You are on page 1of 13

COOLING TOWER

Jenis Sistem Air Pendingin


Once Trough System

Open
Recirculating System

Close
Recirculating System
AIR PENDINGIN YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PENDINGIN
PADA HEAT EXCHANGER HANYA DILEWATKAN SEKALI,
SELANJUTNYA LANGSUNG DIKEMBALIKAN LAGI KE
BADAN AIR. ONCE THROUGH SYSTEMS DIGUNAKAN
APABILA KEBUTUHAN AIR PENDINGIN SANGAT BANYAK,
KETERSEDIAAN SUMBER AIR BANYAK DAN MURAH SERTA
MEMILIKI FASILITAS UNTUK MENANGANI BUANGAN AIR
PANAS DARI AIR PENDINGIN YANG SUDAH DIGUNAKAN.
ONCE THROUGH SYSTEM DIMANA AIR PENDINGIN AKAN
MELEWATI HE HANYA SEKALI. MINERAL-MINERAL DALAM
AIR AKAN RELATIF TETAP JUMLAHNYA, TIDAK BERUBAH.
POLUSI SUHU YANG DISEBABKAN DISCHARGE DARI
SISTEM INI MENJADI PERHATIAN LINGKUNGAN.

Once Trough System


Keuntungan dan Kerugian menggunakan
Once Through System
KEUNTUNGAN KERUGIAN

• Tidak diperlukan cooling tower • Korosi


• Tidak diperlukan pengolaan / • Fouling
treatment pendahuluan
• Sampah dan kotoran
• Polusi / pencemaran temperatur
di badan air
Open Recirculating System
Air tawar yang berasal dari sungai atau danau dipompakan sebagai
make-up cooling tower setelah sebelumnya dilakukan treatment
(sedimentasi dan koagulasi) terlebih dahulu. Air tersebut digunakan
untuk mendinginkan proses-proses di dalam pabrik.
Air pendingin yang telah panas kemudian didinginkan di cooling
tower untuk kemudian disirkulasikan kembali ke dalam pabrik. Untuk
menjaga kualitas air, misalnya agar tidak terdapat algae/bacteria dan
pengendapan (scaling), maka perlu diinjeksikan beberapa jenis bahan
kimia tertentu. Kualitas air juga dijaga melalui mekanisme make-
up dan blow-down
Sistem ini banyak digunakan oleh pabrik yang berada dekat dengan sumber air
tawar atau jauh dari laut. Spesifikasi material untuk peralatan yang menggunakan
air tawar tidak perlu sebagus peralatan yang menggunakan air laut, karena air
tawar lebih tidak korosif dibandingkan dengan air laut. Open recirculating system
banyak digunakan dalam industri. Sistem ini terdiri dari pompa, HE, dan cooling
tower. Pompa akan meresirkulasikan air melalui HE, mengambil panasnya, lalu
membuangnya di cooling tower dimana panas tersebut akan dibuang dari air
dengan cara evaporasi. Dalam sistem ini, chemical akan lebih banyak digunakan
karena komposisi air akan berubah saat evaporasi berlangsung, dimana konstituen
korosi dan scaling akan lebih pekat
Keuntungan dan Kerugian menggunakan
Open Recirculating System
KEUNTUNGAN KERUGIAN

◦ Jumlah kebutuhan air sedikit ◦ Investasi (capital cost) lebih


tinggi daripada once through
(make up)
◦ Memerlukan cooling tower yang
◦ Memungkinkan untuk cukup besar
mengontrol korosi ◦ System purge dan blowdown
kemungkinan dapat
mengakibatkan pencemaran
lingkungan
Close Recirculating System
Air tawar pendingin digunakan untuk Closed Recirculating Systems yang
mendinginkan proses-proses didalam menggunakan air pendingin yang sama
pabrik. Air tawar pendingin yang telah dan disirkulasikan berulang kali dalam
panas didinginkan kembali di suatu siklus yang kontinu. Pada sistem ini,
“secondary cooler” (biasanya plate komposisi air juga relatif konstan.
heat exchanger) untuk selanjutnya
disirkulasikan kembali secara tertutup Air pendingin didinginkan pada
kedalam pabrik. Air laut dipakai untuk secondary heat exchanger. Tidak ada
mendinginkan “secondary cooler” kehilangan akibat penguapan juga tidak
dengan cara hanya sekali pakai (once ada pengembalian.
through), sumber air berasal dari laut
kemudian dibuang lagi ke laut.
Keuntungan dan Kerugian menggunakan
Close Recirculating System
KEUNTUNGAN KERUGIAN

◦ Air pendingin yang kembali ◦ Investasi / capital cost sangat


relatif bersih tinggi
◦ Temperatur air pendingin ◦ Dibatasi oleh equipment
memungkinkan lebih tinggi secondary heat exchanger
dari 100oC