You are on page 1of 27

Asam Nukleat Dan Nukleotida

Dosen Pengampu : Dr. Neni Frimayanti,M.Sc

Kelompok 8
1. Andrian Hidayat 1800005
2. Fitri Rahmadhani 1800019
3. Hazna Apdwiyah 1800020
4. Indri Cyntia 1800022
5. Nurul Sari Barokah 1800033
6. Putri Aisyah Al Huda 1800034

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI PEKANBARU


YAYASAN UNIVERSITAS RIAU
TA. 2018/2019
Mengapa domba selalu
melahirkan domba ?
Mengapa ayam selalu
melahirkan ayam ?
Dapatkah sapi
melahirkan kambing
atau ayam?
•Hal ini terjadi karena ada sesuatu Zat yang mengatur, ada
suatu pola atau pesan yang tetap yang tersimpan terus
menerus dan turun temurun. Sehingga orang tua / induk akan
melahirkan generasi yang sama.
•Zat tersebut terdapat di seluruh sel didalam tubuh mahluk
hidup, baik itu hewan, manusia, tumbuhan ataupun bakteri. Zat
tersebut adalah Nukleotida atau Asam Nukleat yang ada
dalam RNA (Ribo Nucleic Acid ) dan DNA (Deoksiribo
Nucleic Acid ). Salah satu fungsi Asam Nukleat adalah
sebagai agen penyimpan informasi genetik yang dipertahankan
turun temurun
•Sifat yang spesifik atau menonjol dari orang tua/ induk yang
diturunkan kepada anaknya. Contoh : Rambut kriting atau
lurus; mata bulat atau sipit dsb , sifat sifat tersebut dinamakan
factor keturunan.
Definisi
• Asam Nukleat nerupakan biomolekul / polimer
yang mengandung unsur-unsur C, H, O, N dan
P, tapi bukan karbohidrat, bukan protein dan
bukan lipida. Asam Nukleat sering disebut
Nuclein
• Sejarah Asam Nukleat :
Fungsi Asam Nukleat
• Menyimpan,mereplikasi dan mentranskripsi
informasi genetika
• Berperan dalam metabolisme
• Penyimpan energi
• Sebagai koenzim
NUKLEOPROTEIN

PROTEIN ASAM NUKLEAT

NUKLEOTIDA

NUKLEOSIDA ASAM PHOSPAT

BASA PURIN/BASA PENTOSA


PIRIMIDIN
• NUKLEOPROTEIN DIHIDROLISIS SEMPURNA
AKAN MENGHASILKAN PROTEIN, ASAM
PHOSPAT, BASA PURIN/PIRIMIDIN, PENTOSA
• NUKLEOSIDA  BASA PURIN ATAU
PIRIMIDIN DENGAN RIBOSA/DEOKSIRIBOSA
Asam nukleat terdiri dari 3 komponen

1. Basa Nitrogen heterosiklik (Basa N) :


BASA PURIN , terdiri dari ; ADENIN (A) dan GUANIN (G)
BASA PIRIMIDIN, terdiri dari ; URASIL (U), CITOSIN (C) dan TIMIN (T),

2. Karbohidrat Pentosa
β - D-ribose (RNA)
β – D- Deoksiribose (DNA)

3. Asam Fosfat (H3 PO4)

Ketiga komponen tersebut membentuk struktur polimer/biomolekul


Asam Nukleat
PURINE
ADALAH SALAH SATU BASA NITROGEN, PENYUSUN
ASAM NUKLEAT

ADENIN GUANIN
PIRIMIDIN

ADALAH SENYAWA BASA SELAIN PURINE, SEBAGAI PENYUSUN UTAMA


ASAM NUKLEAT, DENGAN TIGA TURUNANNYA, MASING- MASING ADALAH
SITOSIN, TIMIN DAN URACIL.

CYTOCIN THYMIN URACYL


DNA (DEOKSIRIBONUCLEI ACID)

Karbohidrat
Pentosa
RNA (RIBONUCLEI ACID)

STRUKTUR DASAR : DNA DAN RNA  RANTAI YANG TERDIRI


ATAS ULANGAN ASAM PHOSPAT, RESIDU
GULA YANG TERIKAT PADA BASA
NITROGEN.

DNA  RESIDU GULA – DEOKSIRIBOSA


RNA  RESIDU GULA – RIBOSA
NUKLEOTIDA  SEBAGAI PEMBAWA BAHAN PEMBENTUK DASAR MOLEKUL
UDP (URIDIN DIFOSFAT BERTUGAS SEBAGAI PEMBAWA
RESIDU GULA UNTUK SINTESIS POLISAKARIDA.

CONTOH :

GLU.URIDIN DIFOSFAT  DONOR RESIDU GLUKOSA UNTUK


PEMBENTUKAN GLIKOGEN
KOLIN SITIDIN DIFOSFAT  SENYAWA DONOR KOLIN UNTUK
BIOSINTESIS FOSFOGLISERIDA YANG
MENGANDUNG KOLIN.

RIBONUKLEOSIDA DEOKSIRIBONUKLEOSIDA
BASA MONO-P DI-P TRI-P MONO-P DI-P TRI-P

ADENIN AMP ADP ATP dAMP dADP dATP


GUANIN GMP GDP GTP dGMP dGDP dGTP
SITOSIN CMP CDP CTP dCMP dCDP dCTP
URASIL UMP UDP UTP dUMP dUDP d UTP

Keterangan: (dAMP)  d deoksiadenosin –monofosfat


NUKLEOSID

NUKLEOSID ADALAH BERSATUNYA SENYAWA PURINE ATAU


PIRIMIDIN DENGAN PENTOSE ( RIBOSA ATAU DEOKSI RIBOSA)

NUKLEOSID TURUNAN DARI PURINE MEMPUNYAI NAMA


DENGAN AKHIRAN – OSINE. SEDANGKAN TURUNAN
PIRIMIDIN MEMPUNYAI AKHIRAN – IDINE
TABEL SENYAWA NUKLEOSID

--------------------------------------------------------
TURUNAN KOMBINASI DGN RIBOSA KOMBINASI DGN DEOKSI RIBOSA
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Purine
ADENIN ADENOSIN DEOKSI ADENOSIN
GUANIN GUANOSINE DEOKSI GUANOSIN

PIRIMIDIN
TIMIN TIMIDIN DEOKSI TIMIDIN
CYTOSIN CYTODIN DEOKSI CYTODIN
URASIL URIDINE DEOKSI URIDINE
DNA

DNA merupakan suatu asam nukleat yang


menyusun gen di dalam inti sel. Di dalamnya,
tersimpan segala informasi biologis dari setiap
makhluk hidup dan beberapa virus. Tidak
hanya di dalam inti sel, DNA juga terdapat di
dalam mitokondria, kloroplas, sentriol, plastid,
hingga sitoplasma.
Fungsi DNA

• Membawa informasi genetik.


•Memiliki peran dalam pewarisan
sifat.
•Mengekspresikan informasi genetik.
•Menyintesis molekul kimia lain.
•Menduplikasikan diri atau
bereplikasi.
Sifat DNA
•Jumlah DNA konstan pada setiap jenis sel
dan spesies.
•Kandungan DNA dalam sel bergantung sifat
ploidi atau jumlah kromosom.
•Bentuk DNA pada inti sel eukariotik seperti
benang yang tidak bercabang.
•Bentuk DNA pada inti sel prokariotik, plastid,
dan mitokondria berbentuk sirkuler.
Replikasi DNA
Replikasi atau proses menduplikasikan diri ini terjadi
saat interfasi sebelum sel membelah dengan tujuan
agar sel anakan hasil pembelahan mengandung DNA
yang identik dengan DNA sel induk. Jika terdapat
kesalahan pada proses ini, sifat pada sel-sel anakan
akan mengalami perubahan. Berikut merupakan
penjelasan singkat dari proses ini:
1. Dua rantai DNA dibuka oleh enzim helikase (no.9)
dengan bantuan enzim topoisomerase (no.11).

2. Rantai tunggal DNA dilekati oleh protein-protein


pengikat untaian tunggal (no.10) dengan tujuan mencegah
terbentuk kembalinya heliks ganda.
3. Enzim RNA primase (no.6) menggabungkan nukelotida-
nukleotida menjadi primer RNA, yaitu potongan pendek
dari RNA.
4. Molekul DNA polymerase (no.3 dan 8) melekat pada
untaian tunggal DNA dan bergerak di sepanjang untaian
itu kemudian membentuk untaian DNA baru.
5. DNA ligase (no.4) menyambungkan fragmen-fragmen
tersebut.
RNA

•PengertianRNA
RNA adalah makromolekul
polinukleotida berupa rantai
tunggal atau ganda yang tidak
berpilin seperti halnya DNA. RNA
banyak terdapat pada ribosom
atau sitoplasma dan
keberadaannya tidak tetap
karena mudah terurai dan harus
dibentuk kembali.
• Struktur RNA
RNA adalah suatu polinukleotida
yang tersusun dari banyak
ribonukleotida. Tiap ribonukleotida
tersesun dari:
•Gula pentosa ribosa.
•Gugus fosfat, yang membentuk
tulang punggung RNA bersama
ribosa.
•Basa nitrogen, yang terdiri atas
basa purin dan basa pirimidin.
• Fungsi RNA
RNA berperan dalam
proses sintesis protein di
dalam sel. Akan tetapi,
pada beberapa jenis virus,
RNA berperan seperti DNA
untuk membawa informasi
genetik.
• Macam-Macam RNA
RNA genetik, yaitu RNA yang berperan seperti DNA
dalam membawa informasi genetik. RNA tipe ini hanya
ada dalam beberapa jenis virus.
• RNA nongenetik, yaitu RNA yang hanya berperan
dalam proses sintesis protein. RNA tipe ini ada dalam
organisme yang memiliki DNA. Ada tiga macam RNA
nongenetik, yaitu:
• a.) messenger RNA (mRNA), rantai tunggal panjang
yang tersusun atas ratusan nukleotida. RNA ini
terbentuk melalui proses transkripsi di dalam inti sel
oleh DNA. Fungsi dari mRNA adalah sebagai pembawa
kode genetik (kodon) dari inti sel ke sitoplasma.
• b.)transfer RNA (tRNA), rantai tunggal pendek yang
dibentuk DNA di dalam inti sel kemudian diangkut ke
sitoplasma. Fungsi dari tRNA adalah sebagai
penerjemah kodon dari mRNA dan pengangkut asam-
asam amino dari sitoplasma ke ribosom.
• c.)ribosomal RNA (rRNA), rantai tunggal, tidak
bercabang, serta fleksibel pada ribosom yang dibentuk
DNA di dalam inti sel. Jumlahnya lebih banyak daripada
mRNA ataupun tRNA. Fungsi dari rRNA adalah sebagai
mesin perakit polipeptida pada sintesis protein.
Perbedaan DNA dan RNA
• Bagian pentosa RNA adalah ribosa, sedangkan
bagian pentosa DNA adalah deoksiribosa.
• Bentuk molekul DNA adalah heliks ganda. Bentuk
molekul RNA bukan heliks ganda, tetapi berupa
rantai tunggal yang terlipat sehingga menyerupai
rantai ganda.
• RNA mengandung basa Adenin, Guanin dan
Sitosin seperti DNA , tetapi tidak mengandung
Timin. Sebagai gantinya, RNA mengandung
Urasil. Dengan demikian bagian basa pirimidin
RNA berbeda dengan bagian basa pirimidinDNA.
• Jumlah Guanin adalah molekul RNA tidak perlu
sama dengan Sitosin, tetapi ketiganya secara
bersama-sama mempunyai peranan penting
dalam sintesis protein.
TERIMA KASIH 