You are on page 1of 10

Oleh

Fia Anita 1826010018.P


Mahendra Prasetyo 1826010079.P
Popi Prastika Ningsih 1826010077.P

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ( STIKES )
TRI MANDIRI SAKTI BENGKULU
2018
Pengertian
 Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu
pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan
kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah
tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada
umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju
masyarakat adil dan makmur (Mangkunegara,2002)
Lanjutan Pengertian…

Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi di


tempat kerja atau suatu kejadian yang tidak diduga
semula dan tidak dikehendaki yang mengacaukan
proses aktivitas kerja. (Lalu Husni, 2003).
Jenis – Jenis Kecelakaan Kerja
Menurut Suma’mur (1981) Menurut ILO (2013)
 Kecelakaan industri  Klasifikasi menurut jenis
(industrial accident) kecelakaan
 Kecelakaan dalam perjalanan  Klasifikasi menurut penyebab
(community accident )  Klasifikasi menurut sifat luka
atau kelainan
 Klasifikasi menurut letak
kelainan atau luka di tubuh
Penyebab Kecelakaan
 Menurut ILO (2013), Kerja
Faktor-faktor yang berkontribusi
terhadap penyebab kecelakaan dapat dikelompokkan menjadi
lima kategori:
1. Faktor manusia,
2. Faktor material,
3. Faktor Peralatan,
4. Faktor lingkungan,
5. Faktor proses,
 Suma’mur (1981) menyederhanakan faktor penyebab
kecelakaan kerja menjadi dua yaitu:
1. Tindakan perbuatan manusia yang tidak memenuhi
keselamatan (unsafe human act atau human error).
2. Keadaan lingkungan yang tidak aman.
Lanjutan…

 Adapun teori – teori penyebab kecelakaan kerja antara


lain :
1. Teori Heinrich ( Teori Domino)
2. Teori Swiss Cheese
3. Teori Multiple Causation
4. Teori Gordon
5. Teori Bird & Loftus
Dampak Kecelakaan Kerja
Kecelakaan kerja tentunya akan membawa suatu akibat
yang berupa kerugian. Kerugian yang bersifat ekonomis
misalnya kerusakan mesin, biaya perawatan dan
pengobatan korban, tunjangan kecelakaan, hilangnya
waktu kerja, serta menurunnya mutu produksi.
Sedangkan kerugian yang bersifat non ekonomis adalah
penderitaan korban yang dapat berupa kematian, luka
atau cidera dan cacat fisik.
Cidera Akibat Kecelakaan Kerja
Adalah patah, retak, cabikan, dan sebagainya yang
diakibatkan oleh kecelakaan.
Tujuan menganalisa cidera atau sakit yang mengenai
anggota bagian tubuh yang spesifik adalah untuk
membantu dalam mengembangkan program untuk
mencegah terjadinya cidera karena kecelakaan
Klasifikasi Cidera Akibat Kecelakaan
Kerja
 Cidera fatal (fatality)
 Cidera yang menyebabkan hilang waktu kerja (Loss Time
Injury)
 Cidera yang menyebabkan kehilangan hari kerja (Loss
Time Day)
 Tidak mampu bekerja atau cidera dengan kerja terbatas
(Restricted duty)
 Cidera dirawat di rumah sakit (Medical Treatment Injury)
 Cidera ringan (first aid injury)
 Kecelakaan yang tidak menimbulkan cidera (Non Injury
Incident)
Pencegahan Kecelakaan Kerja
Pencegahan dan pengendalian kecelakaan adalah
dengan pendekatan kepada ketiga unsur kelompok yaitu
:
1. Pendekatan terhadap kelemahan pada unsur
manusia,
2. Pendekatan terhadap kelemahan pada perangkat
keras,
3. Pendekatan terhadap kelemahan pada perangkat
lunak.