You are on page 1of 18

Asuhan Keperawatan

Pada Klien Dengan Gangguan Wicara

Nurlinawati, S.Kep.,Ners.,M.Kep

Universitas Jambi
2015
Bahasa
rangkaian simbolik yang tersusun
secara sistematik dan mengandung
pengertian bila di ekspresikan
secara verbal, sehingga pikiran dan
perasaan si pembicara dapat di
ketahui oleh lingkup sekitar.
Bicara / Wicara
• i
Suatu tingkah laku manusia yang
bersifat individual untuk
melakukan komunikasi dengan di
dasari pikiran dan perasaan,
diekspresikan sebagai bunyi
bahasa dengan mengunakan alat –
alat ucap
Faktor yang mempengaruhi
perkembangan wicara

1
• Faktor Fisiologis

2
• Faktor Psikologis
Faktor Fisiologis
Rangkaian pola
menghisap,menelan, mengunyah
dan mengoceh yang menunjukan
kemampuan bayi dalam memulai
bicara
Faktor Psikologis
Lingkungan mendukung proses bicara pada
perkembangan seseorang, apabila stimulus
dilingkungan kurang terpenuhi dapat
mengakibatkan keterlambatan dalam bicara
EX : - Apabila anak berada dilingkungan yang tidak
pernah diajarkan berkata-kata
- Adanya trauma psikologis yang berat
- Kurangnya perhatian selama perkembangan
wicara
- Kurangnya rangsangan orang tua atau lingkungan
sekitar
Riwayat Perkembangan Wicara

Neonatus Remaja Dewasa

School
Inflant Geriatry
age

Toddler Preschool
Macam-macam gangguan wicara

angguan bidang suara


• Gangguan • Gangguan • Gangguan •
bidang bidang bidang Gangguan
wicara bahasa suara Kelancaran
irama
Gangguan bidang bicara

Disaudia/bolot

Disglosia/huruf Disartria/Kaku

Dislogia/intelektual Dislalia/cadel
Gangguan Bidang Bahasa

Aphasia Sensorik
• Ketidakmampuan klien dalam memahami
isis pembicaraan
Aphasia Motorik
• Klien mampu memahami isi pembicaraan
tetapi tidak mampu mengekspresiakan
pembicaraan
Gangguan di bidang suara
Gangguan komunikasi akibat
penyimpangan atau tidak
sempurnanya proses produksi suara,
etiologinya adalah kelumpuhan pita
suara kanan atau kiri
Cth. Pada klien gangguan jiwa halusinasi
karena ditakut-takuti waktu kecil
Gangguan kelancaran irama
• Gagap
Dimulai pada usia 1-5 tahun, merupakan masa
yang peka dalam berbahasa,
ex : mamamamamama.................
• Latah
Suara-suara sebelum diolah/ atau
dipersepsikan sudah balik lagi
Asuhan Keperawatan
Pengkajian
 apakah klien tidak bisa mengungkapkan
kata/artikulasi seperti bilabial
 Apakah klien memiliki riwayat penyakit
stroke
 Apakah klien pernah mengalami operasi
laringektomi
 Apakah klien setipa berkata-kata terbata-
bata, cadel,latah ataukah gagap
Diagnosa Keperawatan
• Gangguan dalam berkomunikasi verbal
• Harga diri terganggu
• Kurang Pengetahuan pada klien/orang
tua
• Ketidakmampuan merawat klien
• Koping individu/keluarga tidak efektif
Intervensi
• Tujuan : Meningkatkan kemampuan klien dalam
berkomunikasi verbal
Intervensi :
- Jadilah pendengar yang baik
- Face to Face
- Jangan mengatakan kata-kata yang salah
- latih terus kemampuan klien dalam memahami
kata-kata
- Sadarkan klien jika salah mengatakan sesuatu
- kolaborasi
Cont...........................
• Diskusikan dengan klien dan keluarga, masalah
ganggua wicara yang dihadapi klien agar klien
dan keluarga dapat memahami adanya gangguan
• Jelasakn pada klien dan keluarga penyakit,
pengobatan, dan perawatannya
• Dampingi klien saat merasakan ketidakmampuan
• Berikan Support pada klien dan keluarga
mengenai kondisinya
• Libatkan keluarga dalam perawatan selama klien
di RS
Evaluasi
• Hasil yang diharapkan :
1. Kemampuan klien dalam berkomunikasi
verbal secara berangsur-angsur baik
2. Harga diri klien tinggi
3. Pemahaman klien dan keluarga meningkat
4. Klien mampu merawat diri sendiri
5 . Koping klien dan keluarga meningat