You are on page 1of 27

INDONESIA RAWAN BENCANA

PERTEMUAN 5
ABDUL CHALIK MEIDIAN
PRODI S1 FISIOTERAPI
FAKULTAS FISIOTERAPI

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN
1. Mahasiswa mampu memahami kondisi indonesia yang
rawan bencana
2. Mahasiswa mampu memahami dasar manajemen bencana
di indonesia

HARI KESIAPSIAGAAN BENCANA NASIONAL 10 April 2017 Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan .

INDONESIA DAN BENCANA • Secara geografis Indonesia terletak pada rangkaian cincin api yang membentang sepanjang lempeng pasifik yang merupakan lempeng tektonik paling aktif di dunia.bnpb. atau sekitar 13% gunungapi aktif di dunia terletak di Indonesia. • Wilayah Indonesia sangat berisiko terjadi bencana hidrometeorologi (80%) • Identifikasi risiko sebagai rujukan inarisk. Indonesia memiliki 127 gunungapi aktif. • Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai busur gunungapi terpanjang di dunia.id 4 .go.

8 3 Erupsi 75 1. UNFPA.7 5 Longsor 274 40. 2015) 5 .No Jenis Bahaya  Jiwa Terpapar Kab/Ko (Juta Jiwa) ta 1 Gempabumi 386 148.1 tinggi & abrasi Sumber: Penduduk Terpapar Bencana Alam (BNPB. BPS.4 2 Tsunami 233 3.9 6 Gelombang 11.2 gunungapi 4 Banjir 315 63.

longsor. 2009) 6 . Hidro Trend: Bencana akan makin meningkat karena: 1) meteorologi 2500 Meningkatnya jumlah penduduk. 3526 3500 Dampak: Sebagian besar terjadi di negara-negara miskin 3000 dan sedang berkembang. Tren Bencana Global 5000 Kejadian Bencana Dunia: Bencana meningkat dan 76% 4499 4500 adalah bencana hidrometeorologi (banjir. 3) 2000 Degradasi lingkungan. kekeringan). dan 1500 5) Pengaruh perubahan iklim global. siklon Total 4000 tropis. 1000 616 Biologi 500 357 Geologi 0 1900-1909 1910-19 1920-29 1930-39 1940-49 1950-59 1960-69 1970-79 1980-89 1990-99 2000-09 Hydro-met Geological Biological Total Peningkatan kejadian bencana alam selama tiga dasawarsa terakhir mencapai hampir 350%. 2) Urbanisasi. 4) Kemiskinan. (Dalam laporan CRED .

DISASTERS HAPPEN ARE YOU READY  10” 7 .

Hasil survey di Jepang.70 % • Lain-Lain 0. Great Hansin Earthquake 1995.1% • Orang lewat 2.9 % • Teman/Tetangga 28. korban selamat karena diselamatkan oleh: • diri sendiri 35% • anggota Keluarga 31.60% • Tim SAR 1.90% 8 8 .

24/2007 adalah • Kurangnya waspada perangkat hukum pertama dan siapsiaga hadapi yang merubah paradigma PB dari responsif ke ancaman yang ada di preventif (pengelolalaan sekitarnya. risiko bencana) • Belum ada pelatihan . 24/2007 tentang PB dan risikonya disahkan  UU No.Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Mengapa perlu Latihan • Kurangnya Serentak ? pemahaman dan Mengapa 26 April ? kesadaran tentang karakteristik bencana  UU No.

Memperingati 10 Tahun disahkannya UU 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana  apa capaian 10 tahun? 2. Meningkatkan kesadaran. TUJUAN UMUM 1. kewaspadaan dan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi ancaman bencana  sadar aja gak cukup? . Promosi kegiatan “Latihan Evakuasi Mandiri” pada tanggal 26 April untuk dijadikan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Bencana yang dilaksanakan serentak 3.

TEMA : Membangun Kesadaran. Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana .

TAGLINE : SIAP UNTUK SELAMAT ! .

Meningkatkan kesadaran. .SASARAN 1. dan membangun budaya gotong royong. Meningkatkan partisipasi. 2. Mengukur tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan stakeholders baik di tingkat pusat maupun daerah dalam menghadapi ancaman bencana. kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. kerelawanan serta kedermawanan masyarakat. 3.

Bagaimana Negara Lain mempersiapkan masyarakatnya menghadapi bencana ? JEPANG Hari Pencegahan Bencana setiap tanggal 1 September melaksanakan gladi dan simulasi bencana nasional secara massal/serentak Amerika Serikat melakukan kegiatan Bulan Kesiapsiagaan Nasional. yang dilaksanakan setiap bulan September Korea Selatan Hari Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Bencana setiap bulan Mei .

Kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Kegiatan utama : • Uji Sirine Peringatan Dini Kegiatan tambahan : • Lomba film dokumenter kegiatan • Evakuasi Mandiri (Rumah. Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Bencana Sekolah. Pasar) • Lomba Jingle Kesiapsiagaan • Lomba design poster infografis • Uji Shelter se-Indonesia  kesiapsiagaan bencana • Lomba design maskot TES/TEA • Lomba menyusun materi/panduan kesiapsiagaan . Mall. RS. • Lomba foto dokumenter kegiatan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Bencana Pabrik. Gedung.

Nek.. UntukSelamat! .kita mesti ikuti arahan petugas dan kenali jalur evakuasinya …Kek!!! @AH @HKBN26APRIL Siap. untuk selamat SERUAN AKSI kita kan gak bisa lari LATIHAN EVAKUASI MANDIRI secepat mereka ? Ya .

UntukSelamat! @HKBN26APRIL . SERUAN AKSI LATIHAN EVAKUASI MANDIRI Bener gak sih titik kumpul itu Kenapa mesti adanya ditengah sepeda yang ada jalan raya? disitu ya? Siap.

Tagana. RS. dll)  Masyarakat umum . TARGET PESERTA • 10 JUTA ? • 15 JUTA ? • 20 JUTA ? Evakuasi Mandiri dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia TARGET PESERTA :  Pekerja atau pelaku dunia usaha  Aparat Pemerintah  Profesional dan karyawan swasta  Anggota TNI  Akademisi dan guru sekolah /  Anggota Polri madrasah  Aparatur pemerintah daerah  Mahasiswa dan murid sekolah / (termasuk pemadam madrasah kebakaran.

BASARDA Pertamina UI IOM. PMI. Plan.Danamon. (PSB) Oxfam. BNPP. BMKG. Kemendagri. Senkom. Kemenkes. Save The Kemkominfo. ITB Planas PRB. Dll BRI. Kemenpora Indonesia TAAT’s. . Garuda PRB. Damkar. Ristek Dikti. PLN. kesetiakawanan dan kedermawanan Pemerintah Pemerintah Private Sector Universit Masyarakat Daerah / Swasta as TNI. Pihak-Pihak Terkait Filosofi : • membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta • mendorong semangat gotong royong. Lingkar. HIPMI. PHRI. MDMC. KLHK Sinar Mas Group. Dinkes. Caritas. Dikbud BRI.Pramuka. KPPA. UGM Children. Forum PVMBG. POLRI BPBD BUMN. Baznas UPN MPBI.Dompet Kemenag. Pusat Studi Dhuafa. Bencana LPBI NU. Kemenko PMK. Kemendikbud. Jasamarga Dll HFI. KPB. Artha Graha.Dinsos. Kemensos. Diknas.

dll • Menyiapkan hashtag serentak untuk penyebaran informasi • Web. media cetak. Majalah. televisi. Pranata Humas Indonesia. Instagram dan website resmi HKBN. dsb (Nasional dan Daerah) Media Elektronik • Televisi (Nasional dan Daerah) • Radio (Nasional dan Daerah) Media Sosial: • Twitter resmi Kemkominfo. MEDIA MASSA Media Cetak Koran. animasi. Facebook resmi BNPB. dan materi sederhana yang terjadwal pada akun facebook. path dan Instagram. Kemkominfo • Penyebaran pesan. Buletin. dan twitter pribadi Tenaga Humas Pemerintah Pranata Humas. HKBN. Bakohumas. radio dan media luar ruang . • Penyebaran info melalui grup WA.

PEDULI TANPA AKSI IS NOTHING .

penilaian Lomba Rapat Evaluasi • Pembentukan kepanitiaan bulan Kegiatan • Sosialisasi 1 HKBN • Diseminasi dan Publikasi Minggu I Minggu Minggu 1 Januari Februari Maret 26 April Mei April III April Direktif • Rapat • Talkshow (4 • Latihan Internalisasi Maret) Kesiapsiagaan di • Sosialisasi ke-2 • Audiensi dg seluruh wilayah (17 Maret pimpinan yang berpartisipasi • Sosialisasi ke-3 : lembaga Bakohumas 30 Maret Maret • Korespondensi ke seluruh pelaku PB .Time Line • Rapat Persiapan • Sosialisasi di • Finalisasi Konsep Media Cetak • Penyusunan materi dan Radio • Latihan Kesiapsiagaan sosialisasi selama 1 • Seleksi.

• Jangan menyentuh kabel listrik karena berbahaya. seluruh peserta latih melakukan evakuasi (keluar gedung). (Ilustrasi) • Jangan gunakan elevator. usahakan memadamkan api sebisa mungkin.LATIHAN EVAKUASI KEBAKARAN • Petugas membunyikan peluit/alat bunyi lain. tetapi gunakan tangga darurat. yang menandakan dimulainya latihan • Saat mendengar alarm kebakaran / tanda peringatan dini untuk evakuasi. • Jika sumber api berada disekitar kita. (Ilustrasi)Apabila hendak membuka pintu. rabalah dan rasakan lebih dahulu pintunya untuk meyakinkan apakah di balik pitu tersebut ada api atau tidak. (Ilustrasi) • Gunakan Masker dan ikuti instruksi pihak berwenang dan berkompeten. Menggunakan alat pemadam api yang tersedia. menuju tempat berhimpun sementara (assembly area). (Ilustrasi) • Tinggalkan barang-barang yang bisa menyulitkan proses menyelamatkan diri. (Ilustrasi) .

(Ilustrasi) • Menuruni tangga dengan cara berjalan berturut-turut sesuai lebar tangga. Ikuti petunjuk tersebut. Berjalanlah cepat. bantulah orang disabilitas. upayakan naik ke atap gedung menggunakan tangga darurat agar tidak tercekik asap. (Ilustrasi) • Jika memungkinkan. lepaskan agar tidak menyulitkan langkah. hati-hati dalam bergerak sehingga tidak menimbulkan kepanikan yang mengakibatkan korban. segera keluar dari gedung mengikuti petunjuk atau jalur evakuasi. (Ilustrasi) • Apabila menggunakan sepatu hak tinggi. namun jangan berlari karena berisiko jatuh. atau mereka yang membutuhkan bantuan. (Ilustrasi) • Apabila berada di lantai dasar. tutuplah semua kaca dan pintu untuk menghambat meluasnya kebakaran. (Ilustrasi) • Dalam kondisi ramai. (Ilustrasi) • Jika memungkinkan. anak-anak. (Ilustrasi) . wanita hamil. floor warden akan memberikan petunjuk evakuasi.• Saat terjadi kebakaran. (Ilustrasi) • Apabila berada di lantai tinggi.

dan bernapaslah secara pendek. lepaskan segera karena membahayakan. jangan berteriak tetapi ketuklah benda di sekitar.• Bagi wanita yang mengenakan stoking. (Ilustrasi) • Jangan memutuskan berbalik arah karena bisa bertabrakan dengan penghuni gedung lain serta menghambat evakuasi. (Ilustrasi) • Bila pandangan tertutup asap. (Ilustrasi) • Kepanikan bisa membuat seseorang tidak menyadari jika anggota tubuhnya terluka. dinding. (Ilustrasi) • Jika terjebak dalam kebakaran dan tidak bisa bergerak. atau tangga. (Ilustrasi) . (Ilustrasi) • Tetaplah berada menuju tempat berhimpun sementara (assembly area) dan beri kabar pada keluarga jika memungkinkan. berjalanlah dengan merayap pada lantai. Saling melihat kondisi satu sama lain adalah pilihan yang baik untuk saling menyelamatkan. (Ilustrasi) • Hindari bersentuhan dengan kabel atau sumber listrik.

Kepastian tersebut dapat diperoleh setelah dilakukan pengecekan terhadap seluruh penghuni yang selamat dan berada di tempat berhimpun tersebut. (Ilustrasi) • Kesalahan informasi bisa membahayakan. pastikan dengarkan informasi dari sumber terpercaya (pihak berwenang) saat berada di titik kumpul. • Petugas membunyikan peluit panjang/tanda bunyi lain yang menandakan latihan berakhir (ilustrasi) • Tim penggendali latihan menyatakan latihan selesai dilaksanakan masyarakat dan tim evaluator memberitahukan hasil evaluasi berupa rekomendasi untuk penyelenggaraan maupun substansi latihan. . Jadi. (Ilustrasi) • Pengelola (manajemen) gedung memastikan apakah ada di antara penghuni gedung yang mungkin terperangkap di dalam dan perlu pertolongan segera. gunakan senter untuk mencegah tersandung dan jatuh. termasuk memberikan masukan bagian persiapan yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.• Ketika proses evakuasi berlangsung malam hari.

id .ks. SMS 0812-9559 0090.com Website: http://www.go.. Pramuka Kav.bergabung latihan. Pusdalops: 0812-123 7575 E-mail: bnpb..bnpb. kita siap untuk selamat! Infobencana BNPB @BNPB_Indonesia BNPB Indonesia BNPB_Indonesia BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA Graha BNPB. Jl.. TERIMA KASIH AYO !!.ps@gmail.. 38 Jakarta 13120 Telp/Fax: 021-21281200.