You are on page 1of 24

Curiculum Vitae

• Nama : dr. Dony Wahyu BS
• TTL : Sumenep 16 Oktober 1983
• Pendidikan : FKU Universitas Jember 2000
• Pekerjaan : Owner Klinik “Rumah Sehat Jasmine”
: Kepala Puskesmas Tunggangri
• Organisasi : Pengurus IDI Tulungagung
: Pengurus PKFI Tulungangung

Realitas terkini layanan
kesehatan di fasilitas
kesehatan

Pemberi Dana 3. Regulator 2. Pelaksana Kegiatan .• Dalam konteks good governance peran pemerintah dalam sektor kesehatan : 1.

Dinkes ? FKTL ? BPJS ? FKTP ? Iuran ? .

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Bagi seluruh Adalah jaminan berupa perlindungan masyarakat Indonesia kesehatan agar peserta memperoleh termasuk pekerja manfaat pemeliharaan kesehatan dan asing yg bekerja di perlindungan dalam memenuhi Indonesia paling kebutuhan dasar kesehatan yang singkat 6 (enam) diberikan kepada “setiap orang yang bulan telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah “. .

tunjangan pengangguran. Pasal 34 ayat 2 • "Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah UUD 45 dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". tunjangan hari tua. tunjangan kecacatan. Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Hak konstitusional setiap orang + Wujud tanggung jawab negara • Standar minimal Jaminan Sosial (Tunjangan kesehatan. . Konvensi ILO 102 tunjangan sakit. tunjangan keluarga. tunjangan ahli waris Pasal 28 H ayat 3 • “Setiap orang berhak atas Jaminan Sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai UUD 45 manusia yang bermanfaat". tunjangan tahun 1952 persalinan. tunjangan kecelakaan kerja.

Undang Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN ) .

I No. Sistem Jaminan Sosial Nasional UU R.40 Tahun 2004 5 PROGRAM 9 PRINSIP 3 AZAS • Jaminan • Gotong Royong • Kemanusiaan Kesehatan • Nirlaba • Manfaat • Jaminan • Keterbukaan • Keadilan sosial bagi seluruh Kecelakaan • Kehati hatian rakyat Indonesia Kerja • Akuntabilitas • Jaminan Hari • Portabilitas Tua • Kepesertaan Wajib • Jaminan Pensiun • Dana Amanat • Jaminan • Hasil pengelolaan dana Kematian digunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan sebesar- besarnya untuk kepentingan peserta .

24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) . Undang Undang Republik Indonesia No.

Pensiunan TNI/POLRI Peserta : PNS dan Penerima dan Badan Usaha Lainnya Pensiun Sistem : Managed Care Veteran. Penerima Pensiun Jamkesmas. Pensiunan TNI/POLRI Sistem : Managed Care . TNI/POLRI. Sistem : Reimbursement Jamsostek dan seluruh masyarakat PHB Tahun 1992 Sistem : Managed Care PP 69/1991 dan PP 6/1992 Tahun 1984 Peserta : PNS dan Penerima Pensiun PP 23/1984 Veteran. Perjalanan panjang jaminan kesehatan Cita-cita asuransi Cita-cita asuransi kesehatan kesehatan bagi bagi rakyat rakyat semesta semesta Menkes 1966-1978 Menkes 1966-1978 Prof Prof Dr Dr GA GA Siwabesi Siwabesi BPJS KESEHATAN BPDPK Tahun 1968 Tahun 2014 Keppres 230/1968 UU 24 tahun 2011 Peserta : PNS dan PT ASKES Peserta : Peserta Askes.

24 TAHUN 2011 BPJS PT JAMSOSTEK PT ASKES bertranformasi menjadi bertranformasi BPJS Ketenaga menjadi BPJS Kerjaan Kesehatan •Jaminan Kecelakaan JAMINAN Kerja KESEHATAN •Jaminan Hari Tua •Jaminan Pensiun Mulai Operasional •Jaminan Kematian 1 Januari 2014 Mulai Operasional •Badan Hukum PUBLIK 1 Juli 2015 •Langsung Bertanggung Jawab Kepada PRESIDEN .U RI NO. U.

Obat. regulated. Palu. 6 Mai 2013 . Nakes. Alkes Regulator Regulasi Tarif Pelayanan Kesehatan. Single payer. dll) Regulasi (standarisasi) Kualitas Yankes. equity Memberi Pelayanan Peserta Fasilitas Jaminan Kes Mencari Pelayanan Kesehatan Sistem Rujukan Sumber: Paparan Wamenkes. DISAIN PENYELENGGARAAN JKN Pemerintah BPJS Kesehatan Kendali Biaya & kualitas Yankes Regulasi Sistem Pelayanan Kesehatan (rujukan. Persiapan Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional.

TNI 5. DOKTER. BUMN 1. SWASTA 4.PNS DAERAH 2. BUMD 2.PNS PUSAT 1. 1.VET NTUVET 3.ARTIS . KONSULTAN NEGARA AN 5.PP TNI 2.PEGAWAI 7.PP POLRI 3. NOTARIS 6. AKUNTAN 2. PEG.VET TUVET 2. 4. PEG.PP PEJABAT KEMERDEKA 4. PEG. INVESTOR PEMERINTAH NON INDIVIDU PENSIUN PK 2. PEMBAWA ACARA. PEMERINTAH NON 8. PENERIMA PENSIUN 1.PNS 3.PP PNS 1.PERINTIS DIPERBANTUKAN 3. PENGACARA 1. PENILAI.POLRI 6.PJBT NEGARA 7. ARSITEK 3. PESERTA BPJS PBI NON PBI APBN APBD JAMKESMAS PJKMU (EXISTING) /JAMKESDA PEKERJA PENERIMA UPAH PEKERJA BUKAN BUKAN PEKERJA PENERIMA UPAH PEGAWAI PEGAWAI PENERIMA VETERAN. AKTUARIS PNS 9. PEMBERI PEMERINTAH KERJA 3. PEMAIN MUSIK.

BESARAN IURAN NON PBI PERATURAN PRESIDEN NO. TNI. sedangkan batas 5% Per Juli 2015 bawah upah adalah UMK di 4% Pemberi Kerja masing-masing Kab/Kota 1 % Pekerja .725. Polri 3% Pemerintah Pekerja Penerima 4.5 % 4% Pemberi Kerja Batas atas upah untuk pekerja Upah ( PPU ) 0. 111 TAHUN 2013 SARARAN PROSENTA KONTRIBUSI IURAN KETERANGAN PESERTA SE UPAH PNS/TNI/POLRI/ 5% 2% PNS/TNI/POLRI/ Dari Gapok + Tunjangan Penerima Pensiun Penerima Pensiun Keluarga PNS.5% Pekerja penerima upah swasta ditetapkan 2 kali PTKP-K1 (Rp 4.-).000. TNI Polri PNS.

dikenakan denda keterlambatan sebesar 2% (dua persen) per bulan dari total iuran yang tertunggak paling banyak untuk waktu 6 (enam) bulan yang dibayarkan bersamaan dengan total iuran yang tertunggak. . dikenakan denda administratif sebesar 2% (dua persen) per bulan dari total iuran yang tertunggak paling banyak untuk waktu 3 (tiga) bulan.Denda Keterlambatan • PPU : Keterlambatan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan. • PBPU dan BK : Keterlambatan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). yang dibayarkan bersamaan dengan total iuran yang tertunggak oleh Pemberi Kerja.

penjaminan dapat diberhentikan sementara  untuk Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja . Penghentian Pelayanan 1. Dalam hal keterlambatan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) lebih dari 3 (tiga) bulan. Dalam hal keterlambatan pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) lebih dari 6 (enam) bulan. penjaminan dapat diberhentikan sementara  untuk Pekerja Penerima Upah 2.

Fee for service • Pola tarif pelkes: • Kapitasi. PERUBAHAN PAKET MANFAAT. Paket. • Klinik (IKS) • Fasilitas Kesehatan : • Dokter Keluarga • Faskes Primer (IKS) • Puskesmas • Faskes Sekunder & • Klinik (IKS) + Klinik eks JPK Jamsostek (semua ) Tertier • Dokter Keluarga (IKS) + Dokter Keluarga eks Jamsostek • RS Pemerintah • Klinik TNI/Polri ( semua ) • RS Swasta ( IKS ) • Faskes Sekunder & Tertier • RS TNI-Polri (IKS ) • RS Pemerintah • RS Swasta (IKS) + eks JPK Jamsostek • Pola tarif pelkes • Seluruh RS TNI Polri • Kapitasi. E-Catalog • Ambulan untuk rujukan antar RS • Fasilitas Kesehatan • Pelayanan Jenazah di RS • Faskes Primer : • Kompesansi untuk daerah yg tidak ada Faskes • Puskesmas • PHK s/d 6 bln mendapat manfaat jaminan tanpa bayar iuran. INA -CBGs . FASKES DAN POLA TARIF ASKES BPJS KESEHATAN • Manfaat Pelayanan : • Manfaat Pelayanan : • Komprehensif • Komprehensif • Obat DPHO • Obat Formularium Nasional.

Secondary Primary Care PEL BERBASIS KED KELUARGA Tertiary Care Self Care . ERA BPJS : PELAYANAN TERSTRUKTUR BERJENJANG Sistem Rujukan Sistem Pembiayaan Tertiary Optimalisasi Pelay.

Transformasi pelayanan kesehatan  Busines plan faskes  Segmen pelanggan  Saluran pemasaran  Sumber pendapatan utama  Kendali mutu kendali biaya .

 Fee for servicess menjadi INA CBG  Fee for services = cost + profit = price  INA CBG = tarif – cost = profit .

saldo keuangan negatif • Tunggakan klaim Rumah Sakit • Paradigma sakit vs paradigma sehat • Pengalihan tanggungjawab Negara . Permasalahan yang masih menjadi isue hangat • Sistem rujukan berjenjang • Sebaran faskes belum merata • Informasi tentang sistem JKN • Tarif INA – CBG • Pendanaan .

Pendanaan. • Negara yang baik dan kuat akan mampu memberikan jaminan kesehatan yang layak bagi warga negaranya . Sarana prasarana. paradigma kesehatan.• Diperlukan kesiapan yang matang dalam memberikan jaminan kesehatan baik dari sisi Sistem.

.

5T .• 2015 19 T • 2016 25.