You are on page 1of 12

“HUKUM HAK ASASI MANUSIA DAN

DEMOKRASI DALAM ISLAM

NAMA KELOMPOK :
 DIAN NITAMI

ELIZA ADELIA NUR

HAZNA APDAWIYAH
TUJUAN UMUM

Agar mahasiswa mengetahui,


memahami dan menghayati aspek-aspek
yang berhubungan dengan Hukum Islam
Hak Hsasi Manusia dan Demokrasi Dalam
Islam.
TUJUAN KHUSUS
 Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang
pengertian dan sifat hukum islam
 Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang
tujuan dan sumber hukum islam
 Agar manusia dapat menjelaskan tentang
kontribusi umat islam dalam perumusan dan
penegakkan hukum islam
 Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang hak
asasi manusia dalam islam
 Agar mahasiswa dapat menjelaskan tentang
demokrasi dalam islam
HUKUM ISLAM
A. Pengertian Syari’ah dan Fiqih
1. Pengertian syari’ah

Istilah syari’ah dalam konteks kajian hukum islam lebih


menggambarkan kumpulan norma-norma hukum yang
merupakan hasil dari tasyri’. Kata tasyri’ merupakan
bentuk masdhar dari syari’ah yang berarti menciptakan
dan menetapkan syari’ah. Dalam istilah para ulama
fiqih syari’ah bermakna : “menetapkan norma-norma
hukum untuk menata kehidupan manusia baik dalam
hubungan dengan allah maupun dengan uman manusia
dan dengan alam lingkungan” .
PENGERTIAN FIQIH
2. Pengertian fiqih
Dalam bahasa arab, perkataan fiqih yang ditulis
fikih, artinya faham atau pengertian. Jika
perkataan fikih itu dihubungkan dengan
perkataan ilmu, maka disebut ilmu fikih. Ilmu
fikih adalah ilmu yang bertugas menentukan
dan menguraikan norma-norma hukum dasar
yang terdapat dalam al-qur’an dan ketentuan
yang terdapat dalam hadist Nabi saw, dalam
redaksi yang lain, fikih adalah mengetahui
hukum-hukum syara’ yang bersifat amaliah yang
dikaji dari dalil-dalil yang terinci.
PERBEDAAN SYARI’AT DENGAN FIKIH
Syariat Fikih
• wahyu allah yang terdapat • pemahaman manusia yang
dalam al-qur’an da kitab-kitab memenuhi syarat untuk
hadist. berijtihad tentang syari’at
• bersifat fundamental dan • bersifat instrumental, ruang
mempunyai ruang lingkup yang lingkupnya terbatas pada hukum
sangat luas yang banyak ahli yang mengatur perbuatan
dimasukkan juga akidah dan manusia yang biasa disebut
akhlak. dengan perbuatan hukum.
• ketetapan allah dan ketentuan • karya manusia yang tidak
rasulnya, karena itu berlaku berlaku abadi dapat berubah
abadi. dari masa kemasa.
• hanya satu • lebih dari satu
• menunjukkan kesatuan dalam • menunjukkan keragamannya.
islam.
SIFAT DAN TUJUAN HUKUM ISLAM
1. Sifat hukum islam
Hukum islam mempunyai 3 macam sifat,yaitu :
• Bidi mensional hukum islam itu mengandung segi
ketuhanan dan segi kemanusiaan, disamping itu hukum
islam itu komprehensif.
• Adil keadilan merupakan sesuatu yang didambakan
oleh setiap manusia baik sebagai individu maupun
masyarakat.
• Individualistik dan kemasyarakatan yang diikat oleh
nilai-nilai transedental yaitu wahyu allah yang
disampaikan kepada muhammad saw.
TUJUAN HUKUM ISLAM
Tujuan hukum islam secara umum adalah untuk
mencegah kerusakan pada manusia dan mendatangkan
kemaslahatan, mengarahkan manusia pada kebenaran
untuk mencapai kebahagiaan hidup didunia dan akhirat
dengan jalan mengambil segala yang bermanfaat dan
mencegah atau menolak yang mudharat yang tidak
berguna bagi hidup dan kehidupan manusia.
PRINSIP TUJUAN HUKUM ISLAM
1. Untuk Memelihara Agama
Untuk tetap terpeliharanya atau tegaknya agama
dalam diri setiap orang dan ajaran agama itu secara
nyata teraktualkan dalam kehidupan keseharian
dan dalam kehidupan keluarga serta dalam
bermasyarakat dan pada gilirannya agama islam
harus dibela dari ancaman orang-orang yang
bermaksud menghina/merusak ajarannya.
Allah swt tidak memaksakan seseorang untuk
memasuki atau menganut agama islam, ditegaskan
allah dalam al-quran surat albaqarah ayat 256:
artinya “tidak ada paksaan untuk memasuki agama
islam, sesungguhnya sudah jelas jalan yang bebar
dari jalan yang salah”.
2. Untuk Memelihara Jiwa
Dalam hukum islam setiap orang wajib menjaga dan
memelihara dan melindungi jiwanya. Pembunuhan atau
bunuh diri haram hukumnya. Yang berhak menghidupkan
dan mematikan hanyalah allah. Sehingga dalam ajaran
islam pembunuhan sengaja atau tidak sengaja tetap ada
sangsinya yang ditetapkan dalam hukum islam.
3. Untuk Memelihara Akal
Akal sesuatu yang sangat berharga dan mulia sehingga
dengan akal itu manusia mulia dan bermartabat, dan
membuat manusia menguasai ilmu dan berkuasa sebagai
khalifah dialam ini.
4. Untuk Memelihara Keturunan
Dalam islam setiap penganutnya wajib menjaga
kesucian keturunannya. Dalam alquran setiap orang
dilarang melakukan perbuatan zina. Pengharaman
perbuatan zina dikatakan allah dalam alquran
“ janganlah kamu mendekati zina,sesungguhnya zina
itu adalah suatu perbuatan keji dan seburuk buruknya
jalan”.
5. Untuk Memelihara Harta
Segala harta yang dimiliki seseorang adalah anugrah
allah, namun di perlukan adanya kepastian hukun
dalam masyarakat, untuk menjamin kedamaian
dalam kehidupan bersama, maka hak milik seseorang
atas suatu benda di akui dengan pengertian bahwa
hak milik itu di peroleh secara halal dan berfungsi
sosial.