You are on page 1of 12

TRANSPORTASI UDARA

OLEH
DITA DAMAYANTI
E1A1 16 004

keberangkatan dan pergerakan pesawat.BANDAR UDARA Bandar udara adalah daerah tertentu di daratan atau perairan (termaksud bangunan. instalasi dan peralatan) yang diperuntukkan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan. .

2. barang dan pos. yaitu penerbangan sewaktu-waktu pada jalur yang diperlukan untuk pengangkutan penumpang. Penerbangan tidak terjadwal. Penerbangan terjadwal.Istilah Penerbangan 1. barang dan pos termaksud penerbangan carteran . yaitu penerbangan secara teratur dan tetap pada jalur-jalur tertentu untuk mengangkut penumpang.

Bandar udara juga digunakan untuk penanganan pengangkutan batrang (cargo) Transportasi udara di indonesia memiliki fungsi strategis sebagai sarana transportasi yang menyatukan seluruh wilayah dan dampaknya berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan dan peranannya maupun dalam pengembangannya.Fungsi Bandar Udara Terminal Bandar Udara digunakan untuk pemprosesan penumpang dan bagasi untuk pertemuan dengan pesawat dengan moda transportasi darat. .

Mengembangkan transportasi yang terintegrasi dengan sector lainnya serta memperhatikan keseimbangan secara ekonomis. Mempercepat wahana ekonomi. kargo.Pentingnya pengembangan Sub-sector transportasi udara yaitu: 1. 2. 3. . Mempercepat arus lalu lintas penumpang. dan servis melalui transportasi udara di setiap pelosok indonesia. memperkuat persatuan nasional dalam rangka menetapkan wawasan nusantara.

Berdasarkan tipe perjalanan yang dilayani . Berdasarkan kriteria fisiknya 2. Berdasarkan pengelolahan dan penggunaannya 3. Berdasarkan aktifitas rutinnya 4.Tipe Bandar Udara Terbagi berdasarkan: 1. Berdasarkan fasilitas yang tesedia 5.

penumpang. keamanan. . kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas pesawat udara. 1/2009”) Dijelaskan bahwa kebandarudaraan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan Bandar udara dan kegiatan lainnya dalam melaksanakan fungsi keselamatan. tempat perpindahan intra dan/ atau antarmoda serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. kargo dan/atau pos.Berdasarkan Pasal 1 ayat (31) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan (“UU No.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2012 Tentang Pembangunan Dan Pelestarian Lingkungan Hidup Bandar Udara (“PP No. . Pembangunan Bandar Udara wajib dilaksanakan berdasarkan Penetapan lokasi Bandar Udara. yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan RI. 40/2012”). yang berlaku selama 5 (lima) tahun. Pembangunan Bandar Udara dilaksanakan setelah memperoleh izin mendirikan bangunan Bandar Udara dari Menteri Perhubungan RI.

Apron  Padaumunya apron dibuat berdekatan dengan terminal kedatangan dan hanggar.  Luas apron tergantung dari faktor: ukuran pesawat. Holding Apron Holding Apron dibuat dengan luasan besar agar pesawat yang tidak berhasil take off dapat melewatinya tanpa hambatan .Konfigurasi Lapangan Udara 1. gate position. sistem parkir pesawat 2.

4. . Holding Bay yaitu seperti apron tetapi dengan ukuran lebih kecil untuk penyimpanan pesawat sementara waktu. Runaway atau landasan pacu yaitu bagian memanjang dari sisi darat bandara yang disiapkan untuk lepas landas dan tepat mendarat pesawat terbang.Konfigurasi Lapangan Udara 3.

Terminal Area Pengertian terminal termasuk didalamnya terminal itu sendiri. areal parkir kendaraan bermotor. bangunan operasional. Taxiway yaitu bagian dari sisi darat bandara yang dipergunakan untuk berpindah (taxi) dari runaway ke apron atau sebaliknya 6.Konfigurasi Lapangan Udara 5. hangar untuk servis pesawat dan lain-lain .

Terima Kasih .