You are on page 1of 15

AKHLAQ TERHADAP

ORANG TUA

Oleh: Diajeng Wulandari


Pengertian Akhlaq
 Akhlak merupakan bentuk jamak dari kata
khuluq, berasal dari bahasa Arab yang berarti
perangai, tingkah laku, atau tabiat.

 Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku


seseorang yang didorong oleh suatu keinginan
secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan
yang baik. Akhlak ialah buah dari keimanan yang
kuat kepada sesuatu yang dipercaya dan akhlak
baik merupakan buah dari iman kepada Allah
SWT.
Pembagian Akhlaq
1. Akhlak Mahmudah
• Jujur (Ash-Shidqu)
• Berprilaku baik (Husnul Khuluqi)
• Malu (Al-Haya')
• Rendah hati (At-Tawadlu')
• Murah hati (Al-Hilmu)
• Sabar (Ash-Shobr)
2. Akhlak Mazmumah
• Ujub dan takabur
• Riya dan Sum’ah
• Malas dan Tamak
• Dendam dan iri hati
• Fitnah dan penipuan
• Bohong dan khianat
• Bakhil dan takut miskin dan Segala macam perbuatan
yang tidak menyenangkan lagi melanggar perintah
Allah dan Rasul serta melanggar syari’at agama
Ruang Lingkup Akhlak
Ruang lingkup akhlak secara umum dengan
kaitannya dengan hubungan sosial seorang
manusia
• Akhlak Pribadi
• Akhlak Beragama
• Akhlak Berkeluarga
• Akhlak Bermasyarakat
• Akhlak Bernegara
Akhlak Beragama
• Akhlaq terhadap Kholik
Allah menciptakan manusia tidak hanya sebagai kelengkapan, tetapi
berfungsi sebagai makhluk. Allah SWT adalah Al-Khaliq (Maha
pencipta) dan manusia adalah makhluk (yang diciptakan). Manusia
wajib tunduk kepada peraturan Allah

• Akhlaq terhadap Makhluk


 Apabila berjumpa maka ucapkanlah salam
 Apabila ia mengundangmu maka penuhilah undangan itu
 Apabila meminta nasehat maka berilah nasihat
 Apabila ia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah
 Apabila ia sakit maka tengoklah
 Apabila ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya
Akhlak Terhadap Makhluk
 Akhlaq terhadap diri sendiri
Manusia yang bertanggung jawab ialah pribadi yang mampu
bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

 Akhlak terhadap orang tua


Seorang muslim wajib memberi penghormatan yang besar
terhadap ayah dan ibunya. Memelihara mereka dihari tuanya,
mencintai mereka dengan kasih sayang yang tulus serta
mendoakan setelah mereka tiada.

 Akhlak kepada makhluk Allah selain manusia


Selain harus berperilaku baik dalam kehidupan manusia,
akhlak juga melingkupi cara bersikap terhadap alam, binatang,
tumbuhan, kepada yang ghaib, dan semesta alam.
Akhlak Terhadap Orang Tua
A. Berbakti Kepada Orang tua
Berbakti (Al Birr) adalah kata yang mencakup kebaikan dunia
dan akhirat, berbakti kepada kedua orang tua adalah dengan
berbaik kepada keduanya, memenuhi hak-hak keduanya, dan
mentaati keduanya.

B. Tuntunan Akhlak kepada Kedua Orang Tua


tuntunan akhlak kepada kedua orang tua berdasarkan Al-
Quran dan sabda Rasulullah SAW.

 Menaati Perintah Orang Tua


Mengacu pada hadist Rasulullah SAW bahwasanya keridhaan
dan kemurkaan Allah bergantung pada keridhaan dan
kemurkaan orang tua
 Menolak Perintah Orang Tua untuk bermaksiat kepada Allah dan
Rasul-Nya dengan cara yang baik

Jika kedua orang tua memberikan suatu perintah untuk berbuat


bermaksiat kepada Allah dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan
iman mereka, Allah memberikan petunjuk mengenai bagaimana cara-
cara yang bijak untuk menolak perintah mereka dengan tujuan tetap
menjaga hubungan baik dengan keduanya. dijelaskan pada
QS. Luqman, 14-15
QS. Al – Ankabut : 8
juga tertera pada hadis Rasulullah SAW, yaitu :
Asma binti Abu Bakar berkata bahwa suatu hari, ia didatangi
oleh ibunya yang masih syirik. Maka Asma meminta fatwa kepada
Rasulullah, “Ya Rasulullah, ibuku mendatangiku dan menginginkan aku
berbuat baik kepadanya. Apakah aku boleh menyambung
persaudaraan dengannya?”. Rasulullah menjawab : “Ya, Sambunglah.” (
Diceritakan dalam HR. Bukhari dan Muslim).
 Berkata Sopan dan Tidak Melukai Hati Orang Tua
Dalam berkata kepada orang tua kita harus memperhatikan adab berbicara
yang baik, sopan, dan tidak melukai hati kedua orang tua, seperti yang tertera
dalam QS. Al- Isra ayat ke 23
‫ضى‬ َ َ‫سانا ً َو ِب ْال َوا ِل َدي ِْن ِإيَّاهُ ِإالَّ ت َ ْعبُدُواْ أَالَّ َرب َُّك َوق‬
َ ‫ِإ ْح‬
‫ف لَّ ُه َما تَقُل فَالَ ِكالَ ُه َما أ َ ْو أ َ َح ُد ُه َما ْال ِك َب َر ِِن َد َك َي ْبَُُ ََّن‬ٍّ ُ ‫َوقُل ت َ ْن َه ْر ُه َما َوالَ أ‬
-٢٣- ‫َك ِريما ً قَ ْوالً لَّ ُه َما‬
“Dan Tuhan-mu telah Memerintahkan agar kamu jangan menyembah
selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di
antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam
pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada
keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan
ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

 Merawat Orang Tua Lanjut Usia dengan Sabar dan Ikhlas


Pada QS. Al-Isra ayat 23 dan 24 dijelaskan bahwasanya kita harus lebih
berhati-hati dalam berkomunikasi dengan orang tua kita yang sudah lanjut
usia, berlaku sabar dalam menghadapi penurunan kondisi fisiknya, serta terus
mengakui dan menghargai mereka dengan penuh kasih sayang.
 Menghormati Orang Tua Yang Lain
Bersikap baik kepada orang tua yang lain sama
dengan menghormati orang tua kita sendiri, dan
sebaliknya apabila kita menghardik maupun
membentak orang tua orang lain, itu sama dengan
tidak menghargai orang tua kita sendiri
Rasulullah bersabda: “ Termasuk dosa besar adalah
seseorang yang mencela kedua orangtuanya.”
Lantas sahabat bertanya : “ Ya, rasulullah apakah
mungkin seseorang mencela kedua orang tuanya ?”
beliau menjawab “ Ya. Dia mencela bapak orang
lain, lalu orang tersebut mencela bapaknya “ (HR.
Muslim).
 Mendoakan Orang Tua Semasa Hidup dan Sepeninggalnya

 Ashshalatu ‘alaihima yakni mendoakannya setiap saat maupun


seusai sholat dengan doa yang tercantum dalam QS. Al – Isra : 24
atau dengan bahasa kita masing-masing.

 Al- Istighfaru lahuma yakni memohonkan ampunan kepada Allah


SWT agar Allah mengampuni dosa – dosa orang tua kita. Seperti doa
nabi Nuh yang tercantum dalam QS. Nuh : 28, yaitu :

• ِ ‫ي ِلي ا ْغ ِف ْر َر‬
‫ب‬ َ ِ‫َو ِل ُْ ُمؤْ ِمنِينَ ُمؤْ ِمنا ً بَ ْيت‬
َّ ‫ي َد َخ َل َو ِل َمن َو ِل َوا ِل َد‬
• -٢٨- ِِ ‫الظا ِل ِمينَ ت َ ِز ِد َو َال َو ْال ُمؤْ ِمنَات‬ َّ ‫تَبَارا ً ِإ َّال‬
• “Ya Tuhan-ku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang
memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang
beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau
Tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran.”
 Al-Infadzu ‘ahdihima yakni meneruskan cita-cita kedua
orang tua. Seperti memakmurkan masjid yang menjadi
wakafnya, maupun pergi haji untuk meneruskan cita-
cita orang tua yang belum tercapai (bukan untuk
menghajikan, dikarenakan orang meninggal sudah
terputus segala kewajiban ibadahnya).

 Ikramu shadiqihima yakni menghormati dan


bersilaturahmi kepada teman-teman atau sahabat
karib kedua orang tua.

 Shilaturahmi allati la rahima laka yakni bersilaturahmi


kepada orang-orang yang belum sempat dikenalkan
kepada kita oleh orang tua kita semasa hidupnya.
C. Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua

• Termasuk Amalan Yang Paling Mulia


• Merupakan Salah Satu Sebab-Sebab Diampuninya
Dosa
• Mustajabudda’wah
• Termasuk Sebab Masuknya Seseorang Ke Surga
• Termasuk Sebab Masuknya Seseorang Ke Surga
• Merupakan Sebab keridhaan Allah
• Investasi Amal Sholeh
TERIMAKASIH....