You are on page 1of 14

PENYUSUNAN PROPOSAL

PENELITIAN KUANTITATIF
Nama kelompok :
Fingky Wulansari Fauzi 2411151154
Rifki Zulkifli 2411151162
Hersa Herlambang 2411151169
M Agung H P 2411151180
Pendahuluan
Kemampuan menyusun proposal penelitian sangat penting
untuk merencanakan dan mengusulkan suatu kegiatan atau
proyek penelitian. Secara umum ada aturan-aturan, baik yang
bersifat metodologis maupun teknis dalam menyusun proposal.
Aturan-aturan itu pada umumnya bersifat universal, meskipun
untuk hal-hal tertentu yang bersifat teknis ada yang harus
disesuaikan dengan kebutuhan lembaga tertentu.
Dalam kaitannya dengan penyelesaian studi di perguruan
tinggi, penyusunan proposal penelitian adalah langkah awal
tatkala seorang mahasiswa bermaksud menyusun suatu skripsi
(S1), tesis (S2), dan disertasi (S3).
Pengertian Proposal Penelitian
Proposal Penelitian adalah usulan yang berisi
rencana kegiatan penelitian yang disajikan secara tertulis
untuk memperoleh persetujuan dari pihak yang
berwewenang. Pihak yang berwewenang di sini dapat saja
seperti lembaga/instansi yang akan mensponsori atau
membiayai penelitian tersebut, tempat atau sasaran
penelitian, dan lembaga/instansi yang meminta
dilakukannya penelitian. Untuk keperluan penulisan skripsi,
proposal penelitian diperlukan untuk memperoleh
persetujuan dari Ketua Jurusan atau Ketua Program Bidang
Studi.
Proposal Penelitian Kuantitatif
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang
menggunakan angka dalam penyajian data dan analisa
yang menggunakan uji statistika. Penelitian kuantitatif
merupakan penelitian yang dipandu oleh hipotesis
tertentu, salah satu tujuan dari penelitian yang
dilakukan adalah menguji hipotesis yang ditentukan
sebelumnya.
Sistematika Penulisan Proposal Penelitian

Dalam menyusun proposal penelitian kuantitatif ada

sistematika yang berlaku umum. Kendati demikian tidak serta-

merta proposal penelitian kuantitatif akan berlangsung sama

persis. Tergantung dari disiplin keilmuan peneliti, kepentingan,

dan kegunaan penelitian itu sendiri.


Kompetensi yang Perlu Dimiliki Peneliti
1. Memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan
diteliti;
2. Mampu melakukan analisis masalah secara akurat, sehingga dapat
ditemukan masalah penelitian yang betul-betul masalah;
3. Mampu menggunakan teori yang tepat sehingga dapat digunakan untuk
memperjelas masalah yang diteliti, dan merumuskan hipotesis penelitian;
4. Memahami berbagai jenis metode penelitian kuantitatif, seperti survey,
eksprimen, evaluasi, dan sejenisnya;
5. Memahami teknik-teknik sampling, seperti probability sampling dan non
probability sampling, serta mampu menghitung dan memilih jumlah sampel
yang refresentatif dengan samling eror tertentu;Mampu menyusun instrument
untuk mengukur berbagai variabel yang diteliti, mampu menguji validitas
dan reliabilitas instrument;
7. Mampu mengumpulkan data dengan kuesioner, maupun dengan wawancara
dan observasi;
8. Bila pengumpulan data dilakukan oleh tim, maka harus mampu
mengorganisasikan tim peneliti dengan baik;
9. Mampu menyajikan data, menganalisis data secara kuantitatif untuk menjawab
rumusan masalah dan menguji hipotesis penelitian yang telah dirumuskan;
10. Mampu memberikan interprestasi terhadap data hasil penelitian maupun hasil
pengujian hipotesis;
11. Mampu membuat laporan secara sistematis, dan menyampaikan hasil penelitian
ke pihak-pihak terkait;
12. Mampu membuat abstraksi hasil penelitian, dan membuat artikel untuk dimuat
kedalam jurnal ilmiah.

Bila konpetensi tersebut di atas telah dimiliki maka seorang peneliti dapat
mengajukan proposal penelitian kuantitatif.
Penelitian kuantitatif secara garis besar dibagi atas 3
bagian, yaitu sebagai berikut :

1. Bagian Awal
A. Halaman judul;
B. Halaman pernyataan tentang keaslian karya ilmiah;
C. Halaman persetujuan pembimbing;
D. Halaman pengesahan dewan penguji;
E. Kata pengantar;
F. Daftar isi;
G. Daftar tabel, diagram, gambar, foto, dan lain-lain (jika ada);
H. Abstrak.
2. Bagian Inti
Batang tubuh terdiri dari,
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian
E. Batasan Masalah
F. Sistematika Penulisan
BAB II KAJIAN TEORI
A. (Ulasan teori tentang variabel-variabel yang diteliti dan teori-teori yang relevan
dan pendukung penelitian-penelitian)
B. (Ulasan teori .................................................)
C. (Ulasan teori .................................................)
D. (Ulasan teori .................................................)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN


A. Lokasi dan Waktu Penelitian
B. Populasi dan Sampel
C. Metode dan Variabel Penelitian
D. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian
E. Langkah-Langkah Penelitian
F. Teknik Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
B. Pembahasan

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
3. Bagian Akhir
A. Daftar kepustakaan;
B. Lampiran-lampiran;
C. Biodata Peneliti.
Berikut contoh format
penulisan laporan penelitian
kuantitatif, yaitu :
Terima Kasih 