You are on page 1of 21

BINA SUASANA

&
GERAKAN PEMBERDAYAAN
PENGERTIAN BINA SUASANA
ADALAH UPAYA MENCIPTAKAN LINGKUNGAN
SOSIAL YANG MENDORONG INDIVIDU ANGGOTA
MASYARAKAT UNTUK MAU MELAKUKAN PERILAKU
YANG DIPERKENALKAN. SESEORANG AKAN
TERDORONG UNTUK MAU MELAKUKAN SESUATU
APABILA LINGKUNGAN SOSIAL DI MANA PUN IA
BERADA (KELUARGA DI RUMAH, ORGANISASI
SISWA/MAHASISWA, SERIKAT PEKERJA/
KARYAWAN, ORANG-ORANG YANG MEN JADI
PANUTAN/IDOLA, KELOMPOK ARISAN, MAJELIS
AGAMA, DAN LAIN-LAIN, DAN BAHKAN
MASYARAKAT UMUM) MENYETUJUI ATAU
MENDUKUNG PERILAKU TERSEBUT.
INTINYA: DARI TAHU MENJADI MAU
BINA SUASANA

BINA SUASANA

Meningkatkan akses informasi dan edukasi


kepada masyarakat

OPINI DAN KESADARAN MASYARAKAT MENINGKAT


TERHADAP TUJUAN PROGRAM/KEGIATAN
BINA SUASANA
Untuk menciptakan lingkungan sosial (opini publik)
yang kondusif guna lebih menguatkan dukungan terhadap
perubahan perilaku individu/keluarga/kelompok

SUASANA LINGKUNGAN SOSIAL (OPINI PUBLIK) YANG KONDUSIF

PEMBERDAYAAN

MAMPU
SASARAN TAHU MAU MELAKSA
(KNOWLEDGE) (ATTITUDE) NAKAN
(PRACTICE)

DUKUNGAN SARANA

SUASANA LINGKUNGAN SOSIAL (OPINI PUBLIK) YANG KONDUSIF

4
BINA SUASANA
PENDEKATAN: PELAKU: SUASANA:
-TOKOH LOKAL
-TOKOH AGAMA TOKOH2
-TOKOH POLITIK PEDULI
BINA SUASANA
-TOKOH SWASTA THD PHBS
INDIVIDU
-TOKOH REMAJA (PANUTAN)
-SELEBRITIS

-RT/RW/KELURHN
-MAJLIS TAKLIM KELOMPOK
BINA SUASANA -KEL. BUDAYA PEDULI
KELOMPOK -KEL. ARISAN/KO- THD PHBS
PERASI (PENEKAN)
-ORG. WANITA
-ORG.SISWA
-DLL
MASY UMUM
BINA SUASANA MEDIA MASSA PEDULI
PUBLIK (KORAN, TV, POS THD PHBS
TER, DLL) (PENEKAN)
BINA SUASANA (SOCIAL SUPPORT)
--Menjalin kemitraan dg berbagai kelompok utk pembentukan opini publik.
SASARAN METODE HASIL YANG
DIHARAPKAN
Tokoh Agama / To- -Studi Banding -Norma sosial
Masyarakat -Pertemuan berkala -kondisi / situasi
-Kunjungan lapangan kondusif utk PHBS
-kampanye
Dunia -Lokakarya mini -Kemitraan
Usaha/Swasta -Sarasehan, Disk.Meja -kondisi / situasi
Bundar, Pem-Sosial kondusif utk PHBS
LSM, PKK, Kader, -Pelatihan, Penyuluhan -jaringan kerja,
dll -Malam seni tradisional -Koalisi
Org. Profesi, -Semiloka -Kemitraan
Media massa -Konferensi Pers -Norma sosial
-Dialog terbuka
6
BINA SUASANA (SOCIAL SUPPORT)
(DepKes,2000)

Untuk kelanggengan & kesinambungan BINA SUASANA, diperlukan:

Forum komunikasi
Dokumen & data yg. Up to date
Mengikuti perkembangan masyarakat
Hubungan terbuka, serasi, dinamis
Menumbuhkan keciptaan terhadap kesehatan
Memanfaatkan kegiatan & sumber daya yg dukung PHBS
Adanya umpan balik & penghargaan

7
2. KEGIATAN BINA SUASANA

UNTUK MENCIPTAKAN OPINI ATAU


LINGKUNGAN SOSIAL YANG MENDORONG
INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
UNTUK MELAKSANAKAN PERILAKU DARZI.
• Pertemuan/dialog/seminar/forum komunikasi
dengan toma formal dan informal,
ormas,LSM, profesi dll.
• Kampanye melalui media TV, Radio dan
koran, media cetak (Talkshow, reality show,
liputan khusus, infotainment, feature,
editorial, billboard, spanduk, poster dll)
• Kampanye Public Relation (Duta darzi,
launching, event ( roadshow, lomba,
pameran dll).

8
GERAKAN
PEMBERDAYAAN
PENGERTIAN PEMBERDAYAAN
ADALAH PROSES PEMBERIAN INFORMASI
KEPADA INDIVIDU, KELUARGA ATAU KELOMPOK
(KLIEN) SECARA TERUS-MENERUS DAN
BERKESINAMBUNGAN MENGIKUTI
PERKEMBANGAN KLIEN SERTA PROSES
MEMBANTU KLIEN, AGAR KLIEN TERSEBUT
BERUBAH DARI TIDAK TAHU MENJADI TAHU
ATAU SADAR (ASPEK KNOWLEDGE), DARI TAHU
MEN JADI MAU (ASPEK ATTITUDE) DAN DARI
MAU MENJADI MAMPU MELAKSANAKAN
PERILAKU YANG DIPERKENALKAN (ASPEK
PRACTICE).
GERAKAN PEMBERDAYAAN

GERAKAN PEMBERDAYAAN

Meningkatkan kolaborasi lintas sektor/program,


peran serta ormas sebagai change agent,
kemitraan dengan swasta/dunia usaha

ADANYA PENINGKATAN KEGIATAN DI MASYARAKAT


DALAM MENCAPAI TUJUAN PROGRAM/KEGIATAN
MENURUT SASARAN (KLIEN)
PEMBERDAYAAN DIBEDAKAN:
(A) PEMBERDAYAAN INDIVIDU,
(B) PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN
(C) PEMBERDAYAAN
KELOMPOK/MASYARAKAT .
PEMBERDAYAAN :
melalui informasi terus
menerus
INFO:
INFO: INFO: TTG BGMN
-BHW MASALAH GIZI = BHW MASALAH MENGATASI/
MASALAH BAGI YBS GIZI MENCEGAH
-PENGETAHUAN TTG DPT DICEGAH MASALAH GIZI
MASALAH GIZI TSB /DIATASI TERSEBUT

MAMPU
SASARAN TAHU MAU LAKSANA
(KNOWLEDGE) (ATTITUDE) KAN
(PRACTICE)

program DUKUNGAN
kesehatan YANKES SARANA
PERA-
& lintas YG MEMA- /SUMBER
TURAN
sektor untuk: DAI & DAYA
PER-UU-AN
GRATIS LAIN 13
GERAKAN PEMBERDAYAAN
MELALUI COMMUNITY ORGANIZATION

memfasilitasi masyarakat mencegah/mengatasi


masalah gizi melalui proses pembelajaran
MENGIDENTIFIKASI
FASILITASI
MASALAH FASILITASI
/PENDAMPINGAN
& PENYEBABNYA /PENDAMPINGAN

MEMANTAU & MERUMUSKAN


PROSES
EVALUASI UTK ALTERNATIF2
PEMBELAJARAN
SUSTAINABILITY PEMECAHAN

FASILITASI
/PENDAMPINGAN MENETAPKAN
& MELAKSANAKAN FASILITASI
PEMECAHAN /PENDAMPINGAN

14
3. Kegiatan Pemberdayaan

• Penayangan ILM (iklan layanan masyarakat) TV, ILM


Radio, TV Bandara dan Kereta Api serta ILM media
massa cetak,
• Program hiburan populer (enter-educate seperti
sinetron , variety show dll)
• Pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan
dengan ormas dan dunia usaha.

15
GERAKAN MASYARAKAT (EMPOWERMENT)
Karakteristik METODE HASIL YANG
masyarakat DIHARAPKAN
MASY. PEMBINA -KIE Kelompok Masy. Peduli:
(Caring Comm) -Pengembangan Institusi: -AIDS
JPKM -Anak jalanan, dll
-Pendekatan hukum &
MASY. SETARA Bersedia ANC, Imunisasi
regulasi
(Coping Comm) dengan dana BLT, ikut
-Incentive & disincentive
JPKM, dll.
-Income generating
MASY. PEMULA activities Berpartisipasi dalam KIE,
(Crisis Response Sharing/ diskusi/ jelaskan
Community) kebutuhan …PHBS

16
GERAKAN MASYARAKAT (EMPOWERMENT)
Karakteristik METODE HASIL YANG
masyarakat DIHARAPKAN
MASY. PEMBINA -KIE Kelompok Masy. Peduli:
(Caring Comm) -Pengembangan Institusi: -AIDS
JPKM -Anak jalanan, dll
-Pendekatan hukum &
MASY. SETARA Bersedia ANC, Imunisasi
regulasi
(Coping Comm) dengan dana BLT, ikut
-Incentive & disincentive
JPKM, dll.
-Income generating
MASY. PEMULA activities Berpartisipasi dalam KIE,
(Crisis Response Sharing/ diskusi/ jelaskan
Community) kebutuhan …PHBS

17
Dua Cara Pendekatan dalam
GERAKAN MASYARAKAT (EMPOWERMENT)
1. PENDEKATAN MAKRO, yaitu:

 Membangun komitmen di setiap jenjang


 Membangun masyarakat (Critical Mass)
 Menyediakan juklak & biaya operasional
 Memonitor & evaluasi serta koordinasi

BERSAMBUNG 18
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN (DepKes,2000):
Dua Cara Pendekatan dalam GERAKAN MASYARAKAT
(EMPOWERMENT)
2. Pendekatan MIKRO, yaitu:
Menggali potensi yang belum disadari masy.
Membuat model-model percontohan dan
prototipe pengembangan masyarakat
Dikembangkan beberapa tolak ukur
keberhasilan PHBS sesuai sikon setempat

BERSAMBUNG 19
CATATAN
TANTANGAN PERTAMA DALAM PEMBERDAYAAN ADALAH
PADA SAAT AWAL, YAITU PADA SAAT MEYAKINKAN
SESEORANG BAHWA SUATU MASALAH KESEHATAN (YANG
SUDAH DIHADAPI ATAU YANG POTENSIAL) ADALAH
MASALAH BAGI YANG BERSANGKUTAN.
Daftar Pustaka:
1. DepKes RI, 2000. Strategi Promosi Kesehatan di Indonesia,
Jakarta
2. Green, Lawrence W. & Marshall W. Kreuter, 2000. HEALTH
PROMOTION PLANNING. An Educational and Environmental
Approach, 2nd edition. Mayfiled Publishing Company, London.
3. WHO, Pan American Health Organization, 1996. Health
Promotion: An Anthology. Pan American Sanitary Bureau,
Regional Office of the WHO. Washington, D.C.20037,USA
4. Notoatmojo, 2005. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi, Rineka
Cipta, Jakarta.

21