You are on page 1of 8

PEMBUATAN SABUN BATANG DENGAN

EKSTRAK BATANG NANAS

Nama kelompok : - Ahmad Ardyansyah Oktafandhi


- Isnan Hartanto Rahmadan
PENGERTIAN

SABUN

Sabun adalah bahan yang digunakan untuk mencuci ataupun membersihkan hal
apapun yang bersifat kotor atau bernoda secara fisik,. Sabun yang dibuat dengan
naoh dikenal dengan sabun keras
(hard soap) atau yang biasa kita sebut sebagai sabun batang, sedangkan sabun
yang dibuat dengan KOH dikenal dengan sabun
lunak (soft soap) atau yang biasa kita ketahui dengan sebutan sabun cair.

NANAS

Tanaman nanas mempunyai nama ilmiah (ananas comosus. Merr.) Nanas


termasuk famili bromeliaceae. Perawakan (habitus) tumbuhannya rendah, herba
(menahun) dengan 30 atau lebih daun yang panjang, tingginya antara 90-100 cm.
Buah ini berasal dari brasil, amerika selatan, buahnya dalam bahasa inggris
disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus.
KANDUNGANNYA

NANAS

Buah nanas mengandung enzim bromelain, dektrosa, sakarosa, asam organik,


ergosterol, peroksida, asam ananasat, asam sitrat. Bromelain dapat diperoleh
dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam
jumlah yang berbeda. Kandungan enzim bromelain lebih banyak terdapat pada
batang yang selama ini kurang dimanfaatkan (rukmana,1996).
Enzimbromelain ini secara ilmiah terbukti mampu mengurangi dan memecah
ikatan glutanin-alanin dan arginin-alanin. Hal inilah yang mampu menurunkan
jumlah koloni candida albicans yang merupakan salah satu jamur penyebab
keputihan. Pada uji pendahuluan didapatkan ekstrak batang nanas konsentrasi
3% dapat menghambat pertumbuhan jamur candida albicans
ALAT DAN BAHAN

Untuk bahan-bahan yang Untuk alat-alat yang


diperlukan yaitu: diperlukan yaitu:
1. minyak jaitun 1. blender
2. minyak jarak 2. panci
3. minyak kelapa sawit 3. kompor
4. kaustik soda 4. cetakan
5. ekstrak batang nanas 5. spatula
KANDUNGANNYA
MINYAK JAITUN

Minyak zaitun diperoleh dari ekstraksi buah zaitun. Minyak zaitun


dengan kualitas tinggi memiliki warna kekuningan. Sabun yang berasal
dari minyak zaitun memiliki sifat yang keras tapi lembut bagi kulit.
Minyak zaitun secara alami juga mengandung beberapa senyawa yang
tak tersabunkan seperti fenol, tokoferol, sterol, pigmen, dan squalen.
Selain digunakan untuk masakan, minyak zaitun juga dapat digunakan
untuk perawatan kecantikan.
KANDUNGANNYA

MINYAK KELAPA

Minyak kelapa merupakan hasil ekstraksi kopra atau daging buah kelapa
segar. Di pasaran, harga minyak kelapa dua kali lebih mahal apabila
dibandingkan dengan minyak kelapa sawit. Asam-asam lemak dominan
yang menyusun minyak kelapa adalah asam laurat dan asam miristat,
yang merupakan asam-asam lemak berbobot molekul rendah. Minyak
kelapa adalah salah satu jenis minyak dengan kandungan asam lemak
yang paling kompleks.
KANDUNGANNYA
MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL)
Minyak kelapa sawit merupakan hasil pemasakan buah sawit. Minyak
kelapa sawit berwarna jingga kemerahan karena kandungan zat warna
karotenoid, sehingga harus dipucatkan terlebih dahulu jika akan
digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun.
Sabun yang terbuat dari 100% minyak sawit akan bersifat keras dan
berbusa sedikit namun tahan lama, kekerasan ini disebabkan kandungan
asam palmitatnya yang cukup besar. Oleh karena itu, apabila akan
digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun, minyak kelapa sawit
harus dicampur terlebih dahulu dengan bahan lain
KANDUNGANNYA

Alkali

jenis alkali yang umum digunakan dalam proses saponifikasi adalah


naoh, KOH, na2co3, NH4OH, dan etanolamin. Naoh (soda kaustik)
merupakan alkali yang paling banyak digunakan dalam pembuatan
sabun keras. Kalium hidroksida banyak digunakan dalam pembuatan
sabun cair karena sifatnya yang mudah larut dalam air. Sabun yang
dibuat dari natrium hidroksida dikenal dengan sebutan sabun keras
(hard soap).