You are on page 1of 15

KEJANG DEMAM

Fadhilah Arsyil / 201810401011017

SMF Ilmu Kesehatan Anak RSUD Gambiran Kota Kediri


Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Malang
DEFINISI

Kejang Demam adalah bangkitan listrik neuron


yang timbul akibat adanya kenaikan suhu tubuh
(demam) sebesar > 38oC yang disebabkan oleh suatu
proses ekstrakranial.
INSIDENS

Terjadi pada 2-5 % populasi anak  usia 6 bulan –


5 tahun
Jarang sekali terjadi untuk pertama kalinya pada
usia < 6 bulan atau > 3 tahun.
Tidak ada nilai ambang suhu untuk dapat
terjadinya kejang demam.
KLASIFIKASI
Kejang Demam Simpleks Kejang Demam Kompleks
 Durasi kejang < 15 menit.  Durasi kejang > 15 menit.
 Frekuensi kejang 1 kali/24  Frekuensi kejang > 1 kali/24
jam. jam.
 Kejang general tonik-  Kejang parsial/fokal, atau
klonik / tonik / klonik. kejang general yang
 Tanpa diikuti oleh kejang didahului oleh kejang
fokal. parsial.
PATOFISIOLOGI

M
DIAGNOSIS
ANAMNESIS
RPS (Riwayat Penyakit Sekarang)
 Kapan terjadi kejang.
 Apakah kejang terjadi pada saat demam.
 Suhu tubuh saat terjadi kejang.
 Durasi kejang, bentuk kejang, dan frekuensi kejang.
 Kondisi sebelum dan setelah kejang.
 Keluhan lainnya (muntah, diare, batuk, nyeri perut)
RPD (Riwayat Penyakit Dahulu)
 Ada riwayat kejang / kejang demam.
RPK (Riwayat Penyakit Keluarga)
 Adakah riwayat kejang pada orang tua dan saudara kandung
DIAGNOSIS (LANJUTAN)
PEMERIKSAAN FISIK
 TTV (Nadi, Suhu, RR, dan Tekanan Darah) +Kesadaran.
 Pemeriksaan Head to Toe  Mencari penyebab demam.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
 DL, GDA, Elektrolit, kultur.
 LP
 EEG (tidak direkomendasikan)
 Foto X-ray/ MRI (jika ada indikasi)
PENATALAKSANAAN DAN TERAPI
TINDAKAN AWAL DI RUMAH

Jika kejang
Sebagian terus berlanjut
besar kejang selama 10
Jangan berlangsung menit  anak
memegangi singkat dan harus segera
anak untuk tidak dibawa ke
Jangan melawan memerlukan fasilitas
meletakkan kejang penanganan kesehatan
benda apapun khusus. terdekat
ke dalam
Anak mulut si anak
dibaringkan di
tempat yang
datar  posisi
menyamping
TINDAKAN AWAL DI FASKES
Memastikan jalan napas Pemberian oksigen
anak tidak tersumbat melalui face mask

Pemberian diazepam
per rektal (melalui anus) Pengawasan tanda-
atau jika telah tanda depresi
terpasang selang infus pernapasan
secara iv

Bila perlu 
pemeriksaan kadar gula
darah untuk meneliti
kemungkinan
hipoglikemia.
Tata laksana kejang demam-status konvulsivus :
Kejang ☻ diazepam rektal 0,5 mg/kgbb atau
5 menit BB< 10 kg : 5 mg
BB > 10 kg : 10 mg Antipiretik
Kejang (+) Paracetamol 10 mg/KgBB/dosis
Diazepam rektal (Dberikan bila panas)

( 5 menit )
Di rumah sakit : pencarian akses vena
Lab : darah tepi, gula darah, natrium, kalsium, magnesium, ureum,kreatinin.

Kejang (+)
Diazepam IV 0,3 – 0,5 mg/kgBB
Kecepatan 0,5 – 1 mg/menit (3-5 menit)
( Hati-hati depresi pernafapasan )
20 menit
Kejang (+) Kejang ( - )
Fenitoin bolus IV 10-20 mg/kg bila disebabkan ensefalitis atau meningitis, terapi rumatan
Kecepatan 0,5 – 1 mg/kg/menit perlu dilanjutkan dengan phenobarbital 8-10 mg/kg/hr
selama 2 hari kemudian dilanjutkan dengan 4-5 mg/kg/hr
sampai resiko kejang berulang tidak ada
Kejang ( - )
Rumatan Fenitoin IV 5 - 7 mg/kg/hari, 12 jam kemudian

Kejang (+) 30 menit


Transfer ke ruang perawatan intensif
Phenobarbital 5-15 mg/ kgBB/hari bolus iv dilanjutkan dosis 1-6 mg/kg /menit drip atau
midazolam 0,2 mg/kg dilanjutkan 0,1-0,4 mg/kg/jam.
TERAPI PROFILAKSIS
Profilaksis intermitten  Untuk KDS, Diazepam
0,3 mg/KgBB/dosis PO dan antipiretik ketika
menderita penyakit yang disertai demam.

Profilaksis kontinyu  Untuk KDK, Asam


Valproat 15-40 mg/KgBB/hari PO terbagi dalam
2-3 dosis. Diminum selama 1 tahun bebas kejang,
tap off 1-2 bulan.
INDIKASI RAWAT INAP
 Kejang Demam Kompleks
 Hiperpireksia
 Usia < 6 bulan
 Kejang demam pertama
Tampak adanya kelainan neurologis.
RISIKO BERULANGNYA KEJANG

Usia < 12 bulan saat kejang demam pertama

Riwayat kejang demam dalam keluarga

Suhu tubuh saat kejang

Lamanya demam saat awitan kejang

Kejang pertama adalah complex febrile seizure


FAKTOR RISIKO MENJADI
EPILEPSI
 Terdapat kelainan neurologis atau perkembangan
yang jelas sebelum kejang demam pertama.
 Kejang demam kompleks.
 Riwayat epilepsi pada orang tua dan/atau saudara
kandung.
 Kejang demam simpleks yang berulang 4 episode
atau lebih dalam setahun.
PROGNOSIS
Prognosis kejang demam umumnya sangat
baik. Perkembangan neurologis dan mental
umumnya tetap normal pada pasien yang
sebelumnya normal.
Sebuah studi mengatakan bahwa kejang
demam yang ebrubah menjadi kejang lama yang
berpotensi dapat menyebabkan gangguan
neurologis dan mental di kemudian hari.