You are on page 1of 20

DIABETES

MELLITUS Tipe 2
+ Kaki Diabetikum

PENDAMPING : DR. AGUS ASARI

DR. NISAUL
HUSNA

Identitas pasien

 Nama : Tn.K
 RM : 040266
 Umur : 53 tahun
 Jenis Kelamin : laki -laki
 Agama : Islam
 Pekerjaan : PNS
 Alamat : Jl. Iskandar gang L KMD II

batuk (-). penglihatan kabur (-). Nyeri ulu hati (+). lamakelamaan meluas menjadi merah dan nyeri. Penderita mengeluhkan bahwa ia menjadi cepat lapar dan haus. yang disertai luka pada ibu jari kaki kiri. sesak (-).  RPD: DM (+) terkontrol(glibenglamid). pus (+). bengkak (+). riwayat kejang (-). Os sebelumnya mengunjungi praktek dr. kemudian pasien mengompres dengan levanor akhirnya luka melepuh dan bernanah. sakit kepala(+).Pd. awalnya lukakecil. Pasien selalu ingin buang air kecil terutama dimalam hari. Pasien mengaku tidak pernah melakukan diet DM. Hipertensi (-).untung sp. berkeringat (-). sejak 2hari sebelum masuk rumah sakit. demam terus menerus.Tidak ada mual dan muntah. Hipertensi (-). asma (-). hal ini sudah Dialami sejak ± 3 hari sebelum masuk rumahsakit akibat terkena batu tajam akibat tersantung. Stroke (-) .Anamnesis  Seorang laki-laki 50 tahun datang ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin dengan keluhan kedua tangan dan kaki terasa baal dan kesemutan.nyeri pada kaki jika beraktivitas dan menghilang jika beristirahat. bau (+). nafsu makan pasien baik.1 bulan SMRS pasien mengalami penurunan berat badan dari 80 kg menjadi 68 kg. badan terasa lemas.Pasien diketahui mempunyai riwayat diabetes melitus sejak 1 tahun yang lalu. Pemeriksaan GDS terakhir yaitu 308 gr/dl. Stroke (-)  RPK: DM (+). sedikit nyeri padaluka (+).

.

Data Klinis .

Data Klinis .

100 /ul Trombosit 553.Laboratorium 13 Desember 2017 Pemeriksaan Hasil Hemoglobin 12.3 % SGOT 34 u/l SGPT 18 u/l Ureum 26 mg/dl Creatinin 0.000 /ul Hematokrit 37.1 gr/dl Leukosit 16.8 mg/dl GDS 308 mg/dl .

Diagnosis .

Penatalaksanaan Diet DM 1700 kkal/hari IVFD RL + Santagesik 2 amp 16 tpm Inj. Ceftazidime 1 gr / 8 jam Inj. Ranitidin 50 mg/12 jam Ciprofloxacine tab ( 1-0-1 ) pc Gabapentin 300 mg ( 0-0-1 ) Paracetamol 500 mg (1-1-1) pc Novorapid (6-6-6) sc Rawat luka  kompres NS + gentamicine 2 amp pagi dan sore .

3 juta orang (Diabetes Care. Dan daerah pedesaan. 2004).Definisi Diabetes melitus Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari produksi insulin. MARS.8%. Sedangkan hasil Riset kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007.7%. Tjandra Yoga Aditama. diperoleh bahwa proporsi penyebab kematian akibat DM pada kelompok usia 45-54 tahun di daerah perkotaan menduduki ranking ke-2 yaitu 14. DM menduduki ranking ke-6 yaitu 5. diperkirakan bahwa pada tahun 2030 prevalensi Diabetes Melitus (DM) di Indonesia mencapai 21. Sp. DTM&H saat membuka Seminar dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia 2009. Epidemiologi Secara epidemiologi. dr. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan RI Prof.Hal ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. .P(K). 5 November 2009 di Jakarta.

!!!! .

prosses .

Tipe I 2)    Tipetak tergantung insulin (DMTTI).klasifikasi Klasifikasi Diabetes Melitus dari National Diabetus Data Group: Classification and Diagnosis of Diabetes Melitus and Other Categories of Glucosa Intolerance: 1. Tipe II (DMTTI yang tidak mengalami obesitas . dan DMTTI dengan obesitas) b.    Gangguan Toleransi Glukosa (GTG) c.      Klasifikasi Klinis 1)    Tipe tergantung insulin (DMTI).    Diabetes Kehamilan (GDM) .

klinis .

Talaksana .

.

.

.

. Berbagai usaha pencegahan sesuai dengan tingkat risiko dengan melakukan pemeriksaan dini setiap ada luka pada kaki secara mandiri. meliputi:  Wound control  Microbiological control-infection control  Mechanical control-pressure control  „Educational contro . harus selalu dilakukan setiap saat..  Pencegahan Sekunder Pengelolaan Holistik Ulkus/Gangren Diabetik Kerjasama multidisipliner sangat diperlukan. Deformitas (stadium 2 dan 5) perlu sepatu/ alas kaki khusus agar meratakan penyebaran tekanan pada kaki.Pengelolaan..  Pencegahan Primer Penyuluhan cara terjadinya kaki diabetes sangat penting. Berbagai hal harus ditangani dengan baik dan dikelola bersama.