You are on page 1of 34

GANGGUAN STRES ACUT

DEDE SURYAPUTRA
Gangguan Stres Akut
 Setelah trauma  fluktuasi kondisi mental
 terkait dengan peristiwa itu.
 Gejala akan mereda dalam waktu
beberapa hari sampai 4 minggu
 bukan merupakan eksaserbasi gangguan
mental sebelumnya
Gangguan Stres Akut
 Gejala:
 Kebingungan
 Agitasi atau sangat reaktif
 Menarik diri
 Gejala anxietas: misalnya berkeringat,
berdebar, muka merah
 Disorientasi
 Depresi
 Amnesia
DEPRESI
 Depresiadalah perasaan yang sedih dan
kehilangan minat terhadap segala
sesuatu. Pasien dapat mengungkapkan
bahwa mereka merasa murung, tidak ada
harapan, terbuang dan tidak berharga.
DEPRESI
 Pasiensering mengaku bahwa
perasaannya sakit sekali, dan kadang-
kadang sampai tidak bisa menangis.
Bahkan pasien bisa melakukan tindakan
bunuh diri.
DEPRESI
 Gejala dan Tanda :
 Biasanya berlangsung paling sedikit 2
minggu lamanya, memperlihatkan paling
sedikit empat dari gejala-gejala berikut ini :
DEPRESI

 Sedih/murung hampir sepanjang
waktu
 Kehilangan minat/gairah hidup
 kehilangan nafsu makan,
(penurunan berat badan)
 Perubahan pola tidur
 Perubahan pola tingkah laku,
(serba lamban)
DEPRESI
 Kekurangan energi, (mudah lelah lesu)
 Merasa bersalah/berdosa,
 Kesulitan berpikir (susah konsentrasi)
 kesulitan membuat keputusan
 Berulang-ulang memikirkan tentang
kematian dan ingin bunuh diri.
CEMAS
 Sensasi anxietas / cemas sering dialami
oleh hampir semua manusia. Perasaan
tersebut ditandai oleh rasa ketakutan yang
difius, tidak menyenangkan, seringkali
disertai oleh gejala otonomik, seperti nyeri
kepala, berkeringat, palpitasi, gelisah, dan
sebagainya.
CEMAS
 Kumpulan gejala tertentu yang ditemui
selama kecemasan cenderung bervariasi,
pada setiap orang tidak sama.
CEMAS
 Gejala dan Tanda :
 Gejala psikologik:
Ketegangan, kekuatiran, panik, perasaan
tak nyata, takut mati , takut ”gila”, takut
kehilangan kontrol dan sebagainya.
CEMAS

 Gejala fisik:
 Gemetar, berkeringat, jantung berdebar, kepala terasa
ringan, pusing, ketegangan otot, mual, sulit bernafas,
baal, diare, gelisah, rasa gatal, gangguan di lambung,
rasa sesak nafas; rasa sakit dada; kadang-kadang
merasa harus menarik nafas dalam; ada sesuatu yang
menekan dada; jantung berdebar; mual; vertigo;
tremor; kaki dan tangan merasa kesemutan; kaki dan
tangan tidak dapat diam ada perasaan harus bergerak
terus menerus; kaki merasa lemah, sehingga berjalan
dirasakan berat; kadang- kadang ada gagap.
PSIKOTIK
 Psikotikadalah gangguan jiwa yang
ditandai dengan ketidakmampuan individu
menilai kenyataan yang terjadi (realitas).
PSIKOTIK
 Gambaran utama perilaku yang
diperlihatkan oleh pasien yaitu :
 Halusinasi (persepsi indera yang salah
atau yang dibayangkan : misalnya,
mendengar suara yang tak ada
sumbernya atau melihat sesuatu yang
tidak ada bendanya)
PSIKOTIK
 Waham (ide yang dipegang teguh yang
nyata salah dan tidak dapat diterima oleh
kelompok sosial pasien, misalnya pasien
percaya bahwa mereka diracuni oleh
tetangga, menerima pesan dari televisi,
merasa diamati/diawasi oleh orang lain,
merasa ada pikiran asing yg keluar masuk
otaknya, merasa pikirannya tersiar
sehingga orang lain tahu, merasa memiliki
kehebatan tertentu yg tdk masuk akal).
Look at this picture: what do you see?
Images nearby ... and far away
PSIKOTIK
 Perubahan perilaku; menjadi aneh seperti
menyendiri, kecurigaan berlebihan,
mengancam diri sendiri, orang lain atau
lingku ngan, bicara dan tertawa sendiri,
serta marah-marah atau memukul tanpa
alasan.
13 elephants / 7 heads
Find 6 faces in this tree
 Pembicaraan aneh atau kacau (tidak
nyambung)
 Keadaan emosional yang labil dan ekstrim
( iritabel )
GANGGUAN STRES PASCA
TRAUMA
 Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)
adalah akibat dari pengalaman trauma
yang luar biasa mengerikan. Gangguan
stres pasca trauma.
 Pengalaman traumatik yang luar biasa
yang bisa membuat kebanyakan orang
merasa tertekan
Peristiwa traumatis
 Tiba-tiba
 Mengerikan
 Mengancam
keutuhan fisik
dan mental

Menimbulkan
dampak fisik dan
psikologis yang
luas.
Gejala PTSD
 Terpaparperistiwa traumatik
 Penghayatan kembali
 Penghindaran
 Kewaspadaan berlebih
 Lama gejala lebih dari 1 bulan
 Mengganggu fungsi sosial
Gangguan Fobik
 Penderita menghindari atau membatasi
aktivitas karena takut

 Penderita
kadang-kadang datang dengan
keluhan gejala fisik

 Jika ditanyai lebih lanjut  ditemukan
ketakutan yang spesifik
Gangguan Fobik
 Gejala:
 Ketakutan yang hebat dan tidak masuk akal
terhadap tempat atau kejadian tertentu:
• Meninggalkan rumah
• Tempat terbuka
• Bicara di depan umum
• Keramaian atau tempat umum
• Bepergian di bis, mobil, KA atau pesawat
• Peristiwa sosial
 Penderita sering menghindari situasi ini
Gangguan Panik
 Serangan anxietas atau ketakutan yang tidak
dapat dijelaskan, timbulnya mendadak,
menghebat dengan cepat dan sering hanya
berlangsung beberapa menit saja.
 Sering disertai gejala fisik berupa:
– Palpitasi – Perasaan tidak nyata
– Nyeri dada – Atau merasa ada
bencana pribadi:
– Rasa seperti tercekik kehilangan kontrol,
– Perut seperti terbakar menjadi gila,
– Pusing serangan jantung,
akan mati
Gangguan Tidur (Insomnia)
 Penderita dalam keadaan distres dan
kadang-kadang sangat terganggu di siang
hari akibat kurang tidur
 Gejala:
 Sulit untuk jatuh tertidur
 Tidur yang gelisah atau tidak menyegarkan
 Sering terbangun dan sulit tidur kembali
Gangguan Tidur (Insomnia)
 Masalah tidur dapat disebabkan oleh:
 Peristiwa kehidupan yang menimbulkan stres
 Penyakit fisik/kondisi medis
 Perubahan jadwal
 Gangguan mental lain
 Penyalahgunaan zat
 Obat-obat: steroid, teofilin, dekongestan
 Apnea tidur
Terima Kasih !