You are on page 1of 19

LUMBAL PUNKSI

LUMBAL PUNGSI
PUNKSI LUMBAL
• upaya pengeluaran cairan serebrospinal
dengan memasukan jarum ke dalam ruang
subarakhnoid
TUJUAN
• pemeriksaan cairan serebrospinali
• mengukur dan mengurangi tekanan cairan
serebrospinal
• menentukan ada tidaknya darah pada cairan
serebrospinal
• untuk mendeteksi adanya blok subarakhnoid
spinal
• untuk memberikan antibiotic intrathekal ke
dalam kanalis spinal terutama kasus infeksi.
RUANG SUBARAKHNOID
• Lapisan pembungkus otak..?

3
• Terbagi mjd (duramater, arachnoidmater dan
piamater)
• Duramater merupakan lapisan pembungkus yang
melekat dengan tulang kranium (lamina
periosteal dan lamina meningea)….> Pia meter
• Antara pia mater dan membran arachnoid…..>
subarachnoid space yang dipenuhi oleh
cairan cerebrospinal fluid (LCS)
INDIKASI
• Pengambilan cairan serebrospinal dapat
dilakukan dengan cara Lumbal Punksi,
Sisternal Punksi atau Lateral Cervical Punksi.
Lumbal Punksi merupakan prosedure neuro
diagnostik yang paling sering dilakukan,
sedangkan sisternal punksi dan lateral hanya
dilakukan oleh orang yang benar-benar ahli.
INDIKASI
– Mengambil bahan pemeriksaan CSF untuk diagnostic
dan persiapan pemeriksaan pasien yang dicurigasi
mengalami meningitis, encepahilitis atau tumor
malignan.
– Untuk membantu pengobatan melalui spinal,
pemberian antibiotika, anti tumor dan spinal anastesi
– Untuk mengidentifikasi adanya darah dalam CSF
akibat trauma atau dicurigai adanya perdarahan
subarachnoid dan Untuk mengidentifikasi adanya
tekanan intrakarnial/ intraspinal.
– Untuk membantu diagnosa dengan penyuntikan udara
pada pneumoencephalografi, dan zat kontras pada
myelografi
KONTRA INDIKASI
• Adanya peninggian tekanan intra kranial dengan
tanda-tanda nyeri kepala, muntah dan papil
edema.
• Ada infeksi lokal pada tempat Lumbal Punksi,
karena Kontaminasi dari infeksi akan menyebar
melalui tempat suntik ke cairan LCS sehingga
menyebabkan meningitis
• Penyakit kardiopulmonal yang berat
• Pasien yang mengalami penyakit sendi-sendi
vertebra degeneratif. Hal ini akan sulit untuk
penusukan jarum ke ruang interspinal
PERSIAPAN ALAT
PERSIAPAN ALAT
• Sarung tangan steril
• Duk lobang
• Kasa steril
• Plester
• Tray
• Jarum punksi
• Manometer
• Antiseptik
• Kom
• Perlak
• Tempat sampah
PROSEDUR LP
• Persiapan Lumbal Punksi:
– Periksa gula darah 15-30 menit sebelum dilakukan
Lmbal Punksi
– Jelaskan prosedur pemeriksaan, bila perlu diminta
persetujuan pasen/keluarga terutama pada
Lumbal Punksi dengan resiko tinggi
PELAKSANAAN LP
• Teknik Lumbal Punksi:
– Pasien diletakkan pada pinggir tempat tidur, dalam
posisi lateral decubitus (tidur dengan lutut ditarik ke
abdomen) dengan leher, punggung, pinggul dan tumit
lemas. Boleh diberikan bantal tipis dibawah kepala
atau lutut, bila pasiennya obesitas, bisa mengambil
posisi duduk di atas kursi, dengan kursi dibalikan dan
kepala disandarkan pada tempat sandarannya
– Tempat melakukan pungsi adalah pada kolumna
vetebralis setinggi L 3-4, yaitu setinggi crista iliaca. Bila
tidak berhasil dapat dicoba lagi intervertebrale ke atas
atau ke bawah. Pada bayi dan anak setinggi
intervertebrale L4-5
– Bersihkan dengan yodium dan alkohol daerah yang
akan dipungsi
– Dapat diberikan anasthesi lokal lidocain HCL
– Gunakan sarung tangan steril dan lakukan punksi,
masukkan jarum tegak lurus dengan ujung jarum yang
mirip menghadap ke atas. Bila telah dirasakan
menembus jaringan meningen penusukan dihentikan,
kemudian jarum diputar dengan bagian pinggir yang
miring menghadap ke kepala.
– Dilakukan pemeriksaan tekanan dengan manometer
dan test Queckenstedt bila diperlukan. Kemudian
ambil sampel untuk pemeriksaan jumlah dan jenis sel,
kadar gula, protein, kultur baktri dan sebagainya.
KOMPLIKASI
• Nyeri kepala hebat, Biasanya dirasakan segera sesudah lumbal
punksi, ini timbul karena pengurangan cairan serebrospinal atau
akibat kebocoran CSF
• Meningitis akibat masuknya bakteri ke CSF.
• Paresthesia/ nyeri bokong atau tungkai.
• Injury pada medulla spinalis atau Hematom dengan penekanan
pada radiks
• Injury pada aorta atau vena cava, menyebabkan perdarahan serius.
• Herniasi otak. Pada pasien denga peningkatan tekanan, tiba-tiba
terjadi penurunan tekanan akibat lumbar puncture, bisa
menyebabkan herniasi kompressi otak terutama batang otak.
• Tumor epidermoid intraspinal
PERAWATAN PASCA LP
• Pasien berbaring datar selam 6-12jam
• Observasi tempat penusukan jarum….> ada
kebocoran cairan LS
• Anjurkan pasien untuk melaporkan jika tdp
nyeri kepala
• Memberikan label sampel cairan
CRITICAL THINKING
• Masalah keperawatan
• Sebelum LP
• Selama LP
• Setelah LP