Citra Perusahaan Melalui Program yang bisa dilihat di publik Nilai Perusahaan Meningkat .

CSR yang minim pendanaan sebagai bentuk kamuflase perusahaan dalam memenuhi tanggungjawab sosial € . maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut : 1.€ Sesuai dengan judul makalah ini. terkait dengan kontroversi pelaksanaan CSR dan program CSR Pertamina. Bagaimana program CSR Pertamina yaitu Biopori yang bisa merusak lingkungan? € 2. Bagaimana Dampak Negatif dari pengolahan minyak dan gas yang tidak seimbang dengan program CSR Pertamina? € 3.

PERTAMINA .Biopori sebagai Program CSR PT.

dan tentunya tidak semua sampah organik bisa dibuang kedalam lubang biopori karena malah akan . dalam praktiknya seringkali terdapat hal-hal yang malah mengancam pencemaran terhadap bukannya bermamfaat karena adanya kekurangan edukasi.€ Biopori memang merupakan solusi masa depan untuk mencegah kebanjiran. seperti pembuangan sampah organik dan nonorganik. pengawasan serta sosialisasi terhadap masyarakat akan pemamfaatan biopori ini. dan sebagainaya. Namun. menyuburkan tanah.

tulang.€ Berikut merupakan bahan-bahan organik yang tidak bisa dimasukkan dalam lubang Biopori. yaitu: 1. ampas kelapa. ikan. Tanaman yang berhama (hama dan bijinya masih terkandung dalam kompos jadi). lemak/minyak. Ranting. keju. 2. Kotoran anjing & kucing (kemungkinan membawa penyakit). Daging. dan batang kayu yang tidak mudah hancur dalam kompos (mengundang rayap . susu. dahan. 4. sisa sayuran yang bersantan (menyebabkan munculnya belatung). 3. kulit udang.

.

air lumpur minyak itu juga akan merembes ke air tanah. Kabupaten Muaraenim. Blora. Dampak Negatif dari aktifitas PT. Jawa Tengah 2. Kecamatan Abab. Tumpahan minyak di permukaan air di lokasi Jl Sriwijaya Raya Km 13 Kelurahaan Karya Jaya Kecamatan Kertapati akibat kebocoran flow line(jalur pipa) oleh Pertamina EP Field Prabumulih Kebocoran pipa aliran minyak mentah milik PT Pertamina EP Field Pendopo. Jawa Barat. PT Pertamina Golden Spike di Muara Enim yang masuk dalam kategori hitam terhadap pencemaran lingkungan Kebocoran pipa PT Pertamina Tanjung menyebabkan Sungai Maliau di Desa Garagata Kecamatan Jaro. Distrik 2 Cepu. 3.€ 1. Indramayu. 4. 5. Sumatera Selatan. . sehingga mencemari ratusan batang pohon karet produktif milik warga Desa Benuang. PERTAMINA Penumpukan 16 ribu ton limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) di Kilang Balongan. Tabalong. Tumpahan minyak di Ledok. 6. Limbah ini berbahaya sebab selain mudah terbakar. Kalimantan Selatan tercemar dan menyebabkan air sungai berminyak dengan warna kehitaman.

.

Pertamina kurang baik jika dibandingakan dengan ketentuan yang ada yaitu minimal sebesar 2%. namun hal ini tidak sebanding dengan besaran laba bersih PT. PERTAMINA sendiri mengelontorkan Rp 250 miliar untuk program CSR. yang berarti bahwa rasio CSR terhadap laba bersih PT. Hal ini menunjukkan bahwa program CSR dari PT. . Pertamina PT. Pertamina pada tahun 2010 yang mencapai Rp 25 triliun.Ketidakseimbangan Antara CSR Terhadap Net Profit PT. Pertamina hanyalah sebesar 1%.

€ € Kesimpulan 1. CSR dari pertamina tidak seimbang dengan dampak kerusakan pengolahan minyak dan gas pertamina. 2. 3. penggunaan biopori untuk perbaikan lingkungan tidak efektif dikarenakan kekurangan edukasi. pengawasan serta sosialisasi terhadap masyarakat. pemberian CSR dari pertamina mengenai biopori tidak seimbang dengan ketentuan besaran ketentuan minimal CSR yaitu sebesar 2% € € .

sosilisasi serta pengawasan yang berkelanjutan. 3. sehingga terjadi konsistensi dalam pelaksanaannya Pengalokasian dana untuk CSR seharusnya sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu minimal sebesar 2% dari pendapatan bersih 2. Pertamina seharusnya lebih menekankan penuntasan masalah kerusakan lingkungan dahulu dibandingkan masalah pemberian CSR Biopori harus benar-benar melalui program edukasi.Saran 1. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful