You are on page 1of 14

pemberdayaan Kader UKS

tentang PPPK menuju
kesejahteraan kesehatan
siswa
Oleh :
Mahasiswa stikes kepanjen
PPPK ITU APASIH ????

Pertolongan Pertama
Pada Kecelakaan
(PPPK) adalah upaya
pertolongan dan
perawatan sementara
terhadap korban
kecelakaan sebelum
mendapat pertolongan
yang lebih sempurna
dari dokter atau
paramedis
Jangan panik, amati dan kumpulkan keterangan
kejadian,

Perhatikan pernapasan korban dan berikan
pertolongan bila perlu, hentikan pendarahan bila
prinsip ada
atau pokok
tindakan
yang harus
ditanamkan
Tenangkan korban dan hindarkan shock,

dPertolongan dilakukan di tempat kejadian dan
tidak tergesa-gesa memindahkan korban.
Urutan melakukan
PPPK

Lakukan Jangan memindahkan
dengan korban secara terburu-
cekatan/cepat buru
Bila pernafasan penderita
dan tepat
berhenti segera kerjakan
tetapi tetap
pernafasan bantuan
tenang Korban ditelentangkan dengan
bagian kepala lebih rendah dari letak
Jauhkan atau hindarkan anggota tubuh yang lain.
korban dari kecelakaan
berikutnya
Segera amati bila
terjadi pendarahan
Segera
transportasikan
korban ke sentral
pengobatan
Bila pernafasan penderita
Lakukan pemberian nafas buatan
berhenti segera kerjakan
pernafasan bantuan
Berikut beberapa keadaan
trauma dan cara
penanganan cederanya:
Pingsan Pertolongan :
1. Baringkan penderita di tempat yang teduh dengan udara segar.
hilangnya kesadaran sementara 2. Apabila mukanya merah, kepala ditinggikan tetapi jika
karena otak kekurangan oksigen mukanya pucat maka baringkan tanpa bantal.
Gejala : 3. Hendaknya kepala dimiringkan dengan tujuan jika penderita
1.Penderita tidak mau menyahut muntah, apa yang dimuntahkannya mudah keluar dari mulut
apabila dipanggil dan tidak ada reaksi dan lidahnyapun tidak jatuh ke belakang agar pernafasan tidak
terhadap rangsangan misal, dicubit terhalang
atau digoyang- goyang. 4. Isi mulut (makanan, gigi palsu, bekas muntah) harus
2.Biasanya penderita terbaring dengan dikeluarkan.
tidak bergerak atau terkadang 5. Pakaian yang menjepit (dasi, leher baju, kutang, ikat pinggang,
penderita sangat gelisah dll) dikendorkan.
3.Pernafasan ada, denyut nadi dapat 6. Penderita diselimuti agar tidak kedinginan.
diraba tetapi terasa lambat 7. Jangan berikan makanan/minuman pada penderita yang
4.Pandangan berkunang-kunang, pingsan.
telinga berdenging, nafas tidak
8. Jangan tinggal penderita yang pingsan seorang diri, terutama
teratur, muka pucat, biji mata
apabila ia gelisah perlu dijaga supaya tangan, kaki atau
melebar, lemas, keringat dingin,
kepalanya tidak terbentur pada benda-benda yang keras.Gerak
menguap berlebihan.
kaki/tangan penderita jangan ditahan secara paksa.
9. Serahkan secepatnya penderita pada dokter atau rumah sakit
Penyakit Pertolongan :
Ayan/epilepsy • Pindahkan penderita ke tempat yang aman dan
baringkan sedapat mungkin di tempat yang empuk (bila
Gejala :
ada teman yang dapat membantu mengangkat).
1. Penderita terjatuh tidak sadarkan
diri bisa di mana saja. • Pakaian yang mengikat dikendorkan.
2. Otot-otot tubuhnya kejang- • Miringkan kepalanya ke samping
kejang. • Mulut penderita diganjal dengan sapu tangan atau
3. Giginya meretak, mulut berbusa lainnya diantara gigi agar lidah tidak tergigit.
dan lidah kadang-kadang terjepit.
• Tegangan-tegangan serta pukulan-pukulan lengan/kaki
4. Kejang dari otot-otot pernafasan penderita jangan ditahan secara paksa.
menyebabkan pernafasan
terganggu sehingga mukanya • Biarkan penderita tidur setelah kejang-kejang.
membiru • Laporkan kejadiannya kepada dokter.
5. Setelah beberapa lama, kejang
berangsur berkurang dan diakhiri
dengan tidur sejenak.
6. Penderita bangun dari tidurnya
dengan pikiran yang tidak terang
dan tidak ingat apa yang telah
terjadi.
Pertolongan :
Mimisan
• Bawa penderita ke tempat sejuk/nyama
Pecahnya pembuluh darah di dalam • Tenangkan penderita.
lubang hidung karena suhu • Penderita diminta menunduk sambil menekan cuping
ekstrim(terlalu panas/terlalu hidung atau masukkan tampon menggunakan kain
dingin)/kelelahan/benturan bersih atau kassa.
Gejala :
• Bisa dikompres dengan es pada hidung bagian luar.
Dari lubang hidung keluar darah dan
terasa nyeri, korban sulit bernafas • Penderita diminta bernafas lewat mulut
dengan hidung karena lubang hidung • Bersihkan hidung luar dari darah
tersumbat oleh darah, kadang disertai • Buka tekanan atau tampon setiap 5-10 menit. Jika
pusing
masih keluar ulangi tindakan Pertolongan Pertama
sambil menghubungi dokter atau paramedis

Pertolongan :
Kram Kaki • Lepaskan alas kaki penderita jika ada.
• Bantu penderita untuk duduk angkat tungkainya lurus ke
Terjadinya kontraksi yang berlebihan lutut, tahan jari-jari ke atas untuk meregangkan otot
dari otot yang mengejang biasanya
• Lakukan pemijitan perlahan tapi keras Pada bagian otot kaki
disebabkan kelelahan pada otot
yang kram dengan jari-jari sampai kejang betul-betul hilang.
terutama bagian kaki, dehidrasi atau
kurangnya cairan yang masuk ke • Lakukan ompres dengan air hangat, untuk mengurangi rasa
dalam tubuh, penumpukan asam sakit. Meningkatkan aliran darah dan metabolism sehingga
laktat, terganggunya sirkulasi darah mengurangi kram pada otot penderita
yang mengalir ke otot, penggunaan • Lakukan peregangan atau stretching.Peregangan
otot kaki yang berlebihan, merupakansolusi jangka pendek untuk kram. Arah yang harus
terganggunya oksigen pada jaringan dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot
otot kaki mana yang mengalami kram.
Gejala: • Berikan minum, salah satu penyebab kram pada kaki adalah
Otot mengejang, nyeri, susah untuk dehidrasi atau kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh.
digerakkan terkadang diikuti bengkak. Saat penderita banyak melakukan aktifitas yang menimbulkan
suhu tubuh meningkat sebaiknya perbanyak minum air putih
guna menghindari kram karena dehidrasi.
• Apabila langkah pertolongan pertama kram kaki pada penderita
di atas telah di lakukan namun ada keluhan lanjutan, segera
bawa ke dokter guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Pertolongan :
Memar •Memar biasanya dapat sembuh dengan sendirinya, akan tetapi
•perlu dilakukan pertolongan pertama supaya memar tersebut dapat
Perdarahan yang terjadi di lapisan sembuh lebih cepat.
bawah kulit karena beberapa hal
•Lakukan kompres menggunakan es atau air dingin untuk
seperti terjatuh atau terkena pukulan
mengurangi bengkak dan rasa sakit. Jangan menggunakan zat
ke badan yang menyebabkan
yang bersifat panas, balsem misalnya.
beberapa pembuluh darah pecah di
bawah permukaan kulit.Perubahan •Jangan dilakukan pemijitan pada area memar karena akan
warna dan pembengkakan pada kulit memperparah perdarahan.
timbul karena adanya rembesan darah •Angkatlah bagian yang memar (jika memungkinkan) lebih tinggi
ke dalam jaringan. dari jantung untuk mengurangi aliran darah di tempat tersebut.
Gejala : •Bila memar bertambah parah atau bengkak dengan rasa sakit tak
Daerah yang terkena terasa sakit, kulit tertahankan, segera bawa ke rumah sakit karena ada kemungkinan
memerah lalu berubah warna menjadi patah tulang atau luka lainnya
biru atau hijau, terkadang timbul
bengkak atau benjolan.
Pertolongan :
Keseleo • Istirahatkan bagian tubuh yang mengalami keseleo.
• Berikan kompres es atau air dingin pada daerah yang
Cedera berupa peregangan dan atau mengalami keseleo. Kompres dilakukan 5-10 menit kemudian
robekan pada otot, tendon (jaringan angkat es, biarkan 15-30 menit, begitu seterusnya, lakukan
yang menghubungkan otot dengan berulang selama 24 jam.
tulang) atau ligamen (jaringan yang
• Jangan dilakukan pemijitan atau pengurutan karena akan
menghubungkan tulang dengan tulang
memperparah cedera.
lainnya).Biasanya disebabkan karena
olahraga atau kegiatan fisik yang • Bungkus daerah yang terkilir dengan perban elastic atau kain
terlalu berat. yang tersedia. Tujuannya untuk mengurang pergerakan daerah
yang mengalami cedera atau terkilir dan juga mencegah
Gejala :
terjadinya pembengkaan, lakukan 2 hari sampai 1 minggu.
Nyeri, bengkak, memar, dingin atau Pembungkusan dilakukan dengan rapi dan jangan terlalu kuat.
mati rasa di kaki, ketidakmampuan
• Posisikan daerah yang mengalami cedera lebih tinggi dari
untuk berjalan atau menanggung berat
jantung. Tujuannya untuk mengurangi pembengkakan
pada sendi.
Pertolongan :
Luka
• Bersihkan luka dengan antiseptic (alcohol/boorwater),
atau air bersih yang mengalir.
Adalah suatu keadaan terputusnya
kontinuitas jaringan secara tiba-tiba • Tutup luka dengan kain bersih/kasa steril/plester
karena kekerasan/injury. (jangan dengan kapas atau kain berbulu).
Gejala • Lakukan balut tekan (jika pendarahannya besar).
Terbukanya kulit, pendarahan, rasa • Jika hanya lecet, biarkan terbuka untuk proses
nyeri. pengeringan luka.
• Periksa luka, adakah benda asing, bila ada keluarkan
tanpa menyinggung luka.
• Evakuasi korban ke pusat kesehatan.
• Bila sudah ada bekuan darah pada suatu luka, berarti
luka mulai menutup. Bekuan ini tidak boleh dibuang,
jika dibuang maka luka akan berdarah lagi.
Terima Kasih