You are on page 1of 18

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN CHEST PAIN

(NYERI DADA)

ANUGRAH MURESKI 15031016
MEGAWATI 15031002
SHANTI LESMANA S. 15031042

KELOMPOK 2

Di Indonesia. penyakit jantung ini terus meningkat dan akan memberikan beban kesakitan. . dan Negara.Penyakit jantung (kardiovaskuler) dan pembuluh darah merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Negara maju maupun berkembang. Penyakit ini merupakan menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia setiap tahunnya. masyarakat. kecacatan dan beban social ekonomi baik keluarga penderita.

sedangkan pada pleura viseralis dan parekim paru tidak menimbulkan rasa sakit. . Nyeri dada ini akibat penyakit paru misalnya tulang pleura (pleuritis) karena lapisan paru saja yang bisa menjadi sumber rasa sakit. Chest Pain (Nyeri Dada) adalah perasaan nyeri atau perasaan tidak enak yang mengganggu daerah dada dan seringkali merupakan rasa nyeri yang diproveksikan pada dinding dada (referred pain).. Definisi.

atau dapat menyebar ke tempat lain.. seperti : kardial.gastrointestinal dan musculoskletal . Nyeri dada pleuritik Nyeri dada ini biasanya lokasi nya posterior atau lateral.pericardial. 2. 1. menetap. keganasan atau radang subdiafragmatik pneumotoraks dan penumomediastium. Etiologi. Sifatnya tajam dan seperti ditusuk. Jenis nyeri dada ini dapat disebabkan oleh difusi pleura akibat infeksi paru. emboli paru. otot iga. Bertambahnya nyeri bila batuk atau bernafas dalam dan berkurang bila menahan atau sisi dada yang sakit digerakkan. Nyeri dada Non pleuritik Biasanya terjadi pada lokasi nya sentral. Nyeri berasal dari dinding dada. aorta.. pleura peretalis.

. Terjadi penonjolan sistolik atau diskinesia Stroke volume akhir distolik ventrikel kiri Transfudasi cairan kejaringan intersitisium paru ( gagal jantung) Peningkatan kebutuhan O2 Iskemia miokard Kompensasi miokard buruk Penurunan aliran darah Iskemia berkepanjangan Perubahan perfusi Intoleransi aktivitas jaringan Infark miokard meluas Nyeri akut . Patofisiologi.

Kulit pucat 7. 4. Anoreksia 9. Penurunan kesadaran 12. Sesak nafas. gelisah. takikardi 6. Nyeri yang diproyeksikan ke lengan. focus pada diri sendiri 10. Wajah tegang. Sulit tidur 8. leher.. merintih. Nyeri ulu hati 2. Sakit kepala 3. Diaphoresis / keringat dingin 5. 1. menangis. Kelemahan 11. Manifestasi Klinis. Cemas. . punggung.

Fungsi Ginjal : Ureum. LDH 2. SGPT 3. Takikardi / distrimia 2. creatinin 4. dan EKG waktu istirahat perlu dilakukan. Fungsi hati : SGOT. Profil lipid : LDL. b. ST elevasi / elevasi. kadar glukosa.. Kadar enzim jantung : CK. rekam EKG lengkap : T inverted. HDL c. lipid. CKMB. O patologis 3. pemeriksaan darah rutin. Pemeriksaan Diagnostik. Echocardiografi e. a. EKG bisa didapatkan gambaran iskemik dengan infark miokard lama atau depresi ST dan T yang terbaluk pada penyakit lanjut. EKG 12 lead selama episode nyeri 1. Laboratorium 1. Hasil nya mungkin saja normal walaupun ada penyakit jantung coroner yang berat. Foto thorak d. Kateterisasi jantung .

Ca-antagonisObat ini kerjanya untuk mengurangi beban jantung dan menghilangkan spasme coroner 2. Pembedahan penyakit coroner proksimal yang berat dan gangguan fungsi ventrikel kiri dengan resiko kerusakan miakardium yang luas. Hasil dari pembedahan lebih bagus dalam memperbaiki gejala dan kapasitas exersice pada angina sedang sampai berat. Kerjanya mengurangi denyut jantung. 1. . resintensi arteriol arteri intramiokard. tekanan arterial dan pemakaian O2 c. kontasi miokard. b. Penatalaksanaan. Pengobatan a. nitratNitrat meningkatkan pemberian D2 miokard dengan dilatasi arteri epikardial tanpa mempengaruhi.. Beta blokerMerupakan obat utama karena pada sebagian besar penderita akan mengurangi keluhan angina.

KASUS Seorang perempuan yang bernama Ny. . akral dingin. Pada saat pangkajian dihari kedua pasien dirawat. nyeri dada (s). T 36oC. jantung berdetak kuat. sesak nafas. Pasien mengatakan nyeri dada dan sesak nafas sudah berkurang. Biasanya pasien berobat di RS Ibnu Sina sembuh dan tidak pernah kambuh lagi. L umur 25 tahun datang ke RSUD Arifin Ahmad dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri menjalar ke bahu dan leher. sesak nafas (+). pasien mengalami anemis. Hasil pengkajian didapatkan TD 100/60 mmHg.dan terdapat bunyi jantung tambahan (Murmur). N 100 x/I. RR 26 x/I. Nyeri dada kambuh apabila pasien kelelahan dalam melakukan aktivitas. Pasien engatakan bahwa sakit yang dia rasakan pada saat kehamilan anak kedua.

kesehatan keluarga : Pasien mengatakan bahwa keluarga pihak orang tua (ibu) pernah mengalamu hipertensi. dan stroke. sesak nafas dan susah tidur R. kesehatan dahulu : Pasien mengatakan sembelumnya mempunyai riwayat penyakit maag. nyeri dada disertai sesak nafas dan terasa berat dan sering kambuh pada saat kelelahan. jantung. A. Asuhan Keperawatan. penyakit sekarang : Pasien mengatakan awal terasa nyeri dada pada saat mengandung anak ke dua. Pengkajian Nama : Ny. . L Umur : 25 tahun Tanggal Lahir : 09-05-1992 Jenis Kelamin : perempuan No MR : 983644 Diagnose Medis : Chest pain Agama : Islam Tgl Masuk : 10-04-2018 Hari rawat ke :2 Keluhan utama : pasien mengatakan nyeri dada sebelah kiri. R. dan riwayat tensi rendah sembelumnya pasien sudah berobat kerumah sakit ibnu sina sembuh dan tidak pernah kambuh lagi. R..

Telinga Kondisi telinga bersih dan normal. gerakan nafas batas normal dan tidak menggunakan otot bantu pernafasan. Dada Paru-paru Inspeksi : dada simestris. Tidak terdapat nodul atau masa.4OC TB / BB : 47 kg / 150 cm Pemeriksaan Fisik (Head to Toe) a. dan bersih. Bentuk wajah dan ukuran tulang cranium simestris. Mulut Kondisi mulut dan lidah normal dan bersih dan kelengkapan gigi tidak utuh. . Hidung Kondisi hidung normal dan daya penciuman baik. tidak terdapat lesi dan udema. b. c. dan konjungtiva anemis. d. Palpasi : tidak ada massa dan benjolan Perkusi : saat diperkusi tidak ada nyeri tekan dan bunti sonor. Auskultasi : suara nafas agak cepat tapi masih dalam batas normal yaitu vascular. Leher Kondisi leher dan kelenjar tiroid normal dan simestris. e. tebal. tekstur lembut. f.30 WIB) TD : 110/60 mmHg RR : 26 x/i HR : 70 x/i T : 37.Keadaan umum Kesadaran / GCS : Composmentis / 15 TTV (Pukul 11. Kepala Warna rambut hitam. Mata Kondisi mata normal.

Psiko-sosial-spiritual Sebelumnya pasien sudah mengetahui penyakit yang dia rasakan dan baru petama kali dirawat pasien merasa cemas sebenarnya dia sakit apa. Pola aktivitas harian (ADL) Selama pasien dirawat segala kebutuhan dan aktivitasnya dibantu oleh keluarga. Abdomen Inspeksi : tidak terdapat lesi. dan striae Palpasi : terdapat nyeri tekan di kuadran kanan atas Perkusi : terdengar suara timpani Auskultasi : terdengar bunyi bising usus lemah tapi masih batas normal.Jantung Inspeksi : tidak ada lesi dan udema Palpasi : tidak ada nyeri tekan dan ictus kordis berdenyut kuat. Punggung Pergerakan punggung baik dan normal Ekstremitas atas dan bawah Semua nya normal dan simetris Pola isitirahat dan tidur Pada saat masih dirumah pasien pola tidurbaik sekarang agak berkurang karena akibat perubahan dari rumah. . Perkusi : terdengar suara pekak Auskultasi : terdengar suara tambahan (murmur) Payudara Payudara simestris dan terdapat pembengkakan karena penumpukkan asi.

52 mg/dl (0.Pemeriksaan Laboratorium Hb : 8.6 gr/dl (12-16 gr/dl) HCT : 26.5-4.30 mg/dl) Hasil EKG : Irama regular HR 100 Axis normal Segmen isometric Sinus normal .9 mg/dl (1.1% (37-47 %) Glukosa : 91 mg/dl (74-106 mg/dl) Ureum : 1.55-1.1 mg/dl) Creatinin : 0..

Resiko penurunan curah jantung 2. Intolerani aktivitas b.d penurunan Hb 3..Diagnose keperawatan. Ketidakseimbangan perfusi jaringan perifer b.d proses penyakit . 1.

ANALISA DATA NO DATA ETIOLOGI MASALAH KEP 1.Ps mengatakan nyeri nya sampai Gagal pompa di ventrikel keleher dan bekeringat dingin Do : Curah jantung TD : 110/60 mmHg RR : 26 x/i HR : 70 x/i T : 37. nyeri (-) . Ds : Disfungsi miokard Resiko penurunan .4OC TB / BB : 47 kg / 150 cm Kesadaran composmentis GCS 15 Sesak (+).Penyakit kambuh apabila kelelahan .Pasien mengatakan penyakit nyeri curah jantung dada yang ia alami udah sejak kehamilan ke dua Kontraktilitas .

Monitor TTV pasien curah .Education ps dan keluarga tanda dan gejala serangan jantung .Kelelahan 2-5 .Wajah pucat 2-5 kebiasaan beresiko serangan jantung berulang .TTV dalam rentang normal 2.Monitor tanda dan gejala 5 jantung penurunan curah jantung . NANDA NOC NIC Resiko Status sirkulasi Manajemen resiko curah jantung Outcome : dan manajemen syok jantung penurunan . serta pemeriksaan EKG dan labor .Auskultasi bunyi tambahan .Kolaborasi dengan tim kesehatan dalam pemberian O2 dan obat- obatan. .Skrinning pasien mengenai .Peningkatan berat badan 2-5 .

Chest Pain (Nyeri Dada) adalah perasaan nyeri atau perasaan tidak enak yang mengganggu daerah dada dan seringkali merupakan rasa nyeri yang diproveksikan pada dinding dada .