Pembimbing

:
Dr. G. Mario Semen, Sp.KJ
Disusun oleh :
Florence (11-2009-038)
Fernando (11-2009-171)
SKIZ0AFEKTIF SKIZ0AFEKTIF
ATAR BEAKANu
Skizoafektif Rancu, adanya gabungan gejala
antara Skizofrenia dan
gangguan afektif
National Comorbidity Study 66 orang
Skizofrenia
didapati 81% ggn. afektif (59% depresi, 22% ggn.
bipolar)
SKIZ0FRENIA
y Definisi :
Sekelompok ggn psikotik, dengan ggn dasar
pada kepribadian, distorsi khas pada proses pikir
Dalam DSM IV Sekelompok ciri dari gejala
positif dan negatif, ketidakmampuan dalam fungsi
sosial, pekerjaan ataupun hub. pribadi dan gejala
terus berlanjut selama paling tidak 6 bulan
SKIZ0FRENIA
y Etiologi :
1. Somatogenik
2. Psikogenik
3. Kombinasi : Konstitusi Skizoid
Sindrom Skizofrenia
Gangguan psikosomatik
4. Sosiogenik
SKIZ0FRENIA
y Kriteria diagnosis menurut DSM IV :
Dua atau lebih dari gejala dibawah ini, ditemukan
selama periode 1 bulan :
1. Waham
2. Halusinasi
3. Bicara terdisorganisasi (inkoherensi)
4. Perilaku terdisorganisasi (katatonik)
5. Gejala negatif : afek datar, alogia, tidak ada
kemauan
uANuu0AN AFEKTIF
y Definisi :
Sekelompok penyakit yang bervariasi berat gejala
utamanya adalah perubahan mood yang secara
periodik berganti-ganti
y Afek dan emosi menentukan tingkat fungsi
manusia
y Afek dan emosi begitu keras fungsi individu
terganggu
maka disebut sebagai gangguan afektif
uANuu0AN AFEKTIF
y Etiologi :
1. Faktor biologis
2. Faktor genetika
3. Faktor psikososial
uANuu0AN AFEKTIF
y Gejala klinis :
A. Depresi : 1. sedih >>, murung, menangis
2. konsentrasi dan perhatian <
3. kepercayaan diri <
4. perasaan bersalah atau tidak
berguna
5. lesu, pesimis
6. gangguan makan dan tidur
7. ingin mati
uANuu0AN AFEKTIF
B. Manik : 1. banyak bicara, hiperaktif
2. labil, berpindah-pindah
3. gangguan persepsi
4. gangguan proses pikir
5. gangguan fungsi intelektual
6. daya nilai dan tilikan kurang
7. sering berbohong dan menipu
SKIZ0AFEKTIF
y Definisi :
Kelainan mental yang ditandai dengan adanya
gejala kombinasi yaitu antara gejala skizofrenia
dan gejala gangguan afektif
SKIZ0AFEKTIF
y Epidemiologi :
1. Prevalensi perempuan lebih banyak
dibanding pria
2. Pada usia tua skizoafektif tipe
depresif
3. Pada usia muda skizoafektif tipe bipolar
SKIZ0AFEKTIF
y Ada empat model konseptual :
1. Skizoafektif =skizofrenia atau skizoafektif = ggn.
Afektif
2. Skizoafektif = skizofrenia + ggn afektif
3. Skizoafektif ব skizofrenia dan ggn afektif
4. Skizoafektif adalah kel. heterogen
5. (meliputi semua kemungkinan di atas)
SKIZ0AFEKTIF
y Pedoman diagnostik :
Diagnosis dibuat apabila gejala-gejala definitif
adanya skizofrenia dan gangguan afektif
bersama-sama menonjol pada saat yang
bersamaan, dalam episode yang sama.
SKIZ0AFEKTIF
y Klasifikasi :
1. Skizoafektif tipe manik
a. gejala skizofrenia + manik (menonjol &
episode sama)
b. gejala-gejala afektif
c. aktivitas yang berlebihan
d. waham kebesaran, waham kejar juga
mungkin ada
e. gejala skizofrenia
f. onset biasanya akut dan penyembuhannya
dapat sempurna
SKIZ0AFEKTIF
2. Skizoafektif tipe depresif
a. gejala skizofrenia + depresif (menonjol &
episode sama)
b. gejala depresif : perilaku yang retardasi, putus
asa
insomnia, perubahan nafsu
makan, dll
c. gejala skizofrenia : waham, halusinasi
d. episode berlangsung lebih lama daripada tipe
manik
sebagian bisa sembuh sempurna, sebagian lagi
bisa
menjadi defek skizofrenia
SKIZ0AFEKTIF
y Penanganan :
1. Perawatan rumah sakit
2. Medikasi
3. Terapi psikososial
SKIZ0AFEKTIF
y Farmakoterapi
a. gejala manik anti manik
b. gejala depresif anti depresif
c. gejala psikosis anti psikosis
Bila gejala negatif > gejala positif = antipsikosis
atipikal
Bila gejala positif > gejala negatif = antipsikosis
tipikal
SKIZ0AFEKTIF
y Obat antipsikotik : APG 1 dan APG 2
y APG 1 : trifluoperazine, fluphenazine, haloperidol
dan pimozide
y APG 2 : clozapine, olanzapine, quetiapine dan
rispendon
SKIZ0AFEKTIF
y Terapi psikososial :
1. Psikoterapi individual
2. Terapi suportif
3. Social skill training
4. Terapi okupasi
5. Terapi kognitif dan perilaku (CBT)
6. Psikoterapi kelompok
7. Psikoterapi keluarga
8. Manajemen kasus
9. Assertive Community Treatment (ACT)
SKIZ0AFEKTIF
y Prognosis :
1. Prognosis bisa diperkirakan dengan melihat
seberapa jauh menonjolnya gejala skizofrenianya,
atau gejala gangguan afektifnya
2. Semakin menonjol dan persisten gejala
skizofrenianya maka prognosis buruk
3. Semakin persisten gejala-gejala gangguan
afektifnya, prognosis semakin baik

 

Pembimbing : Dr.KJ Disusun oleh : Florence (11-2009-038) Fernando (11-2009-171) . G. Mario Semen. Sp.

22% ggn. Skizoafektif gangguan Rancu. afektif (59% depresi. bipolar) . adanya gabungan gejala antara Skizofrenia dan afektif National Comorbidity Study 66 orang Skizofrenia didapati 81% ggn.

.

 .

dengan ggn dasar pada kepribadian. y Definisi : Sekelompok ggn psikotik. ketidakmampuan dalam fungsi sosial. pekerjaan ataupun hub. pribadi dan gejala terus berlanjut selama paling tidak 6 bulan . distorsi khas pada proses pikir Dalam DSM IV Sekelompok ciri dari gejala positif dan negatif.

.

 .

Somatogenik Psikogenik Kombinasi : Konstitusi Skizoid Sindrom Skizofrenia Gangguan psikosomatik Sosiogenik . 2. 4. 3. y Etiologi : 1.

.

 .

alogia. Gejala negatif : afek datar. tidak ada kemauan . Perilaku terdisorganisasi (katatonik) 5. y Kriteria diagnosis menurut DSM IV : Dua atau lebih dari gejala dibawah ini. ditemukan selama periode 1 bulan : 1. Waham 2. Bicara terdisorganisasi (inkoherensi) 4. Halusinasi 3.

  .

y Definisi : Sekelompok penyakit yang bervariasi berat gejala utamanya adalah perubahan mood yang secara periodik berganti-ganti y Afek dan emosi menentukan tingkat fungsi manusia y Afek dan emosi begitu keras fungsi individu terganggu maka disebut sebagai gangguan afektif .

  .

Faktor biologis Faktor genetika Faktor psikososial . 2. y Etiologi : 1. 3.

  .

menangis 2. lesu. kepercayaan diri < 4. pesimis 6. perasaan bersalah atau tidak berguna 5. gangguan makan dan tidur 7. sedih >>. ingin mati . y Gejala klinis : A. Depresi : 1. konsentrasi dan perhatian < 3. murung.

  .

gangguan persepsi 4. berpindah-pindah 3. B. sering berbohong dan menipu . hiperaktif 2. Manik : 1. banyak bicara. daya nilai dan tilikan kurang 7. gangguan fungsi intelektual 6. gangguan proses pikir 5. labil.

.

 .

y Definisi : Kelainan mental yang ditandai dengan adanya gejala kombinasi yaitu antara gejala skizofrenia dan gejala gangguan afektif .

.

 .

Pada usia tua skizoafektif tipe depresif 3. Prevalensi perempuan lebih banyak dibanding pria 2. y Epidemiologi : 1. Pada usia muda skizoafektif tipe bipolar .

.

 .

4. Skizoafektif =skizofrenia atau skizoafektif = ggn. 5. 3. 2. y Ada empat model konseptual : 1. Afektif Skizoafektif = skizofrenia + ggn afektif Skizoafektif skizofrenia dan ggn afektif Skizoafektif adalah kel. heterogen (meliputi semua kemungkinan di atas) .

.

 .

y Pedoman diagnostik : Diagnosis dibuat apabila gejala-gejala definitif adanya skizofrenia dan gangguan afektif bersama-sama menonjol pada saat yang bersamaan. . dalam episode yang sama.

.

 .

gejala skizofrenia + manik (menonjol & episode sama) b. aktivitas yang berlebihan d. y Klasifikasi : 1. onset biasanya akut dan penyembuhannya dapat sempurna . waham kebesaran. gejala-gejala afektif c. waham kejar juga mungkin ada e. Skizoafektif tipe manik a. gejala skizofrenia f.

.

 .

Skizoafektif tipe depresif a. episode berlangsung lebih lama daripada tipe manik sebagian bisa sembuh sempurna. dll c. 2. perubahan nafsu makan. gejala skizofrenia : waham. sebagian lagi bisa menjadi defek skizofrenia . gejala depresif : perilaku yang retardasi. gejala skizofrenia + depresif (menonjol & episode sama) b. putus asa insomnia. halusinasi d.

.

 .

Medikasi 3. Perawatan rumah sakit 2. y Penanganan : 1. Terapi psikososial .

.

 .

gejala depresif c. y Farmakoterapi a. gejala manik b. gejala psikosis anti manik anti depresif anti psikosis Bila gejala negatif > gejala positif = antipsikosis atipikal Bila gejala positif > gejala negatif = antipsikosis tipikal .

.

 .

olanzapine. fluphenazine. y Obat antipsikotik : APG 1 dan APG 2 y APG 1 : trifluoperazine. haloperidol dan pimozide y APG 2 : clozapine. quetiapine dan rispendon .

.

 .

Psikoterapi individual 2. Psikoterapi kelompok 7. Terapi okupasi 5. Assertive Community Treatment (ACT) . y Terapi psikososial : 1. Terapi kognitif dan perilaku (CBT) 6. Social skill training 4. Manajemen kasus 9. Terapi suportif 3. Psikoterapi keluarga 8.

.

 .

y Prognosis : 1. Semakin persisten gejala-gejala gangguan afektifnya. Semakin menonjol dan persisten gejala skizofrenianya maka prognosis buruk 3. prognosis semakin baik . Prognosis bisa diperkirakan dengan melihat seberapa jauh menonjolnya gejala skizofrenianya. atau gejala gangguan afektifnya 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful