Dakwah Islamiah Ditengah Tantangan Zaman

H. Mas’oed Abidin
Oleh

08/16/08

1

Dakwah adalah ajakan
Dakwah Islamiyah pada hakekatnya suatu usaha yang digerakkan secara sadar, terarah dan terpadu. Mengubah seseorang, sekelompok orang atau suatu masyarakat menuju keadaan yang lebih baik, sesuai perintah Allah dan Sunnah Nabi Muhammad Rasulullah SAW.
08/16/08 2

• Dakwah usaha terus menerus da’i (du’aat),
Ditujukan kepada masyarakat yang di dakwahi (mad’uu). Melakukan perubahan dengan konsep terarah. “Merobah tatanan dan kebiasaan masyarakat terbelakang (dzulumaat, gelap) kepada tatanan yang lebih maju terang, (an-nuur)”

08/16/08

3

• Dakwah ilaa Allah memiliki sisi-sisi mengagumkan,
Dakwah adalah tugas suci melanjutkan risalah Rasul Allah melalui tabligh, menegakkan kalimat tauhid. Jika dakwah tidak ditunaikan sesuai risalah Islamiah, akan berjangkit kemaksiatan. Kekufuran akan menjadi-jadi, dan bantuan dari Allah akan terjauh.
08/16/08 4

‫وَاذْك ُروا نِعْمة الل ّهِ عَلَيْك ُم وَميثَاقَه‬ َ َ ِ ْ ُ ُ َ ‫ال ّذِي وَاث َقك ُم بِهِ إِذ ْ قُلْت ُم سمعْنَا‬ ِ َ ْ ْ َ َّ َ َّ َّ ‫وَأَطَعْنَا وَات‬ ‫قوا الله إ ِن الله عَلِيم‬ ُ ّ َ ٌ َ ُّ ‫بِذَات الصدُور‬ ِ ِ
“Wahai Rasul Allah, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu), berarti kamu tidak menyampaikan amanahnya. Allah memelihara kamu dari gangguan manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang kafir”. (QS.Al Maidah, 7)
08/16/08 5

Intensifitas peran dakwah ilaa Allah adalah memimpin, mengajak, membimbing dan memberikan penyuluhan kepada umat binaan.
ْ ‫ولْتك ُن منك ُم أ ُمة يدعون إلَى ال ْخير ويأ‬ ‫َ ْ ِ َ َ مرون‬ َ ُ ُ ِ َ ُ ْ َ ٌ َّ ْ ْ ِ ْ َ َ … ‫بِال ْمعْروف وَيَنْهَوْن عَن ال ْمنْكَر‬ َ ِ ُ َ ِ ُ ِ
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar …(QS. Ali Imran, 3 : 104)
08/16/08 6

• Landasannya Kitabullah dan Sunnah Rasul,

berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia … 08/16/08 7 )QS.Ali Imran, 3 : 112).

َ‫ضربت عَلَيهم الذّل َّة أي‬ ‫ْ ِ ُ ِ ُ ْن ما‬ ْ َِ ُ َ َ َّ َّ ‫ث ُقفوا إ ِل ب ِحب ْل من اللهِ وَحب ْل‬ ُ ِ ٍ َ َ ِ ٍ َ ... ‫من النَّاس‬ َ ِ ِ Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka

• Agama Islam adalah agama fithrah yang damai,
Dakwah Islam sangat alamiah insaniyah, sesuai dengan zaman. Mengajarkan hidup harmoni dengan kemampuan tinggi untuk berdampingan secara damai dengan seluruh umat manusia. Mewujudkan kesejahteraan hakiki dengan kaedah-kaedah syar’i yang ditampilkan. Perhatian mendalam terhadap kesejahteraan materiil dan im-materiil, dalam kehidupan sosial secara keseluruhan. Menyeru manusia untuk hidup secara baik (shalih). Apakah itu dalam kehidupan individu, keluarga, kelompok, bangsa bahkan dunia.
08/16/08 8

• Dakwah ditujukan kepada umat manusia,
Tujuan utamanya membawa manusia kepada ajaran tauhid. Mengakui dan menerima kemuthlakan kekuasaan Allah dan ke Esaan Allah. Dakwah mengarah kepada jalan yang ditentukan Allah, ilaa sabiili rabiika.

َ َ ِ َ ‫ادْع ُ إِلَى سبِيل رب ِّك بِال ْحك ْمة‬ ِ َ ِ َّ ‫وَال ْموْعظَةِ ال ْحسنَةِ وَجادِلْهُم بِالتِي‬ ِ َ َ َ َ ْ
08/16/08

َ ‫هي أ‬ 125 :‫ِ َ حسن... النحل‬ ُ َ ْ

9

Peralatan Da'wah Manhaj-nya adalah Alquran dan Sunnah Rasul untuk hal tersebut maka Diperlukan watak-watak, yang ditunjukkan oleh penda'wah pertama, yakni Rasulullah SAW
08/16/08 10

Keberhasilan suatu upaya da'wah (gerak da'wah) banyak ditentukan oleh kerapian pengorganisasian (nidzam). Perangkat dalam organisasi itu, selain dari orangorang, adalah juga peralatan

Satu dari peralatan da'wah itu adalah penguasaan kondisi ummat, tingkat sosialnya dan juga budaya mereka ini bisa terbaca dalam peta da'wah
08/16/08 11

Peta da'wah, akan berhasil digunakan;
 Terjalinnya kesepakatan pelaksana-pelaksananya,  Adanya kesatuan visi dan pandangan,  Menggalang saling pengertian,  Koordinasi sesamanya,  Mempertajam faktor-faktor pendukungnya,  Membuka pintu dialog persaudaraan (hiwar akhawi). Ada baiknya di pelajari pembentukan efektif leader dari Rasulullah SAW dan ini merupakan salah satu kunci keberhasilan da'wah Rasulullah.
08/16/08 12

Aktualisasi nilai-nilai Al-Qur'an bisa terselesaikan dan terwujud dalam satu gerak amal nyata yang berkesinambungan (kontinyu). Kapasitasnya mencakup seluruh aktivitas kehidupan manusia, diantaranya melalui kemampuan bergaul, mencintai, berkhidmat, menarik, mengajak (da'wah), merapatkan potensi barisan (shaff) dalam mengerjakan amalamal Islami secara bersama-sama (jamaah).
08/16/08 13

َ‫أ‬ ‫ك ْمل ْت لَك ُم دِينَك ُم‬ ْ ْ ُ َ َ ‫وَأَت ْممت عَل‬ ‫َ ْ ُ يْك ُم نِعْمتِي‬ َ ْ َ‫وَرضيت لَك ُم ال ِسل‬ ْ ُ ‫ْ م دِينًا‬ َ ُ ِ َ
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS. Al Maidah, 5:3)
08/16/08 14

Gerakan Ishlah
 

Ishlahun-nafsi, yaitu perbaikan kualitas diri sendiri, sebagaimana arahan Rasulullah "Mulailah dari diri kamu kemudian lanjutkan kepada keluargamu dan kepada lingkunganmu" (Al Hadist) Islahulghairi yaitu perbaikan kualitas terhadap lingkungan menyangkut masalah keluarga, hubungan sosial masyarakat, sosial ekonomi, kebudayaan dan pembinaan alam lingkungan yang dikenal sebagai pembangunan yang bersifat sustainable development atau pengembangan pembangunan yang berkesinambungan.
08/16/08 15

Meningkatkan Mutu dan Kerja Keras
Meningkatkan Mutu SDM anak nagari melalui kerja keras. Menguatkan potensi yang sudah ada melalui program unggulan, kaderisasi. Menumbuhkan SDM Nagari yang sehat dengan gizi cukup. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (terutama terapan). Peningkatan peran serta masyarakat mengelola surau. Sistim terpadu menjadi bagian integral dari masyarakat Muslim di Ranah Minangkabau.

08/16/08

16

َ ‫قَرح مثْل ُه وَتِل ْك اليَّام نُدَاوِلُهَا بَي ْن‬ ُ ُ ِ ٌ ْ َ َّ َّ ‫النَّاس وَلِيَعْل َم الله الذِين ءَامنُوا‬ َ ُ َ َ ِ ُ‫وَيَت َّخذ َ منْك ُم شهَدَاءَ وَالل َّه ل ي ُحب‬ ُ ْ ِ ِ ّ ِ ُ َّ ‫الظال ِمين‬ َ ِ
Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. (QS.Ali Imran,3 : 140)
08/16/08 17

Apatisme dalam perubahan sosial, politik dan ekonomi tersebut adalah selemah‑lemah iman (adh'aful iman). Sikap diam (apatis) dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi hanya dapat dihilangkan dengan;
   

Mengerjakan sesuatu yang dapat dikerjakan, artinya berbuat sesuai kemampuan, Jangan membiarkan diri terkurung kepada pemikiran yang tidak mungkin dikerjakan, Memulai dengan apa yang ada, karena dengan yang ada itu sudah dapat memulai sesuatu, jangan berpangku tangan dengan menghitung orang yang lalu lalang, dan membiarkan diri ketinggalan.
18

08/16/08

Kata kunci perubahan sosial, politik dan ekonomi yang dikem-bangkan syarak (agama Islam) melalui tiga cara hidup
Bantu dirimu sendiri (self help), o Bantu orang lain (self less help), dan o Saling membantu dalam kehidupan ini (mutual help),
o
08/16/08 19

‫و من يُرِيْد ُ الله بِه‬ ِ ُ ْ َ ‫خي ْرا ي ُفقهْه فِي‬ ُ ِّ َ ً َ ‫الدِّي ْن‬ ِ
Barangsiapa yang Allah SWT kehendaki akan kebaikan, maka Allah SWT akan menakdirkannya tahu akan urusan amanya. (HR.Muttafaq ‘Alaih dari hadist Mu’awiyah).

08/16/08

20

Peran serta masyarakat
 Pemberdayaan  Pengembangan

manajemen pendidikan dengan quality

oriented, berkualitas unggulan,
 Pengelolaan

sumber sumber belajar

yang terdapat didalam masyarakat.
08/16/08 21

Pengembangan dakwah yang teratur, pada gilirannya akan selalu berbekas di hati umat. Begitulah upaya penanaman kesadaran tinggi (the high level awareness), selalu di upayakan Konsistensi dalam memberikan pengawalan penuh, setiap saat, agar nawaitu umat selalu terjaga. Nawaitu yang lurus dari da’i dan umat, akan memperlancar gerak dakwah. Karena itu dakwah mesti selalu berurat di hati umat. Kawalan dakwah seperti ini, telah menjadi program dasar yang utama.
08/16/08 22

Hilangnya eksistensi manusia karena melakukan fahisyah dan kezaliman terhadap diri sendiri . Hal tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, yakni memohon keampunan dan tidak mengulanginya sepanjang masa.

Kunci keberhasilan dalam hidup hanyalah diperoleh dengan arif, mau belajar dari pengalaman, dan memahami perkembangan keliling.
08/16/08 23

Dinul Islam menyimpan rahasia besar
“gerakkan tanganmu, Allah akan menurunkan untukmu rezeki”

‫حرِكيَد َكاُنْزِلعَلَي ْكالرِزق‬ ْ َ ْ ّ َ َ ْ ّ َ
08/16/08 24

Wajib amalkan Nilai Dasar Islam
Nilai ajaran dinul Islam melahirkan masyarakat proaktif menghadapi berbagai keadaan sebagai suatu realitas perbaikan kearah peningkatan mutu masyarakat.

ْ ‫كُنْت ُم خير أ ُمة أ ُخرجت لِلنَّاس تَأ‬ ‫ِ مرون‬ َ ْ َ ِ ْ ٍ َّ َ ْ َ ْ ُ ُ ‫بِال ْمعروف وتَن ْهون عن ال ْمنْك َر وت ُؤمنُون‬ ِ ْ َ ِ َ ُ ُ ْ َ ِ َ َ ْ َ َ ِ َ ‫بِالل َّه ول َو ءَامن أ َهل الْكِتَاب لَك‬ ُ ْ َ َ ‫ان خي ْرا‬ ِ ً َ َ ْ َ ِ َ
08/16/08 25

Pelecehan Nilai terjadi jika,
 masyarakat

lalai  hanya senang menerima,  suka menampung dan menagih apa yang tidak diberikan orang,  menjadi bangsa pengemis,

08/16/08

26

Apabila nilai agama dilupakan berakibat tampilnya pelecehan nilainilai bangsa yang kesudahannya bangsa ini terjerumus menjual diri …,

ْ ‫وَلْتَك ُن منْك ُم أ ُمة يَدْعُون إِلَى ال‬ ‫خيْر‬ َ ٌ َّ ْ ِ ْ َ ِ ْ ‫ويأ‬ ‫َ َ مرون بِال ْمعْروف وَيَنْهَوْن ع َن‬ َ ِ ُ َ َ ُ ُ ِ ْ ‫ال ْمنْكَرِ وَأُولَئ ِك هُم ال‬ َ ‫ُ مفل ِحون‬ َ ُ ْ ُ ُ
08/16/08 27

Nilai Agama Membentuk Masyarakat
Abad kedepan yang akan banyak berperan adalah,

Masyarakat berbasis ilmu pengetahuan
(knowledge base society), Masyarakat berbasis budaya (culture base sociaty) dan, Masyarakat berbasis agama (religious base society).

08/16/08

28

Peran terbesar para intelektual dan para pendidik adalah,
 Aktif

menata ulang masyarakat dengan nilai-nilai kehidupan berketuhanan  Bertamaddun (beadat budaya)  Menyambung mata rantai tadhamun al Islami (modernisasi, pengenalan Islam ketengah peradaban manusia).

08/16/08

29

َّ ‫إ ِن الل َّه ل يُغَي ِّر ما ب ِقوْم حت‬ َّ ‫ُ َ َ ٍ َ ى يُغَي ِّروا ما‬ َ َ ُ َ‫بأن‬ ‫ِ ْفسهِم‬ ْ ِ ُ
Keinginan dimulai, mengangkat derajat masyarakat akan dapat

َ ‫وَالَّذِين جاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُم سبُل‬ َّ ‫ْ ُ نَا وَإ ِن‬ َ َ ْ ‫الل َّه ل َمعَ ال‬ ‫َ َ محسنِين‬ َ ِ ْ ُ
“Dan orang-orang yang bekerja sungguh-sungguh pada (jalan) kami, sesungguhnya kami akan pimpin mereka di jalan-jalan kami: dan sesunggunya Allah beserta orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Al-Ankabut, ayat 69)
08/16/08 30

untuk menggiring masyarakat Indonesia menuju masyarakat madaniyah (maju, beradab).
08/16/08 31

Mengangkat taraf hidup kelompok lemah
Dari akar serabut (grass root) masyarakat alas terbawah piramida, diawali dengan, 1. Merasakan nilai kepentingan 2. Mempunyai daya inisiatif, 3. Kreatif (daya cipta) 4. Memiliki imaginasi

08/16/08

32

Latar belakang usaha sebenarnya adalah merombak tradisi dengan membuka pikiran masyarakat dan merintis jalan baru, memulai dari urat masyarakat dengan cara-cara yang praktis.
08/16/08 33

Membangun Masyarakat Potensial
Melalui amaliyah yang sepadan dengan kekuatan yang tersedia dalam tubuh masyarakat mestinya disertai serentak membangun jiwa dan pribadi untuk menjadi ummat yang sadar.
Membangun Masyarakat Yang Potensial

Jiwa Sadar Adat Istiadat

Amaliyah Interaksi

Iman
08/16/08 34

Gerakan Memberdayakan Ummat
Proses mempertinggi kesejahteraan hidup adalah rangkaian gerbong yang erat terkait dengan proses pembangunan ekonomi bangsa.
08/16/08

Proses Pembangunan Umat (Ummatisasi)

Efisiensi Interaksi Adat Istiadat

SDA

Agama Iman
35

Dalam setiap proses pembangunan keummatan (ummatisasi) tidak selalu harus ditilik dari sudut efisiensi dan rendemen ekonomis semata,
1. •

Pemahaman mendalam dari lubuk hati Kemauan pada diri ummat secara individu/ kelompok yang akan ikut serta dalam proses pembangunan itu.

08/16/08

36

Kecenderungan penduduk dibidang ekonomi baru kepada mencari nafkah dengan memindahmindahkan barang-barang dari satu tempat ke tempat yang lain
08/16/08 37

Mensyukuri Nikmat Allah
Daerah kita terkenal sebagai daerah yang kaya dengan sumber alam. Sumber Daya Alam (natural resources) belum seluruhnya di olah. Dapat dikatakan bisa mendukung suatu pertumbuhan ekonomi yang sehat.
08/16/08

Gerakan Pemberdayaan Ummat

Minat Adat Budaya Tradisi

SDA Ulayat

Iman
38

Menghidupkan Jiwa Ummat
Ummat perlu dihidupkan jiwanya menjadi satu ummat yang mempunyai falsafah dan tujuan hidup (wijhah) yang nyata, memiliki identitas (shibgah), bercorak kepribadian terang (transparan) untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan. Membangun Masyarakat Potensial

Jiwa Sadar Adat Istiadat

Amaliyah Interaksi

Iman
08/16/08 39

Susunan hidup berjama’ah yang diredhai Allah dituntut oleh “syari’at” Islam. “satu aspek dari Social ‫أ ّ لذ ن‬ َ ‫يَاَيهَا اّ ِي‬ Reform”, ‫َا َ ُوا ا ّ ُوا‬ ‫ء من تق‬ yang tidak ‫له حق تق ته‬ ِ ِ ‫الّ َ َ ّ ُ َا‬ dapat ‫َلَا َ ُوت ّ ِّا‬ ‫و تم ُن إل‬ diabaikan,yai ‫أ ت م لم ن‬ َ ‫وََنْ ُمْ ُسْ ِ ُو‬ tu berusaha di urat
08/16/08

40

ndangan Adat di Ranah Minang …
Di Ranah Minang, delapan perbuatan terkutuk, sangat dibenci. Pelakunya dikucilkan, digantung tinggi, dibuang jauh dan kebawah tak berurat keatas tak berpucuk dan ditengah digiriak kumbang. Sumpah masyarakat sangat ditakuti oleh masyarakat beradat terhadap bahaya tuak, arak, sabuang, judi, rampok, rampeh, candu dan madat. Rampok rampeh adalah penggambaran terhadap pelacur dan penjaja sex, dan perampas kebahagiaan rumah tangga, perampok kesehatan keluarga.
08/16/08 41

‫الحمد لله رب العالمين‬

‫80/61/80‬

‫24‬