You are on page 1of 14

COFFEE SHOP

Subtitle
BRICK COFFEE
usaha ini berdiri karena kegemaran kami kepada kopi yang kami anggap
sebagai teman setia dalam tugas-tugas kami. Brick Coffee akan di dirikan di
kota Banyuwangi dengan konsep “nongkrong hemat bermanfaat”.
Brick Coffee di dirikan untuk kaula muda yang gemar akan berbagai macam
kopi dari kopi luwak sampai vanila latte. Serta pekerja yang membutuhkan
tempat meeting dengan mitra kerja, maka Brick Coffee adalah solusi yang
tepat untuk bersantai, meeting
Visi dan misi
1. Visi Perusahaan
Menjadi kedai kopi yang mampu berkompetisi secara sehat dan mempunyai
daya saing yang tinggi.
2. Misi Perusahaan
• Memberikan layanan yang berorientasi pada kepuasan konsumen
• Menyajikan makanan dan minuman yang berkualitas dengan harga
terjangkau
• Menjadi tempat iconik bagi pecinta kopi
BENTUK USAHA
Usaha kedai kopi ini berbentuk usaha perorangan atau milik sendiri dan
tidak memiliki kaitan dengan orang/ pihak lain.
PERENCANAAN PERMODALAN DAN LABA
Sumber modal awal pendirian Brick Coffee yaitu pinjaman Bank. saat ini
pemilik sekaligus pengelola memiliki seluruh saham usaha ini. Modal
diperoleh dari pinjaman bank sebesar Rp 150.000.000 dengan jangka waktu
pengembalian 2 tahun 24 kali angsuran bunga sebesar 10,25% pertahun
jadi pengembalian perbulan sebesar Rp 7.531.250 dan pengembalian
keseluruhan sebesar Rp 180.750.000.
Perkiraan modal pasif yang dibutuhkan
• Sewa tempat (pertahun) : Rp 15.000.000
• Komputer 1 unit : Rp 6.000.000
• Peralatan makan minum : Rp 3.500.000
• Peralatan masak : Rp 4.000.000
• Meja dan kursi : Rp 10.000.000
• Pembelian 1 unit motor : Rp 15.000.000
• Penyusutan : Rp 25.000.000
Total modal awal sebesar Rp. 78.000.000
Perkiraan biaya bahan baku perbulanan
• Daging ayam (3 ekor/hari) : 30.000 × 30 = Rp 2.700.000
• Daging sapi (2 kg/hari) : 90.000 × 30 = Rp 5.100.000
• Aneka kopi : 150.000 × 30 = Rp 4.500.000
• Kentang 5 kg/hari : 15.000 × 30 = Rp 2.250.000
• Aneka sayuran : 50.000 × 30 = Rp 1.500.000
• Bumbu dapur : 60.000 × 30 = Rp 1.800.000
• Beras 2kg/hari : 10.000 × 30 = Rp 600.000
• Aneka buah : 100.000 × 30 = Rp 3.000.000
• Gas LPG 2 tabung/hari : 18.000 × 30 = Rp 1.080.000
Total kebutuhan bahan baku perbulan sebesar Rp 21.500.000
Biaya oprasional dan upah/perbulan
• Listrik, air : Rp 600.000
• Internet : Rp 575.000
• Transportasi : Rp 250.000
• Gaji pengelola : Rp 3.000.000
• Gaji chef 2 orang : Rp 6.000.000
• Gaji waiters 2 orang : Rp 3.000.000
• Gaji kasir 1 orang : Rp 1.500.000
• Gaji bagian order 2 orang : Rp 2.500.000
Total biaya orpasional Rp 16.375.000
Penjualan
Perhitungan penjualan diasumsikan dengan pengunjung sebesar 50
orang/perhari dengan satu orang memesan satu makanan dan satu
minuman. Harga rata-rata minuman Rp 15.000 dan makanan Rp 30.000.
Perhitungan laba dapat dilihat di perhitungan berikut:
• Penjualan perbulan
• Kopi : 15.000 × 50 × 30 = Rp 22.500.000
• Makanan : 30.000 × 50 × 30 = Rp 45.000.000
Total hasil penjualan perbulan sebesar Rp 67.500.000
LABA
Perhitungan laba dihitung perbulan dengan dikurangi biaya angsuran ke
bank, biaya oprasional, gaji karyawan termasuk pemilik usaha dan biaya
bahan baku. Perhtungan laba sebagai berikut:
1. pembarayan
• Ansuran bank : Rp 7.531.250
• Orasional dan gaji : Rp 16.375.000
• Bahan baku : Rp 21.500.000
Total pembayaran sebesar Rp 45.388.250
LABA
2. Hasil penjualan makanan dan minuman
Hasil penjualan makanan dan minuman sebesara Rp 67.500.000
LABA
3. Laba
Hasil laba perbulan merupakan hasil pengurangan dari hasil penjualan
dikurangi total biaya pembayaran
• Rp 67.500.000 - Rp 45.388.250 = Rp 22.111.750
Jadi hasil laba perbulan untuk usaha coffee shop ini sebesar Rp 22.111.750
dan laba pertahun sebesar Rp 265.341.000. (total laba belum dikurangi
dengan pengembalian modal pasif)
LABA
4. Pengembalian modal pasif
Pengembalian modal pasif didapat dari hasil perhitungan laba bersih selama
setahun dikurangi total biaya modal pasif. Perhitungan pengembalian pasif
sebagai berikut:
• Rp 265.341.000 - Rp. 78.000.000 = Rp 178.341.000
LABA
5. Laba bersih
• Uang kas/laba bersih perusahaan didapat hasil perhitungan laba selama
setahun dikurangi modal pasif yaitu sebesar Rp 178.341.000.