You are on page 1of 52

Pengertian

Arthropoda (berasal dari kata latin arthros = ruas


atau sendi dan podos = kaki) adalah hewan yang
memiliki kaki dan tubuh beruas ruas atau berbuku-
buku, triploblastik dan selomata (berongga tubuh
sejati)
Ciri-ciri Arthropoda
1. Tubuh tersegmentasi.
2. Banyak kaki bersendi atau anggota badan.
3. Terdapat eksoskeleton.
Ini adalah kerangka eksternal. Seperti baju besi,
melindungi tubuh arthropoda. Ketika
arthropoda lahir eksoskeleton yang lembut tapi
mengeras dengan cepat.
4. Berdarah dingin.
Arthropoda adalah berdarah dingin – yang
berarti, suhu tubuh mereka tergantung pada
suhu lingkungan sekitar mereka.
5. Umumnya mengalami metamorfosis
6. Tubuh terdiri dari kepala (caput), thorax, dan
abdomen (perut)
Struktur tubuh
• Tubuh Arthropoda terdiri atas segmen-segmen yang dapat dibedakan menjadi bagian kepala (kaput),
dada (toraks), dan perut (abdomen).
• Tubuh Arthropoda terbungkus oleh kutikula atau suatu kerangka luar (eksoskeleton) dan zat kitin. Suatu
saat, Arthropoda harus melepaskan eksoskeletonnya yang lama dan menyekresi eksoskeleton baru yang
lebih besar sesuai dengan ukuran tubuhnya. Proses pelepasan eksoskeleton disebut molting atau
ekdisis. Pada masa molting, hewan bersembunyi, tidak makan, dan rentan terhadap pemangsa.
• Sistem pencernaan makanan Arthropoda lengkap, mulai dan mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus.
• Sistem peredaran darah terbuka, terdiri atas jantung, arteri pendek, dan sinus. Sinus merupakan ruangan
yang mengelilingi jaringan dan organ. Kumpulan sinus disebut hemosol. Cairan darah pada Arthropoda
disebut hemolimfa.
• Arthropoda bernapas dengan insang, sistem trakea, paru-paru buku, atau permukaan tubuhnya. Sistem
trakea terdiri atas saluran udara yang bercabang-cabang. Pertukaran udara terjadi melalui lubang-lubang
respirasi pada setiap segmen tubuh yang disebut spirakel atau stigma.
• Alat ekskresi berupa tubulus Malpighi atau kelenjar ekskresi.
• Sistem saraf berupa sistem saraf tangga tali yang dilengkapi dengan ganglia atau otak. Organ sensori
Arthropoda berkembang baik, yaitu mata untuk penglihatan, antena untuk sentuhan dan penciuman,
dan reseptor olfaktori sebagai indra penciuman.
Reproduksi
• Reproduksi seksual arthropoda terjadi melalui
perkawinan
• Reproduksi aseksual arthropoda terjadi dengan
Partenogenesis, dimana sel telur yang tidak dibuahi
oleh sperma akan tumbuh menjadi individu jantan
yang memiliki jumlah kromosom separuh dari
individu betina. Ini terjadi pada arthropoda yang
hermafrodit
Arthropoda

Hexapoda Crustacea Arachnida Myriapoda


Hexapoda
Ciri ciri hexapoda
• Memiliki kaki yang berjumlah 6
Klasifikasi Hexapoda
Hexapoda dibagi menjadi dua kelas, yaitu :
o Inthognata
o Insecta
Enthognata
Ciri-ciri :
• Memiliki alat mulut yang tidak tampak jelas dari luar
• Tidak memiliki sayap
• Hidup di tanah sebagai detritivor
Enthognata dibagi menjadi 3 ordo, yaitu :
• Collembola, contoh : Isotoma viridis
• Diplura, contoh : Campodea staphylinus
• Protura, contoh : Acerentomon sp
Contoh Entognatha
Isotoma viridis
Collembola

Acerentomon sp. Campodea staphylinus


Protura Diplura
Insecta
Ciri-ciri :
1. Habitat : hidup di semua tempat, kecuali di laut
2. Tubuh terdiri dari:
a. Caput/kepala
b. thorax/dada
c. abdomen
3. Memiliki 3 pasang kaki yang terletak pada thorax
4. Daur hidupnya mengalami metamorfosis
5. Memiliki mulut dengan berbagai tipe.
6. Umumnya bersayap
7. Memiliki sistem respirasi trakea
Struktur Tubuh Insecta

Kepala
terdapat mata, sepasang
antena, serta sepasang
rahang

Thorax
bagian dimana terdapat 3
pasang kaki dan sayap

Abdomen
Biasanya terdapat sepasang
spirakel pada tiap ruasnya,
serta biasanya diujungnya
terdapat alat kelamin
serangga
Tipe Mulut pada Serangga

Tipe mulut pengunyah


Contoh : jangkrik, belalang,
kumbang, capung
Tipe mulut pengisap
Contoh : kupu kupu

Tipe mulut pengisap-penjilat


Contoh : lalat,lebah

Tipe mulut pengisap-


penusuk
Contoh : nyamuk
Reproduksi Insecta
Insecta bereproduksi dengan
cara seksual, desis dan
partenogenesis.Serangga yang
bereproduksi secara
partenogenesis contohnya lebah,
rayap.
Klasifikasi insecta
Berdasarkan ada tidaknya sayap, dibedakan menjadi :
1). Apterygota (tak bersayap)
Sedikit atau tidak mengalami metamorfosis, memiliki
appendage di bagian abdomen, hidup di tempat lembab
Contohnya: kutu buku dan Petrobius maritimus
2). Pterygota (bersayap)
Memiliki sayap atau tidak bersayap dan mengalami
metamorfosis.
Pterygota. . .
Pterygota dibedakan menjadi 2 :
1. Exopterygota
• Memiliki sayap berkembang di luar,
• Sayap tumbuh dari tonjolan luar dinding tubuh yang
melebar,
• Mengalami metamorfosis tidak sempurna
2. Endopterygota
• Memiliki sayap yang berkembang di bawah kutikula
dalam bentuk lipatan
• Mengalami metamorfosis sempurna
Berdasarkan proses metamorfosis
Metamorfosis Sempurna Metamorfosis Tidak Sempurna
(holometabola) (hemimetabola)

Telur larva pupa imago(dewasa) Telur Nimfa Imago(dewasa)

* Tidak semua serangga mengalami metamorfosis, contoh serangga yang tidak mengalami
metamorfosis (ametabola) adalah kutu buku (lepisma saccharina)
Peranan Insecta ~Lalat Madu~
Apis mallifera
Sebagai penghasil madu, membantu
penyerbukan
~Lalat Tse Tse~

Menjadi vektor penyebaran Mikroba


Trypanosoma

~Kupu Kupu Ulat Sutera~


Bombyx mori
Kepompongnya untuk bahan
~Nyamuk Aedes Aegepty~ pakaian sutera

Menjadi vektor penyebaran


penyakit demam berdarah
~Lalat Rumah~
Musca domestica
Menjadi vektor penyebaran
~Nyamuk Anopheles~ penyakit tifus

Menjadi vektor penyebaran protista


Peranan
• Insecta merupakan golongan kupu-kupu dan lebah yang sangat
membantu para petani karena dapat membantu proses penyerbukan
pada bunga
• Untuk obat-obatan tradisionl. seperti madu (apis dorsata, apis indica,
apis melifera).
• Sebagian dari insecta tanah berperan sebagai traktor alami
• Sebagai perusak tanaman budidaya manusia seperti pada belalang, ulat,
dan kumbang kelapa.
• Menyebabkan penyakit pada tanaman seperti: Nilapervata lugens
(wereng) yang menyebabkan penyait virus tungro, walang sangit
• Dapat merusak bahan bangunan, seperti rayap dan kumbang kayu
• Dapat merusak bahan makanan yang disimpan seperti kedelai, dan
tepung dari berbagai coleoptera, seperti kepik, kumbang beras.
CRUSTACEA
Ciri Ciri
• Meliputi kelompok udang – udangan dan kepiting.
• habitanya di air laut, air tawar, air payau, dan ada pula yang hidup di darat
yang lembab.
• Tubuh bagian kepala dilindungi oleh kulit keras yang disebut karapaks,
Pada kepala terdapat 2 pasang antena, mandibula, 2 pasang maksila, kaki 1
pasang tiap segmen.
• Bernapas dengan insang, atau permukaan tubuh
• Berkembangbiak secara kawin.
• Memiliki kepala yang menyatu dengan dada (sefalotoraks)
• Crustacea memiliki tubuh yang terdiri dari sefalotoraks dan abdomen
• Mempunyai eksoskeleton dari zat tanduk/kitin
• Tidak mempunyai pembuluh darah kapiler
• Pertukaran udara terjadi secara difusi
Struktur Tubuh
• Dapat hidup di air laut dan air tawar.
• Crustacea memiliki tubuh yang bersegmen
dan terdiri dari sefalotoraks (kepala dan dada
menjadi satu) serta abdomen.
• Di bagian anterior (ujung depan) tubuh lebih
besar dan lebih lebar, sedangkan pada
posteriornya (ujung belakangnya) sempit.
• Di bagian kepala Crustacea terdapat mulut
dan berupa sepasang antena, pasang
mandibula (untuk mengigit mangsanya),
pasang maksilia, pasang maksilibed.
• Alat gerak Crustacea berupa kaki (kaki satu
pasang dalam setipa ruas di abdomen) dan
berfungsi untuk berenang, merangkak dan
menempel di dasar perairan.
Remipedia
• Udang purba yang hidup di
perairan yang gelap
• Airnya memiliki stratifikasi
• Tubuh terdiri dari sepal dan
trunk dengan 32 ruas
• Ruas pertama menyatu dengan
kepala dan ruas terakhir
menyatu dengan telson Speleonectes atlantida
• Kepala dlindungi pelindung dan
memiliki tonolan preantenula
sebagai indra peraba
• Memiliki alat yan tajam sebagai
Speleonectes tanumekes
jarum injeksi racun dan
berenang dengan punggung
sebagai landasan
Branchiopoda
• Hidup di air tawar
• Maksila tereduksi, atau tidak ada
• Kaki berbentuk daun

Daphnia Pulex

Artemia salina
Ostracoda
• Berbentuk bulat lonjong
• Ruas tubuh tidak jelas
• Memiliki atena panjang sebagai
alat gerak untuk berenang
• Memiliki kaapas berkepng
duayang menyatu di bagian
dorsal dan menutupi badan
serta kepala
• Hdup sebagai zooplankton di
Cypridina mediterranea
kedalaman 700 m sebagai
bentos atau melekat di dasar
perairan atau membuat liang.
• Merupakan herbivora, karnivor,
predator atau pemakan detritus
• Ada beberapa yang hidup
komensalisme dengan
Azygocypridina lowryi
echinodermata atau crustacea
lainnya.
Cephalocarida
• Kelompok udang udangan yang
paling primitif
• Maksila tidak berkembang
• Pemakan detritus
• Sebagai bentos di sedimen
lumpur atau pasir dasar laut
dengan kedalaman laut hingga
1500 m
• Bersifat hermadrofit Hutchinsoniella macracantha

Lightiella monniotae
Maxillopoda
• Tubuhnya pendek
• Kepala dan dada ada yang
bersatu
• Ada yang memiliki karapas dan
ada yang tidak
• Memiliki naupliar eyes

Stygotantulus stocky Cyclops bicuspidatus

Austromegabalanus psittacus
Isopoda
Malakostraka
• Memiliki tubuh lima ruas
kepala, delapan ruas dada dan
enam ruas perut (kecuali
Leptostraca yang memiliki tujuh
Asellus sp. Oniscus asellus
ruas) dan sebuah telson
• karapaks menutupi toraks atau Stomatopoda
tereduksi
• Kepala dan dada menyatu
membentuk sefalotoraks

Odontodactylus latirostris Squilla empusa

Amphipoda Dekapoda

Alicella gigantea Pagurus bernhardus Penaeus monodon Scylla serrata


Peranan Crustacea
• Bahan makanan, contohnya udang windu,
lobster, kepiting, rajungan
• Pengebor galangan perahu, contohnya Limnoria
lignorum
• Dalam bidang ekologi, hewan yang tergolong
dengan zooplankton menjadi sumber bagi
makanan ikan, seperti anggota Branchiopoda,
Ostracoda dan Copepoda.
Limnoria lignorum

Penaeus monodon Scylla serrata Panulirus ornatus Panulirus homarus


Judul Arachnida

ARACHNIDA
Ciri Ciri Arachnida
• Tubuh terdiri dari 2 bagian :
a) sefalothoraks dan
b) abdomen.
• Memiliki mata 8, dan mulutnya dilengkapi oleh kalisera (catut).
• Kaki berjumlah 4 pasang, keluar dari sefalothoraks.
• Tubuh bersegmen yang terdiri dari sefalotoraks dan abdomen (tidak beruas).
• Mempunyai enam pasang anggota gerak
• Hidup di darat, air laut, dan ada juga yang parasit.
• Memiliki jumlah mata yang beragam dan matanya berupa oseli (mata tungal)
• Di bagian kepala-dada tidak terdapat antena, mulut kelisera (berfnsi untuk
mengeluarkan racun) dan pedipalpus (berfungsi untuk mmegang mangsa)
• Bernafas menggunakan paru paru buku
• Alat ekskresi berupa tubulus malpighi
• Sistem syarafnya berupa tangga tali
Struktur tubuh Arachnida
Abdomen Sefalothoraks

Mata
Kelenjar
Bisa

Anus

Spineret
Kelenjar Sutra Paru-paru buku Kalisera Pedipalpus

Spineret yang diperbesar


Klasifikasi Arachnida

Acarina
Scorpionida

Aracneida
Scorpionida
Scorpionida merupakan kelompok
hewan tertua dari seluruh anggota
Arthropoda darat.. Ciri-ciri ordo
Scorpionida adalah sebagai berikut :
• Memiliki perut yang beruas-ruas
dan ruas terakhir berupa menjadi
alat pembela diri Scorpion memiliki sepasang capit yang
khusus untuk pertahanan dan me-
• Mempunyai pedipalpus yang Megang mangsa. Pada ujung ekornya
Terdapat alat penyengat yang sangat
berbentuk mirip catut yang besar beracun.

• Mempunyai chelisera yang kecil


• Memiliki sengat
Contoh Scorpionida

Typhlochactas mitchelli
Uroctonus mordax

mitchelli

hadogenes
Hadogenes troglodytes
Aracneida
Arachneida merupakan kelompok laba-laba dan mampu
membentuk sarang (jaring) dengan benang-benang sutera
karena memiliki spinneret. Spinneret merupakan organ yang
ada didepan anus. Ciri-Ciri Arachnida adalah asebagai
berikut :
•Tubuh terdiri dari cephalithorax dan abdomen.
•Di sefalotoraks terdapat 6 alat tambahan seperti 1 pasang
kalisera yang mengandung racun, 1 pasang pedilpalpus, 4
pasang kaki jalan.
•Badan tiadk bersegmen
•Memiliki spineret
•Alat ekskrei berupa tabung Maphigi yang menuju ke anus
Contoh Aracneida

Nephila maculata Aphonopelma

Latrodectus mactans Misumena


Acarina

Acarina merupakan kelompok caplak/tungau yang


memiliki tubuh yang tidak berbuku-buku yang pada
umumnya parasit pada burung dan mamalia
termasuk manusia. Ciri-ciri acarina adalah sebagai
berikut…
•Tubuh tidak bersegmen
•Abdomen menyatu dengan sefalotoraks
•Pernapasan dengan difusi pada seluruh permukaan
tubuh/trakea
•Bersifat parasit
•Mempunyai mulut yang dapat menusuk dan
menghisap.
Contoh Acarina

Menyababkan penyakit kudis

Sarcoptes scabiei

Tungau debu rumah

Dermatophagoides farinae

Menyababkan gatal-gatal pada


kaki

Hydracarina
MYRIAPODA
Ciri-Ciri Myriapoda
Ciri yang menonjol
1. Tubuh terbagi menjadi banyak ruas, dengan
kaki yang keluar pada setiap ruasnya.
2. Kepala terlihat jelas, sedang dada dan abdomen
tak ada.
Struktur Tubuh Myriapoda Secara
Umum

Ruas-ruas tubuh

Kepala
Reproduksi Myriapoda
Reproduksi secara seksual, yaitu dengan pertemuan
ovum dan sperma (fertilisasi internal). Myriapoda
ada yang ovipar dan ovovivipar.
Klasifikasi Myriapoda
Myriapoda dibagi menjadi dua kelas :
o Diplopoda (Kaki 1000)
o Chilopoda (Lipan)
Chilopoda
Ciri Ciri Chilopoda :
• Tubuh agak gepeng
• Terdiri dari kepala dan badan yang beruas-ruas dari 15-73 ruas. dari
setiap ruas memiliki satu pasanng kaki, kecuali ruas (segmen) di bagian
belakang kepala dan dua segmen terakhirnya.
• Pada segmen di belakang kepala terdapat satu pasang “taring bisa”
(masiliped) yang berfungsi untuk membutuh mangsanya.
• Pada kepala terdapat sepasang antena yang terdiri dari 12 segmen,
dengan dua kelompok mata tunggal dan mulut.
• Hewan yang memangsa hewan kecil yang berupa insecta, mollusca,
cacing dan binatang kecil lainnya
• Bersifat karnivora
• Habitat dibawah batu-batuan/timbuna tumbuhan yang telah
membusuk
Contoh Chilopoda
Scolopendra morsitans Lithobius forticatus
(Lipan rumah) (Lipan batu )
Diplopoda
Ciri-ciri diplopodia adalah sebagai berikut…
• Pada umumnya mempunyai 30 pasang kaki atau lebih
• Memiliki bentuk tubuh yang siinder (bulan memanjang),
• Terdapat sebagian segmen yang menyatu dengan di setiap segmen
terdapat 2 pasang kaki
• Hidup sebagai karnivora,
• Banyak dijumpai dibawah serasah, bebatuan, atau dalam tanah dan
selalu menghindar dari cahaya
• Memiliki gerakan yang lambat dan jika terdapat getaran, tubuhnya akan
membentuk melingkar dengan bentuk spiral atau bola
• Di bagian kepala terdapat sepasang antena, dua pasang mata tunggal,
dan alat mulut tanpa taring bisa
Contoh Diplopoda
Orthomorpha coarctata Tachypodoiulus niger
(Kaki seribu Asia) (Kaki seribu hitam)
Perbedaan Chilopoda dan Diplopoda

Sifat Chilopoda Diplopoda


Dua pasang pada hampir semua
Sepasang pada tiap segmen tubuh;
Kaki segmen tubuh; kaki terletak pada
kaki terletak pada samping tubuh
bagian bawah tubuh
Geraknya cepat; secara umum
Geraknya lambat; secara umum
Gerak beradaptasi untuk berlari memburu
beradaptasi untuk menggali lubang
mangsa
Karnivora dengan menggunakan Sebagian besar detritivora (tanpa
Makanan
cakar beracun cakar beracun)
Spirakel Pada samping atau bagian atas tubuh Pada bagian bawah tubuh
Lubang Reproduksi Segmen tubuh terakhir Segmen tubuh ketiga
Menggunakan gonopoda untuk
Menggunakan spermatofor (paket
Cara Reproduksi memasukan spermatofor ke tubuh
sperma) yang diambil betina
betina.
~Perbedaan Chilopoda dan Dplopoda~
Peranan
Myriapoda tidak memberikan keuntungan bagi
kehidupan manusia. Bahkan dianggap
mengganggu walau tidak membayakan. Namun,
Myriapoda ternyata memiliki andil dalam memecah
bahan-bahan organik atau serasah untuk
membentuk humus.