You are on page 1of 19

SKENARIO 1

TUTORIAL IKA 2
ANGGOTA
1. Rizqi Dwi Admaja 201410330311015
2. Sabrina Azima 201410330311059
3. Aninda Putri Mulyani 201410330311112
4. Wellystianti Panca Ningrum.A.M. 201410330311118
5. Neneng Halida 201410410311077
6. Gita Annisa Fadilla 201410410311107
7. Devi Sesyarani 201410410311199
8. Ririantika Dwi Jiansari 201410410311218
9. Anggia Ammar Enggarwati 201410410311224
10. Leny Rahayu
11. Rusliani Errisca
12. Winda Suci Wulandari
PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM MENANGANI
PASIEN BESERTA KELUARGA SAAT KONDISI
MENURUN/KRITIS

Seorang pasien laki-laki usia 55 tahun dibawa keluarga ke RS dengan


keluhan perut sakit dan bertambah besar serta sesak. Pasien ini sebelumnya
pernah MRS di RS pada bulan Juli 2017. Kondisi waktu itu sudah tidak panas dan
mengalami pembengkakan hati, karena kondisi mulai membaik, pasien dibawa
pulang oleh keluarga. Padahal saat dikonsulkan ke dr Faisal, SpPD oleh perawat
masih belum diperbolehkan pulang, karena keluarga memaksa maka diminta
membuat surat pulang paksa.
Saat ini merupakan kali kedua pasien dibawa ke RS, saat masuk RS oleh
petugas diarahkan masuk ke IGD diterima oleh perawat dengan Rekam Medis
(RM) C4192 dan ditangani oleh dokter jaga IGD. Dokter jaga IGD melakukan
asesmen awal dengan melakukan anamnesis pada pasien dan keluarga serta
dilakukan pemeriksaan fisik, setelah didiagnosis dokter jaga melapor pada dokter
spesialis yang jaga yaitu dr Darmadi SpPD melalui telpon, sedangkan perawat
melakukan asesmen asuhan keperawatan dengan pasien dan keluarga pasien.
Saat konsultasi dengan Dr Sp, dokter jaga IGD mendapatkan advis untuk
dilakukan tindakan yaitu pasien diberi O2 nasal, infus NS. advis Dr Sp dicatat
dilembar RM, Resep obat disampaikan ke keluarga pasien dan advis Dr Sp
disampaikan ke perawat. Perawat menindaklanjuti advis Dr Sp dan keluarga pasien
menukarkan resep obat di bagian farmasi, apoteker menyampaikan ke keluarga
pasien agar obat tersebut untuk diberikan ke perawat IGD. Setelah dilakukan
tindakan pasien masuk di ruang bangsal rawat inap. Keesokan harinya dr Darmadi
SpPD hadir ke RS, dokter jaga IGD menyampaikan hasil asesmen ke dr Darmadi
SpPD kemudian pasien di visite dan didampingi dokter jaga dan perawat, setelah
dilakukan pemeriksaan keluarga pasien mendapatkan penjelasan dari dr Darmadi
kalau pasien menderita Tumor Hati, selain itu pasien juga tidak bisa makan maka
advis dr Darmadi untuk dipasang NGT.
Malam harinya keluarga pasien melaporkan ke perawat untuk menghubungi
dr Darmadi SpPD meminta untuk konsultasi masalah pemberian serum vitamin,
riwayat sebelumnya menurut keluarga pasien saat dirawat dr Faisal diberi serum
vitamin. Keluarga pasien juga menjelaskan kalau sudah telpon dan SMS dr
Darmadi tetapi tidak diangkat/dijawab. Keluarga pasien juga berkonsultasi dengan
dokter umum yang jaga di IGD dan dokter tersebut menjelaskan kalau tidak berani
mendahului dokter spesialis. Keesokan harinya pasien dalam kondisi kritis dan
dibawa ke ICU, belum sampai lima menit pasien meninggal dunia. Pihak
manajemen RS saat dikeluhkan oleh keluarga pasien menjelaskan kalau pasien
tidak dikasih aminoleban bukan serum vitamin karena pasien sesak, kalau diberi
suplemen makin tambah sesaknya.
KEYWORD

• ♂ 55 tahun
• Perut (sakit, bertambah besar, sesak)
• Pernah MRS 4 bulan yg lalu
• Pembengkakan hati
• Pulang paksa
• RM C4192
KELARIFIKASI ISTILAH

• Rekam Medis
Berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan,
pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien .
(pasal 46 ayat (1) UU Praktik Kedokteran) atau (PerMenKes RI No. 269 tahun
2008)
• IGD
RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana komunikasi interprofesional yang terjadi di ruang IGD


tersebut? Apakah sudah berjalan dengan baik?
2. Bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh perawat, apoteker dan
dokter kepada keluarga pasien?
3. Bagaimana seharusnya peran apoteker di ruang IGD?
4. Apa yang dilakukan apoteker ketika menerima resep?
5. Apa yang disampaikan dokter jaga IGD kepada dokter spesialis yang
jaga yaitu dr Darmadi SpPD melalui telpon?
6. Apa yang membedakan antara dokter jaga IGD dan dokter spesialis
yang jaga?
7. Mengapa terdapat perbedaan terapi dari 2 dokter mengenai pemberian
vitamin serum?
HIPOTESIS
2. BAGAIMANA KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN OLEH
PERAWAT, APOTEKER DAN DOKTER KEPADA KELUARGA
PASIEN?

Perawat:
Tujuan komunikasi yang terjadi antara petugas kesehatan dan pasien
1. untuk mengatasi masalah,
2. menghubungkan dengan yg lain,
3. Memudahkan adaptasi dengan hal yang sulit diubah,
4. menghadapi permasalahan dengan penyadaran diri.
Inilah yang disebut komunikasi terapeutik

Komunikasi Apoteker kepada keluarga pasien

Apoteker memberikan KIE terkait obat yang diresepkan dokter (nama obat,
jumlah obat, indikasi), lalu apoteker juga memberitahu kepada keluarga pasien
bahwa obat tersebut harus segera diberikan ke perawat IGD.
• Dokter  kompetensi 4 A
• Mampu mendiagnosis dan menatalaksana secara mandiri dan tuntas.
Dokter : menjelaskan diagnosis, menjelaskan
penatalaksanaan yang harus dilakukan serta meminta izin
atau inform konsent kepada keluarga pasien.
4. APA YANG DILAKUKAN APOTEKER KETIKA MENERIMA
RESEP?

Tindakan Apoteker ketika Menerima Resep

Ketika apoteker menerima resep di apotek maka wajib untuk melakukan skrining Resep
Persyaratan administratif : Nama,SIP dan alamat dokter, Tanggal penulisan resep,
Tanda tangan/paraf dokter penulis resep, Nama, alamat, umur, jenis kelamin, dan berat
badan pasien, Nama obat , potensi, dosis, jumlah yang minta, Cara pemakaian yang
jelas, Informasi lainnya.
Kesesuaian farmasetik: bentuk sediaan, dosis,potensi, stabilitas, inkompatibilitas, cara
dan lama pemberian.
Pertimbangan klinis: adanya alergi, efek samping, interaksi, kesesuaian (dosis, durasi,
jumlah obat dan lain-lain). Jika ada keraguan terhadap resep hendaknya dikonsultasikan
kepada dokter penulis resep dengan memberikan pertimbangan dan alternatif seperlunya
bila perlu menggunakan persetujuan setelah pemberitahuan.
Setelah obat sudah siap, maka diberikan kepada keluarga pasien, lalu tidak lupa untuk
melakukan KIE (nama obat, indikasi, jumlah obat) dan menyuruh untuk segera diberikan
kepada perawat IGD
(Kep.Menkes, No. 1027 tahun 2004)
5. APA YANG DISAMPAIKAN DOKTER JAGA
IGD KEPADA DOKTER SPESIALIS YANG JAGA
YAITU DR DARMADI SPPD MELALUI TELPON?

Menjelaskan hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik yang dilakukan dan


menanyakan penatalaksanaan yang dilakukan.
6. APA YANG MEMBEDAKAN ANTARA
DOKTER JAGA IGD DAN DOKTER SPESIALIS
YANG JAGA?

• Dokter spesialis : Dokter penanggung jawab pelayanan adalah dokter


yang bertanggung jawab sepenuhnya atas pengelolaan asuhan medis
seorang pasien di RS.
• Dokter jaga IGD : Melaksanakan pelayanan medis di IGD selama 24
jam secara bergiliran.
ISI REKAM MEDIS UNTUK PASIEN GAWAT
DARURAT
ISI REKAM MEDIS UNTUK PASIEN RAWAT
JALAN PADA SARANA PELAYANAN
KESEHATAN