You are on page 1of 29

LOGIKA

MATEMATIKA
Oleh :
KELOMPOK V
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama

Profil

Diskripsi
Materi Pelajaran
LOGIKA MATEMATIKA
Kompetensi Dasar

Materi

Latihan Soal

2
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama
Menu Utama
Menu Utama
LOGIKA MATEMATIKA
Profil
Info Dosen
Profil
Diskripsi
Diskripsi
Materi Pelajaran
Mata Kuliah Diskripsi Materi Pelajaran

Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar

Materi Materi
Materi

Latihan Soal
Latihan Soal
Latihan Soal

3
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama
Profil
Profil
Info Dosen
KELOMPOK V
ARNI YANTI
Diskripsi NURFITANTI IBRAHIM
Materi
MataPelajaran
Kuliah JAIDA

Kompetensi Dasar

Materi

Latihan Soal

4
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama

Profil
Diskripsi Materi Pelajaran
Diskripsi
LOGIKA MATEMATIKA
Materi Pelajaran
Semester 2
Kompetensi Dasar
Ruang lingkup materi pelajaran ini meliputi :

Pernyataan dan negasinya, nilai kebenaran dari pernyataan ,


Materi
konjungsi, disJungsi, implikasi, biimplikasi, tautologi, kontradiksi,
ekuivalen, kuantor, dan Penarikan kesimpulan
Latihan Soal

5
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama
Kompetensi Dasar
Profil
Pada akhir materi ini , setelah mempelajari Logika
Matematika, siswa diharapkan dapat :
Diskripsi Menggunakan logika matematika dalam pemecahan
Materi Pelajaran
masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk
dan pernyataan berkuantor.
Kompetensi Dasar

Materi

Latihan Soal

6
Selamat datang di
CD berprogram

Menu Utama Materi


Profil I.
V
PERNYATAAN, NEGASI
KONVERS, INVERS,
DAN KALIMAT TERBUKA
Diskripsi KONTRAPOSISI
Materi Pelajaran II IV
KONJUNGSI, DISJUNGSI, TAUTOLOGI , KONTRADIKSI,
Kompetensi Dasar DAN PENERAPANNYA PADA DAN KUANTOR
JARINGAN LISTRIK

Materi III VI
IMPLIKASI DAN BIIMPLIKASI PENARIKAN KESIMPULAN

Latihan Soal

7
I. PERNYATAAN, NEGASI DAN KALIMAT TERBUKA

Pernyataan adalah Kalimat yang menyatakan sesuatu yang benar atau salah
tetapi tidak keduanya.
Contoh Pernyataan :
1. Ibukota Sumatera Barat adalah Palembang. (Salah).
2. 7 + 9 = 16 (Benar)
3. 5 adalah bilangan genap (Salah)

Contoh Bukan Pernyataan :


1. Buanglah sampah pada tempatnya
2. 5 – 6x ≥ 9
3. Apakah semua bilangan genap merupakan bilangan prima

8
Negasi (ingkaran) adalah pernyataan baru yang bernilai benar jika pernyataan
semula bernilai salah dan bernilai salah jika pernyataan semula bernilai benar

Contoh :
Tentukan negasi dari pernyataan berikut :
1. Surabaya terletak di Kalimantan
2. 17 - 4 = 11
3. 3 merupakan faktor dari 15
Jawab :
1. Surabaya tidak terletak di Kalimantan
2. 17 – 4 ≠ 11
3. 3 bukan faktor dari 15
Kalimat Terbuka adalah kalimat matematika yang belum mempunyai nilai
benar atau salah.
Contoh :
1. 2x + 7 = 12
2. 3 – 5x < 4
8
2. Konjungsi
Konjungsi adalah pembentuk dari dua pernyataan dengan
kata hubung “dan”, dan dilambangkan dengan “∧”.
Tabel Konjungsi
p q p∧q
B B B
B S S
S B S
S S S

3. Disjungsi
Disjungsi adalah pembentuk dari dua pernyataan dengan
kata hubung “atau”, dan dilambangkan dengan “∨”.
Tabel Disjungsi
p q p∨ q
B B B
B S B
S B B
S S S

15
Penerapan Konjungsi dan Disjungsi
pada Jaringan Listrik
1. Rangkaian Seri

p q

2. Rangkaian Paralel
p

15
4. Implikasi
Implikasi adalah pernyataan majemuk yang berbentuk “Jika p maka q”
dan dilambangkan dengan “p → q”.
Tabel Implikasi
p q p→ q
B B B
B S S
S B B
S S B

5. Biimplikasi
Biimplikasi adalah pernyataan majemuk yang berbentuk “p jika dan hanya
jika q” dan dilambangkan dengan “p ↔ q”.

Tabel Biimplikasi
p q p↔q
B B B
B S S
S B S
S S B

15
EKUIVALENSI PERNYATAAN MAJEMUK

 Dua pernyataan dinamakan ekuivalen jika mempunyai nilai kebenaran


yang sama.
 Lambang ekuivalen “ ≡ “

NEGASI DARI PERNYATAAN MAJEMUK

1. ~ (p ∨ q) ≡ ~p ∧ ~ q
2. ~ (p ∧ q) ≡ ~p ∨ ~ q
3. ~ (~ p) ≡ p
4. ~ (p → q) ≡ p ∧ ~ q
5. ~ (p ↔ q) ≡ (p ∧ ~ q) ∨ (q ∧ ~ p)
KONVERS, INVERS DAN KONTRAPOSISI
 Konvers dari implikasi adalah q → p
 Invers dari implikasi adalah ~ p → ~ q

 Kontraposisi dari implikasi adalah ~ q → ~ p

Contoh :
Tentukan Konvers, Invers dan Kontraposisi dari implikasi berikut :
“Jika devisa negara bertambah maka pembangunan berjalan lancar”
Jawab :

1. “Jika pembangunan berjalan lancar maka devisa negara bertambah”


(KONVERS)
2. “Jika devisa negara tidak bertambah maka pembangunan tidak berjalan
lancar” (INVERS)
3. “Jika pembangunan tidak berjalan lancar maka devisa negara tidak
bertambah” (KONTRAPOSISI)
TAUTOLOGI DAN KONTRADIKSI

 Tautologi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai benar.


 Kontradiksi adalah pernyataan majemuk yang selalu bernilai salah.

Contoh Soal :
Tentukan apakah pernyataan – pernyataan di bawah ini merupakan suatu
Tautologi atau Kontradiksi :
1. ((p q) p) p
2. ( (p q) ˄ ~ q ) ~p
3. (~ p ˅ q) ( p ˄ ~ q)
KUANTOR
1. Kuantor Umum (Kuantor Universal)
Kuantor Umum adalah pernyataan yang didahului oleh kata
“Setiap/semua” dan dilambangkan dengan  yang dibaca
“untuk semua” atau “untuk setiap”
2. Kuantor Khusus (Kuantor Eksistensi)
Kuantor Khusus adalah pernyataan yang didahului oleh kata
“Beberapa/ada” dan dilambangkan dengan  yang dibaca
“untuk beberapa” atau “ada”
3. Negasi dari Pernyataan berkuantor
a. Negasi dari Kuantor Umum () adalah Kuantor khusus ()
b. Negasi dari Kuantor Khusus () adalah Kuantor umum ()

25
~ [x, p( x)]  x, ~ p( x)
~ [x, p( x)]  x, ~ p( x)
Contoh:
p : Semua siswa kelas satu rajin belajar

~p : Ada siswa kelas satu yang tidak rajin belajar

q : Ada siswa kelas satu yang rumahnya di Kelapa Gading


~q : Semua siswa kelas satu rumahnya tidak di Kelapa Gading

r : Jika semua siswa kelas satu naik kelas maka Saya senang
~r : Semua siswa kelas satu naik kelas dan Saya tidak senang
~r : Semua siswa kelas satu naik kelas tetapi Saya tidak senang
PENARIKAN KESIMPULAN
PENARIKAN KESIMPULAN (ARGUMEN)

Suatu argumentasi dikatakan sah (valid) jika dan hanya jika


konjungsi dari premis-premisnya benar. Dengan kata lain, jika
bentuk implikasi dari argumentasi tersebut merupakan suatu
tautologi, maka argumentasi tersebut sah.
JENIS-JENIS PENARIKAN KESIMPULAN
1. Modus Ponens
2. Modus Tollens
3. Silogisme
1. Modus Ponens
Modus Ponens adalah penarikan kesimpulan yang berdasarkan
prinsip “Jika p→q (benar) dan p (benar), maka pasti q benar”.
Dapat dinyatakan dengan pola berikut :
p → q (Premis 1)
p (Premis 2)
 q (Kesimpulan/konklusi)

Contoh : “Tentukan kesimpulan dari premis berikut :


1. Jika Indah rajin belajar maka ia naik kelas
Indah rajin belajar
 Indah naik kelas

2. Jika Yuda seorang haji maka ia beragama islam


Yuda seorang haji
 Yuda beragama islam
2. Modus Tollens
Modus Tollens adalah penarikan kesimpulan yang berdasarkan
prinsip “Jika p→q (benar) dan ~ q (benar), maka pasti ~ p benar”.
Dapat dinyatakan dengan pola berikut :
p → q (Premis 1)
~q (Premis 2)
 ~ p (Kesimpulan/konklusi)

Contoh : “Tentukan kesimpulan dari premis berikut :


1. Jika hari hujan maka jalan becek
Jalan tidak becek
 Hari tidak hujan

2. Jika segi empat ABCD persegi maka panjang semua sisinya sama
Tidak semua panjang sisi segi empat ABCD sama
 ABCD bukan persegi
3. Silogisme
Silogisme adalah penarikan kesimpulan yang berdasarkan prinsip
“Jika p→q (benar) dan q→r (benar), maka pasti p→r benar”.
Dapat dinyatakan dengan pola berikut :
p → q (Premis 1)
q → r (Premis 2)
 p → r (Kesimpulan/konklusi)

Contoh : “Tentukan kesimpulan dari premis berikut :


1. Jika semua pejabat jujur maka negara makmur
Jika negara makmur maka rakyat hidup tentram
 Jika semua pejabat jujur maka rakyat hidup tentram
2. Jika n adalah bilangan ganjil maka n2 adalah bilangan ganjil
Jika n2 adalah bilangan ganjil maka (n2 + 1) adalah bilangan genap
 Jika n adalah bilangan ganjil maka (n2 + 1) adalah bilangan genap
The end

Selamat Mempelajari dan Mendalami


Logika Matematika
Semoga Bermanfaat

By SI
1. Tentukan kalimat mana yang merupakan pernyataan !
a. Jakarta ibu kota RI
b. Silakan duduk !
c. Hati-hati menyeberang !
d. Semoga kalian lulus ujian
e. 7 < 6
f. Plato habis dibagi 11.
g. Udel jatuh dari sepeda.
h. (x + y)
i. (x – 1)
j. Saya seorang mahasiswa
k. 3p > 2p
l. 9x – 1 = 8
m. Berapa 9 dikurangi 7 ?
n. Manusia makan nasi.
2. Tulislah negasi dari pernyataan-pernyataan berikut ini !
a. Harga BBM naik
b. 2 = 3
c. Bajuku hitam
d. Semua jenis ikan bertelur
e. Beberapa astronot adalah wanita
3. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini :
a. p : Bumi berbentuk bulat
b. q : Bumi bukan berbentuk bulat
c. r : Bumi berbentuk kubus
d. Apakah q negasi dari p ?
4. Tentukan negasi setiap kalimat berikut !
a. Semua kerbauku mandi di sungai.
b. Beberapa kambingku ada di padang rumput.
c. Hanya seekor itikku belum masuk kandang.
d. Tidak ada dua orang yang serupa.
e. Hari ini mendung.

5. Tuliskan ingkaran setiap pernyataan majemuk berikut ini dalam bentuk kalimat yang
sederhana !
a. Dia tidak tampan dan tidak mempunyai kedudukan.
b. Jika terjadi devaluasi, maka banyak timbul pengangguran.
c. Rambutnya pirang jika dan hanya jika matanya biru.
d. Jika Ira kaya, maka Tuti dan Husein senang.
e. Baik Darwin maupun Darto mahasiswa yang baik.
6. Tentukan konvers, invers dan kontraposisi dari :
a. Jika harga BBM naik maka tarif dasar listrik juga naik
b. Jika n (2 + n > 5) maka n bilangan bulat.

7. Tentukan negasi pernyataan-pernyataan berikut ini !


a. x (x + 3 = 5) dalam himpunan X = {1, 2, 3, . . .}
b. n (2 + n > 5) dalam himpunan bilangan asli.
c. (x  R) (x2  0); R = {bilangan cacah}
d. x  0 dalam himpunan bilangan real.
e. (x  R) (x2 > x); R = {bilangan real}.
8. Tentukan kesimpulan dari pernyataan-pernyataan berikut :
a. Jika Rina lulus SMA maka ia menikah
Rina Lulus SMA
 …………….
b. Jika listrik padam maka lampu mati
Lampu tidak mati
 ……………..
c. Jika guru matematika tidak datang maka siswa senang
Jika siswa senang maka siswa meloncat-loncat
 ……………..