Studi_kasus_PKM_Ajinomoto Revisi

PRESENTASI KELOMPOK PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL

Disusun oleh:
1. 2. 3. 4. 5. 6.

Bery Prima (0906609585) Ginanti I.P Panggabean (0906609995) Ika Masteka (0806374884) Septa Cahyaningrum (0906611583) Tri Darmawan S (0906610952) Wulan

Ia menegaskan. Rabu (3/1) kemarin. Kamis (4/4) siang. pihaknya memutuskan tetap menarik seluruh produknya dari pasar.´ kata staf Humas PT Ajinomoto Indonesia Jhonny Kawilarang kepada TEMPO Interaktif.´ tegasnya. ³Dirjen POM sendiri dalam butir keterangan persnya menyebutkan bahwa hasil akhir produk MSG Ajinomoto tidak mengandung porcine. Sebelumnya. karena menghindarai keresahan lebih lanjut. Bakteri itu sebelum digunakan.STUDI KASUS Ajinomoto Menarik Seluruh Produknya 8-1-2001 / 14:20 WIB TEMPO Interaktif. Bacto-soytone adalah hasil hidrolisis enzymatik kedelai. sejenis nutrisi untuk pertumbuhan bakteri yang terbuat dari kedelai.´ ujar Jhonny. terhitung mulai 3 Januari 2001. dalam proses pembuatan bumbu masak MSG. bahwa sebagai biokatalisator enzym itu tidak terikut dalam proses produksi selanjutnya. Dirjen POM dalam siaran persnya mengatakan. agar masyarakat tidak resah. ³Penarikan akan kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia selama tiga minggu. ³Enzym ini yang berasal dari porcine. Jakarta: PT Ajinomoto Indonesia tetap memutuskan untuk menarik seluruh produk MSG (monosodium glutamate) yang telah beredar di pasar. Namun. . PT Ajinomoto Indonesia secara tegas menyatakan produk akhir MSG mereka tidak mengandung unsur porcine.´ ujar Jhonny. ³Kami menarik seluruh produk. yang bertugas sebagai biokatalisator. hasil akhir produk bumbu masak itu tidak mengandung unsur porcine (babi). Ajinomoto menggunakan bakteri untuk proses fermentasi tetes tebu (molase). walaupun menurut mereka. dibiakkan dalam media yang mengandung bacto-soytone. Menurut Jhonny. Keputusan itu diambil berdasarkan perintah Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.

³Setelah ditambah soda cair. sebagian besar produk itu di pasarkan ke luar negeri.´ katanya. (Nezar Patria) . Ditjen POM Depkes dan Kesos. Setelah menadapat sertifikat dan label halal semoga bisa beredar di pasar lagi. Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Akibat penggunaan bacto-soytone kini PT Ajinomoto harus menarik sekitar 10. ³Yang kita tarik adalah yang beredar di pasar nasional.Soalnya. ³Kita akan mengganti bacto-soytone itu dengan mameno.000 ton produknya selama tahun 2000. dari hasil fermentasi tetes tebu itu diperoleh asam glutamat murni. yang lalu mengalami proses kristalisasi akhir menjadi monosodium glutamate murni. PT Ajinomoto Indonesia diketahui memakai bacto-soytone ketika perusahaan bermodal Jepang itu hendak memperpanjang sertifikat dan label halal di Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan (POM). ³Kita tidak berpikir soal rugi. Menurut Jhonny.´ kata Jhonny. Jhonny belum bisa memberikan angka pasti. Jhonny mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin berdebat apakah dengan proses seperti itu produk bumbu masak Ajinomoto bisa digolongkan haram. Yang penting masyarakat tidak resah. PT Ajinomoto Indonesia menggunakan bacto-soytone untuk periode produksi Oktober-November 2000. Proses penarikan produk itu menurutnya melibatkan pihak antara lain. ketika ditanya tentang kerugian yang dialami PT Ajinomoto Indonesia. Sementara itu. Depag dan LP POM MUI. Proses pembiakan bakteri menggunakan bacto-soytone itulah yang dinyatakan haram oleh MUI. Keputusan Dirjen POM agar Ajinoto menarik produknya berdasarkan hasil Rapat Komisi Fatwa MUI pada 16 Desember lalu.´ ujarnya.´ ujarnya. baru diperoleh MSG.

MENTAL MODEL KASUS AJINOMOTO MUI FATWA HARAM. Tarik Produk Pemerintah (DEPAG. tarik produk PT AJINOMOTO INDONESIA Kerugian Finansial Pemegang Saham KEPOLISIAN Tindakan Hukum Manajemen Kehilangan pekerjaan YLKI Karyawan Tuntutan Hukum& Pelaporan Pedagang Tuntutan Ganti Rugi & Clash action ‡ Hilang Market Share ‡Rugi 55 Miliar ‡ Tidak dapat beroperasi ‡Ijin Dicabut Konsumen Clash Action .DEPKES) UU Kep Konsumen.

Pedagang dan konsumen melakukan clash action yaitu minta ganti rugi (pedagang) dan tidak mau mengkonsumsi Ajinomoto lagi. Pemegang saham kehilangan keuntungan dan karyawan terancam kehilangan pekerjaan. terancam tidak dapat beroperasi lagi karena ijin dicabut. dan kehilangan citra. Kepolisian menahan top manajemen (tahanan sementara) dan menyegel pabrik. melakukan koordinasi dengan pemerintah (UU Perlindungan Konsumen) memerintahkan menarik produk Ajinomoto. . YLKI dan Pemerintah melaporkan pelanggaran pada kepolisian. market share. Ajinomoto Indonesia kehilangan keuntungan.PENJELASAN MUI mengeluarkan fatwa haram. serta melapor kepada YLKI (konsumen akhir).

AJICO mendatangkan ahli gizi Jepang (Mr. dan BPPT bahwa Ajinomoto Halal. Koyama) untuk menjelaskan perihal kandungan bumbu dan tim konsolidasi untuk berunding dengan berbagai pihak. LIPI. Pernyataan Gus Dur (presiden saat itu).ISU TAMBAHAN AJICO (Ajinomoto Global) akan membantu dari segi financial untuk menanggulangi kerugian Ajinomoto Indonesia. . MUI kaji ulang kasus tersebut dan Sistem Jaminan Halal dapat dibuat dan diberlakukan (namun Ajinomoto harus ganti resep ).

MODEL REFLECTIVE JUDGEMENT MUI Kaji Ulang dan SJH (DEPAG.BPPT Aman Kedutaan Jepang PT AJINOMOTO INDONESIA Ahli Tim Gizi Konsolidasi Pemegang Saham Modal Manajemen YLKI Pengawasan AJICO Tidak Kehilangan pekerjaan Karyawan PR Tetap Exist& Maju Exist Namun tak berkembang Tetap Dagang Pedagang Konsumen Tetap Konsumsi Tidak percaya Lagi Tidak percaya Lagi .LIPI.DEPKES) Pernyataan aman Pengawasan Gusdur.

 Efek bagi pedagang dan konsumen bisa berubah namun bisa juga masih tidak percaya.PENJELASAN Gus Dur (presiden waktu itu) bersama sejumlah ahli dan ulama menyatakan produk aman/halal. .  Untuk itu dibuat PR khusus (mari tahu Ajinomoto) untuk terus meyakinkan konsumen. Ajico lewat tim konsolidasi melakukan sejumlah perundingan dengan pihak terkait dengan hasil :  Akan dibuat Sistem Jaminan Halal (MUI). AJICO memberikan modal bantuan sehingga Ajinomoto Indonesia tetap beroperasi dan tidak satupun karyawan yang diberhentkan.  Ajinomoto dinyatakan halal dan dapat terus beroperasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful