You are on page 1of 18

KONSELING

DR EMMA NOVITA MKES


Definisi Konseling
• Konseling (counseling):
 ‘counsel’ (dari bahasa latin): ‘counselium’
: ”bersama” atau ”bicara bersama”.
Pembicaraan antara konselor (counselor) dengan
seseorang atau beberapa klien (counselee).

• Carl Rogers (Psikolog Humanistik )


Konseling:hubungan terapi dengan klien yang bertujuan
untuk melakukan perubahan self (diri) pada pihak klien.
 Menekankan pada perubahan system self klien
sebagai tujuan konseling.
Pengertian
 KONSELING :
 Adalah upaya membantu orang lain untuk
dapat mengenali dirinya, memahami
masalahnya, dan mengambil keputusan
sesuai dengan keadaan dan kebutuhan
dirinya, yang disadari dan bukan karena
terpaksa atau terbujuk
Aturan Konseling
1. Menjaga hubungan
Konselor harus menunjukkan sikap perhatian dan
kepedulian dan dapat dipercayai klien.
2.Mengenali kebutuhan
Membantu klien dengan pertanyaan terbuka
agar klien mengenali masalahnya
3.Mengerti perasaan orang lain
konselor harus menumbuhkan empati thd
perasaan orang lain
4. Menumbuhkan peran serta.
5. Menjaga kerahasiaan
6. Informasi dan sumberdaya
Yang diperlukan Klien dalam mengambil
keputusan yang baik.
Memberikan contoh-contoh nyata
Langkah-langkah konseling
1. Menyatakan kepedulian
Diharapkan timbul semangat dan keinginan klien
untuk menyelesaikan masalah.
2.Membentuk hubungan
3. Menentukan tujuan dan eksplorasi masalah
tujuan ditentukan dengan berdiskusi,bila belum
tercapai dilanjutkan dengan explorasi masalah
4.Menangani masalah
menentukan prioritas masalah
5.Menumbuhkan kesadaran
Konselor harus berupaya agar klien mencapai
pemahaman
6.Merencanakan tindakan
7.Melakukan penilaian dan mengakhiri konseling
konselor akan menilai klien mencapai tujuan
konseling. Untuk mengakhiri konseling harus
dengan persetujuan klien.
Ketrampilan yang diperlukan konseling
A. Perilaku attending
 disebut perilaku menghampiri,kontak mata,bahasa
tubuh dan bahasa lisan.
 Akan meningkatkan harga diri klien,suasana aman
ekspresi perasaan klien yang bebas
B. Empati
Kemampuan konselor untuk merasakan apa yg
dirasakan klien dan berpikir bersama klien
C. Refleksi yaitu;
tehnik untuk memantulkan kembali
perasaan,pikiran dan pengalaman terhadap
perilaku verbal dab non verbal kepada klien
D. Eksplorasi diharapkan klien bebas menyampaikan
perasaan,bebas berbicara,tertekan, rasa takut.
E.Menangkap Pesan ( Paraphrasing
tehnik untuk menyatakan kembali ungkapan klien
,menunjukkan konselor memahami permasalan
F. pertanyaan terbuka
G. pertanyaan tertutup
H. Dorongan Minimal
I. Interprestasi
J. Mengarahkan
K. Menyimpulkan sementara
L.Memimpin
M. Fokus
N.Konfrontasi
O. Menjernihkan.
Tujuannya agar Klien menyampaikan dengan jelas
dan tegas dengan alasan yang logis
P. Memudahkan
Q. Diam
R. Mengambil inisiatif
S. Pemberian Informasi.
T. Merencanakan
U. Menyimpulkan
CARA MELAKUKAN KONSELINGAda 6 langkah konseling,
yg disingkat satu tuju, yaitu :

Sa: Sambut dia dg ramah.


 T: Tanyakan apa masalahnya.
 U: Uraikan pokok bahasan yg menjadi permasalahannya.
 Ban – Tu: Gambarkan mengenai berbagai macam pilihan yg
bisa dipertimbangkan.
 J: Jelaskan sec rinci mengenai pilihannya.
 U: Ulangi hal-hal yg perlu diperhatikan atau diingatnya,
yakinkan bahwa anda selalu bersedia untuk menerimanya.
 Mendengarkan sec baik dan aktif
 Kontak mata
 Volume dan intonasi suara
 Sikap yg tidak menghakimi
 Umpan balik
Prosedur pelaksanaan
1. Mengawali pertemuan
 Ucapkan salam dan perkenalkan diri
 Tanyakan identitas pasien
 Beri situasi yang nyaman bagi klien
 Tunjukkan sikap simpati
 Tunjukkan kemampuan menjaga rahasia pasien.
2. Tahap inti
 Eksplorasi kondisi klien

 Identifikasi masalah penyebab

 Identifikasi alternatif pemecahan masalah

 Penetapan alternatif pemecahan masalah

3. Menutup pertemuan
 Melakukan penilaian terhadap efektifitas konseling

 Membuat kesimpulan

 Mengakhiri konseling atas persetujuan klien


Definisi Konseling

• Konseling (counseling):
 ‘counsel’ (dari bahasa latin): ‘counselium’
: ”bersama” atau ”bicara bersama”.
Pembicaraan antara konselor (counselor) dengan
seseorang atau beberapa klien (counselee).

• Carl Rogers (Psikolog Humanistik )


Konseling:hubungan terapi dengan klien yang bertujuan
untuk melakukan perubahan self (diri) pada pihak klien.
 Menekankan pada perubahan system self klien
sebagai tujuan konseling.
Tipe-tipe Konseling
(Pietrofesa, dkk)

1. Konseling Krisis
2. Konseling Fasilitatif
3. Konseling Preventif
4. Konseling Developmental
Tipe Rentang Masalah yg Aktivitas2 yg
waktu Ditangani Dilakukan Konselor
Krisis Segera Percobaan Dukungan, intervensi
bunuh diri, langsung, konseling
cinta ditolak, individu atau rujuk ke
kecemasan krn klinik/ lembaga yg
obat bius, dsb cocok
Fasilitati Bervariasi Penempatan Konseling individual
f (singkat- kerja, dgn teknik:
panjang) masalah2 pemantulan isi &
akademik/ perasaan, informing,
penjurusan, interpreting,
penyesuain konfronting,
perkawinan, dsb pengarahan
Tipe Rentang Masalah yg Aktivitas2 yg
waktu Ditangani Dilakukan Konselor

Preventif TerbatasPendidikan seks, Pemberian informasi,


(tgtg jenis
kesadaran diri konseling individul
program)& karir, berdasarkan isi dan
kesadaran thd proses program
narkoba, dsb
Develop Kontinyu Pengembangan Membantu
mental (mencakup citra diri yang penegasan nilai2,
seluruh positif, review pembuatan
jangka penerimaann keputusan, konseling
kehidupan diri terhadap individu ttg hubungan
individu) kematian, dsb interpersonal, &
adaptasi pd
lingkungan.