You are on page 1of 29

PENENTUAN RUMUS KIMIA

HIDRAT
Senyawa hidrat : adalah senyawa kristal padat
yang mengandung air kristal
(H2O)

Contoh :
Terusi , CuSO4.5H2O : Tembaga (II)sulfat penta hidrat
Gipsum, CaSO4.2H2O : Kalsium sulfat dihidrat
Garam Inggris, MgSO4.7H2O : Magnesium sulfat heptahidrat
Soda hablur, Na2CO3.10H2O : Natrium karbonat dekahidrat
Cara penentuan jumlah molekul hidrat yang terikat
dilakukan dengan cara :
1. Memanaskan garam terhidrat (mengandung air) menjadi
garam anhidrat (tidak mengandung air). Karena dengan
pemanasan, sebagian atau seluruh air kristalnya dapat
lepas (menguap)
Contoh :
CaSO4.2H2O(s) → CaSO4.1/2H2O(s) + 3/2H2O(g)
CuSO4.5H2O(s) → CuSO4(s) + 5H2O(g)
2. Melarutkan kan garam terhidrat (mengandung air) dalam
air menjadi garam anhidrat (tidak mengandung air).
Karena dengan melarutkannya dalam air, maka air
kristalnya dapat lepas (larut)
Contoh :
MgSO4.7H2O(s) → MgSO4(aq) +7H2O(l)
Na2CO3.10H2O (s) → Na2CO3(aq) + 10H2O (l)
Contoh Soal 1

Sebanyak 1 gram hidrat tembaga (II) sulfat,


CuSO4.xH2O , dipanaskan sehingga semua air
kristalnya menguap. Massa zat padat yang
tertinggal adalah 0,64 gram. Tentukan rumus
hidrat tersebut. (Ar Cu=64 S=32 O=16 H=1 )
Contoh Soal 2

Pemanasan 25 gram garam tembaga (II) sulfat


hidrat menghasilkan 16 gram garam tembaga (II)
sulfat anhidrat. Jika diketahui Mr CuSO4 = 160
dan Mr H2O = 18, tentukan rumus molekul
senyawa hidrat tersebut!
Contoh Soal 3
Jika hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan
terbentuk tembaga (II) sulfat anhidrat dan
massanya berkurang 36%
CuSO4.xH2O(s) → CuSO4(s) + xH2O(g)
Tentukan nilai x dalam rumus tembaga (II)
hidrat tersebut . (Ar Cu=64 S=32 O=16 H=1 )
Contoh Soal 4

Massa molekul relative Kristal garam


inggris MgSO4.xH2O adalah 246.
Maka x adalah …. (Ar Mg=24 S =32
O=16 H=1)
Kadar Unsur Dan Massa Unsur Dalam
Senyawa
 RUMUS KIMIA DAN PERSENTASE KOMPOSISI

ETILENA

Rumus Empiris : (CH2)n


Rumus Molekul : C2H4
Massa C = 12,011 g
Massa H = 2,0159 g
Jumlah 14,027 g

PERSENTASE MASSA

KARBON = 12,011 x 100% = 85, 628% C


14,027

2,0159
HIDROGEN = x 100% = 14, 372% H
14,027
Rumus Molekul dan Rumus Empiris

Rumus molekul menyatakan jenis dan jumlah atom tiap molekul.


Contoh : CH3COOH,C2H6,H2O

Rumus empiris menyatakan perbandingan jenis dan jumlah paling


sederhana dari senyawa.
Contoh : CH2O,CH3,H2O, NaCl
Konsep mol dapat digunakan
untuk menetukan rumus kimia
suatu senyawa yang belum
diketahui.

Rumus kimia suatu senyawa


dapat menjelaskan atau
menyatakan jumlah relatif atom
yang terdapat dalam senyawa
itu.

Ada 2 jenis rumus kimia, yaitu :


1. Rumus Empiris (RE)
2. Rumus Molekul (RM)
1. RUMUS KIMIA
• RUMUS EMPIRIS (RE) :
Rumus yang paling sederhana dicerminkan
oleh jumlah atom untuk setiap jenis atom
dalam suatu senyawa
• RUMUS MOLEKUL (RM) :
Jumlah atom setiap unsur didalam molekul

Misal rumus empiris glukosa (CH2O)n


nisbah C : H : O = 1 : 2 : 1
Bila diketahui Mr = 180, maka n = 6
rumus molekul glukosa = C6H12O6
Apakah Rumus Empiris itu ?

Rumus empiris suatu senyawa adalah rumus kimia paling


sederhana yang dimiliki suatu senyawa.
Rumus empiris memberikan informasi mengenai
perbandingan jumlah atom relatif dari setiap jenis atom
yang terkandung dalam senyawa itu.
Contoh :
1. Rumus empiris glukosa adalah CH2O, yang menyatakan
perbandingan jumlah atom karbon, hidrogen dan oksigen
adalah 1 : 2 : 1.
2 .Rumus empiris air adalah H2O, yang menyatakan
perbandingan jumlah atom hidrogen dan oksigen adalah
2 : 1.
Bagaimana cara menentukan Rumus Empiris suatu
senyawa ?

Tentukan Bagi massa


massa unsur unsur atau
atau persen persen Perbanding
massa unsur massa unsur an mol
penyusun dengan Ar terkecil
suatu masing-
senyawa masing
Contoh Rumus Empiris:

Suatu analisis terhadap senyawa ion menunjukkan bahwa


senyawa tersebut mengandung 2,82 gram natrium; 4,35
gram klorin; dan 7,83 gram oksigen. Tentukan rumus
empiris senyawa tersebut ! (Ar Na = 23; Cl = 35,5; O = 16)

Penyelesaian :
Tentukan massa setiap unsur = Na : Cl : O
2,82 : 4,35 : 7,83
Bagikan dengan Ar masing-masing = 2,82 : 4,35 : 7,83
23 35,5 16
Perbandingan mol terkecil = 0,123 : 0,123 : 0,489
1 : 1 :2
Jadi Rumus Empirisnya adalah NaClO2
Suatu oksida nitrogen diketahui mengandung 36,37%
berat oksigen. Tentukan rumus empiris oksida nitrogen
tersebut! (Ar N=14, O=16)
Penyelesaian :
Tentukan persentase massa
setiap unsur : N : O
(100-36,37)% 36,37%
Bagikan dengan Ar
masing-masing : 63,63% : 36,37%
14 16
Perbandingan mol terkecil : 4,54 : 2,27
2 : 1
Jadi rumus empirisnya adalah N2O
Latihan:

1. Sebanyak 0,242 gram kalium dibakar


dengan oksigen menghasilkan 0,44 gram
kalium oksida. Tentukan rumus empiris dari
kalium oksida tersebut ! (Ar K=39, O=16)
2. Suatu senyawa mengandung 2,4% hidrogen,
39% sulfur, dan 58,6% oksigen. Tentukan
rumus empiris seyawa tersebut ! (Ar
H=1,S=32,O=16)
Apakah Rumus Molekul itu?
Rumus empiris tidak menggambarkan jumlah unsur-
unsur sebenarnya yang menyusun suatu senyawa.
Jumlah unsur-unsur sebenarnya yang menyususn
suatu senyawa dijelaskan oleh rumus molekul.
Jadi, Rumus Molekul suatu zat menjelaskan jumlah
atom setiap unsur dalam satu molekul zat itu.
Contoh:
1. Rumus molekul karbon dioksida adalah CO2
Artinya : Setiap molekul karbon dioksida
mengandung 1 atom karbon dan 2 atom oksigen.
2. Rumus molekul glukosa adalah C6H12O6
Artinya : Setiap molekul glukosa mengandung 6
atom karbon,12 atom hidrogen dan 6 atom
oksigen
Bagaimana cara menentukan Rumus Molekul
suatu senyawa ?

Tentukan Rumus Hitung Mr Tentukan Rumus


Empirisnya Senyawa kelipatan Molekul =
RE . n
nya (n)
Contoh :
Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5% hidrogen, dan sisanya
nitrogen. Jika 1 gram pirimidin mengandung 7,5 x 1021 molekul,
tentukan rumus molekulnya ! ( Ar C=12, H=1, N=14, Bilangan
Avogadro = 6,02 x 1023).

Penyelesaian :
Tentukan rumus empiris = C : H : N
60% : 5% : 100%-65%
60 : 5 : 35
12 1 14
5 : 5 : 2,5
2 : 2 :1
Jadi RE nya adalah C2H2N
1. Hitung Mr Senyawa G = n x Mr
Mr = 1 x 6,02.1023 n = X
7,5.1021 L
Mr = 80 Mr = G
n atau
Mr = G x L
X

2. Tentukan kelipatannya (n)


(C2H2N)n = 80
(2x12)n+(2x1)n+(1x14)n = 80
40n = 80
n =2

3. Rumus molekulnya adalah = RE x n


= C2H2N x 2
= C4H4N2
Contoh :

Vitamin C merupakan senyawa yang tersusun atas C, H,


dan O. Senyawa yang biasanya terdapat dalam buah
jeruk ini mempunyai massa molar 176 g/mol. Ketika 1
gram sampel vitamin C dibakar menggunakan alat
analisis pembakaran, diperoleh data sebagai berikut :
Massa CO2 1,50 gram
Massa H2O 0,41 gram
Tentukan rumus molekul vitamin C ! (Ar C=12, H=1,
O=16)
Latihan 1

Suatu oksida nitrogen terdiri dari 7 gram


nitrogen dan 12 gram oksigen. Tentukan rumus
empiris oksida tersebut. (Ar N=14 O=16)
Latihan 2

Bahan penyedap makanan monosodium glutamat


(MSG) mempunyai susunan 13,6% Na, 35,5% C,
4,8% H, 8,3%N dan sisanya O. Tentukan RE
senyawa tersebut. (Ar Na=23 C=12 H=1 N=14)
Latihan 3

Senyawa dengan rumus empiris CH2 mempunyai


Mr=42. Bagaimana rumus molekul senyawa
tersebut?
(Ar H=1 C=12)
Latihan 4
Dalam 7,5 gram suatu senyawa hidrokarbon
(senyawa C dan H), terdapat 6 gram karbon.
Massa molekul relatif (Mr) senyawa tersebut 30.
Tentukan rumus empiris dan rumus molekul
senyawa tersebut?
Ar C=12 H=1
Latihan 5
Pada pembakaran sempurna 2,8 gram suatu
senyawa yang mengandung C, H dan O, dihasilkan
4,4 gram CO2
Dan 2,7 gram H2O. Tentukan rumus empiris
senyawa tersebut ! (Ar C=12 H=1 O=16)
Petunjuk
Massa karbon dalam sampel sama dengan massa
karbon dalam CO2
Massa hidrogen dalam sampel sama dengan massa
hidrogen dalam H2O.
Massa oksigen dalam sampel = massa sampel –
massa (karbon + hidrogen)
Latihan 6

Pada pembakaran sempurna 1,3 gram suatu


hidro karbon (CxHy) dihasilkan 4,4 gram CO2.
Massa 5 liter senyawa (T,P) adalah 6,5 gram.
Pada T,P yang sama, massa 1 liter oksigen
adalah 1,6 gram. Tentukan rumus molekul
hidrokarbon tersebut!
(Ar C=12 H=1 O=160
Orang yang ragu melakukan yang baik untuk dilakukannya, adalah orang yang tegas
membiarkan dirinya menerima yang tidak disukainya.

Marilah kita perhatikan, bahwa …

Kehidupan ini berisi persaingan antara kemampuan kita dengan masalah-masalah kita.

Semua orang yang berhasil, mencapai keberhasilan mereka melalui ketegasan untuk
menjadikan diri mereka lebih kuat daripada masalah-masalah mereka.

Dan dia yang hidup dalam keluhan, adalah biasanya orang yang menunda
menyelesaikan masalah kecil, untuk kemudian membiarkannya tumbuh menjadi masalah
besar.

Seperti juga dia yang mengeluhkan kesulitan hidup, adalah biasanya orang yang tidak
menyelesaikan masalah saat masalah itu masih mudah ditangani, dan membiarkannya
tumbuh menjadi masalah yang terlalu sulit untuk diselesaikannya.

Ketegasan!

Seandainya saja setiap jiwa ikhlas untuk berlaku tegas bagi kebaikan hidupnya sendiri