You are on page 1of 23

FUNGI

• Klasifikasi makhluk hidup .

5. ada juga yang uniseluler. 3.1. Reproduksi dengan pembentukkan spora 4. Eukariotik (memiliki inti sel) 2. Ada pula yang miseliumnya berkembang membentuk tubuh buah. Habitat di tempat yang lembab. Hifa – hifa bersatu membentuk miselium. . Umumnya multiseluler. Tubuh disusun oleh benang – benang yang disebut hifa.

Kingdom Fungi • Multicellular eukaryotes • External digestion • Most are saprotrophic decomposers • Some are parasitic • Several fungi form symbiotic relationships with plants or algae • Cell walls have chitin. not cellulose • Not photosynthetic • Reproduce by spores .

Badan Buah Spora Miselium Hifa .

Menguraikan sisa bagian makhluk hidup yang sudah mati. 2. Anggota Fungi mendapatkan nutrisi melalui 3 cara : 1. Simbiosis Jamur dengan Algae Jamur Parasit . 3. Parasit. Cacing Nematoda Malang Hifa Lichen. Simbiosis. Mengambil nutrisi dari makhluk yang masih hidup. Hidup bersama makhluk hidup lainnya. Saprofit.

000 species • Phylum Basidiomycota: club fungi – 16. yaitu : • Phylum Zygomycota: zygospore fungi – 665 species • Phylum Ascomycota: sac fungi – 30.000 species • Phylum Deuteromycota: imperfect fungi (i. Diklasifikasikan berdasarkan cara spora dihasilkan.e.. Ada 4 kelompok Fungi.000 species . means of sexual reproduction not known) – 17.

(sporangiospora) -> aseksual • Zygospora -> seksual . Ciri Umum Zygomicotina. • Spora dihasilkan oleh sporangium.Contohnya : Jamur tempe / Rhizopus orizae. • Heterotrof saprofit • Tubuh disusun oleh hifa dan miselium. • Hifa tidak bersekat.

Siklus Hidup Jamur Rhizopus 1 2 Melakukan Konjugasi Key Hasil konjugasi menghasilkan Zigospora Haploid (n) Heterokaryotic (n + n) 3 Zigospora tumbuh menjadi Zigospora dewasa KONJUGASI Hifa (+) Hifa () Rhizopus 8 Spora berkecambah menjadi hifa REPRODUCTION SEKSUAL Sporangium 7 Zygosporangium Sporangium Dewasa memancarkan spora. REPRODUKSI MEIOSIS ASEKSUAL Penyebaran Spora 50 m Hifa 5 Tumbuh dan berkecambah Membentuk sporangium seksual .

• Heterotrof saprofit • Ada yang uniseluler (mis : Saccharomyces) dan multiseluler. Ciri Umum Ascomicotina. dan ada yang memiliki tubuh buah. • Hifa bersekat.Contohnya : Jamur oncom / Neurospora crassa. • Spora aseksual: konidiospora . • Tubuh disusun oleh hifa dan miselium. spora seksual: askospora .

(b) Tubuh buah Morchella esculenta. biasanya tumbuh dekat dengan anggrek. Anggota Jamur Ascomicotina. 10 m (d) Neurospora crassa atau (c) Tuber melanosporum jamur oncom (SEM). . (a) Ascomicotina dengan tubuh buah of Aleuria aurantia.

Siklus Hidup Jamur Ascomicotina Contohnya : Neurospora Key Haploid (1n) Heterokaryotic (1n + 1n) Hifa (-) Diploid (2n) Reproduksi Aseksual Konjugasi Hifa (+) Sel Ascus Inti melebur Reproduksi Seksual Meiosis Sel Ascus menghasilkan spora .

Reproduksi seksual menghasilkan basidiospora • Umumnya terdapat clamp connection (sambungan apit) . hifa sekunder mempunyai 2 inti (dikarion) • Umumnya membentuk tubuh buah • Reproduksi aseksual menghasilkan konidium . • Hifa bersekat.Contoh : Jamur Merang / Volvariella volvachea Ciri Umum Basidiomicotina. • Heterotrof saprofit • Multiseluler. • Tubuh disusun oleh hifa dan miselium .

tumbuh pada kayu Yang sudah mati . b. Amanita muscaria). jamur yang sangat beracun d. Puffballs memancarkan sporanya c. Jamur kayu. Dictyphora sp a.Contoh Anggota Jamur Basidiomicotina.

Siklus Hidup Jamur Basidiomicotina Konjugasi Basidiocarp Hifa (-) Hifa (+) Reproduksi Seksual Sel Basidium dgn Sel Basidium. basidiospora penghasil Peleburan Inti spora Meiosis Key Haploid (1n) Heterokaryotic (1n + 1n) Diploid (2n) .

Bawah tudung jamur Basidiomicotina inilah spora Sel Basidium dihasilkan oleh sel basidium Spora .

Yaitu kelompok jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya. . • Semua jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya dimasukkan ke dalam kelompok ini.

1. 2. Simbiosis Fungi dengan Algae (Lichen) • Fungi jenis tertentu dapat bersimbiosis dengan algae uniseluler membentuk lichen (lumut kerak). . Bagi algae : mendapatkan suplai air dan mineral. Bagi Fungi : mendapatkan hasil fotosintesis berupa nutrisi. • Simbiosis ini bersifat menguntungkan.

1. Bagi tanaman : meningkatkan penyerapan air dan mineral. 2. . Simbiosis Fungi dengan Akar Tanaman (Mikoriza) Raven et al. Bagi fungi : mendapatkan nutrisi dari tanaman. 1999 • Mikoriza merupakan simbiosis antara fungi dengan akar tanaman. • Simbiosis ini menguntungkan bagi keduanya.

Menyebabkan kerusakan 4. Dapat dikonsumsi. Sebagai pengurai. . kesuburan tanaman. pada manusia dan hewan 3. Menghasilkan obat-obatan. Dapat meningkatkan pada tanaman.• Peranan Menguntungkan • Peran Merugikan 1. 2. 1. Menyebabkan penyakit 2.

feelings of intense heat or cold. muscle pain.ergot fungus. hallucinates. yellow face. Deadly Fungi • Amanitas is a group of mushrooms that causes symptoms similar to acute alcohol intoxication. Symptoms usually don’t begin until 10-12 hrs later. usually vomits before enough enters the bloodstream to be toxic. Causes vomiting. • Claviceps purpurea. • Psilocybe mixicana contains a chemical called psilocybin-acts like LSD. sharp senses. hysteria & hallucinations. from which LSD can easily be made. loses consciousness. Produces a dream-like state. lesions on hands & feet. Salem Witch Trials!! . 1-6 hrs. • Amanita phalloides is known as the “Death Angel” mushroom— accounts for over 90% of fatalities from mushroom poisoning. victim staggers. ground up with rye to make bread. Poison interferes with RNA transcription—victim dies from liver and kidney damage. Ergot contains lysergic acid. visions of colorful patterns. infects rye.

Amanita muscaria Amanita phalloides Psilocybe mixicana Claviceps purpurea .