You are on page 1of 28

Vertigo Vestibular Perifer

Pembimbing
dr. Acmad Faqih Sp.S
Disusun oleh
Aseng

DEPARTEMEN NEUROLOGI RUMAH SAKIT


UNIVERSITAS TANJUG PURA
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2017
 Nama : Ny. S
 Umur : 37 tahun
 Jenis kelamin : Perempuan
 Agama : Islam
 Alamat : Jl. Purnama
 Pendidikan : SMA
 Pekerjaan : Ibu rumah tangga
 Masuk RS : 11-07-2017
 No RM : 01-47-71
Anamnesis
Keluhan utama
- pusing berputar
Riwayat penyakit sekarang
-pasien datang dengan keluhan pusing berputar sejak 6 jam
SMRS, pusing berputar terus menerus, pasien merasakan
lingkungan disekitar pasien berputar, pusing dirasakan
semakin memberat jika dibawa berdiri dan membuka mata,
membaik jika dibawa berbaring dan memejamkan mata,
pusing disertai mual, muntah disangkal, telinga berdenging,
kaki dan tangan terasa kesemutan, demam disangkal
Riwaya penyakit dahulu
-Riwayat vertigo (+)
-Hipertensi (-)
-DM (-)
-kelaianan jantung (-)
-Alergi (-)
Riwayat penyakit keluarga
-Tidak ada
Riwayat kebiasaan
-Terlambat tidur
Riwayat sosial
-Ibu rumah tangga
Sistem serebrospinal : tidak ada kelyhan
Sistem kardiovaskuler : tidak ada keluhan
Sistem respirasi : tidak ada keluhan
Sistem gastrointestinal : tidak ada keluhan
Sistem muskuloskletal : kesemutan pada tangan
dan kaki
Sistem integumentum : tidak ada keluhan
Sistem urogenital : tidak ada keluhan
Pasien perempuan usia 37 tahun datang dengan keluhan
pusing berputar disertai mual, telinga berdenging, kaki
dan tangan kesemutan, pusing membaik jika dibawa
berbaring dan menutup mata, sebelumnya sudah pernah
Mengalami keluhan serupa, riwayat penyakit hipertensi
DM, kelaianan jantung disangkal.
Diagnosa Klinis:
Pusing Berputar
Diagnosa Topis:
Organ vestibular perifer
Diagnosa etiologis:
Vertigo vestibular perifer
KU: compos mentis, GCS E4V5M6
Tanda vital
TD : 110/70 mmHg
RR : 20 x/menit
N : 63 x/menit (reguler)
T : 36,3oC
SpO2: 98 %
Motorik: Dalam Batas normal
Sensorik: Paresthesia ektremitas atas dan bawah
-Test nistagmus
Test nistagmus positif (horizontal)
- Test rhomberg
Pasien jatuh ke satu sisi
Diagnosa Klinis:
Pusang Berputar
Diagnosa Topis
Organ vestibular perifer
Diagnosa etiologis
BPPV
Non-medikamentosa
Vestibular exercise dengan metode brand daroff Pasien
duduk tegak di pinggir tempat tidur dengan dengan
kedua tungkai tergantung, dengan kedua mata tertutup
baringkan tubuh dengan cepat kesalah satu sisi,
pertahankan selama 30 detik, setelah itu duduk
kembali. Setelah 30 detik, baringkan dengan cepat ke
sisi lain. Perahankan selama 30 detik, lalu duduk
kembali,. Lakukan latihan ini 3 kali pada pagi hari,
siang dan malam hari masing-masing diulang 5 kali
serta lakukan selama 2 minggu atau 3 minggu.
Medikamentosa
IVFD RL 20 tpm
Inj Dipenhidramin 4x10 mg
Inj Metoclopramid 4x10 mg
Inj Ranitidin 2x0 mg
Po: Mertigo 3x 12 mg
Ad vitam : dubia ad bonam
Ad functionam: dubia ad bonam
Ad sanationam: dubia ad malam
12 juli 2017
S:-Pusing berputar berkurang
-kesemutan pada tangan dan kaki
O : KU: Compos mentis
TD 97/60 mmHg
HR 97x/min
RR 20x/min
T 36,4 0C
A : Diagnosa Klinis: Pusang Berputar
Diagnosa Topis: Organ vestibuler perifer
Diagnosa etiologis: BPPV
Problem:
-Pusing berputar
-Paresthesia pada ektremitas atas dan bawah
-Penegakan diagnosis
P : -IVFD RL 20 tpm
-inj Dipenhidramin 4x10 mg
-inj Metoclopramid 4x 10 mg
-inj Ranitidin 2x50 mg
Po: Mertigo 3x 6 mg
13 Juli 2017
S: -Pusing berputar sudah tidak ada
-kesemutan pada tangan dan kaki
O : KU: Compos mentis
TD 103/70 mmHg
HR 60 x/min
RR 20x/min
T 36,5 0C
A : Diagnosa Klinis: Pusang Berputar
Diagnosa Topis: Organ vestibuler perifer
Diagnosa etiologis: BPPV
Problem
-Paresthesia pada ektremitas atas dan bawah
-Penegakan diagnosis
P : -IVFD RL 20 tpm
-inj Dipenhidramin 4x10 mg
-inj Metoclopramid 4x 10 mg
-inj Ranitidin 2x50 mg
Po: Mertigo3x 6 mg
Vertigo adalah adanya sensasi gerakan atau rasa gerak
dari tubuh atau lingkungan sekitarnya dengan gejala
lain yang timbul, terutama dari jaringan otonomik yang
disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh
oleh berbagai keadaan atau penyakit.
Vertigo sering dijumpai, kira-kira 107 kasus per
100.000 penduduk, dan lebih banyak pada perempuan
serta usia tua (51-57 tahun). Jarang ditemukan pada
orang berusia dibawah 3-5 tahun yang tidak memiliki
riwayat cedera kepala.
Keadaan lingkungan, Obat-obatan : alkohol,
gentamisin , Kelainan Telinga, Peradangan saraf
vestibuler, Kelainan Neurologis : tumor yang
menekan saraf vestibularis, Kelainan sirkularis
Pusing, kepala terasa ringan, rasa terapung, terayun,
mual, keringat dingin, pucat, muntah, sempoyongan
waktu berdiri atau berjalan, nistagmus. Gejala dapat
diperhebat dengan berubahnya posisi kepala.
-Anamnesis
-Pemeriksaan fisik
Tes keseimbangan
Tes melangkah di tempat (stepping test)
Tes salah tunjuk (past-pointing)
Manuver Nylen-Barany atau Hallpike
Nistagmus
-laboratorium
-radiologi
Fisiologi
Mabuk gerakan (motion sickness)
Mabuk ruang angkasa ( space sickness)
Vertigo ketinggian (height vertigo)
Patologi
Vertigo non vestibular
Vertigo vestibular
-Vertigo sentral
-Vertigo perifer
Terdapat tiga jenis vertigo perifer:
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)
Ménière’s disease
Vestibular Neuritis
Medikamentosa
-Antihistamin
Betahistin
Dimenhidrinat
Difenhidramin Hcl
-Antagonis Kalsium
Cinnarizine
Fenotiazine
-Obat penenang
-Obat Anti Kholinergik
Telah diperiksa seorang pasien perempuan, 37 tahun
pada tanggal 11 Juli di Poliklinik Neurologi RSP
UNTAN dengan diagnosis Benign Paroxysmal
Positional Vertigo (BPPV).
Pada pasien ini ditegakkan diagnosis BPPV, karena
ditemukan tanda yang memenuhi kriteria untuk BPPV
yaitu: Rasa pusing berputar yang akut, disertai mual,
diperberat karena perubahan posisi yang menjadi poin
diagnostik untuk kasus ini.
Untuk mendukung diagnosis ke arah BPPV perlu
dilakukan tes provokasi nistagmus. Tes provokasi akan
menyebabkan timbulnya nistagmus. Arah nistagnus
dapat dinilai untuk menentukan jenis vertigo. Pada
vertigo tipe perifer akan timbul nistagmus yang bersifat
horizontal maupun rotatoar.
Terapi yang diberikan pada pasien ini terdiri atas terapi
non-medikamentosa, simptomatik, dan obat penekan
fungsi vestibuler.
-Pasien perempuan 37 tahun mengalami BPPV
-Vertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak
atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita
bergerak atau berputar, yang biasanya disertai dengan
mual dan kehilangan keseimbangan.
-Vertigo diklasifikasikan menjadi dua kategori berdasarkan
saluran vestibular yang mengalami kerusakan, yaitu vertigo
perifer dan vertigo sentral.
-Pada kasus ini terapi yandiberikan berupa
terapinonmedikamentosa dan terapi medika mentosa. Terjadi
perbaikan keluhan setelah diberi terapi.