SKENARIO 2
Wanita 35 tahun, hamil anak ketiga dan persalinan tidak maju. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bahwa tanda vital batas normal, tinggi fundus 3 jari bwah prosesus xyphoideus, pungggung dikanani ibu, bagian terendah kepala, perlimaan 2/5. Jarak antara simfisis pubis-tinggi fundus uteri 37cm, lingkar perut ibu 95cm. Denyut jantung janin 130x/menit. His 2 x dalam 10 menit dengan durasi 30-35 dtk. Pembukaan serviks 4cm, ketuban utuh, penurunan sesuai bidang Hodge 2 dgn kondisi

Hodge 4 : Bidang sejajar Hodge 1 setinggi ujung os. . .Hodge 2 : Bidang sejejar Hodge 1 setinggi tepi bawah simpisis. Coccygeus.‡ Bidang Hodge Pembagian Bidang Hodge : .Hodge 3 : Bidang sejajar Hodge 1setinggi spina ischiadika . .Hodge 1 : Bidang pintu atas dengan batas tepi atas simpisis.

‡ ‡ ‡ 35 tahun Hamil anak ke 3 Pemfis :  Tanda vital dalam batas normal  Tinggi fundus 3 jari dibawah prosesus xyphoideus  Punggung dikanani ibu  Bagian terendah kepala  Perlimaan 2/5  Jarak antara simfisis pubis-tinggi fundus uteri 37cm  Lingkar perut ibu 95cm  Denyut Jantung Janin 130 x/menit  His 2 x dalam 10 menit dengan durasi 30-35 dtk  Pembukaan serviks 4cm  Ketuban utuh  Penurunan sesuai bidang Hodge 2 dgn kondisi panggul dalam cukup .

Faktor-faktor yang berperan dalam persalinan 4. Anatomi jalan lahir 2. Pengertian Distosia dan mekanismenya 7. Interpretasi Pemfis pada kasus 6. Penanganan Distosia 10. Proses pemantauan persalinan dan pemriksaan 9. Mekanisme persalinan normal 5.1.Pencegahan Dsitosia . Tanda-tanda Inpartu 3. Kelainan-kelainan yang menyebabkan Distosia 8.

namun ukuran ini relatif tergantung pada kapasitas pelvik dan presentasi janin .INTERPRETASI KASUS  Wanita 35 tahun Multigravida  Usia kehamilan cukup bulan (tinggi fundus 3 jari bawah prosesus xyphoideus)  Denyut Jantung Janin 130x/menit Normal  His tidak adekuat durasi kontraksi kurang dari 40 detik  Kondisi panggul dalam cukup  Pembukaan serviks 4 cm fase aktif  Perkiraan berat janin dalam batas normal= Lingkar Perut Ibu X Tinggi Fundus = 95 X 37 = 3315 gram.

.

.

.

JENISJENIS PANGG UL .

 Rasa sakit oleh adanya his yang datang lebih kuat. sering dan teratur  Kontraksi yang disertai dengan pelepasan lendir darah  Pelepasan air ketuban .

* MEKANISME PERSALINAN NORMAL * .

polos uterus) ‡ PASSAGE : Keadaan jalan lahir ‡ PASANGGER : Keadaan janin .Persalinan ditentukan oleh 3 (tiga) faktor : ‡ POWER : His (kontraksi ritmis ot.

1 KALA . 3 FASE AKTIF FASE AKSELERASI FASE DILATASI AKTIF FASE DESELERASI KAL A FASE PERSALINAN KALA . 2 KALA .FASE LATEN KALA . 4 .

ENGAGEMENT FLEKSI DESENSUS PUTAR PAKSI DALAM EKSTENSI PUTAR PAKSI LUAR EKSPULSI .

.

.

.

DISTOSI A .

‡ Adalah persalinan yang sulit yang ditandai dengan adanya hambatan kemajuan dalam persalinan ‡ Penyebab Distosia :  Distosia karena kelainan dari His  Distosia karena kelainan dari jalan lahir  Distosia karena kelainan dari keadaan janin .

emosi dan ketakutan ‡ Kelainan-kelainan pada his dapat dibagi dalam tiga jenis yaitu :  Inersia Uteri(hypotonic uterine contraction)  His terlampau kuat(hypertonic uterine contraction)  Incoordinate uterine contraction .* DISTOSIA KRN KELAINAN DARI HIS * ‡ Etiologi : Sering terjadi pada Pimigravida ( • 35thn) ‡ Faktor Herediter.

Pros. Pemantauan Persalinan dengan menggunakan * PATOGRAF * .

PEMERIKSA AN Haid ( Rumud Neigel ) ANAMNESIS Kehamilan dri ibu PEMERIKSAAN PEMFIS Pemfis Leopold I Leopold II Leopold III LeopoldI V .

* PENATALAKSANAAN * INERSIA UTERI TETANIA UTERI INCOORDINAT  UntukE  Jika ketuban belum pecah sebaiknya dipecahkan  Pemberian Oksitosin dilarutkan ke dalam 500 cc glukosa 5 % Pemberian Marfin dan Luminal Bila ada tanda-tanda obstruksi persalinan harus dilakukan dengan SC mengurangi rasa takut dan cemat tonus otot maka diberikan obat anti sakit dan penenang  Apabila persalinantelah berlangsung lama maka partus diselesaikan dgn menggunankan hasil pem. & evaluasi .

belajar bernafas selama persalinan dan memperkenalkan posisi ‡ Mengontrol kehamilan (4 x selama kehamilan) . dengan demikian tenaga saat persalinan akan bagus ‡ Senam hamil secara teratur Senam hamil penting untuk melemaskan otot-otot.‡ Status gizi ibu saat hamil Status gizi harus baij.

‡ Pada Ibu :  Infeksi Intrapartum  Ruptur Uteri  Pembentukan Fistula  Cedera otot-otot dasar panggul ‡ Pada Janin :  Caput Suksedenum  Molase Kepala Janin .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful