You are on page 1of 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN

A DENGAN KEJANG DEMAM

NAMA : SILVI SEPTIYANI


NIM : 40214025
IGD RSUD “NGUDI WALUYO” WLINGI
DEFINISI KEJANG DEMAM ADALAH SUATU KONDISI SAAT TUBUH ANAK
SUDAH TIDAK DAPAT MENAHAN SERANGAN DEMAM PADA SUHU TERTENTU,
KEJANG DEMAM ADALAH KEJANG YANG TERJADI PADA SUHU TINNGI
SUHU TUBUH INI DISEBABKAN OLEH KELAINAN EKSTRAK RANIAL (
LAMBAROBING, 2010)
Klasifikasi kejang
1. kejang demam sederhana
 Dikeluarga penderita tidak ada riwayat epilepsi
 Sebelumnya tidak ada riwayat cidera otak oleh penyakit apapun
 Serangan kejang yang pertama terjadi antara usia 6 bulan-6
tahun Kejang tidak bersfiat tonik klonik
 Tidak didapat gangguan abnormalitis neurologiis
 ‘Kejang tidak berulang dalam waktu singkat
2. Kejang demam kompleks
Terdapat gangguan penurunan kesadaran walaupun
pada awalnya sebagai kejang persial simpleks. Dapat mecakup
otomatisme atau gerakan otonmatik, mengacap ngecap bibirr,
mengunyah, gerakan tangan.
Etiologi

 Demam tinggi
 Efek produk toksik dan mikrooganisme terhadap
otak
 Respon alergi atau keadaan umum yang
abnormal
 Perubahan cairan dan elektrolit
 Faktor prediposisi
 a. riwayat kejang keluarga
 b. angka kejadian neurologis minor sebelumnya
juga tinggi tetapi kelainan neurologis biasanya
jarang terjadi
Manifestasi klinis

 Menurut arif masjoer 2010 kejang demam umumnya


berlangsung singkat yaitu berupa serangan kejang
klonik atau tonik klonik bilateral. Bentuk kejang
demam yang lain terjadi seperti mata terbalik keatas
disertai kekakuan atau kelemahan, gerakan
sentakan berulang tanpa didahului dengan kekakuan
atau dengan sentakan atau kekakuan fokal.
Sebagian besar kejang demam belangsung selama 6
menit dari kurang 8% berlangsung selama lebih dari
15 menit atau sering kali berhenti dengan sendirinya
setalah kejang berhenti anak tidak memberikan
reaksi apapun untuk sementara waktu tetapi setelah
beberapa detik anak terbangun dan sadar kembali
tanpa ada defisit neurologis.
Keadaan pasien

 Nama : An A
 No RM : 103178
 Diagnosa medis : kajang demam sedehana
 Tanggal/jam masuk :10-10-2018 pukul 10.00

 Keluhan pasien : pasien datang dengan


mengeluh kejang pada saat perjalanan
menuju rumah sakit
Analisa data

 Ds : pasien datang dengan mengeluh kejang


pada saat perjalanan menuju rumah sakit
 DO : Klien gelisah , menangis
 Nadi : 123x/menit
 Rr : 24x/ menit
 Suhu : 35,9
Kolaborasi terapi

 Pasien diberikan masker oksigen 6lt/ menit


 Pasien diberikan injeksi ondasetron 2x 1,5
mg
 Kemudian ranitidin 2x15 mg diberikan iv Ds
½ Ns 1250 ml/hari
Evaluasi

 Jam 10.50
 S : klien tampak tenang
 O : keadaan umum cukup
wajah klien rileks
n: 120x/ menit
Suhu : 35,9
A: masalah teratasi
P: pasien dibawa keruang anggrek jam 14.00