You are on page 1of 35

KONSEP

KEPEMIMPINAN &
KERPERAWATAN
Ns SITI ANISAH, Skep., M.Kep.
PENGERTIAN KEPEMIMPINAN &
KEPERAWATAN
KEPEMIMPINAN
• PROSES MEMPENGARUHI ORANG LAIN UNTUK MENCAPAI
TUJUAN ORGANISASI YANG SUDAH DITETAPKAN
(HUBBER,2010 DALAM KURNIADI,2016)
• PENGGUNAAN PROSES KOMUNIKASI UNTUK
MEMPENGARUHI KEGIATAN-KEGIATAN SESEORANG/
KELOMPOK KE ARAH PENCAPAIAN SATU ATAU BEBERAPA
TUJUAN DALAM SITUASI TERTENTU & UNIK (HERSEY &
BLANCHARD, 2011)
KEPERAWATAN
• KEGIATAN PEMBERIAN ASUHAN KEPADA
INDIV, KELUARGA, KELOMPOK, ATAU
MASYARAKAT, BAIK DALAM KEADAAN
SAKIT MAUPUN SEHAT (UU KEP NO 38 TH
2014)
KEGIATAN KEPEMIMPINAN &
KEPERAWATAN
• PENUGASAN (DIRECTING  MENGARAHKAN, MEMERINTAH,
MEMBERI INSTRUKSI & MEMBUAT RENCANA
• PELAKSANAAN / ACTING MEMBIMBING, MENDORONG,
MEMONITOR & MEMBUAT PENDELEGASIAN
• EVALUASI / CONTROLLING  MENGENDALIKAN, MEREVIEW,
MENGKRITIK & MENGHARGAI
• PENGHARGAAN/ REINFORCEMENT MELAKUKAN UMPAN
BALIK MEMPERBAIKI, MEMBERIKAN PENGHARGAAN, &
MEMBERIKAN HUKUMAN
OUTPUT
KEGIATAN
I NPUT:
• TURN OVER
• LEGITIMASI RENDAH
• PENGHARGAAN
KEPEMIMPINAN
• ABSENSI NIHIL
• PAKSAAAN • KEPUASAN
• TRAMPIL TINGGI
• DITUNJUK • HUKUMAN
• INFORMATIF RENDAH

PROSES KEPEMIMPINAN
PENUGASAN PELAKSANAAN EVALUASI
PENGHARGAAN
MENGARAHKAN MEMBIMBING MENGENDALIKAN MEMPERBAIKI

MEMERINTAH MENDORONG MEREVIEW UMPAN BALIK

INSTRUKSI MEMONITOR MENGKRITIK PENGHARGAAN

RENCANA MENDELEGASIKAN MENGHARGAI HUKUMAN


KEGIATAN KEPEMIMPINAN

• PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN.


• MEMBUAT PENUGASAN & MEMBERIKAN PENGARAHAN
• MEMBERIKAN BIMBINGAN (SUPERVISI)
• MENDORONG KERJASAMA & PARTISIPASI
• MELAKKUKAN KOORDINASI KEGIATAN YANG SEDANG & AKAN
DILAKUKUKAAN
• EVALUASI HASIL KERJA
GAYA KEPEMIMPINAN
GAYA KEPEMIMPINAN
• CARA BERINTERAKSI SEORANG PEMIMPIN DALAM
MELAKUKAN KEGIATAN PEKERJAANYA (SOEKARSO, 2010)
• CARA BEKERJA & BERTINGKAH LAKU PEMIMMPIN DALAM
MEMBIMBING BAWAHANNYA UNTUK BERBUAT SESUATU
(KARTONO, 2005)
• GAYA KEPEMIMPINAN AKAN BERPENGARUH KEBERHASILAN
SUATU INSTITUSI ATAU BISNIS
OTORITER
• MEMBERIKAN MOTIVASI& MENGAWASI STAF BERPUSAT
DI TANGAN PEMIMPIN MENGANGGAP BAHWA SEMUA
KEWAJIBAN MENGAMBIL KEPUTUSAN , MENJALANKAN
TINDAKAN, MENGARAHKAN
• SANGAT MEMAKSAKAN, MENDESAKAN KEKUASAAN
PIMPINAN PADA BAWAHAN
• DIBUTUHKAN OLEH PERUSAHAAN YANG MEMANDANG
PERLU MENGAMBIL KEPUTUSAN CEPAT UNTUK
MENCAPAI VISI DAN MISI PERUSAHAAN .
• KEUNTUNGAN : MUDAH DITERAPKAN
• KELEMAHAN : SULIT MENEMUKAN KARYAWAN YANG
COCOK
OTORITER
CIRI-CIRI
• TANPA MUSYAWARAH
• TIDAK MAU MENERIMA SARAN
• KEPENTINGAN SENDIRI DIATAS KEPENTINGAN KELOMPOK
• SELALU MEMERINTAH
• MEMBERIKAN TUGAS MENDADAK
• CEBDERUNG MENYUKAI BAWAHAN ABS
• KERAS TERHADAP BAWAHAN
OTORITER
CIRI-CIRI
• KEPUTUSAN TIDAK BISA DI BANTAH
• KEKUASAAN MUTLAK DI PIMPINAN
• HUBUNGAN DENGAN BAWAHAN KURANG SERASI
• BERTINDAK SEWENANG WENANG
• TANPA KENAL AMPUN ATAS KESALAHAN BAWAHAN
• KURANG MEMPERCAYAI BAWAHAN
OTORITER
CIRI-CIRI
 KURANG MENDORONG SEMANGAT BAWAHAN
 KURANG MAWAS DIRI
 SELALU TETUTUP
 SUKA MENGANCAM
 KURANG MENGHIRAUKAN USULAN BAWAHAN
 ADA RASA BANGGA BILA BAWAHAN TAKUT
 TIDAK SUKA BAWAHAN BERKEMBANG
 KURANG MEMILIKI RASA KEKELUARGAAN
 SERING MARAH-MARAH
 SENANG DI SANJUNG
DEMOKRASI
• GAYA KEPEMIMPINAN YANG MENGHARGAI KARAKTERISTIK &
KEMAMPUAN SEEORANG
• MENGGUNAKAN KEKUATAN PRIBADI DAN JABATAN UNTUK
MENARIK GAGASAN DARI STAF & MEMOTIVASI ANGGOTA
KELOMPOK KERJA UNTUK MENENTUKAN TUJUAN MEREKA
SENDIRI & MENGEMBANGKAN RENCANA MEREKA &
MENGONTROL PRAKTEK MEREKA SENDIRI
• BERSIKAP TENGAH ANTARA OTORITER DAN LAISSEZ FAIRE
DEMOKRASI
CIRI-CIRI
• PANDANGAN FOKUS  HASIL MUSYAWARAH
• TENGGANG RASA
• MEMBERIKAN KESEMPATAN PENGEMBANGAN KARIER BAWAHAN
• SELALU MENERIA KRITIK BAWAHAN
• MENCIPTAKAN SUASANA KEKELUARGAAN
• MENGETAHUI KEKURANGAN DAN KELEBIHAN BAWAHAN
DEMOKRASI
CIRI-CIRI
 KOMUNIKATIF DENGAN BAWAHAN
 PARTISIPATIF DENGAN BAWAHAN
 TANGGAP TERHADAP SITUASI
 KURANG MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI
 MAWAS DIRI
 TIDAK BERSIKAP MENGGURUI
 SENANG BAWAHAN KREATIF
 MENERIMA USULAN BAWAHAN
 LAPANG DADA
 TERBUKA
DEMOKRASI
CIRI-CIRI
 TERBUKA
 MENDORONG BAWAHAN  HASIL YANG BAIK
 TIDAK SOMBONG
 MENGHAGAI PENDAPAT BAWAHAN
 MAU MEMBIMBNG BAWAHAN
 MAU BEKERJASAM DENGAN BAWAHAN
 TIDAK MUDAH PUTUS ASA
 TUJUAN DIPAHAMI BAWAHAN
 PERCAYA PADA BAWAHAN
DEMOKRASI
CIRI-CIRI
• TIDAK BERJARAK DENGAN BAWAHAN
• ADIL & BIJAKSANA
• SUKA MUSYAWARAH
• MAU MENDELEGASIKAN TUGAS KE PADA BAWAHAN
• PEMAAF PADA BAWAHAN
• SELALU MENDAHULUKAN HAL-HAL YANG PENTING
PARTISIPASIF
 GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MELBATKAN PEMIMPIN SENDIRI
DAN SATU ATAU LEBIH KARYAWAN DALAM PROSES PENGAMBILAN
KEPUTSAN
 MENENTUKAN KEGIATAN DAN BAGAIMANA MELAKUKAN 
KEPUTUSAN TIM ( PEMIMPIN PALING BERTANGGUNG JAWAB)
 PEMIMPIN AKAN DIHORMATI BAWAHAN
 GAYA KEPEMIMPINAN INI DITERAPKAN  PEMIMPIN
MENGETAHUI KEKUATAN DAN KELEMAHAN BAWAHAN
PEMBAGIAN TUGAS SESUAI
PARTISIPASIF
• SAAT REKRUT PEMIMPIN SUDAH MENGETAHUI KOMPETENSI YANG
DIMILIKI CALON KARYAWAN
• DITERAPKAN PADA TIM YANG SUDAH TAHU TENTANG PEKERJAAN
MEREKA
• PEMIMPIN TAHU MASALAH, TETAPI TIDAK MEMILIKI SEMUA
INFORMASI
• KARYAWAN INGIN TAHU PEKERJAAN MEREKA & ENJADI BAGIAN
DARI TIM
PARTISIPASIF
• SERING DIGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN BARU DENGAN
MEREKRUT ORANG YANG BERPENGALAMAN
• VISI & MISI SERTA TUJUAN DIFORMULASIKAN BERSAMA 
MENCAPAI TARGET
• SANGAT DISUKAI OLEH KARYAWAN  ANDIL DALAM
TUMBUH KEMBANG PERUSAHAAN
CIRI-CIRI KEPEMIMPINAN
PARTISIPATIF
• KEPUTUSAN DIAMBIL MELAUI DISKUSI BERSAMA PIHAK
TERKAIT
• DALAM TUGAS KARAWAN DIBERIKAN KEWENANGAN , HAK,
SERTA TANGGUNG JAWABCUKUP DA JEAS UNTUK
MENERAPKAN CARANYA SENDIRI BILA DIANGGAP EFISIEN
• MENILAI BAWAHAN SECARA RASIONAL  DATA & FAKTA
CIRI-CIRI KEPEMIMPINAN
PARTISIPATIF
• MEMBERIKAN KESEMPATAN PADA BAWAHAN
MENGAJUKAN IDE SEJAUH MASIH DALAM
KORIDOR, PRINSIP TAN TUJUAN ORGANISASI
• TIDAK KAKU DALAM MENGAWASI BAWAHAN :
MEMPERLAKUKAN BAWAHAN SBG ORANG
DEWASA, MEMBANGUN SINERGI MELALUI
INTERAKSI YANG BEREMPATI
DELEGATIF
• KEMAMPUAN MENDELEGASIKAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
KEPADA BAWAHAN
• PEMIMPIN MEMBERIKAN KESEMPATAN PADA BAWAHAN UNTUK
MENGAMBIL KEPUTUSAN , NAMUN PEMIMPIN TETAP
BERTANGGUNG JAWAB ATA KEPUTUSAN KARYAWAN
• MEMINTA KARYAWAN ATAU BAWAHAN UNTUK MELAKUKAN
PROSEDUR,
DELEGATIF
 COCOK DITERAPKAN KETIKA BAWAHAN TAHU LEBIH BANYAK
TENTANG PEKERJAAN DAN PEMIMPIN YANG MEMPUNYAI
TUGAS BANYAK ( MULTITASK)
 DIPERLUKAN KARYAWAN YENG MEMILIKI TANGGUNG JAWAB
ATAS PEKERJAANYA
 PENDELEGASIAN MERUPAKAN GAYA KEPEMIMPINAN 
TIDAK TERSTRUKTUR, MEMBERIKAN TJ & PENGAMBILAN
KEPUTUSAN o/ BAWAHAN
 PERPANJANGAN TANGAN PEMIMPIN UNTUK MELAKUKAN
SESUATU, MENGURANGI TATAP MUKA, MEMANGKAI HIRARKI
SALURAN KOMUNIKASI
 AKAN BERJALAN BAIK  TERMOTIVASI & RASA MEMILIKI
YANG TINGGI
LAISSEZ FAIRE
• GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MEMBEBASKAN BAWAHAN
LAISSEZ FAIRE
CIRI-CIRI
• PEMIMPIN BERSIKAP PASIF
• SEMUA TUGAS DIBERIKAN PADA BAWAHAN
• TIDA TEGAS
• KURANG MEMPERHATIKAN KEKURANGAN DAN KELEBIHAN
KARYAWAN
• PERCAYA PADA BAWAHAN
• PELAKSANAAN PEKERJAAN TIDAK TERKENDALI
• MUDAH DIBOHONGI BAWAHAN
LAISSEZ FAIRE
CIRI-CIRI
 KURANG REATIF
 KURANG MAWAS DIRI
 PERENCANAAN & TUJUAN KURANG JELAS
 KURANG MEMBERIKAN DORONGAN PADA BAWAHAN
 BANYAK BAWAHAN MERASA DIRINYAORANG YANG BERKUASA
 KURANG PUNYA RASA TANGGUNG JAWAB
 KURANG BERWIBAWA
 MENJUNJUNG TINGGI HAK ASASI
LAISSEZ FAIRE
CIRI-CIRI
• MENJUNJUNG TINGGI HAK ASASI
• MENGHARGAI PENDAPAT BAWAHAN
• KURANG BERMUSYAWARAH
KONTINUM PERILAKU PIMPINAN KEMAMPUAN
& SITUASI YG SEDANG BERJALAN
BAWAHAN BOLEH BERTANHYA TENTANG IDE - IDE
ATASAN

ORIENRASI ORIENTASI
HUBUNGAN TUGAS

KEBEBASAN BAGI KEWENANGAN ADA DI


BAWAHAN ATASAN

DEMOKRASI OTORITER

BAWAHAN
BAWAHAN BOLEH MELAKUKAN TUGS
BERKREATIF TAPI ATAS KEPUTUSAN
TERBATAS ATASAN
PERBANDINGAN GAYA KEPEMIMPINAN
SIFAT KEPEMEIMPINAN OTORITER DEMOKRASI LAISEZ-FAIRE

KEBEBESAN SANGAT BEBAS


DERAJAT KEBEBASAN AGAK BEBAS
SEDANG
DERAJAT P’KONTROL TINGGI SEDANG TIDAK ADA

KaRu & PERAWAT KELOMP/TDK


M’BUT KEPUTUSAN KaRu
ADA
TK AKTIVITAS PIMPINAN TINGGI TINGGI MINIMAL

BERBAGI TERSERAH/ TDK


TANGGUNG JAWAB KaRu No 1
ADA
KUALITAS TINGGI, BERVARIASI,
KUANTITAS TINGGI
OUTPUT KELOMPOK KREATIF KUALITAS BURUK
KUALITAS BAIK

EFISIENSI SANGAT DIBAWAH TDK EFISIEN


OTORITER
MODEL KEPEMIMPINAN
• MODEL OHIO STATE
• KEPEMIMPINAN SITUASIONAL
• MANAGERIAL GRIDS
OHIO STATE



ORIENTASI BAWAHAN
ORIENTASI TUGAS

ORIENTASI BAWAHAN
ORIENTASI TUGAS
• ORIENTASI TUGAS • ORIENTASI TUGAS
• ORIENTASI BAWAHAN • ORIENTASI BAWAHAN
MODEL SITUASIONAL
KEPEMIMPINAN
SITUASIONAL
HUBUNGAN TINGGI TUGAS TINGGI
TINGGI
TUGAS RENDAH HUBUNGAN TIGGI

MODEL OHIO
STATE

TUGAS RENDAH TUGAS TINGGI


RENDAH

HUBUNGAN RENDAH HUBUNGAN RENDAH

TINGGI