hepar dan lien tidak teraba.
Ruang trauber kosong.
 Ekstremitas : edema -/-, akral hangat +/+,
capillary refill <2 detik.
Penunjang
 Cek HS-Troponin : 46 (N:<19)
 Cek EKG Serial
EKG I (pkl 09.00)
EKG Posterior
EKG II (pkl 15.00)
Usulan penunjang lainnya
 Darah rutin
 Profil lipid: total cholestrol, trigliserida, LDL,
HDL
 Ro/Thorax PA
DIAGNOSIS KERJA

 Coronary Artery Disease STEMI Inferior Killip I


TATALAKSANA
Terapi di IGD:
 Inf RL 10 gtt/menit
 Loading aspilet 2 tablet (160mg) PO
 Loading clopidogrel 4 tablet (300mg) PO
 ISDN 5mg SL
 Atrovastatin 1x 40 mg
 Ranitidine 2x1 amp IV
TATALAKSANA
 Terapi di IMC:
 IVFD RL 500cc/24 jam
 Aspilet 1x80 mg PO
 Clopidogrel 1x75 mg
 Arixtra 1X2,5mg IVselanjutnya 1x2,5mg SC
 Atrovastatin 0-0-40mg PO
 ISDN 5mg SL prn (bila nyeri)
prognosis
 Qua ad vitam : dubia ad bonam
 Qua ad functionam : dubia ad bonam
PEMBAHASAN
ACUTE
CORONARY
SYNDROME
DEFINISI

 Gabungan
gejala klinik yang
menandakan
o iskemia miokard akut STEMI
 NSTEMI
o angina pectoris tidak stabil
 Ketigakondisi tersebut berkaitan erat,
hanya berbeda dalam derajat
beratnya iskemia dan luasnya jaringan
miokardiaum yang mengalami
nekrosis.
FAKTOR RISIKO
 Usia
 Jenis kelamin tidak dapat
 Ras modifikasi
 Riwayat keluarga
 Merokok
 Diabetes mellitus
 Hipertensi dapat
dimodifikasi
 Hiperlipidemia
 obesitas
pathogenesis
 Agregasi dan adhesi platelet
 Trombosis lokalisir
 Vasokonstrikisi
 Embolisasi trombus distal
 Lipid yang banyak

ruptur/erosi lapisan fibrotik


dari plak arteri koroner
Atherosclerotic plaque partially obstructs coronary
blood flow

Stable plaque Unstable plaque with ulceration /rupture


and trombosis

Stable Angina Acute coronary syndrome

Transient ischemia Sustained


ischemia

Unstable angina
Myocardial
infarction
Stunned myocytes

Hibernating myocytes Myocardial


inflammation
Myocardial remodeling and necrosis
Infark miokard
Ketika aliran darah koroner terganggu pada waktu tertentu

dapat terjadi nekrosis sel miosit.

Hal tersebut disebut infark miokard.

 Gangguan, progresivitas plak, dan pembentukan klot lebih


lanjut yang terjadi pada MI sama halnya seperti yang terjadi
pada sindrom koroner akut yang lainnya.
 Namun, pada MI trombusnya lebih labil dan dapat
menyumbat pembuluh darah dalam waktu yang lebih lama,
sehingga iskemia miokardial dapat berkembang menjadi
nekrosis dan kematian miosit.
 Jika thrombus lisis sebelum terjadinya nekrosis
jaringan distal yang komplet, infark yang terjadi
hanya melibatkan miokardium yang berada
langsung di bawah endokardium (subendocardial
MI).
 Jika thrombus menyumbat pembuluh darah
secara permanent, maka infarknya dapat
memanjang hingga epikardium sehingga
menyebabkan disfungsi jantung yang parah
(transmural MI).
 Secara klinis, MI transmural harus diidentifikasi,
karena dapat menyebabkan komplikasi yang
serius dan harus mendapat terapi yang segera.
Common causes of acute chest
pain
System Syndrome Clinical Description Key Distinguishing Features
Cardiac Angina Retrosternal chest pressure, Precipitated by exercise, cold
burning, or heaviness; weather, or emotional stress;
radiating occasionally to neck, duration <2-10 minutes.
jaw, epigastrium, shoulders,
or left arm
Rest or Same as angina, but may be Typically <20 minutes; lower
unstable more severe tolerance for exertion
angina
Acute Same as angina, but may be Sudden onset, usually lasting 30
myocardial more severe minutes or longer. Often
infarction associated with shortness of
breath, weakness, nausea,
vomiting
Pericarditis Sharp, pleuritic pain Pericardial friction rub
aggravated by changes in
position; highly variable
duration
Continued
System Syndrome Clinical Description Key Distinguishing Features
Vascular Aortic dissection Excruciating, ripping Marked severity of unrelenting
pain of sudden onset pain; usually occurs in setting
in anterior of chest, of hypertension or underlying
often radiating to back connective tissue disorder such
as Marfan syndrome
Pulmonary Sudden onset of Dyspnea, tachypnea,
embolism dyspnea and pain, tachycardia, and signs of right
usually pleuritic with heart failure
pulmonary infarction
Pulmonary Substernal chest Pain associated with dyspnea
hypertension pressure, exacerbated and signs of pulmonary
by exertion hypertension
Pulmonary Pleuritis and/or Pleuritic pain, usually Pain pleuritic and lateral to
pneumonia brief, over involved midline, associated with
area dyspnea
Tracheobronchitis Burning discomfort in Midline location, associated
midline with coughing
Spontaneous Sudden onset of Abrupt onset of dyspnea and
pneumothorax unilateral pleuritic pain
pain, with dyspnea
Continued
Clinical
System Syndrome Description Key Distinguishing Features
Gastrointestinal Esophageal Burning Aggravated by large meal and
reflux substernal and postprandial recumbency;
epigastric relieved by antacid
discomfort, 10-60
minutes in
duration
Peptic ulcer Prolonged Relieved by antacid or food
epigastric or
substernal burning
Gallbladder Prolonged Unprovoked or following meal
disease epigastric right
upper quadrant
pain
Pancreatitis Prolonged, intense Risk factors including alcohol,
epigastric and hypertriglyceridemia, and
substernal pain medications
Musculoskeletal Costochondritis Sudden onset of May be reproduced by pressure
intense fleeting over affected joint; occasional
pain patients have swelling and
inflammation over costochondral
joint
Cervical disc Sudden onset of May be reproduced with
disease fleeting pain movement of neck
Trauma or Constant pain Reproduced by palpation or
strain movement of chest wall or arms
Continued
Key Distinguishing
System Syndrome Clinical Description Features
Infectious Herpes Prolonged burning pain in Vesicular rash,
zoster dermatomal distribution dermatomal
distribution
Psychological Panic Chest tightness or aching, often Patient may have other
disorder accompanied by dyspnea and lasting evidence of emotional
30 minutes or more, unrelated to disorder
exertion or movement
Algoritma SKA
Algoritma SKA (con’t)