You are on page 1of 56

S.

DWI SULISETYAWATI
PENDAHULUAN
Siapa yang membutuhkan manajemen ?
 Perusahaan (bisnis)
 Semua tipe organisasi
 Semua tipe kegiatan

Mengapa manajemen dibutuhkan ?
1. Untuk mencapai tujuan organisasi
2. Untuk menjaga keseimbangan di antara
tujuan-tujuan yang saling bertentangan
3. Untuk mencapai efisiensi dan efektifitas
Skema Pengertian Manajemen
PERENCANAAN T
(PLANNING) U
J
M U
A
A PENGORGANISASIAN N
N
(ORGANIZING)
A O
J R
E G
M PENGARAHAN A
E (ACTUATING) N
N I
S
A
PENGAWASAN S
(CONTROLLING) I
Skema Pengertian Manajemen

Efektif

Memanfaatkan Sumber daya Tujuan

Efisien
Manajemen :
• Sebagai Ilmu (Science)  ilmu terus berkembang
 utk pembuatan keputusn
• Sebagai Seni (Art)  perencanaan,
kepemimpinan,
komunikasi &
segala sesuatu yang
menyangkut manusia
• Sebagai Profesi
Profesional :pembuatan keputusan berdasarkan
prinsip umum  pendidikan formal
 Para profesinal mendapatkan status karena
prestasi bukan favorit, suku dan kriteria lain
1. MANAJEMEN DAN MANAJER
MANAJER  setiap orang yang mempunyai
tanggung jawab atas bawahan dan
sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnya
Manajer diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :
1. Menurut tingkatannya :
* Tinggi (Top Manager)
* Menengah (Middle Manager)
* Bawah (Lower Manager)
2. Menurut tanggungjawab dalam organisasi :
* Manajer Umum (General Manager)
* Manajer Fungsional (Functional Manager)
Tingkat manajer

•Manajer puncak Direktur, Presiden, Kepala

•Manajer menengah Kepala Seksi, Kepala Bagian

•Manajer Bawah Mandor, pengawas
lapangan
APA YANG DILAKUKAN MANAJER

1. Manajer bekerja dengan dan melalui orang
lain
2. Manajer memadukan dan menyeimbangkan
tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan
menetapkan prioritas-prioritas
3. Manajer bertanggungjawab dan
mempertanggungjawabkan
4. Manajer harus berpikir secara analistis dan
konseptual
2. PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN
Ada 3 aliran pemikiran manajemen yaitu
1. Aliran Klasik :
a. Manajemen Ilmiah Robert Owen (1771-
1858)
Menekankan pentingnya :
a). Umur manusia dalam produksi
b). Perbaikan dalam kondisi kerja
c). Melalui perbaikan kondisi karyawan
akan menaikkan produksi dan keuntungan
 “ vital Machines”
b. Teori Organisasi Klasik Henry Fayol
(1841-1925)
membagi operasi perusahaan menjadi
kegiatan yang semuanya saling tergantung
satu dengan yang lain
II. ALIRAN HUBUNGAN MANUSIAWI

Tokohnya yaitu Elton Mayo (1880-1949)
Untuk menciptakan hubungan
manusiawi yang baik, manajer harus
mengerti mengapa karyawan bertindak
seperti yang mereka lakukan dan faktor-
faktor sosial dan psikologi apa yang
memotivasi mereka
III. ALIRAN MANAJEMEN MODERN
• Manajemen tidak dapat dipandang sebagai
suatu proses teknik secara ketat
• Manajemen harus sistematik dan pendekatan
yg digunakan harus dgn pertimbangan secara
hati-hati
• Organisasi sebagi suatu keseluruhan dan
pendekatan manajer individual untuk
pengawasan harus sesuai situasi
• Pendekatan motivasional yg menghasilkan
komitmen pekerja thd tujuan organisasi sangat
dibutuhkan
Lingkungan dalam Organisasi
4. Concept of Leadership
Proses yang mempengaruhi suatu aktivitas atau kegiatan dapat
Stogdill
berlangsung untuk mencapai tujuan

Gardner Memberi contoh kepemipinnya untuk membujuk anggotanya untuk
mengambil tindakan yang sesuai keputusan pimpinan atau bersama

Merton
Komunikasi atau interaksi seseorang individu mempengaruhi
individu yang lainnya

Tallbot
Point penting yg dapat mengubah suatu kelompok menjadi
organisasi yg bfungsi dan bguna

LEADERSHIP :::::::: ability to inspire others to work together as a group, to achieve
a common goal
Definisi Kepemimpinan
suatu proses yang mempengaruhi aktifitas suatu kelompok
Swansburg yang terorganisasi dalam usahanya mencapai penetapan
dan pencapaian tujuan

kegiatan untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja
George Terry dengan suka rela untuk mencapai tujuan kelompok

Sullivan & penggunaan keterampilan seseorang dlm
Decker mempengaruhi orang lain untuk melaksanakan sesuatu
dengan sebaik-baiknya sesuai dg kemampuan

10/19/2018
The different between LEADER
and LEADERSHIP?

• Leadership is
ability to inspire others to work
together as a group, in order to achieve
a common goal

• Leader is
someone who can influence other
people to reach the goal.
kepemimpinan dipandang sebagai suatu
proses interaktif yang dinamis yang
Conclusion
mencakup tiga dimensi yaitu dimensi
pimpinan, bawahan dan situasi

10/19/2018
KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF
1. Mampu memutuskan/memecahkan masalah
2. Mampu merencanakan/menetapkan prioritas

3. Mampu memotivasi

4. Mampu berkomunikasi

5. Mampu melakukan presentasi/pidato

6. Mampu mengajar/mentransfer

pengetahuan
7. Mampu menangani konflik
8. Mampu membimbing
18
Menurut
Tailor

5. TEORI
LEADERSHIP

Menurut Menurut
Marquis & Douglas
Hutson Mc Gregor
1. Taylor (The Principles of Scientific
Management 1911)

- Wewenang formal
- Aturan konsistensi
- Birokrasi rencana organisasi karakter

- Peraturan
- Pembagian tugas jelas
- Komitmen terhadap senioritas dan peningkatan
- Hubungan baik antara atasan dan bawahan
2. Douglas Mc Gregor
Teori X Teori Y Teori Z
• Menghindari • Senang bekerja • Menekankan pada
pekerjaan jika ada • Mandiri teori humanistik
kesempatan • Mempunyai tanggung • Fokus motivasi yang
• Tidak senang bekerja jawab lebih kepada “human”
• Harus diarahkan • Kreatif dan untuk meningkatkan
• Mempunyai sedikit berkembang kepuasan kerja &
ambisi menghasilkan produksi
• Menggunakan
• Menghindar dari pendekatan ilmiah • Pengambilan
tanggung jawab keputusan bersama
• Memerlukan supervisi
• Memerlukan ancaman seperlunya • Masa bekerja yg lama
untuk motivasi • Berminat dalam • Promosi jabatan yg
• Memerlukan supervisi menyelesaikan lambat/bertahan
ketat masalah organisasi • Supervisi secara tidak
• Termotivasi oleh langsung
hukuman dan hadiah
Theory of Leadership
3. Marquis & Hutson (2010)
(Nursalam,2002)

1. TEORI “TRAIT”
(BIG BANG)

Theory of
2. TEORI
BEHAVIORAL
Leadership 3. TEORI
“CONTIGENCY
(PERILAKU) (SITUASIONAL)
Teori “Trait”
(Bakat)

Teori “Trait” (Bakat)
everyone is a leader and they have certain
characteristics that make them better than
anyone else Great Man Theory.

• This theory identifies the general
characteristics : intelligence, personality
and behavior (Marqus & Hutson, 1998).

23
Teori Behavioral
(Perilaku)

This theory foccus that what leaders do and how a manager do for his
function.

Teori contigency dan
situasional

This theory said that Effective managers are managers who do their job by
combining between congenital factors, behaviors and situations.

24
Teori munculnya kepemimpinan
• Teori Genetis (Keturunan).
– “Leader are born and nor made” bahwa
pemimpin itu dilahirkan (bakat lahir bukannya
dibuat).
– Dalam keadaan yang bagaimanapun seseorang
ditempatkan karena ia telah ditakdirkan
menjadi pemimpin
– Disebutkan pula bahwa gen sifat
kepemimpinan diturunkan oleh orang tuanya
yang juga seorang pemimpin.

10/19/2018
• Teori Sosial.
– “Leader are made and not born”
– pemimpin itu dibuat atau dididik
bukannya lahir secara kodrati.
– Para penganut teori ini mengetengahkan
pendapat yang mengatakan bahwa
setiap orang bisa menjadi pemimpin
apabila diberikan pendidikan dan
pengalaman yang cukup.

10/19/2018
• Teori Ekologis
– seseorang hanya akan berhasil menjadi
pemimpin yang baik apabila ia telah
memiliki bakat kepemimpinan.
– Bakat tersebut kemudian dikembangkan
melalui pendidikan yang teratur dan
pengalaman yang memungkinkan untuk
dikembangkan lebih lanjut.

10/19/2018
MODEL ATAU GAYA
KEPEMIMPINAN
 OTORITER (KERAS dan TEGAS) ;
Adalah gaya pemimpin yang “otokritik” artinya sangat
memaksakan dan mendesak kekuasaannya kepada bawahan.
 LAISSEZ FAIRE ( KEBEBASAN PENUH) ;

Adalah pemimpin yg memberikan kebebasan kpd bawahan.
 DEMOKRATIS ;

Adalah pemimpin yang bersikap tengah antara memaksakan
kehendak dan memberi kelonggaran kepada bawahan
 SITUASIONAL ;

Adalah pemimpin yg bersikap lebih melihat pada situasinya.
Kapan harus bersikap memaksa dan harus moderat, serta
pada situasi apa pemimpin harus memberi kebebasan kepada
bawahan
Gaya Kepemimpinan Demokratis
1. orang-orang yang dipimpinnya sebagai subjek
2. usaha untuk memanfaatkan kemampuan setiap
orang yang ada dalam organisasi untuk
3. berpartisipasi dalam setiap kegiatan
mengambil keputusan sangat mementingkan
diskusi dan musyawarah
4. berusaha mengutamakan kerjasama dan
teamwork

10/19/2018
Gaya Kepemimpinan Otoriter
• menempatkan kekuasaan di tangan satu
orang atau sekelompok kecil
• Pemimpin bertindak sebagai penguasa
tunggal
• Kedudukan bawahan semata-mata
sebagai pelaksana keputusan, perintah,
dan bahkan kehendak pimpinan

10/19/2018
Gaya Kepemimpinan Bebas
• kebalikan dari tipe atau gaya kepemimpinan
otoriter
• cenderung didominasi oleh perilaku
kepemimpinan kompromi (compromiser) dan
perilaku kepemimpinan pembelot (deserter)
• Pemimpin berkedudukan sebagai symbol
• Pimpinan melimpahkan wewenang sepenuhnya
kepada bawahannya dan keputusan lebih banyak
dibuat oleh para bawahan

10/19/2018
Partisipatif
• Merupakan gabungan antara
otokratik dan demokratik
• Pemimpin menyampaikan hasil
analisa masalah dan mengusulkan
tindakannya
• Staf diminta saran dan kritiknya serta
mempertimbangkan respon staf
terhadap usulnya
• Keputusan akhir oleh kelompok
10/19/2018
Bebas tindak
• Merupakan pimpinan offisial
• Pimpinan melimpahkan wewenang
sepenuhnya kepada bawahan
• Karyawan menentukan sendiri kegiatan tanpa
pengarahan, supervisi dan koordinasi
• Keputusan lebih banyak dibuat oleh para
bawahan
• Kebijaksanaan lebih banyak dibuat oleh para
bawahan
• Karyawan mengevaluasi pekerjaan sesuai
dengan caranya sendiri

10/19/2018
• Pimpinan hanya sebagai sumber
informasi dan pengendalian minimal
• Pimpinan hanya berkomunikasi
apabila diperlukan oleh bawahannya
• Prakarsa selalu datang dari bawahan
• Hampir tiada pengarahan dari
pimpinan
• Tanggungjawab keberhasilan
organisasi dipikul oleh orang perorang

10/19/2018
Sifat Dasar Kepemimpinan

10/19/2018
Kompetensi Kepemimpinan
• kemampuan yang dimiliki seseorang
yang nampak pada sikapnya yang
sesuai dengan kebutuhan kerja
dalam parameter lingkungan
organisasi dan memberikan hasil
yang diinginkan

10/19/2018
• Kouzes dan Posner (1995) ada 5 (lima) praktek
mendasar pemimpin yang memiliki kualitas
kepemimpinan unggul, yaitu;
– (1) pemimpin yang menantang proses,
– (2) memberikan inspirasi wawasan bersama,
– (3) memungkinkan orang lain dapat bertindak
dan berpartisipasi,
– (4) mampu menjadi penunjuk jalan, dan
– (5) memotivasi bawahan.

10/19/2018
Burwash (1996) menyatakan bahwa

• beberapa kriteria kualitas kepemimpinan manajer yang
baik antara lain,
– memiliki komitmen organisasional yang kuat,
– visionary,
– disiplin diri yang tinggi,
– tidak melakukan kesalahan yang sama,
– antusias,
– berwawasan luas,
– kemampuan komunikasi yang tinggi,
– manajemen waktu,
– mampu menangani setiap tekanan,
– mampu sebagai pendidik atau guru bagi bawahannya,
– empati,
– berpikir positif,
– memiliki dasar spiritual yang kuat,
– dan selalu siap melayani.

10/19/2018
10 ketrampilan untuk menjadi seorang
pemimpin yang sukses

• Tentukan Visi Anda
• Jelaskan Visi Anda
• Kenali Gaya Kepemimpinan Anda
• Bedakan Kepemimpinan dengan Manajemen
• Pelajari dan Taati Aturan
• Jaga Kepercayaan Kolega Anda
• Pahami Aturan Kekuasaan
• Bertindaklah seperti Seorang Pemimpinng
• Kaderisasi kepemimpinan
• Jaga Keseimbangan Hidup Anda

10/19/2018
5 Dimensi kepercayaan
• Integritas: merujuk pada kejujuran dan kebenaran.
• Kompetensi: mencakup pengetahuan dan ketrampilan
tehnis dan interpersonal.
• Konsistensi terkait dengan kehandalan, prediktabilitas dan
pertimbangan baik seseorang dalam menangani situasi-
situasi. Ketidak sesuaian antara kata-kata dan tindakan
mengikis kepercayaan.
• Loyalitas adalah keinginan untuk melindungi dan
menyelamatkan wajah untuk orang lain. Kepercayaan
menuntut bahwa anda dapat bergantung pada seseorang
untuk tidak bertindak oportunis.
• Keterbukaan: Anda mengandalkan orang untuk
memberikan ke anda kebenaan senyatanya.

10/19/2018
Tingkatan Manajemen
(Manajemen Level)
• Manajer lini garis-pertama (first line)
– tingkatan manajemen paling rendah dalam suatu
organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-
tenaga operasional
• Manajer menengah (Middle Manager)
– manajemen menengah dapat meliputi beberapa
tingkatan dalam suatu organisasi
• Manajer Puncak (Top Manager)
– terdiri dari kelompok yang relative kecil, manager
puncak bertanggung jawab atas manajemen
keseluruhan dari organisas

10/19/2018
Tingkat kepemimpinan dan gaya yang
diperlukan :

• Manajer puncak Gaya G3,G4

• Manajer menengah gaya G3,G4,G1,G2

Manajer tingkat pertama gaya G 1 – G 2

10/19/2018
PERBEDAAN PEMIMPIN DAN MANAJER
PEMIMPIN MANAJER
1. Pokok pekerjaan mempengaruhi orang 1. Pokok pekerjaan mengola sumber daya
2. Perencanaan berdasarkan visi 2. Perencanaan berdasar usaha
3. Daya pengaruh pada personal power 3. Daya pengaruh mengandalkan position
power
4. Bawahan mengolah sendiri 4. Bawahan dikendalikan
5. Pengarahan dan pengendalian 5. Pengarahan dan pengendalian
menggunakan inspirasi menggunakan standar
6. Berurusan dengan inovasi / perubahan 6. Berurusan dengan
7. Berusaha melakukan ketatalaksanaan/ketertiban
peningkatan/pengembangan 7. Menjaga/meningkatkan yang ada dengan
baik
8. Berorientasi pada manusianya
8. Berorientasi pada sistem/peraturan
9. Berkaitan dengan tugas jk.panjang dan
9. Berkaitan dengan tugas jk.pendek dan
strategis operasional
10. What and why ? 10. Bagaimana ?
11. Membangun komitmean 11. Menegakan aturan
12. Mengurusi perubahan 12. Mengurusi kompleksitas
13. Menetapkan arah tujuan 13. Menyusun anggaran
14. Melakukan persamaan pandangan dr 14. Mengembangkan kapasitas untuk
orang lain. merealisasikan rencana
7. Integrasi Leadership dan
Manajemen
• Leadership dan manajemen memiliki
hubungan sinergis/simbiosis sehingga harus
terintegrasi dengan baik
• Pemimpin visioner dan manajer yg efektif
diperlukan dalam keperawatan untuk
menghentikan opsi yg menekankan satu
peran thd peran lainnya
Enam sifat pemimpin/manager yg
terintegrasi:
Partisipatif

Style of
Otoriter Leadership Demokratis

Bebas tindak
(Laissez faire)
SUMBER DAYA KEKUATAN
KEPEMIMPINAN
0

15%

50%

35%

Kekuatan Pribadi Kekuatan Pengetahuan Kekuatan Peran
KATEGORI KOMPETENSI

NO KOMPETENSI
1 KEPEMIMPINAN
2 PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN
PERENCANAAN
3 HUBUNGAN MASYARAKAT/ KOMUNIKASI
4 ANGGARAN
5 PENGEMBANGAN
6 KEPRIBADIAN
7 NEGOSIASI

10/19/2018
Respon = PRICE SYSTEM
P = Menentukan area R = mengukur level
kinerja kinerja saat ini
P= dengan sebuah
PINPOINT
grafik

E= R=
EVALUATE RECORD

E = menelusuri
perkembangan kinerja
dan menentukan arah
ke depan I = Setuju dengan
C= I= tujuan kinerja dan
COACH INVOLVE strategi untuk melatih
dan mengevaluasi

C = mengamati kinerja
dan mengelola
tanggung jawab
10/19/2018
Alternatif tindakan Kepemimpinan
Berdasarkan Situasi
SITUASI ALTERNATIF TINDAKAN
1. Akhir-akhir ini staf perawat Anda tidak A Menekankan penggunaan prosedur yang
menanggapi pembicaraan Anda tentang seragam dan keharusan menyelesaikan tuga
tugas-tugas keperawatan, sedangkan
perhatian Anda terhadap kesejahteraan
mereka tampak menurun dengan tajam
B Anda menyediakan waktu untuk berdiskusi
tetapi tidak mendorong keterlibatan Anda
C Berbicara dengan bawahan dan menyusun
program-program
D Sengaja tidak campur tangan
dst

10/19/2018
Instrumen Penilaian Kecenderungan gaya
Kepemimpinan
KODE (1) (2) (3) (4)
OTOKRATIS DEMOKRATIS PARTISIPASI BEBAS TINDAK
1. A C B D
DAN SETERUSNYA

10/19/2018
Kasus 1
• Ns B bekerja honorer di ruang anak sebuah rumah sakit
X. Jumlah perawat ada 11 dan kapasitas tempat tidur 30.
Ns B sering dinas sore dan malam dengan jumlah pasien
yang selalu full dan jumlah perawat 3 orang. Jarak
rumahnya 25 km sehingga ia sering terlambat dan tidak
ikut operan jaga apalagi kalau hujan deras. Sebenarnya ia
sudah beberapa kali ditegur oleh kepala ruang dan ia juga
sudah berupaya.
• Jika anda mempunyai jiwa leadership, apa tindakan yang
anda akan lakukan ?
• Jika anda adalah seorang manager, apa tindakan yg akan
anda lakukan?
Kasus 2
Ns.Gea telah diangkat menjadi KARU di ruang rawat inap tulip
6 bulan yang lalu. semenjak Ns.Gea menjadi kepala ruangan
yang baru Beberapa perawat sering melalukan tindakan
seenaknya sendiri. Perawat sisi setiap hari selalu datang
terlambat dan suka tidak masuk tanpa keterangan, perawat
nana kerjaannya selalu bersolek dan tidak mau menyentuh
pasien. Selama kepemimpinannya Ns. Gea tidak pernah ada
diruangan dan ka tim hanya sibuk dengan agenda ruangan.
Hal tersebut membuat ruang rawat inap tulip tidak nyaman
karna tidak ada koordinasi yang baik dari pimpinan. Dari hasil
survey menunjukkan ketidakpuasan pelanggan sebesar 80%.

10/19/2018
10/19/2018