Fisiologi Tractus Urinarius

dr Yusuf Hermawan

Pendahuluan
Sistem perkemihan merupakan suatu sistem dimana terjadinya proses penyaringan darah, sehingga darah bebas dari zat-zat yang yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-zat yang masih dapat dipergunakan oleh tubuh y Zat-zat yang tidak dipergunakan lagi oleh tubuh larut dalam air dan dikeluarkan berupa urin (air kemih)
y

Sistem Perkemihan
y

Terdiri dari :
Dua buah ginjal membuang zat-zat sisa metabolisme atau zat yang berlebihan dalam tubuh serta membentuk urin Dua buah ureter mentransport urin ke kandung kencing/bladder/buli-buli Kandung kencing/bladder tempat penampungan urin sementara Uretra saluran yang mengalirkan urine dari bladder/kandung kencing keluar tubuh

GINJAL (REN)

Anatomi
y

Renal pelvis
merupakan ruang penampung yang besar yang menghubungkan medula dengan ureter memiliki percabangan yaitu kaliks mayor dan kaliks minor @ ginjal memiliki sekitar 2-3 kaliks mayor dan 8-18 kaliks minor

y

Medulla renalis
merupakan bagian tengah ginjal, terdiri dari 8-18 piramida bagian apeks dari piramida adalah papilla piramida terdiri dari tubulus dan duktus kolektifus dari nefron urin berjalan dari medulla ke kaliks minor kaliks mayor renal pelvis ke ureter dan masuk kandung kencing

y

Cortex renalis
paling luar dari ginjal terdiri dari area kortikal dan area juxtamedullari mempunyai kapiler-kapiler menembus medula melalui piramid membentuk renal kolum

Nefron
Nefron merupakan unit fungsional pada ginjal memiliki sekitar 1 juta nefron y Terdiri lima komponen :
y

@ ginjal

Kapsula bowman dan glomerulus merupakan tempat terjadinya filtrasi Tubulus kontortus proksimal tempat reabsorpsi >> dan sekresi Lengkung Henle tempat pengenceran dan pemekatan urin terjadi Tubulus kontortus distal terjadi reabsorpsi dan sekresi >> Duktus kolektifus pemekatan urin dan menyalurkan urin ke renal pelvis
y

Secara garis besar dikatakan bahwa nefron terdiri atas dua komponen yaitu
komponen tubular yang terdiri dari kapsula Bowman sampai dengan duktus kolektifus komponen vascular yang terdiri dari kapiler glomerulus & kapiler peritubuler

Nefron
Ginjal memfiltrasi ±1700 liter darah/ 24 jam y Fungsi nefron :
y

Filtrasi air dan zat terlarut dari darah Reabsorpsi secara selektif zat-zat yang terlarut untuk dikembalikan kedalam darah untuk menjaga keseimbangan konsentrasi dalam darah Ekskresi produk buangan kedalam urine

Pembentukan Urin
y

Pembentukan urin dalam nefron melalui tiga proses yaitu :
1. Filtrasi glomerulus 2. Reabsorpsi tubulus 3. Sekresi tubulus.

Filtrasi Glomerulus
Filtrasi glomerulus merupakan proses yang pasif, tidak selektif, dimana cairan dan zat-zat terlarutnya terdorong melalui membran semi permeabel melalui tekanan hidrostatik y Pada proses ini terjadi penyaringan darah, yang tersaring adalah bagian cairan darah kecuali protein y Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai bowmen yang terdiri dari glukosa, air, sodium, klorida, sulfat, bikarbonat, kalsium, fosfat, serta zat lainya ke tubulus ginjal cairan yang di saring disebut filtrat gromerulus
y

Filtrasi Glomerulus
Sejumlah volume cairan yang terfiltrasi dari darah ke dalam kapsula bowman dalam setiap menitnya disebut dengan glomerular filtration rate (GFR) y GFR dipengaruhi oleh tiga faktor :
y

Total permukaan yang memungkinkan untuk proses filtrasi Permeabilitas membran filtrasi Total tekanan filtrasi

Filtrasi Glomerulus
Tekanan filtrasi ditentukan oleh kekuatan tekanan yaitu tekanan hidrostatik yang mendorong dan tekanan osmotik yang menarik y Perbedaan kedua tekanan tersebut yang menentukan tekanan total dari tekanan filtrasi
y

Glomerular Filtration Rate (GFR)
GFR normal pada orang dewasa adalah 120-125 ml/menit y GFR dikontrol oleh :
y

Kontrol intrinsik yang disebut dengan autoregulasi renal
x Mekanisme myogenik yang mengontrol diameter arteriol afferen yang berespon terhadap perubahan tekanan pada pembuluh darah tekanan darah yang meningkat menyebabkan pembuluh darah renal kontriksi x Mekanisme renin-angiotensin. Dilakukan oleh hormon Renin yang dihasilkan oleh aparatus jukstaglomerullus renin dipacu oleh adanya penurunan tekanan dalam sistem sirkulasi

Kontrol ekstrinsik melalui sistem syaraf simpatis.
x Dalam keadaan gawat atau stress, sistem syaraf simpatis menyebabkan vasokonstriksi yang kuat pada arteriol afferen dan menghambat pembentukan filtrat glomerulus. x Sistem syaraf simpatis merangsang sel jukstaglomerulus untuk melepaskan renin yang nantinya akan meningkatkan tekanan darah sistemik

Reabsorpsi Tubulus
Pada ginjal yang sehat, nutrien organik seperti asam amino dan glukosa direabsorpsi y Kecepatan dan banyaknya air yang direabsorpsi tergantung dari respon ginjal terhadap hormon-hormon yang berperan y Proses reabsorpsi berbagai zat dapat berlangsung secara aktif diantaranya adalah glukosa, asam amino, laktat, vitamin, sebagian besar ion
y

Reabsorpsi Tubulus
Bagian desenden lengkung henle lebih permeabel terhadap air, natrium dan klorida masuk melalui proses diffusi. Bagian interstisial yang hiperosmotik menyebabkan air bergerak keluar dari bagian desenden sehingga filtrat menjadi lebih pekat y Lumen bagian asenden lengkung henle impermeabel terhadap air, tetapi dapat dilewati oleh natrium dan klorida masuk ke interstisial di medula. Dengan demikian filtrat di medula menjadi hipoosmotik dan interstisial menjadi hiperosmotik y Saat filtrat melewati bagian asenden lengkung henle dan memasuki tubulus distal, natrium dan klorida dikeluarkan/berpindah sedangkan air ditahan sehingga filtrat menjadi lebih encer
y

Sekresi Tubulus
Banyak zat seperti hidrogen, kalium kreatinin, amonia, dan asam organik berpindah dari darah di kapiler peritubular kedalam tubulus sebagai filtrat y Zat lain yang disekrsikan juga seperti obat-obatan dan zat-zat lain yang tidak dibutuhkan oleh tubuh y Proses sekresi ini juga penting dalam mengatur keseimbangan asam basa
y

Urin
Volume urin rata-rata dalam keadaan sehat adalah 1500 ml y Input (ml) : air minum 1500, makanan 500, air metabolisme 400 total 2400 y Output (ml) : urin 1500, IWL : paru-paru 400, IWL : kulit 400, feses 100 total 2400
y

Komposisi Urin
Urin terdiri dari 95% adalah air dan 5% zat terlarutnya y Jumlah terbesar zat terlarut adalah urea y Zat terlatur lain adalah natrium, kalium, fosfat, sulfat, kreatinin, asam urat, kalsium, magnesium dan bikaarbonat.
y

Variasi Volume Urin
Pada orang dewasa yang sehat, produksi urin dalam sehari jumlahnya sangat bervariasi dari yang paling sedikitnya 300 ml saat tubuh tidak mendapatkan asupan air atau saat tubuh kehilangan banyak air sampai 23 liter pada keadaan banyak minum y Pada keadaan sehat, volume urin tidak memungkinkan dibawah 300 ml karena volume ini merupakan jumlah minimal yang dibutuhkan untuk urin dapat mengeluarkan zat-zat buangan yang berbahaya.
y

Pengaruh Hormon Thd Urin
Hormon paratiroid,vitamin D dan kalsitonin pengaturan keseimbangan kalsium dan posfat di ginjal y ADH (antidiuretik hormon)
y

mengatur kadar natrium dan volume air
y

Aldosteron
aldosteron >> disekresi >> natrium direabsorpsi merupakan satu2nya hormon yang terlibat dalam pengaturan kalium efek aldosteron di tubulus distal adalah meningkatkan sekresi kalium kedalam urin

y

Atrial Natriuretic peptide
menghambat sekresi aldosteron mengurangi pelepasan renin oleh ginjal mengurangi pelepasan ADH oleh hipofisis posterior vasodilatasi natriuresis dan diuresis

URETER

Ureter
Ureter berfungsi mentransport urin dari ginjal ke buli-buli y Lapisan otot pada dinding ureter menimbulkan gerakan peristaltik yang mendorong urin masuk ke dalam buli-buli y Terdapat 3 lokasi penyempitan ureter :
y

Peralihan pelvis renalis ² ureter (ureteropelvic junction) Saat ureter melewati a. iliaka Di posterior buli-buli (ureterovesical junction)

VESICA URINARIA (KANDUNG KEMIH / BULI-BULI) BULI-BULI)

Vesica Urinaria
Merupakan reservoar urin Ukuran, bentuk dan posisi bervariasi sesuai jumlah cairan yang dikandungnya y Trigonum vesica urinaria y Buli ² buli memiliki 3 lapisan :
y y

Serosa peritoneum Muskular otot detrusor Mukosa epithel transisional

Pada usia dewasa, mampu menampung sekitar 300-500 ml urin keadaan tertentu dapat menampung dua kali lipat lebih y Miksi normal terjadi jika buli-buli terisi 200 ² 300 ml urin
y

URETHRA

Urethra
Membentang dari orificium urethra interna (buli-buli) sampai ke orificium urethra eksterna y Pada panjang 18 ² 20 cm, berfungsi sbg kanal komunis u/ sistem reproduksi dan sistem urinaria y Pada panjang sekitar 4 cm, hanya berfungsi sbg sistem perkemihan, orificium urethra eksterna berada di anterior vagina y Urethra mempunyai 2 sfingter : interna (involunter) dan eksterna (volunter)
y

MIKSI / BERKEMIH

Miksi / Berkemih
Merupakan proses pengosongan kandung kemih bila kandung kemih terisi y Dua langkah utama yaitu: jika kandung kemih terisi secara progresif sampai tegangan dindingnya meningkat diatas nilai ambang akan mencetuskan refleks miksi dan refleks miksi akan berusaha mengosongkan kandung kemih, menimbulkan kesadaran akan keinginan berkemih y Meskipun refleks miksi adalah autonom medula spinalis, refleks ini bisa juga dihambat atau ditimbulkan oleh pusat korteks serebri atau batang otak
y

Proses Miksi
Sejumlah urin (sekitar 200-300 ml) akan menyebabkan regangan pada kandung kencing y Regangan akan merangsang reseptor di kandung kencing sinyal akan diteruskan melalui syaraf afferen nervus pelvikus ke medulla spinalis y Di medulla spinalis sinyal akan diteruskan ke nervus motorik parasimpatis dan melalui interneuron dibawa ke hipotalamus yang akan dihantarkan ke otak sehingga manusia mempersepsikan keinginan untuk BAK y Sinyal dari nervus motorik parasimpatis akan dibawa oleh saraf efferen nervus pelvikus ke otot detrusor dan menstimulasi otot tersebut untuk berkontraksi
y

Proses Miksi
Kontraksi otot detrusor menyebabkan semakin meningkatnya tekanan di kandung kemih, tetapi urin tidak keluar sampai spingter internal (involunter) dan eksternal (volunter) relaksasi y Ketika volume urin di kandung kemih meningkat sampai dengan 500 ml akan meningkatkan rangsangan pada reseptor regangan sehingga sensasi semakin kuat y Refleks yang dihasilkan cukup kuat untuk membuka spingter uretra internal terbuka, jika secara sadar ada keinginan untuk miksi maka spingter uretra eksternal pun terelaksasi dan terjadilah pengeluaran urin y Diakhir proses mikisi kurang dari 10 ml urin akan tetap berada di kandung kemih
y

TERIMA KASIH

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful