You are on page 1of 9

MATERI tentang ASUHAN KEPERAWATAN pada

LANSIA yang MENGALAMI DEMENSIA dengan
RESIKO CIDERA
(untuk memenuhi Ujian Proposal Studi Kasus pada Semester V)

Oleh :
IRMA AULIA ANDRAINI
NIM : 201403028

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA KEDIRI
2016
1. Latar Belakang

Definisi Demensia.
Introduction Definisi Lansia.
Konsep Intervensi.

Menurut Kementerian Republik Indonesia tahun 2016 ada
sekitar 46 juta jiwa di dunia mengalami Demensia dan
sebanyak 22 juta jiwa diantaranya berada di Asia.
Sedangkan, hasil survei di Indonesia pada tahun 2013
didapatkan jumlah lansia yang mengalami Demensia
Justifikasi sekitar 1 juta lansia (Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia).
Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bendo Kecamatan
Pare Kabupaten Kediri terdapat 737 lansia dan yang
mengalami demensia kurang lebih 21 lansia.
Demensia terjadi karena beberapa faktor.
Resiko cidera dapat terjadi karena
penurunan fungsi kognitif sehingga klien
Kronologi sering lupa atau bahkan tidak mengetahui
apakah tempat tersebut berbahaya bagi
dirinya atau tidak.

Penataan ruangan.
Pemberian alas kaki.
Menyingkirkan sesuatu yang berbahaya
Solusi bagi klien.
Memfasilitasi untuk mempertahankan
tidur klien.

Melihat uraian diatas maka peneliti tertarik
untuk melakukan penelitian tentang “Asuhan
Keperawatan pada Lansia yang mengalami
Konklusi Demensia dengan Resiko Cidera di Wilayah
Kerja UPTD Puskesmas Bendo Kecamatan Pare
Kabupaten Kediri”.
2. Batasan Masalah
Masalah pada Studi Kasus ini dibatasi pada Asuhan Keperawatan pada Lansia yang
mengalami Demensia dengan Resiko Cidera di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bendo
di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.
3. Rumusan Masalah
“Bagaimanakah Asuhan Keperawatan pada Lansia yang mengalami Demensia dengan
Resiko Cidera di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bendo Kecamatan Pare Kabupaten
Kediri?”.
4. Tujuan
a. Umum
b. Khusus
5. Manfaat
a. Teoritis
b. Praktis
1. Konsep Lansia
2. Konsep Keluarga
3. Konsep Demensia
4. Konsep Asuhan Keperawatan pada Klien dengan
Demensia
5. Konsep Asuhan Keperawatan pada Lansia
6. Pathofisiologi

Faktor predisposisi : prosess penuaan

Penurunan metabolisme dan aliran darah di korteks parietalis superior

Degenerasi neuron kolinergik

Hilangnya serat saraf kolinorgik

Penurunan sel neuronkolinergik

Kelainan Neouro transmiter

Asetilkolin menurun pada otak

Demensia

Tingkah laku aneh, kacau dan cenderung mengembara. Mempunyai dorongan melakukan kekerasan

Resiko cidera (menciderai diri sendiri, orang lain dan lingkungan)
1. Desain Penelitian :
Rancangan atau desain penelitian adalah 2. Batasan istilah
sesuatu yang sangat penting dalam
penelitian, memungkinkan pengontrolan
: Demensia dan resiko
cidera.
maksimal beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi akurat suatu hasil.

4. Lokasi dan waktu :
3. Partisipan : Wilayah kerja UPTD
Dua orang klien yang Puskesmas Bendo dan akan
mengalami demensia dilaksanakan pada Bulan
dengan diagnosa Nopember 2016.
keperawatan resiko cidera.
5. Pengumpulan data :
Jenis data (WOD), instrumen
data dan pengumpulan data.

6. Uji keabsahan :
Trianggulasi sumber, trianggulasi
teknik dan trianggulasi waktu.

7. Analisa data :
Pengumpulan data, mereduksi
data dan penyajian data.

8. Etik penelitian :
Informed consent, anonimity
dan confidentiality
WASSALAMUALAIKUM, WR, WB.