PENGERTÌAN PENGERTÌAN

A. A.Batasan Perkawinan Batasan Perkawinan
Perkawinan adalah perilaku makhluk hidup Perkawinan adalah perilaku makhluk hidup
agar kehidupannya di dunia berkembang biak agar kehidupannya di dunia berkembang biak
terus. terus.
BB.. Batasan Batasan hukum hukum perkawinan perkawinan
ukum ukum perkawinan perkawinan adalah adalah peraturan peraturan --
peraturan peraturan hukum hukum yang yang mengatur mengatur perbuatan perbuatan
hukum hukum serta serta akibat akibat··akibatnya akibatnya antar antar seorang seorang
laki laki··laki laki dan dan seorang seorang perempuan perempuan dengan dengan
maksud maksud hidup hidup bersama bersama untuk untuk waktu waktu yang yang
lama lama. .
. ... Aturan Aturan Tata Tata Tertib Tertib Perkawinan Perkawinan
. . Tata Tata tertib tertib perkawinan perkawinan pada pada
masa masa lalu lalu
Bagi Bagi manusia manusia sejak sejak dulu dulu sudah sudah
ada ada tata tata tertib tertib perkawinan perkawinan..
Tata tertib perkawinan tersebut Tata tertib perkawinan tersebut
dipengaruhi oleh : dipengaruhi oleh :
. .Kebudayaan Kebudayaan
2. 2.Pengetahuan Pengetahuan
3. 3.Pengalaman Pengalaman
4. 4.Kepercayaan Kepercayaan
S. S.Agama Agama
6. 6.Adat Adat
Yang dianut oleh masyarakat/ bangsa yang Yang dianut oleh masyarakat/ bangsa yang
bersangkutan. bersangkutan.
.. Tata Tata tertib tertib perkawinan perkawinan pada pada
masa masa sekarang sekarang
ukum agama/ kepercayaan ukum agama/ kepercayaan
ukum adat ukum adat
Tata Tata tertib tertib perkawinan perkawinan pada pada masa masa
sekarang sekarang masih masih tetap tetap di di pengaruhi pengaruhi
oleh oleh tata tata .ara .ara perkawinan perkawinan menurut menurut ::
.. Konsepsi Konsepsi Perkawinan Perkawinan
!egara Belanda dan inda Belanda, menganut konsep !egara Belanda dan inda Belanda, menganut konsep
perdata perdata
!egara Yunani, konsepsi perkawinannya berdasarkan !egara Yunani, konsepsi perkawinannya berdasarkan
keagamaan keagamaan
!egara Republik !ndonesia konsepsi perkawinanya !egara Republik !ndonesia konsepsi perkawinanya
berdasarkan baik konsepsi perdata maupun agama. berdasarkan baik konsepsi perdata maupun agama.
Konsepsi Konsepsi == .ita .ita- -.ita, .ita, ran.angan ran.angan yang yang telah telah
diperkirakan/ diperkirakan/ pendapat pendapat..
Masing Masing- -masing masing negara negara mempunyai mempunyai konsepsi konsepsi
perkawinan perkawinan sendiri sendiri.. Misalnya Misalnya ::
ÌÌ. SEJARAH PEMBENTUKAN ÌÌ. SEJARAH PEMBENTUKAN
UU No. 1 tahun 1974 UU No. 1 tahun 1974
i Ìndonesia pernah berlaku dua ma.am i Ìndonesia pernah berlaku dua ma.am
hukum perkawinan yaitu : hukum perkawinan yaitu :
ukum perkawinan yang berlaku ukum perkawinan yang berlaku
sebelum tanggal 2 ]anuari 4 dan sebelum tanggal 2 ]anuari 4 dan
ukum perkawinan yang berlaku ukum perkawinan yang berlaku
sesudah tanggal 2 ]anuari 4. sesudah tanggal 2 ]anuari 4.
Ad Ad..1 1.. hukum hukum perkawinan perkawinan yang yang
berlaku berlaku sebelum sebelum tanggal tanggal Januari Januari
1974 1974..
. . Perkawinan bagi orang !ndonesia asli yang beragama Perkawinan bagi orang !ndonesia asli yang beragama
!slam !slam
2. 2. ukum perkawinan bagi orang !ndonesia asli yang ukum perkawinan bagi orang !ndonesia asli yang
tidak beragama !slam dan Kristen tidak beragama !slam dan Kristen
3. 3. ukum perkawinan bagi orang ukum perkawinan bagi orang··orang !ndonesia asli orang !ndonesia asli
yang beragam Kristen yang beragam Kristen
4. 4. ukum perkawinan bagi orang timur asing Cina dan ukum perkawinan bagi orang timur asing Cina dan
warga negara !ndonesia Keturunan Cina warga negara !ndonesia Keturunan Cina
S. S. ukum perkawinan bagi orang timur asing bukan Cina ukum perkawinan bagi orang timur asing bukan Cina
6. 6. ukum perkawinan bagi orang ukum perkawinan bagi orang··orang Eropa orang Eropa
Ad Ad.. .. hukum hukum perkawinan perkawinan yang yang
berlaku berlaku setelah setelah tanggal tanggal Januari Januari
1974 1974
mumnya negara yang merdeka mempunyai mumnya negara yang merdeka mempunyai
hukum nasional sendiri hukum nasional sendiri
!ndonesia sebagai negara merdeka sampai !ndonesia sebagai negara merdeka sampai
sekarang belum mempunyai sepenuhnya sekarang belum mempunyai sepenuhnya
hukum nasional hukum nasional
ukum yang kini berlaku di !ndonesia masih ukum yang kini berlaku di !ndonesia masih
bersifat pluralistik/ dualistik bersifat pluralistik/ dualistik
Sejak kemerdekaanya !ndonesia berangsur Sejak kemerdekaanya !ndonesia berangsur··
angsur membuat hukum nasionalnya sendiri. angsur membuat hukum nasionalnya sendiri.
Bidang hukum nasional yang telah dibuat oleh Bidang hukum nasional yang telah dibuat oleh
!ndonesia adalah hukum perkawinan. !ndonesia adalah hukum perkawinan.
Usaha Usaha untuk untuk membentuk membentuk hukum hukum
perkawinan perkawinan nasional nasional dimulai dimulai antara antara
lain lain dari dari::
Tahun S0 dibentuk panitia penyelidik peraturan Tahun S0 dibentuk panitia penyelidik peraturan
hukum perkawinan, talak dan rujuk hukum perkawinan, talak dan rujuk
Tahun 62 diadakan konperensi badan penasehat Tahun 62 diadakan konperensi badan penasehat
perkawinan perkawinan
Tahun 63 LP! (Lembaga Pembinaan ukum Tahun 63 LP! (Lembaga Pembinaan ukum
!asional) mulai meninjau masalah !asional) mulai meninjau masalah··masalah masalah
Perkawinan. Perkawinan.
Tahun 66 Departemen Kehakiman menugaskan Tahun 66 Departemen Kehakiman menugaskan
kembali LP! untuk menyusun R perkawinan yang kembali LP! untuk menyusun R perkawinan yang
bersifat nasional dengan berlandaskan Pancasila bersifat nasional dengan berlandaskan Pancasila
Tahun 4 pemerintah (Presiden) telah mengesahkan Tahun 4 pemerintah (Presiden) telah mengesahkan
!o. tahun 4 tentang pokok perkawinan. !o. tahun 4 tentang pokok perkawinan.
Masa peralihan berlaku nya UU Masa peralihan berlaku nya UU
No.1 tahun 1974 No.1 tahun 1974
Setiap ada penggantian/ perubahan, Setiap ada penggantian/ perubahan,
selalu/ dapat/ sering menimbulkan selalu/ dapat/ sering menimbulkan
permasalahan permasalahan
Bagaimana halnya dengan kekuatan Bagaimana halnya dengan kekuatan
berlakunya perundangan perkawinan berlakunya perundangan perkawinan
peninggalan zaman india Belanda Sejak/ peninggalan zaman india Belanda Sejak/
setelah berlakunya secara efektif !o. setelah berlakunya secara efektif !o.
tahun 4. tahun 4.
!o. tahun 4 tidak mencabut !o. tahun 4 tidak mencabut
secara menyeluruh undang secara menyeluruh undang··undang undang
perkawinan peninggalan pemerintahan perkawinan peninggalan pemerintahan
inda Belanda. inda Belanda.
Penjelasan Penjelasan resmi resmi terhadap terhadap Pasal Pasal 66 66
!o !o. . tahun tahun 4 4 : : ¨Ketentuan ¨Ketentuan··
ketentuan ketentuan perundang perundang··undangan undangan yang yang
terdahulu terdahulu tetap tetap berlaku berlaku sepanjang sepanjang tidak tidak
bertentangan bertentangan atau atau tidak tidak ditentukan ditentukan lain lain
dalam dalam Perkawinan" Perkawinan"
ÌÌÌ. MACAM ÌÌÌ. MACAM ÷ ÷ MACAM MACAM
PENGERTÌAN TENTANG PENGERTÌAN TENTANG
PERKAWÌNAN. PERKAWÌNAN.
A. A. Pengertian perkawinan menurut Pengertian perkawinan menurut
perundangan perundangan
. . Pengertian perkawinan menurut Pengertian perkawinan menurut
KPerdata KPerdata
2. 2. Pengertian perkawinan menurut !o. Pengertian perkawinan menurut !o.
tahun 4 tahun 4
Ad.1. Pengertian perkawinan Ad.1. Pengertian perkawinan
menurut KUHPerdata. menurut KUHPerdata.
Tidak ada perumusan tentang pengertian perkawinan Tidak ada perumusan tentang pengertian perkawinan
Perkawinan hanya dipandang sebagai perikatan perdata Perkawinan hanya dipandang sebagai perikatan perdata
saja (Pasal 26 KPerdata) saja (Pasal 26 KPerdata)
Pengertian Pengertian perkawinan perkawinan menurut menurut ketentuan ketentuan- -ketentuan ketentuan
di di luar luar perundang perundang- -undangan undangan menurut menurut ::
) ) hukum adat hukum adat
2) 2) hukum agama hukum agama
Perkawinan tidak merupakan perikatan (Pasal 8 Perkawinan tidak merupakan perikatan (Pasal 8
KPerdata) KPerdata)
Perkawinan hanya mempunyai unsur lahir saja. Perkawinan hanya mempunyai unsur lahir saja.
Ad.. Pengertian perkawinan Ad.. Pengertian perkawinan
menurut UU No. 1 tahun 1974 menurut UU No. 1 tahun 1974
Ada rumusannya yaitu yang tercantum dalam Ada rumusannya yaitu yang tercantum dalam
Pasal !o. tahun 4 : ¨Perkawinan Pasal !o. tahun 4 : ¨Perkawinan
adalah ikatan lahir batin antara seorang pria adalah ikatan lahir batin antara seorang pria
dengan seorang wanita dengan tujuan dengan seorang wanita dengan tujuan
membentuk keluarga (rumah tangga) yang membentuk keluarga (rumah tangga) yang
bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang
Naha Esa" Naha Esa"
Perkawinan merupakan baik ikatan perdata Perkawinan merupakan baik ikatan perdata
maupun ikatan keagamaan maupun ikatan keagamaan
Perkawinan merupakan ikatan lahir dan batin Perkawinan merupakan ikatan lahir dan batin
antara seorang pria dengan seorang wanita. antara seorang pria dengan seorang wanita.
Unsur Unsur- -unsur yang terdapat dalam unsur yang terdapat dalam
perkawinan : perkawinan :
. nsur ikatan lahir . nsur ikatan lahir
!katan lahir = !katan fisik = ikatan dengan keluarga dan !katan lahir = !katan fisik = ikatan dengan keluarga dan
masyarakat. masyarakat.
2. nsur ikatan batin 2. nsur ikatan batin
!katan batin = niat yang sungguh !katan batin = niat yang sungguh··sungguh untuk hidup sungguh untuk hidup
bersama bersama
3. nsur seorang pria dengan seorang wanita 3. nsur seorang pria dengan seorang wanita
Asas perkawinan adalah asas monogami Asas perkawinan adalah asas monogami
4. nsur tujuan membentuk keluarga kekal dan bahagia 4. nsur tujuan membentuk keluarga kekal dan bahagia
Asas perkawinan harus berlangsung seumur hidup Asas perkawinan harus berlangsung seumur hidup
S. nsur Ke S. nsur Ke··Tuhanan Yang Naha Esa Tuhanan Yang Naha Esa
a) Agama dan Kepercayaan diberi peran menentukan a) Agama dan Kepercayaan diberi peran menentukan
sah/ tidak sahnya perkawinan. sah/ tidak sahnya perkawinan.
b) nsur ini dijadikan landasan perkawinan b) nsur ini dijadikan landasan perkawinan
Persamaan Persamaan pengertian pengertian kedua kedua
undang undang ÷ ÷ undang undang tersebut tersebut ::
keduanya memandang perkawinan keduanya memandang perkawinan
sebagai perikatan. sebagai perikatan.
Perbedaaan Perbedaaan pengertian pengertian kedua kedua UU UU
tersebut tersebut ::
Perkawinan menurut KPer hanya Perkawinan menurut KPer hanya
merupakan perikatan perdata merupakan perikatan perdata
Perkawinan menurut !o. th 4 Perkawinan menurut !o. th 4
selain merupakan perikatan perdata juga selain merupakan perikatan perdata juga
merupakan ¨perikatan keagamaan" merupakan ¨perikatan keagamaan"
Ad Ad..3 3.. perkawinan perkawinan menurut menurut hukum hukum adat adat..
Merupakan Merupakan ::
Perikatan perdata Perikatan perdata
Perikatan adat Perikatan adat
Perikatan kekerabatan dan ketetanggaan Perikatan kekerabatan dan ketetanggaan
Perikatan Perikatan perdata perdata menyangkut menyangkut ::
ak dan kewajiban suami istri ak dan kewajiban suami istri
arta bersama arta bersama
Kedudukan anak Kedudukan anak
ak dan kewajiban orang tua ak dan kewajiban orang tua
Perikatan Perikatan adat adat menyangkut menyangkut ::
adanya pelamaran adanya pelamaran
kedudukan suami istri kedudukan suami istri
kedudukan anak kedudukan anak
pengangkatan anak pengangkatan anak
Perikatan Perikatan kekerabatan kekerabatan dan dan
ketetanggan ketetanggan menyangkut menyangkut
Pembinaan dan pemeliharaan kerukunan Pembinaan dan pemeliharaan kerukunan
Pembinaan keutuhan dan kelanggengan Pembinaan keutuhan dan kelanggengan
kehidupan anak kehidupan anak
Menurut hukum adat ada 3 ma.am Menurut hukum adat ada 3 ma.am
bentuk dan sistem perkawinan bentuk dan sistem perkawinan
Perkawinan jujur Perkawinan jujur
Perkawinan semanda Perkawinan semanda
Perkawinan bebas Perkawinan bebas
UU UU No No.. 1 1 tahun tahun 1974 1974 tidak tidak mengatur mengatur
bagaimana bagaimana tata tata tertib tertib adat adat yang yang harus harus
dilakukan dilakukan dalam dalam melaksanakan melaksanakan
perkawinan perkawinan menurut menurut bentuk bentuk dan dan sistem sistem
perkawinan perkawinan..
Ad.4. Perkawinan menurut hukum Ad.4. Perkawinan menurut hukum
agama. agama.
Nerupakan perbuatan suci Nerupakan perbuatan suci
Nerupakan perikatan dalam memenuhi Nerupakan perikatan dalam memenuhi
perintah dan anugerah Tuhan Yang Naha perintah dan anugerah Tuhan Yang Naha
Esa. Esa.
Jadi Jadi perkawinan perkawinan menurut menurut hukum hukum agama agama
merupakan merupakan perikatan perikatan jasmani jasmani dan dan rokhani rokhani..
Pada Pada dasarnya dasarnya setiap setiap agama agama tidak tidak dapat dapat
membenarkan membenarkan perkawinan perkawinan yang yang
berlangsung berlangsung tidak tidak seagama seagama..
Perkawinan menurut agama Ìslam Perkawinan menurut agama Ìslam
Perkawinan = akad (perikatan) antara wali Perkawinan = akad (perikatan) antara wali
calon isteri dengan pria calon suami calon isteri dengan pria calon suami
Perikatan (akad Perikatan (akad -- nikah) terdiri dari ijab nikah) terdiri dari ijab
dan kabul. dan kabul.
Perikatan Perikatan perkawinan perkawinan dalam/ dalam/ menurut menurut
agama agama Ìslam Ìslam selain selain merupakan merupakan
perikatan perikatan lahir lahir batin batin juga juga merupakan merupakan
perikatan perikatan kekerabatan, kekerabatan, bukan bukan perikatan perikatan
perseorangan perseorangan..
Perkawinan menurut agama Perkawinan menurut agama
Katholik Katholik
Persekutuan hidup antara pria dan wanita Persekutuan hidup antara pria dan wanita
atas dasar ikatan cinta kasih dengan atas dasar ikatan cinta kasih dengan
persetujuan bebas dari keduanya dan persetujuan bebas dari keduanya dan
tidak dapat ditarik kembali. tidak dapat ditarik kembali.
Kedua mempelai harus sudah di batis. Kedua mempelai harus sudah di batis.
Perkawinan menurut agama Hindu Perkawinan menurut agama Hindu
Perikatan Perikatan antara antara Pria Pria dan dan wanita wanita untuk untuk
mengatur mengatur hubungan hubungan seks seks yang yang layak layak
guna guna mendapatkan mendapatkan keturunan keturunan anak anak
pria pria yang yang akan akan menyelamatkan menyelamatkan arwah arwah
orang orang tuanya tuanya dari dari neraka neraka , , yang yang
dilangsungkan dilangsungkan dengan dengan upacara upacara
menurut menurut agama agama indu indu Werda Werda Smrti Smrti. .
Perkawinan menurut agama Budha Perkawinan menurut agama Budha
Netta (Cinta Kasih) Netta (Cinta Kasih)
Karuna (kasih sayang) Karuna (kasih sayang)
Nudita (rasa sepenanggungan) Nudita (rasa sepenanggungan)
Ìkatan Ìkatan lahir lahir dan dan batin batin antara antara pria pria dan dan wanita wanita
sebagai sebagai suami suami ÷ ÷ istri istri yang yang berdasarkan berdasarkan
pada pada ::
engan engan tujuan tujuan untuk untuk membentuk membentuk satu satu
rumah rumah tangga tangga yang yang diberkahi diberkahi oleh oleh Sang Sang
Hyang Hyang Adi Adi Budha, Budha, para para Budha Budha dan dan para para
Budi Budi Satwa Satwa
. Perkawinan Campuran . Perkawinan Campuran
A. A. Nenurut regeling op de gemeng de huwelziken Nenurut regeling op de gemeng de huwelziken
¨R.C." = peraturan tentang perkawinan ¨R.C." = peraturan tentang perkawinan
campuran (KB !o.23 tahun 80 S. 80 !o. campuran (KB !o.23 tahun 80 S. 80 !o.
S8) perkawinan antara orang S8) perkawinan antara orang··orang yang ada orang yang ada
di india Belanda (!ndonesia) yang tunduk di india Belanda (!ndonesia) yang tunduk
pada hukum yang berlainan. pada hukum yang berlainan.
Tiga Tiga pengertian pengertian tentang tentang perkawinan perkawinan
.ampuran .ampuran yaitu yaitu ::
b b.. Menurut Menurut pandangan pandangan // pengertian pengertian
masyarakat masyarakat sehari sehari- -hari hari ::
Perkawinan karena perbedaan adat/ Perkawinan karena perbedaan adat/
suku suku
Perkawinan karena perbedaan agama. Perkawinan karena perbedaan agama.
.... Menurut Menurut UU UU No No.. 1 1 tahun tahun 1974 1974 ::
Perkawinan Perkawinan .ampuran .ampuran antara antara warga warga negara negara yang yang
berbeda berbeda..
Jadi Jadi ada ada 3 3 perkawinan perkawinan .ampuran .ampuran ::
. . Perkawinan antar kewarganegaraan Perkawinan antar kewarganegaraan
2. 2. Perkawinan antar adat/ suku Perkawinan antar adat/ suku
3. 3. Perkawinan antar agama Perkawinan antar agama
Ad.1 Perkawinan .ampuran antar Ad.1 Perkawinan .ampuran antar
kewarganegaraan : kewarganegaraan :
UU No. 1 tahun 1974 Pasal 7 UU No. 1 tahun 1974 Pasal 7
Perkawinan antara 2 orang yang di !ndonesia Tunduk Perkawinan antara 2 orang yang di !ndonesia Tunduk
pada hukum yang berlainan karena perbedaan pada hukum yang berlainan karena perbedaan
kewarganegaraan dan salah satu pihak kewarganegaraan dan salah satu pihak
berkewarganegaraan !ndonesia. berkewarganegaraan !ndonesia.
Perkawinan campuran yang dilangsungkan di !ndonesia Perkawinan campuran yang dilangsungkan di !ndonesia
dilakukan menurut !o. tahun 4 Pasal S (2) dilakukan menurut !o. tahun 4 Pasal S (2)
Perkawinan campuran yang dilangsungkan di !ndonesia Perkawinan campuran yang dilangsungkan di !ndonesia
tidak dapat dilangsungkan sebelum terbukti bahwa tidak dapat dilangsungkan sebelum terbukti bahwa
syarat syarat··syarat perkawinan yang ditentukan oleh hukum syarat perkawinan yang ditentukan oleh hukum
yang berlaku bagi pihak masing yang berlaku bagi pihak masing··masing telah dipenuhi masing telah dipenuhi
(Pasal 60 ayat !o. tahun 4) (Pasal 60 ayat !o. tahun 4)
Perkawinan campuran harus dicatat oleh pegawai Perkawinan campuran harus dicatat oleh pegawai
pencatat yang berwenang. pencatat yang berwenang.
Ad.. perkawinan (.ampuran) antar Ad.. perkawinan (.ampuran) antar
adat adat
Perkawinan yang terjadi antara suami dan Perkawinan yang terjadi antara suami dan
istri yang adat istiadatnya berlainan. istri yang adat istiadatnya berlainan.
Pelaksanaan perkawinan antar adat sering Pelaksanaan perkawinan antar adat sering
menimbulkan perselisihan yang dapat menimbulkan perselisihan yang dapat
mengganggu kerukunan hidup antar mengganggu kerukunan hidup antar
keluarga/ kerabat besan. keluarga/ kerabat besan.
Ad.3. perkawinan (.ampuran) antar Ad.3. perkawinan (.ampuran) antar
agama agama
Perkawinan antara seorang pria dan wanita Perkawinan antara seorang pria dan wanita
yang berbeda agama yang dianutnya dan yang berbeda agama yang dianutnya dan
masing masing··masing tetap mempertahankannya. masing tetap mempertahankannya.
Perkawinan macam ini bertentangan dengan Perkawinan macam ini bertentangan dengan
Pasal 2 ayat !o. tahun 4 dengan Pasal 2 ayat !o. tahun 4 dengan
Pasal 2 ayat !o. tahun 4 yang Pasal 2 ayat !o. tahun 4 yang
berbunyi : ¨Perkawinan yang sah = perkawinan berbunyi : ¨Perkawinan yang sah = perkawinan
yang dilakukan menurut masing yang dilakukan menurut masing··masing masing
agamanya dan kepercayaannya" agamanya dan kepercayaannya"
Perkawinan campuran antar agama adalah tidak Perkawinan campuran antar agama adalah tidak
sah sah
. Perkawinan diluar negeri . Perkawinan diluar negeri
Perkawinan yang dilangsungkan diluar !ndonesia Perkawinan yang dilangsungkan diluar !ndonesia
antara dua orang warga negara !ndonesia atas antara dua orang warga negara !ndonesia atas
seorang warga negara !ndonesia dengan seorang warga negara !ndonesia dengan
seorang warga negara asing adalah sah bila seorang warga negara asing adalah sah bila
dilakukan menurut hukum yang berlaku di dilakukan menurut hukum yang berlaku di
!egara dimana perkawinan itu dilangsungkan !egara dimana perkawinan itu dilangsungkan
dan bagi warga negara !ndonesia tidak dan bagi warga negara !ndonesia tidak
melanggar !o. tahun 4 melanggar !o. tahun 4
Setelah suami istri kembali di !ndonesia, dalam Setelah suami istri kembali di !ndonesia, dalam
satu tahun surat bukti perkawinan harus satu tahun surat bukti perkawinan harus
didaftarkan di kantor pencatatan perkawinan didaftarkan di kantor pencatatan perkawinan
tempat tinggal mereka. tempat tinggal mereka.
Perkawinan Perkawinan di di luar luar !ndonesia !ndonesia menjadi menjadi
tidak tidak sah, sah, bila bila perkawinan perkawinan tersebut tersebut hanya hanya
dilakukan dilakukan di di kantor/ kantor/ dihadapan dihadapan hakim/ hakim/
pejabat pejabat pencatatan pencatatan sipil sipil saja saja Tanpa Tanpa
melakukan melakukan upacara upacara keagamaan) keagamaan)
Perkawinan Perkawinan semacam semacam ini ini sama sama dengan dengan
hidup hidup bersama/ bersama/ kumpul kumpul kebo/ kebo/ zamen zamen
leven leven. .
Pegawai Pegawai kantor kantor pencatatan pencatatan perkawinan perkawinan
R! R!. . harus harus menolak menolak pendaftaran pendaftaran
perkawinan perkawinan tersebut tersebut
PRÌNSÌP/ ASAR PERKAWÌNAN PRÌNSÌP/ ASAR PERKAWÌNAN
Ada 3 ma.am : Ada 3 ma.am :
. . Tujuan perkawinan Tujuan perkawinan
a. a. Tujuan Tujuan menurut menurut perundang perundang··
undangan undangan
Pasal !o. tahun 4 perkawinan ialah ikatan Pasal !o. tahun 4 perkawinan ialah ikatan
lahir lahir -- batin antara seorang pria dengan seorang batin antara seorang pria dengan seorang
wanita sebagai suami wanita sebagai suami··istri dengan tujuan istri dengan tujuan
membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia
dan kekal berdasarkan Ke Tuhanan Yang Naha Esa dan kekal berdasarkan Ke Tuhanan Yang Naha Esa
]adi tujuan perkawinan menurut perundangan adalah ]adi tujuan perkawinan menurut perundangan adalah
, untuk kebahagian suami istri, untuk mendapatkan , untuk kebahagian suami istri, untuk mendapatkan
keturunan dan menegakkan agama dalam kesatuan keturunan dan menegakkan agama dalam kesatuan
keluarga yang bersifat parental. keluarga yang bersifat parental.
b. Tujuan menurut hukum adat b. Tujuan menurut hukum adat
. . Pada Pada masyarakat masyarakat kekerabatan kekerabatan adat adat yang yang
patrilinial, patrilinial, perkawinan perkawinan bertujuan bertujuan untuk untuk
mempertahankan mempertahankan garis garis keturunan keturunan Bapak Bapak. .
2. 2. Pada Pada masyarakat masyarakat kekerabatan kekerabatan adat adat yang yang
matrilinial, matrilinial, perkawinan perkawinan bertujuan bertujuan untuk untuk
mempertahankan mempertahankan baris baris keturunan keturunan !bu !bu
3. 3. Pada Pada masyarakat masyarakat kekerabatan kekerabatan adat adat yang yang
parental, parental, perkawinan perkawinan bertujuan bertujuan untuk untuk
mempertahankan mempertahankan garis garis keturunan keturunan Bapak Bapak ··
!bu !bu
Bagi Bagi masyarakat masyarakat hukum hukum adat adat yang yang
bersifat bersifat kekerabatan kekerabatan tujuan tujuan perkawinan perkawinan
berbeda berbeda- -beda beda ::
. ... Tujuan Tujuan perkawinan perkawinan menurut menurut
Hukum Hukum agama agama
Nenurut agama !slam, tujuan perkawinan adalah Nenurut agama !slam, tujuan perkawinan adalah
menuruti perintah Allah untuk memperoleh menuruti perintah Allah untuk memperoleh
keturunan yang sah dalam masyarakat dengan keturunan yang sah dalam masyarakat dengan
mendirikan rumah tangga yang damai dan mendirikan rumah tangga yang damai dan
teratur. teratur.
Nenurut agama kristen tujuan perkawinan adalah Nenurut agama kristen tujuan perkawinan adalah
membentuk suatu persekutuan hidup yang kekal membentuk suatu persekutuan hidup yang kekal
antara pria danw anita berdasarkan cinta kasih antara pria danw anita berdasarkan cinta kasih
Nenurut agama indu, tujuan perkawinan adalah Nenurut agama indu, tujuan perkawinan adalah
untuk menebus dosa orang tua untuk menebus dosa orang tua
Nenurut agama Budha, tujuan perkawinan adalah Nenurut agama Budha, tujuan perkawinan adalah
untuk membentuk suatu keluarga (rumah untuk membentuk suatu keluarga (rumah
tangga) bahagia yang diberhaki oelh Sangyang tangga) bahagia yang diberhaki oelh Sangyang
Adi Budha (Tuhan Yang Naha Esa). Adi Budha (Tuhan Yang Naha Esa).
. Sahnya perkawinan . Sahnya perkawinan
Sah menurut hukum yang berlaku : Sah menurut hukum yang berlaku :
a. a. Nenurut perundang Nenurut perundang··undangan : undangan :
Pasal 2 ayat !o. tahun 4 : ¨perkawinan Pasal 2 ayat !o. tahun 4 : ¨perkawinan
adalah sah, bila dilakukan menurut hukum masing adalah sah, bila dilakukan menurut hukum masing··
masing agamanya dan kepercayaan itu" masing agamanya dan kepercayaan itu"
ukum masing ukum masing··masing agama = hukum agama yang masing agama = hukum agama yang
dianut oleh kedua mempelai, bukan yang dianut oleh dianut oleh kedua mempelai, bukan yang dianut oleh
masing masing··masing mempelai. masing mempelai.
Perkawinan yang sah = perkawinan intern agama = Perkawinan yang sah = perkawinan intern agama =
perkawinan yang dilaksanakan menurut tata tertib perkawinan yang dilaksanakan menurut tata tertib
salah satu agam salah satu agam
Perkawinan yang hanya dilakukan dihadapan pegawai Perkawinan yang hanya dilakukan dihadapan pegawai
pencatat sipil adalah tidak sah. pencatat sipil adalah tidak sah.
b b.. Sah Sah menurut menurut hukum hukum adat adat..
Nenurut hukum adat perkawinan adalah Nenurut hukum adat perkawinan adalah
sah, bila telah dilaksanakan menurut tata sah, bila telah dilaksanakan menurut tata
tertib agama yang dianut masyarakat adat tertib agama yang dianut masyarakat adat
yang bersangkutan. yang bersangkutan.
.... Sah Sah menurut menurut hukum hukum agama agama
menurut agama !slam, perkawinan adalah sah dengan menurut agama !slam, perkawinan adalah sah dengan
telah diucapkannya ijab kabul dari calon suami dalam telah diucapkannya ijab kabul dari calon suami dalam
suatu majelis akad nikah yang disaksikan oleh dua orang suatu majelis akad nikah yang disaksikan oleh dua orang
saksi yang sah saksi yang sah
menurut hukum agama kristen, perkawinan adalah sah, menurut hukum agama kristen, perkawinan adalah sah,
bila syarat bila syarat··syarat yang telah ditentukan dipenuhi dan syarat yang telah ditentukan dipenuhi dan
perkawinanya dilakukan dihadapan pastur/ pendeta dan perkawinanya dilakukan dihadapan pastur/ pendeta dan
yang dihadiri oleh dua orang saksi. yang dihadiri oleh dua orang saksi.
Nenurut hukum agama indu, perkawinan adalah sah, Nenurut hukum agama indu, perkawinan adalah sah,
bila dilakukan dihadapan Brahmana atau Pendeta atau bila dilakukan dihadapan Brahmana atau Pendeta atau
pejabat agama yang memenuhi syarat untuk melakukan pejabat agama yang memenuhi syarat untuk melakukan
perbuatan itu. perbuatan itu.
Nenurut hukum agama Budha, !ndonesia, perkawinan Nenurut hukum agama Budha, !ndonesia, perkawinan
adalah sah bila telah dilaksanakan menurut upacara adalah sah bila telah dilaksanakan menurut upacara
yang dilakukan oleh pendeta agama Budha !ndonesia di yang dilakukan oleh pendeta agama Budha !ndonesia di
vihara/ Cetya/ didepan altar Suci sang Budha. vihara/ Cetya/ didepan altar Suci sang Budha.
3 3.. Asas Asas Monogami Monogami dan dan Poligami Poligami
a. a. Nenurut Nenurut perundang perundang··undangan undangan
!o. Tahun 4 menganut asas perkawinan monogami !o. Tahun 4 menganut asas perkawinan monogami
(Pasal 3 ayat !o. tahun 4) (Pasal 3 ayat !o. tahun 4)
Pasal 3 ayat 2 !o. tahun 4 : ¨pengadilan dapat memberi Pasal 3 ayat 2 !o. tahun 4 : ¨pengadilan dapat memberi
izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang bila izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang bila
dikehendaki oleh pihak dikehendaki oleh pihak··pihak yang bersangkutan". pihak yang bersangkutan".
Pasal 3 ayat 2 !o. tahun 4 ini menganut asas Pasal 3 ayat 2 !o. tahun 4 ini menganut asas
monogami terbuka ( tidak tertutup kemungkinan dalam keadaan monogami terbuka ( tidak tertutup kemungkinan dalam keadaan
terpaksa suami melakukan poligami yang bersifat tertutup = terpaksa suami melakukan poligami yang bersifat tertutup =
poligami yang tidak begitu saja dapat di buka tanpa pengawasan poligami yang tidak begitu saja dapat di buka tanpa pengawasan
hakim) hakim)
Suami yang akan beristri lebih dari seorang isteri wajib Suami yang akan beristri lebih dari seorang isteri wajib
mengajukan permohonan kepada pengadilan di daerah tempat mengajukan permohonan kepada pengadilan di daerah tempat
tinggalnya dengan alasan tinggalnya dengan alasan··alasan : alasan :
!stri tidak menjalankan kewajibannya sebagai istri !stri tidak menjalankan kewajibannya sebagai istri
!stri mendapat cacat badan/ penyakit yang tidak dapat !stri mendapat cacat badan/ penyakit yang tidak dapat
disembuhkan. disembuhkan.
!stri tidak dapat melahirkan keturunan !stri tidak dapat melahirkan keturunan
b b.. Poligami Poligami dalam dalam hukum hukum adat adat
Nasyarakat hukum adat di !ndonesia pada Nasyarakat hukum adat di !ndonesia pada
zamannya mengenal perkawinan seorang suami zamannya mengenal perkawinan seorang suami
dengan banyak istri (poligami) terutama di dengan banyak istri (poligami) terutama di
kalangan raja kalangan raja··raja dan bangsawan adat. raja dan bangsawan adat.
Sekarang sejak berlakunya !o. tahun 4 Sekarang sejak berlakunya !o. tahun 4
poligami sudah jarang sekali terjadi poligami sudah jarang sekali terjadi
Kalau masih ada, sudah disesuaikan dengan Kalau masih ada, sudah disesuaikan dengan
!o. tahun 4, yaitu karena keadaan !o. tahun 4, yaitu karena keadaan
memaksa. memaksa.
. ... Poligami Poligami dalam dalam hukum hukum agama agama
ukum agama !slam dan hukum agama ukum agama !slam dan hukum agama
indu memperkenankan poligami indu memperkenankan poligami
ukum agama kristen dan hukum agama ukum agama kristen dan hukum agama
budha tidak memperkenankan poligami. budha tidak memperkenankan poligami.
d d.. Poligami Poligami pegawai pegawai negeri negeri
Nenurut !o. 8 tahun 4 tentang Nenurut !o. 8 tahun 4 tentang
pokok pokok··pokok kepegawaian, yang pokok kepegawaian, yang
dimaksud dengan pegawai negeri adalah dimaksud dengan pegawai negeri adalah
pegawai negeri sipil dan pegawai negeri pegawai negeri sipil dan pegawai negeri
daerah, termasuk : daerah, termasuk :
Pegawai Bank milik negara Pegawai Bank milik negara
Pegawai BN! Pegawai BN!
Pegawai bank milik daerah Pegawai bank milik daerah
Pegawai BN!. Pegawai BN!.
Perkawinan Perkawinan bagi bagi pegawai pegawai negeri negeri
sipil sipil di di atas atas dalam dalam PP PP.. No No.. 10 10
tahun tahun 1983 1983 tentang tentang izin izin perkawinan perkawinan
dan dan per.eraian per.eraian pegawai pegawai negeri negeri
pada pada prinsipnya prinsipnya harus harus monogami monogami..
Bila seorang pegawai negeri sipil pria akan Bila seorang pegawai negeri sipil pria akan
beristri lebih dari seorang, !a wajib mendapat beristri lebih dari seorang, !a wajib mendapat
izin lebih dulu dari pejabat (Nenteri, ]aksa izin lebih dulu dari pejabat (Nenteri, ]aksa
Agung, Pimpinan Lembaga !on Departemen, Agung, Pimpinan Lembaga !on Departemen,
Cubernur, Pimpinan BN! Dll) Cubernur, Pimpinan BN! Dll)
!zin untuk beristri lebih dari seorang, hanya !zin untuk beristri lebih dari seorang, hanya
dapat diberikan kalau memenuhi sekurang dapat diberikan kalau memenuhi sekurang··
kurangnya salah satu syarat alaternatif dan tiga kurangnya salah satu syarat alaternatif dan tiga
syarat kumulatif. syarat kumulatif.
Syarat Syarat- -syarat syarat alternatif alternatif ::
!stri tidak dapat menjalankan kewajiban !stri tidak dapat menjalankan kewajiban
sebagai istri sebagai istri
!stri mendapat cacat badan/ penyakit !stri mendapat cacat badan/ penyakit
yang tidak dapat disembuhkan yang tidak dapat disembuhkan
!stri tidak dapat melahirkan keturunan. !stri tidak dapat melahirkan keturunan.
Syarat Syarat- -syarat kumulatif : syarat kumulatif :
Persetujuan tertulis dari istri Persetujuan tertulis dari istri
Penghasilan pegawai negeri sipil yang Penghasilan pegawai negeri sipil yang
bersangkutan cukup untuk membiayai bersangkutan cukup untuk membiayai
lebih dari seorang istri dan anak lebih dari seorang istri dan anak··
anaknya. anaknya.
]aminan tertulis dari pegawai negeri ]aminan tertulis dari pegawai negeri
sipil yang bersangkutan bahwa ia akan sipil yang bersangkutan bahwa ia akan
berlaku adil terhadap istri dan anak berlaku adil terhadap istri dan anak··
anaknya. anaknya.
Bila seorang pegawai negeri sipil Bila seorang pegawai negeri sipil
wanita akan : wanita akan :
Nenjadi istri ke 2 / ke 3/ ke 4 dari pegawai Nenjadi istri ke 2 / ke 3/ ke 4 dari pegawai
negeri sipil pria harus dilarang/ tidak diizinkan. negeri sipil pria harus dilarang/ tidak diizinkan.
Nenjadi istri ke 2/ ke 3 / ke 4 dari bukan Nenjadi istri ke 2/ ke 3 / ke 4 dari bukan
pegawai negeri sipil pria wajib memperoleh pegawai negeri sipil pria wajib memperoleh
izin terlebih dahulu dari pejabat (seperti yang izin terlebih dahulu dari pejabat (seperti yang
disebut diatas) disebut diatas)
Pejabat yang bersangkutan, tidak memberikan Pejabat yang bersangkutan, tidak memberikan
izin untuk pegawai negeri sipil wanita untuk izin untuk pegawai negeri sipil wanita untuk
menjadi istri ke 2/ ke 3/ ke 4. Bila menjadi istri ke 2/ ke 3/ ke 4. Bila
perkawinannya bertentangan dengan aturan / perkawinannya bertentangan dengan aturan /
ajaran yang dianut si wanita itu dan bakal ajaran yang dianut si wanita itu dan bakal
suaminya. suaminya.
Pasal S PP !o. 0 tahun 83 pegawai Pasal S PP !o. 0 tahun 83 pegawai
negeri sipil dilarang hidup bersama negeri sipil dilarang hidup bersama
dengan wanita atau pria sebagai suami / dengan wanita atau pria sebagai suami /
istri tanpa ikatan perkawinan yang sah. istri tanpa ikatan perkawinan yang sah.
Pegawai negeri sipil pria/ wanita yang Pegawai negeri sipil pria/ wanita yang
melanggar ketentuan diatas dijatuhi melanggar ketentuan diatas dijatuhi
hukuman disiplin. Berupa pemberhentian hukuman disiplin. Berupa pemberhentian
dengan hormat tidak atas permintaan dengan hormat tidak atas permintaan
sendiri sebagai pegawai negeri sipil. sendiri sebagai pegawai negeri sipil.
ÌV. Persyaratan perkawinan. ÌV. Persyaratan perkawinan.
Nenurut !o. tahun 4 ada 2 Nenurut !o. tahun 4 ada 2
macam syarat perkawinan : macam syarat perkawinan :
. . Syarat material, yaitu syarat Syarat material, yaitu syarat -- syarat yang syarat yang
menyangkut pribadi calon suami dan calon menyangkut pribadi calon suami dan calon
istri. istri.
2. 2. Syarat Syarat··syarat formil, yaitu syarat syarat formil, yaitu syarat··syarat syarat
yang menyangkut formalitas yang harus yang menyangkut formalitas yang harus
dipenuhi sebelum perkawinan dipenuhi sebelum perkawinan
dilangsungkan. dilangsungkan.
Ad.1. Syarat Ad.1. Syarat ÷ ÷ syarat materil di syarat materil di
bagi menjadi : bagi menjadi :
a. a. syarat material yang bersifat umum. syarat material yang bersifat umum.
b. b. Syarat material yang bersifat khusus. Syarat material yang bersifat khusus.
Ad.a. Syarat materiil yang bersifat Ad.a. Syarat materiil yang bersifat
umum : umum :
. . Persetujuan calon suami dan istri (Pasal 6 ayat Persetujuan calon suami dan istri (Pasal 6 ayat
!o. tahun 4). Tidak ada / boleh ada !o. tahun 4). Tidak ada / boleh ada
paksaan, ancaman atau salah sangka mengenai diri paksaan, ancaman atau salah sangka mengenai diri
suami istri. suami istri.
2. 2. Pemenuhan syarat Pemenuhan syarat··syarat umur minimal (Pasal ayat syarat umur minimal (Pasal ayat
). Batas umur minimal untuk melangsungkan ). Batas umur minimal untuk melangsungkan
perkawinan : perkawinan :
a. a. Tahun untuk pria Tahun untuk pria
b. b. 6 tahun untuk wanita 6 tahun untuk wanita
Kalau Kalau perkawinan perkawinan akan akan dilangsungkan dilangsungkan sebelum sebelum
mencapai mencapai batas batas umur umur minmal, minmal, harus harus dimintakan dimintakan
dispensasi dispensasi dari dari pengadilan/ pengadilan/ pejabat pejabat yang yang ditunjuk ditunjuk oleh oleh
orang orang tua tua kedua kedua calon calon suami suami istri istri. .
3. 3. Calon suami dan calon istri harus tidak Calon suami dan calon istri harus tidak
terikat dalam tali perkawinan dengan terikat dalam tali perkawinan dengan
orang lain (Pasal !o. tahun 4) orang lain (Pasal !o. tahun 4)
4. 4. Bagi wanita ada kewajiban memenuhi Bagi wanita ada kewajiban memenuhi
suatu jangka waktu tunggu tertentu suatu jangka waktu tunggu tertentu
untuk melangsungkan perkawinan (Pasal untuk melangsungkan perkawinan (Pasal
!o. tahun 4 dan Pasal 3 PP !o. tahun 4 dan Pasal 3 PP
!o. tahun S) !o. tahun S)
Ad.b) syarat Ad.b) syarat- -syarat materiil yang syarat materiil yang
bersifat khusus : bersifat khusus :
. . Larangan perkawainan Larangan perkawainan
2. 2. Kewajiban bagi calon suami dan istri Kewajiban bagi calon suami dan istri
yang belum berumur 2 tahun untuk yang belum berumur 2 tahun untuk
mendapatkan izin dari orang tua. mendapatkan izin dari orang tua.
Ad Ad..1 1) ) larangan larangan perkawinan perkawinan (Pasal (Pasal
8 8 UU UU No No.. 1 1 tahun tahun 1974 1974) )
Berdasarkan Berdasarkan hubungan hubungan darah darah yang yang
terlalu terlalu dekat dekat seperti seperti ::
Perkawinan antara anggota keluarga Perkawinan antara anggota keluarga
darah dalam garis lurus keatas atau darah dalam garis lurus keatas atau
kebawah (Pasal 8a. !o. tahun 4) kebawah (Pasal 8a. !o. tahun 4)
Perkawinan antara anggota keluarga Perkawinan antara anggota keluarga
dalam garis keturunan menyamping (Pasal dalam garis keturunan menyamping (Pasal
8b !o. tahun 4) 8b !o. tahun 4)
Berdasarkan hubungan sementara Berdasarkan hubungan sementara
seperti : seperti :
perkawinan antara seseorang dengan perkawinan antara seseorang dengan
mertua, anak tiri, menantu, !bu/ bapak tiri mertua, anak tiri, menantu, !bu/ bapak tiri
(Pasal 8 c) (Pasal 8 c)
berdasarkan hubungan susuan berdasarkan hubungan susuan
seperti seperti
Perkawinan antara anak susuan, saudara Perkawinan antara anak susuan, saudara
susuan, orang tua susuan (Pasal 8 d) susuan, orang tua susuan (Pasal 8 d)
Berdasarkan hubungan yang Berdasarkan hubungan yang
dilarang oleh agama seperti : dilarang oleh agama seperti :
Perkawinan antara orang Perkawinan antara orang··orang yang oleh orang yang oleh
agama dilarang (Pasal 8 f) agama dilarang (Pasal 8 f)
Berdasarkan hubungan keluarga Berdasarkan hubungan keluarga
Dalam perkawinan poligami, seperti Dalam perkawinan poligami, seperti
perkawinan antara seorang suamoi perkawinan antara seorang suamoi
dengan saudara, bibi, kemenakan dari istri dengan saudara, bibi, kemenakan dari istri
(Pasal 8 c) (Pasal 8 c)
Berdasarkan keadaan tertentu Berdasarkan keadaan tertentu
pada diri .alon suami/ istri, seperti : pada diri .alon suami/ istri, seperti :
Perkawinan antara seorang pria/ wanita Perkawinan antara seorang pria/ wanita
yang masih terikat pada perkawinan yang masih terikat pada perkawinan
dengan orang lain dengan orang lain
Perkawinan antara bekas suami dan bekas Perkawinan antara bekas suami dan bekas
istri yang telah 2 x bercerai dengan istri yang telah 2 x bercerai dengan
pasangan yang sama. pasangan yang sama.
Ad.) kewajiban .alon suami/ istri yang Ad.) kewajiban .alon suami/ istri yang
belum men.apai usia 1 tahun belum men.apai usia 1 tahun
arus mempunyai izin dari kedua orang tua (Pasal 6 arus mempunyai izin dari kedua orang tua (Pasal 6
ayat 2) atau ayat 2) atau
arus mendapat izin dari orang tua yang masih hidup / arus mendapat izin dari orang tua yang masih hidup /
yang mampu menyatakan kehendaknya. ]ika salah satu yang mampu menyatakan kehendaknya. ]ika salah satu
orang tuanya telah meninggal / tidak mampu orang tuanya telah meninggal / tidak mampu
menyatakan kehendak atau menyatakan kehendak atau
arus mendapat izin dari walinya orang yang arus mendapat izin dari walinya orang yang
memeliharnya atau keluarga yang mempunyai hubungan memeliharnya atau keluarga yang mempunyai hubungan
darah dalam garis lurus keatas, bila ke 2 oarng tuanya darah dalam garis lurus keatas, bila ke 2 oarng tuanya
telah meninggal atau telah meninggal atau
arus mendapat izin dari pengadilan di tempat arus mendapat izin dari pengadilan di tempat
tinggalnya, bila ada perbedaan pendapat antara orang tinggalnya, bila ada perbedaan pendapat antara orang··
orang tersebut diatas. orang tersebut diatas.
Ad. ÌÌ. Syarat Ad. ÌÌ. Syarat- -syarat formil syarat formil
a. a. Formalitas perkawinan Formalitas perkawinan
b. b. Pencatatan perkawinan Pencatatan perkawinan
Ad.a Formalitas yang mendahului Ad.a Formalitas yang mendahului
perkawinan perkawinan
a. a. Pemberitahuan Pemberitahuan (Pasal (Pasal 33s/d s/d SS PP PP !o !o. .
tahun tahun S S))
. . Setiap orang yang akan kawin wajib memberi Setiap orang yang akan kawin wajib memberi
tahukan niatnya kepada pegawai pencatat tahukan niatnya kepada pegawai pencatat
perkawinan (Pasal 3 ayat PP !o. tahun perkawinan (Pasal 3 ayat PP !o. tahun
S) S)
2. 2. Pemberitahuan tersebut dapat dilakukan Pemberitahuan tersebut dapat dilakukan
secara lisan/ tertulis/ oleh calon mempelai / secara lisan/ tertulis/ oleh calon mempelai /
orang tua/w akilnya orang tua/w akilnya
3. 3. Pemberitahuan harus berisi identitas dari para Pemberitahuan harus berisi identitas dari para
pihak. pihak.
4. 4. Pemberitahuan harus berisi identitas dari para Pemberitahuan harus berisi identitas dari para
pihak. pihak.
b b.. Penelitian Penelitian (Pasal (Pasal s/d s/d 7 7 PP PP No No.. 9 9 tahun tahun
197 197) ) setelah setelah menerima menerima pemberitahuan pemberitahuan
pegawai pegawai pen.atat pen.atat perkawinan perkawinan harus harus ::
) ) Neneliti apakah syarat Neneliti apakah syarat··syarat syarat
perkawinan sudah dipenuhi perkawinan sudah dipenuhi
2) 2) Nenulis hasil penelitiannya dalam sebuah Nenulis hasil penelitiannya dalam sebuah
daftar yang diperuntukkan untuk itu daftar yang diperuntukkan untuk itu
3) 3) Segera memberitahukan kepada calon Segera memberitahukan kepada calon
mempelai bila penelitiannya mempelai bila penelitiannya
menunjukkan adanya halangan/ menunjukkan adanya halangan/
hambatan perkawinan. hambatan perkawinan.
Pengumuman (Pasal 8 dan 9 PP Pengumuman (Pasal 8 dan 9 PP
No. 9 tahun 197) No. 9 tahun 197)
Kalau penelitian tidak menunjukkan adanya Kalau penelitian tidak menunjukkan adanya
halangan maka : halangan maka :
Pegawai pencatat perkawinan harus membuat Pegawai pencatat perkawinan harus membuat
pengumuman tentang pemberitahuan niat pengumuman tentang pemberitahuan niat
perkawinan yang ditempelkan ditempat yang perkawinan yang ditempelkan ditempat yang
mudah di baca oleh umum mudah di baca oleh umum
Pengumuman tersebut dimaksudkan untuk Pengumuman tersebut dimaksudkan untuk
memberi kesempatan kepada umum untuk memberi kesempatan kepada umum untuk
mengetahui dan mengajukan keberatan mengetahui dan mengajukan keberatan
d d.. Pen.egahan Pen.egahan perkawinan perkawinan
Pencegahan perkawinan = pengajuan Pencegahan perkawinan = pengajuan
keberatan terhadap perkawinan yang akan keberatan terhadap perkawinan yang akan
dilangsungkan dilangsungkan
Kalau perkawinan yang akan Kalau perkawinan yang akan
dilangsungkan tidak memenuhi dilangsungkan tidak memenuhi
persyaratan, pihak persyaratan, pihak -- pihak tertentu dapat pihak tertentu dapat
mencegah perkawinan tersebut mencegah perkawinan tersebut
Kalau ada pencegahan perkawinan tidak Kalau ada pencegahan perkawinan tidak
dapat dilangsungkan. dapat dilangsungkan.
Pihak Pihak- -pihak yang berhak pihak yang berhak
men.egah perkawinan : men.egah perkawinan :
. . Keluarga dekat garis keturunan lurus keatas / kebawah. Keluarga dekat garis keturunan lurus keatas / kebawah.
(Pasal 4 ayat !o. Tahun 4) (Pasal 4 ayat !o. Tahun 4)
2. 2. Saudara (Pasal 4 ayat !o. tahun 4) Saudara (Pasal 4 ayat !o. tahun 4)
3. 3. Wali nikah (Pasal 4 ayat !o. tahun 4) Wali nikah (Pasal 4 ayat !o. tahun 4)
4. 4. Pengampu dari salah seorang calon pengantin Pengampu dari salah seorang calon pengantin
S. S. Pihak Pihak··pihak yang berkepentingan (Pasal S !o. pihak yang berkepentingan (Pasal S !o.
tahun 4) barang siapa karena perkawinan dirinya tahun 4) barang siapa karena perkawinan dirinya
masih terikat dengan salah satu dari kedua belah pihak. masih terikat dengan salah satu dari kedua belah pihak.
6. 6. Pejabat yang ditunjuk (Pasal 6 !o. tahun 4) Pejabat yang ditunjuk (Pasal 6 !o. tahun 4)
. . Pegawai pencatat pernikahan (Pasal 20 dan 2 !o. Pegawai pencatat pernikahan (Pasal 20 dan 2 !o.
tahun 4) tahun 4)
Alasan Alasan untuk untuk men.egah men.egah
perkawinan perkawinan perkawinan perkawinan dapat dapat
di.egah, di.egah, bila bila ada ada pihak pihak yang yang tidak tidak
memenuhi memenuhi syarat syarat- -syarat syarat untuk untuk
melangsungkan melangsungkan perkawinan perkawinan (Pasal (Pasal
13 13 UU UU No No.. 1 1 tahun tahun 1974 1974) )..
Pro.edur pen.egahan perkawinan Pro.edur pen.egahan perkawinan
. . Permohonan pencegahan perkawinan harus Permohonan pencegahan perkawinan harus
diajukan kepada pengadilan daerah hukum diajukan kepada pengadilan daerah hukum
dimana perkawinan akan dilangsungkan. dimana perkawinan akan dilangsungkan.
2. 2. Permohonan tersebut harus diberitahukan Permohonan tersebut harus diberitahukan
kepada pegawai pencatat perkawinan kepada pegawai pencatat perkawinan
3. 3. Pegawai pencatat perkawinan harus memberi Pegawai pencatat perkawinan harus memberi
tahu kepada calin tahu kepada calin··calon mempelai calon mempelai
4. 4. Pengerahan perkawinan dapat dicabut Pengerahan perkawinan dapat dicabut
dengan : dengan :
a. a. Putusan pengadilan atau Putusan pengadilan atau
b. b. Ditarik kembali permohonannya. Ditarik kembali permohonannya.
TATA CARA PERKAWÌNAN TATA CARA PERKAWÌNAN
. . Perkawinan harus dilangsungkan menurut tata cara Perkawinan harus dilangsungkan menurut tata cara
yang ditentukan dalam hukum masing yang ditentukan dalam hukum masing··masing agama masing agama
dan kepercayaannya. dan kepercayaannya.
2. 2. Perkawinan baru dapat dilangsungkan setelah hari Perkawinan baru dapat dilangsungkan setelah hari
kesepuluh sejak pengumuman. kesepuluh sejak pengumuman.
3. 3. Perkawinan harus dilangsungkan dihadapan pegawai Perkawinan harus dilangsungkan dihadapan pegawai
pencatat perkawinan dan dihadiri oleh dua orang pencatat perkawinan dan dihadiri oleh dua orang
saksi. saksi.
4. 4. Setelah perkawinan selesai, kedua mempelai Setelah perkawinan selesai, kedua mempelai
menandatangani akta perkawinan menandatangani akta perkawinan
S. S. Kedua orang saksinya, pegawai pencatat perkawinan Kedua orang saksinya, pegawai pencatat perkawinan
dan wali nikah juga harus menandatangani akta dan wali nikah juga harus menandatangani akta
tersebut tersebut
6. 6. Setelah penandatanganan akta perkawinan telah Setelah penandatanganan akta perkawinan telah
tercatat secara resmi tercatat secara resmi
Hak dan kewajiban suami istri Hak dan kewajiban suami istri
dalam rumah tangga dalam rumah tangga
. . Kewajiban suami istri untuk menegakkan rumah tangga Kewajiban suami istri untuk menegakkan rumah tangga
(Pasal 30 ndang (Pasal 30 ndang··undang !o. tahun 4) undang !o. tahun 4)
2. 2. Kewajiban suami istri untuk saling cinta mencintai (Pasal Kewajiban suami istri untuk saling cinta mencintai (Pasal
33 ndang 33 ndang··undang !o. tahun 4) undang !o. tahun 4)
3. 3. ak dan kewajiban istri seimbang dengan hak dan ak dan kewajiban istri seimbang dengan hak dan
kedudukan suami (Pasal 3 ndang kedudukan suami (Pasal 3 ndang··undang !o. tahun undang !o. tahun
4) 4)
4. 4. Kewajiban suami istri untuk mempunyai tempat Kewajiban suami istri untuk mempunyai tempat
kediaman yang tetap yang ditentukan oleh suami istri kediaman yang tetap yang ditentukan oleh suami istri
bersama (Pasal 32 ndang bersama (Pasal 32 ndang··undang !o. tahun 4) undang !o. tahun 4)
S. S. Kewajiban suami untuk melindungi istri dan memberikan Kewajiban suami untuk melindungi istri dan memberikan
segala sesuai keperluan hidup rumah tangga (Pasal 34 segala sesuai keperluan hidup rumah tangga (Pasal 34
ayat ndang ayat ndang··undang !o. tahun 4) undang !o. tahun 4)
6. 6. Kewajiban istri untuk mengatur urusan Kewajiban istri untuk mengatur urusan··urusan rumah urusan rumah
tangga sebaik tangga sebaik··baiknya (Pasal 34 ayat 2 ndang baiknya (Pasal 34 ayat 2 ndang··undang undang
!o. tahun 4) !o. tahun 4)
Hak dan kewajiban antara orang Hak dan kewajiban antara orang
tua dan anak tua dan anak
ak dan kewajiban antara orang tua dan anak ak dan kewajiban antara orang tua dan anak
diatur dalam Pasal 4S s/d 4 ndang diatur dalam Pasal 4S s/d 4 ndang··undang !o. undang !o.
tahun 4. tahun 4.
Pasal Pasal··Pasal tersebut mengandung prinsip Pasal tersebut mengandung prinsip··prinsip : prinsip :
. . Kekuasaan orang tua berada di tangan dan dilaksankan oleh Kekuasaan orang tua berada di tangan dan dilaksankan oleh
kedua orang tua kedua orang tua
2. 2. Kekuasaan orang tua berlangsung sampai batas Kekuasaan orang tua berlangsung sampai batas··batas waktu batas waktu
yang ditentukan oleh ndang yang ditentukan oleh ndang··undang undang
3. 3. Kekuasaan orang tua berlaku selama orang tua tersebut Kekuasaan orang tua berlaku selama orang tua tersebut
menjalankan tugasnya dengan baik disertai dengan kemungkinan menjalankan tugasnya dengan baik disertai dengan kemungkinan
pencabutannya berdasarkan alasan pencabutannya berdasarkan alasan··alasan yang menyangkut alasan yang menyangkut
pelaksanaan tugas (Pasal 4 ndang pelaksanaan tugas (Pasal 4 ndang··undang !o. tahun 4) undang !o. tahun 4)
Sifat kekuasaan orang tua Sifat kekuasaan orang tua
Sifat Sifat kekuasaan kekuasaan orang orang tua tua harus harus
dilaksanakan dilaksanakan untuk untuk kepentingan kepentingan anak anak
semata semata··mata mata pelaksanaannya pelaksanaannya dibatasi dibatasi oleh oleh
norma norma··norma norma kepantasan kepantasan. . al al··hal hal yang yang
termasuk termasuk dalam dalam kekuasaan kekuasaan orang orang tua tua. .
Kekuasaan orang tua meliputi hal : Kekuasaan orang tua meliputi hal :
. . al mengenai pribadi si anak al mengenai pribadi si anak
2. 2. al mengenai harta si anak al mengenai harta si anak
Ad Ad..1 1 hal hal mengenai mengenai pribadi pribadi si si anak anak
. . Kedua orang tua wajib memelihara dan mendidik anak Kedua orang tua wajib memelihara dan mendidik anak··anak anak
mereka sebaik mereka sebaik··baiknya (Pasal 4S ayat ndang baiknya (Pasal 4S ayat ndang··undang !o. undang !o.
tahun 4) tahun 4)
2. 2. Kewajiban ini berlangsung sampai anak Kewajiban ini berlangsung sampai anak··anak sudah dapat berdiri anak sudah dapat berdiri
sendiri atau kawin sendiri atau kawin
Ad Ad.. .. hal hal yang yang mengenai mengenai harta harta si si anak anak
. . Kedua orang tua wajib mengurus harta milik si anak dan tidak Kedua orang tua wajib mengurus harta milik si anak dan tidak
boleh memindahkan hak atau menggadaikan barang tetap milik si boleh memindahkan hak atau menggadaikan barang tetap milik si
anak anak
2. 2. Baru kalau ada kebutuhan yang mendesak bagi si anak orang tua Baru kalau ada kebutuhan yang mendesak bagi si anak orang tua
boleh melakukan tindakan diatas. boleh melakukan tindakan diatas.
3. 3. Orang tua memang mewakili si anak mengenai segala perbuatan Orang tua memang mewakili si anak mengenai segala perbuatan
hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan. hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Berakhirnya Berakhirnya kekuasaan kekuasaan orang orang tua tua
Kekuasaan Kekuasaan orang orang tua tua berakhir berakhir bila bila ::
. . Si anak telah mencapai usia 8 tahun Si anak telah mencapai usia 8 tahun
(Pasal 4 ayat ) (Pasal 4 ayat )
2. 2. Si anak telah melangsungkan Si anak telah melangsungkan
perkawinan (Pasal 4 ayat ) perkawinan (Pasal 4 ayat )
3. 3. Si anak telah dapat berdiri sendiri (Pasal Si anak telah dapat berdiri sendiri (Pasal
4S ayat 2) 4S ayat 2)
4. 4. Kekuasaan orang tua di cabut (Pasal 4) Kekuasaan orang tua di cabut (Pasal 4)
Alasan Alasan- -alasan untuk men.abut alasan untuk men.abut
kekuasaan orang tua kekuasaan orang tua
Tuntutan pen.abutan kekuasaan orang Tuntutan pen.abutan kekuasaan orang
tua harus diajukan kepada pengadilan. tua harus diajukan kepada pengadilan.
Alasan yang digunakan untuk menuntut : Alasan yang digunakan untuk menuntut :
a. a. Orang tua sangat melalaikan Orang tua sangat melalaikan
kewajibannya terhadap anaknya kewajibannya terhadap anaknya
b. b. Orang tua berkelakuan buruk sekali Orang tua berkelakuan buruk sekali
Pen.abutan kekuasaan orang tua Pen.abutan kekuasaan orang tua
itu tidak menghapuskan kewajiban itu tidak menghapuskan kewajiban
orang tua untuk memberi biaya orang tua untuk memberi biaya
pemeliharaan si anak. pemeliharaan si anak.
Putusnya perkawinan Putusnya perkawinan
Pasal 38 Undang Pasal 38 Undang- -undang No. 1 undang No. 1
tahun 1974 menyebut adanya tiga tahun 1974 menyebut adanya tiga
sebab putusnya perkawinan yaitu : sebab putusnya perkawinan yaitu :
. . Kematian Kematian
2. 2. Perceraian Perceraian
3. 3. Keputusan pengadilan Keputusan pengadilan
Ad.1. Kematian sebagai sebab Ad.1. Kematian sebagai sebab
putusnya perkawinan putusnya perkawinan
Suatu kematian diantara suami istri dengan Suatu kematian diantara suami istri dengan
sendirinya menjadikan perkawinan terputus. sendirinya menjadikan perkawinan terputus.
Ad.. Per.eraian sebagai sebab Ad.. Per.eraian sebagai sebab
putusnya perkawinan putusnya perkawinan
Pasal ndang Pasal ndang··undang !o. tahun 4 perkawinan harus undang !o. tahun 4 perkawinan harus
berlangsung kekal berlangsung kekal
Apakah perkawinan yang pada asasnya harus kekal, dapat Apakah perkawinan yang pada asasnya harus kekal, dapat
diputuskan (sepanjang diperbolehkan) karena alasan diputuskan (sepanjang diperbolehkan) karena alasan··alasan lain, alasan lain,
(misalnya perceraian). Kalau diperbolehkan, sampai beberapa jauh (misalnya perceraian). Kalau diperbolehkan, sampai beberapa jauh
? ?
]awaban ]awaban
. . !egara !egara··negara yang ndang negara yang ndang··undang perkawinannya menganut doktrit undang perkawinannya menganut doktrit
agama katollik tidak diperbolehkan. agama katollik tidak diperbolehkan.
2. 2. Sebagian besar negara Sebagian besar negara··negara membolehkan negara membolehkan
3. 3. !egara Republik !ndonesia berdasarkan ndang !egara Republik !ndonesia berdasarkan ndang··undang !o. tahun undang !o. tahun
4 membolehkan, tapi berusaha mempersempitnya. Caranya : 4 membolehkan, tapi berusaha mempersempitnya. Caranya :
perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan yang perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan yang
berwenang. berwenang.
Sesungguhnya Sesungguhnya ndang ndang··undang undang !o !o. . tahun tahun 4 4 tidak tidak
menghendaki menghendaki adanya adanya perceraian perceraian
Ada ma.am (buah) ketentuan Ada ma.am (buah) ketentuan
tentang alasan per.eraian, yaitu : tentang alasan per.eraian, yaitu :
. . ndang ndang··undang !o. tahun 4 Pasal 3 undang !o. tahun 4 Pasal 3
2. 2. PP !o. Tahun S PP !o. Tahun S
Ad.1. Pasal 39 Undang Ad.1. Pasal 39 Undang- -undang No. 1 tahun undang No. 1 tahun
1974 merumuskan alasan 1974 merumuskan alasan- -alasan per.eraian alasan per.eraian
hanya se.ara umum saja hanya se.ara umum saja
Ad.. PP No. 9 tahun 197 Pasal 19 Ad.. PP No. 9 tahun 197 Pasal 19
merumuskan alasan per.eraian se.ara rin.i merumuskan alasan per.eraian se.ara rin.i
a. a. Salah satu pihak berbuat zinah atau menjadi pemabok, Salah satu pihak berbuat zinah atau menjadi pemabok,
penjudi, pemadat dan lain sebagainya yang sukar penjudi, pemadat dan lain sebagainya yang sukar
disembuhkan disembuhkan
b. b. Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 tahun Salah satu pihak meninggalkan pihak lain selama 2 tahun
berturut berturut··turut tanpa izin pihak yang lain dan tanpa alasan yang turut tanpa izin pihak yang lain dan tanpa alasan yang
sah atau hal lain di luar kemampuannya sah atau hal lain di luar kemampuannya
c. c. Salah satu pihak mendapat hukuman penjara selama S tahun. Salah satu pihak mendapat hukuman penjara selama S tahun.
Atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan Atau hukuman yang lebih berat setelah perkawinan
berlangsung. berlangsung.
d. d. Salah satu melakukan kekejaman atau penganiayaan baerat Salah satu melakukan kekejaman atau penganiayaan baerat
yang emmbahayakan pihak lain. yang emmbahayakan pihak lain.
e. e. Salah satu pihak mendapat cacat badan/ penyakit dengan Salah satu pihak mendapat cacat badan/ penyakit dengan
akibat tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai suami istri akibat tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai suami istri
f. f. Antar suami istri terus menerus terjadi perselisihan dan Antar suami istri terus menerus terjadi perselisihan dan
pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi
Alasan Alasan- -alasan tersebut dalam PP No. 9 tahun alasan tersebut dalam PP No. 9 tahun
197 harus dianggap sebagai bersifat limitatif 197 harus dianggap sebagai bersifat limitatif
Ad.3. keputusan pengadilan Ad.3. keputusan pengadilan
Keputusan pengadilan mengenai gugatan Keputusan pengadilan mengenai gugatan
perceraian diucapkan dalam sidang terbuka perceraian diucapkan dalam sidang terbuka
Perceraian sudah dianggap terjadi terhitung Perceraian sudah dianggap terjadi terhitung
sejak pendaftarannya pada daftar pencatatan sejak pendaftarannya pada daftar pencatatan
kantor pencatat kantor pencatat
Bagi mereka yang beragama islam putusnya Bagi mereka yang beragama islam putusnya
putusnya perkawinan terhitung sejak putusan putusnya perkawinan terhitung sejak putusan
pengadilan agama yang telah mempunyai pengadilan agama yang telah mempunyai
kekuatan hukum yang tetap. kekuatan hukum yang tetap.
Tata .ara per.eraian Tata .ara per.eraian
Menurut PP No. 9 tahun197 Pasal Menurut PP No. 9 tahun197 Pasal
14 s/d 3 ada ma.am per.eraian 14 s/d 3 ada ma.am per.eraian
yaitu : yaitu :
. . Perceraian dengan cara talak Perceraian dengan cara talak
2. 2. Perceraian dengan cara gugatan Perceraian dengan cara gugatan
Ad.1. Pro.edure per.eraian Ad.1. Pro.edure per.eraian
dengan .ara talak. dengan .ara talak.
Procedure perceraian dengan cara talak ini Procedure perceraian dengan cara talak ini
hanya berlaku bagi mereka yang beragama hanya berlaku bagi mereka yang beragama
islam. islam.
Pasal 14 PP No. 9 tahun 197 : Pasal 14 PP No. 9 tahun 197 :
¨Seseorang suami yang telah melangsungkan ¨Seseorang suami yang telah melangsungkan
perkawinan menurut agama !slam yang akan perkawinan menurut agama !slam yang akan
menceraikan isterinya mengajukan surat kepada menceraikan isterinya mengajukan surat kepada
pengadilan di tempat tinggalnya, yang berisikan pengadilan di tempat tinggalnya, yang berisikan
pemberitahuan bahwa ia bermaksud menceraikan pemberitahuan bahwa ia bermaksud menceraikan
isterinya disertai dengan alasan isterinya disertai dengan alasan··alasannya serta alasannya serta
meminta kepada pengadilan agar diadakan sidang meminta kepada pengadilan agar diadakan sidang
untuk keperluan itu". untuk keperluan itu".
Prosedur ini hanya dapat ditempuh oleh suami. Prosedur ini hanya dapat ditempuh oleh suami.
Prosedurnya : Prosedurnya :
. . Suami menyampaikan surat pemberitahuan untuk Suami menyampaikan surat pemberitahuan untuk
menceraikan istrinya kepada pengadilan baik secara tertulis menceraikan istrinya kepada pengadilan baik secara tertulis
maupun lisan maupun lisan
2. 2. Pengadilan setelah menerima surat pemberitahuan lalu Pengadilan setelah menerima surat pemberitahuan lalu
mempelajarinya mempelajarinya
3. 3. Pengadilan setelah menerima surat pemberitahuan, dalam Pengadilan setelah menerima surat pemberitahuan, dalam
waktu 30 hari (maksimal). arus memanggil suami istri waktu 30 hari (maksimal). arus memanggil suami istri
untuk meminta penjelasan untuk meminta penjelasan
4. 4. Pengadilan setelah berkesimpulan bahwa perceraian tidak Pengadilan setelah berkesimpulan bahwa perceraian tidak
dapat dielakkan mengadakan sidang pengadilan untuk dapat dielakkan mengadakan sidang pengadilan untuk
menyaksikan perceraian menyaksikan perceraian
S. S. Pengadilan setelah menyaksikan perrceraian lalu membuat Pengadilan setelah menyaksikan perrceraian lalu membuat
surat keterangan tentang terjadinya perceraian (bukan surat keterangan tentang terjadinya perceraian (bukan
surat keputusan) surat keputusan)
6. 6. Pengadilan mengirimkan surat keterangan tersebut kepada Pengadilan mengirimkan surat keterangan tersebut kepada
pegawai pencatat di tempat perceraian itu terjadi untuk pegawai pencatat di tempat perceraian itu terjadi untuk
diadakan pencatatan perceraian diadakan pencatatan perceraian
. . Perceraian sudah terjadi terhitung pada saat perceraian itu Perceraian sudah terjadi terhitung pada saat perceraian itu
dinyatakan di depan sidang pengadilan. dinyatakan di depan sidang pengadilan.
Ad.1 prosedur per.eraian Ad.1 prosedur per.eraian
Prosedur ini diperuntukkan bagi : Prosedur ini diperuntukkan bagi :
a. a. !stri yang melangsungkan perkawinan !stri yang melangsungkan perkawinan
menurut agama islam menurut agama islam
b. b. !stri atau suami yang melangsungkan !stri atau suami yang melangsungkan
perkawinan menurut agamanya atau perkawinan menurut agamanya atau
kepercayaannya masing kepercayaannya masing··masing (bukan masing (bukan
agama islam) agama islam)
Tempat mengajukan gugatan .erai : Tempat mengajukan gugatan .erai :
Alasan Alasan- -alasan per.eraian yang tersebut dalam PP alasan per.eraian yang tersebut dalam PP
No. 1 tahun 197. Membedakan tempat pengajuan No. 1 tahun 197. Membedakan tempat pengajuan
gugatan. gugatan.
Umum : Umum :
Gugatan per.eraian yang diajukan oleh suami/ istri Gugatan per.eraian yang diajukan oleh suami/ istri
atau kuasanya kepada pengadilan yang daerah atau kuasanya kepada pengadilan yang daerah
hukum meliputi tempat kediaman tergugat. hukum meliputi tempat kediaman tergugat.
Khusus : Khusus :
. . Dalam hal tempat kediaman tergugat tidak jelas/ Dalam hal tempat kediaman tergugat tidak jelas/
tidak diketahui atau tidak mempunyai tempat tidak diketahui atau tidak mempunyai tempat
kediaman yang tetap, gugatan perceraian kepada kediaman yang tetap, gugatan perceraian kepada
pengadilan di tempat kediaman penggugat. pengadilan di tempat kediaman penggugat.
2. 2. Dalam hal tempat kediaman tergugat di luar negeri, Dalam hal tempat kediaman tergugat di luar negeri,
gugatan diajukan kepada pengadilan tempat kediaman gugatan diajukan kepada pengadilan tempat kediaman
penggugat. Ketua pengaduan tersebut. Kemudian penggugat. Ketua pengaduan tersebut. Kemudian
menyampaikan permohonan gugatan cerai tersebut menyampaikan permohonan gugatan cerai tersebut
kepada tergugat melalui perwakilan Republik kepada tergugat melalui perwakilan Republik
!ndonesia setempat. !ndonesia setempat.
3. 3. Dalam hal gugatan perceraian karena salah satu pihak Dalam hal gugatan perceraian karena salah satu pihak
meninggalkan pihak yang lain selama 2 tahun tanpa meninggalkan pihak yang lain selama 2 tahun tanpa
izin pihak yang lain dan tanpa alasan yang sah atau izin pihak yang lain dan tanpa alasan yang sah atau
karena hal lain di luar kemampuannya gugatan karena hal lain di luar kemampuannya gugatan
diajukan kepada pengadilan di tempat kediaman diajukan kepada pengadilan di tempat kediaman
penggugat. penggugat.
4. 4. Dalam hal gugatan perceraian karena alasan bahwa Dalam hal gugatan perceraian karena alasan bahwa
antara suami dan isteri terus menerus terjadi antara suami dan isteri terus menerus terjadi
perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan
akan hidup rukun kembali dalam rumah tangga, akan hidup rukun kembali dalam rumah tangga,
gugatan diajukan kepada pengadilan di tempat gugatan diajukan kepada pengadilan di tempat
kediaman tergugat. kediaman tergugat.
Empat langkah hakim sebelum Empat langkah hakim sebelum
jatuhnya per.eraian jatuhnya per.eraian
. . akim memanggil baik penggugat akim memanggil baik penggugat
maupun tergugat maupun tergugat
2. 2. akim memeriksa gugatan perceraian akim memeriksa gugatan perceraian
3. 3. akim mengusahakan perdamaian akim mengusahakan perdamaian
4. 4. akim memutuskan perceraian akim memutuskan perceraian
Ad.1. Hakim memanggil baik Ad.1. Hakim memanggil baik
penggugat maupun tergugat penggugat maupun tergugat
a. a. Setiap akan ada sidang, penggugat dan tergugat dipanggil Setiap akan ada sidang, penggugat dan tergugat dipanggil
b. b. Bagi pengadilan negeri, panggilannya oleh juru sita Bagi pengadilan negeri, panggilannya oleh juru sita
pengadilan pengadilan
c. c. Bagi pengadilan agama, panggilannya dilakukan oleh Bagi pengadilan agama, panggilannya dilakukan oleh
petugas pengadilan agama. petugas pengadilan agama.
d. d. Panggilan disampaikan kepada pribadi yang bersangkutan. Panggilan disampaikan kepada pribadi yang bersangkutan.
Kalau yang bersangkutan tidak dapat dijumpai panggilan Kalau yang bersangkutan tidak dapat dijumpai panggilan
disampaikan melalui lurah. disampaikan melalui lurah.
e. e. Panggilan harus disampaikan secara patut dan harus sudah Panggilan harus disampaikan secara patut dan harus sudah
sampai tiga hari sebelum sidang. sampai tiga hari sebelum sidang.
f. f. Kalau tergugat ada di luar negeri panggilan harus Kalau tergugat ada di luar negeri panggilan harus
disampaikan melalui perwakilan Republik !ndonesia disampaikan melalui perwakilan Republik !ndonesia
setempat setempat
g. g. Kalau tergugat tidak jelas/ tidak mempunyai tempat tinggal Kalau tergugat tidak jelas/ tidak mempunyai tempat tinggal
tetap panggilan ditempelkan pada papan pengumuman di tetap panggilan ditempelkan pada papan pengumuman di
pengadilan atau diumumkan melalui surat kabar. pengadilan atau diumumkan melalui surat kabar.
Ad.. Hakim memeriksa gugatan Ad.. Hakim memeriksa gugatan
per.eraian (persidangan) per.eraian (persidangan)
a. a. Pemeriksaan perkara gugatan di lakukan dalam sidang Pemeriksaan perkara gugatan di lakukan dalam sidang
tertutup tertutup
b. b. Pemeriksaan (sidang) harus sudah di lakukan selambat Pemeriksaan (sidang) harus sudah di lakukan selambat··
lambatnya tiga puluh hari setelah surat gugatan diterima lambatnya tiga puluh hari setelah surat gugatan diterima
oleh panitera. oleh panitera.
c. c. Bagi tergugat yang berdiam diluar negeri, persidangan Bagi tergugat yang berdiam diluar negeri, persidangan
ditetapkan enam bulan setelah surat gugatan diterima oleh ditetapkan enam bulan setelah surat gugatan diterima oleh
panitera panitera
d. d. Para pihak yang berperkara, dapat hadir sendiri/ didampingi Para pihak yang berperkara, dapat hadir sendiri/ didampingi
oleh kuasanya atau menyerahkan sama sekali kepada oleh kuasanya atau menyerahkan sama sekali kepada
kuasanya. kuasanya.
e. e. Selama berlangsungnya sidang : Selama berlangsungnya sidang :
Suami istri dapat diizinkan untuk berpisah berlainan rumah Suami istri dapat diizinkan untuk berpisah berlainan rumah
Dapat ditentukan nafkah yang harus ditanggung oleh suami Dapat ditentukan nafkah yang harus ditanggung oleh suami
bagi istri dan anak bagi istri dan anak··anaknya. anaknya.
Dapat ditentukan tentang harta dalam perkawinan (harta Dapat ditentukan tentang harta dalam perkawinan (harta
bersama) dan harta bawaan. bersama) dan harta bawaan.
Ad.3. Hakim mengusahakan Ad.3. Hakim mengusahakan
perdamaian perdamaian
a. a. akim yang memeriksa gugatan akim yang memeriksa gugatan
perceraian harus berusaha untuk perceraian harus berusaha untuk
mendamaikan mendamaikan
b. b. saha mendamaikan dapat berlangsung saha mendamaikan dapat berlangsung
pada setiap sidang, sebelum ada pada setiap sidang, sebelum ada
putusan putusan
c. c. Dalam usaha mendamaikan hakim dapat Dalam usaha mendamaikan hakim dapat
minta bantuan kepada orang atau badan minta bantuan kepada orang atau badan
lain yang dianggap perlu. lain yang dianggap perlu.
Ad.4. hakim memutus perkara Ad.4. hakim memutus perkara
a. a. Putusan hakim harus dilakukan dalam sidang Putusan hakim harus dilakukan dalam sidang
terbuka terbuka
b. b. Bila pihak tergugat atau kuasanya yang telah Bila pihak tergugat atau kuasanya yang telah
dipanggil secara sah, tetap tidak hadir, dipanggil secara sah, tetap tidak hadir,
putusan dapat diambil di luar hadirnya putusan dapat diambil di luar hadirnya
tergugat (By verstek) untuk kemenangan tergugat (By verstek) untuk kemenangan
tergugat tergugat
c. c. Bagi yang menganut agama islam perceraian Bagi yang menganut agama islam perceraian
dianggap sudah terjadi sejak jatuhnya putusan dianggap sudah terjadi sejak jatuhnya putusan
pengadilan pengadilan
d. d. Bagi yang non islam, perceraian dianggap Bagi yang non islam, perceraian dianggap
sudah terjadi sejak saat pendaftarannya. sudah terjadi sejak saat pendaftarannya.
Akibat per.eraian Akibat per.eraian
Putusnya per.eraian sebagai Putusnya per.eraian sebagai
akibat per.eraian membawa akibat akibat per.eraian membawa akibat
yang menyangkut : yang menyangkut :
a. a. Keadaan perkawinannya sendiri Keadaan perkawinannya sendiri
b. b. ubungan antara bekas suami istri ubungan antara bekas suami istri
c. c. ubungan orang tua dengan anak ubungan orang tua dengan anak
d. d. arta benda bersama arta benda bersama
e. e. arta bawaan arta bawaan
Ad.1. keadaan perkawinannya Ad.1. keadaan perkawinannya
sendiri sendiri
Nenurut Pasal 38 ndang Nenurut Pasal 38 ndang··undang !o. undang !o.
tahun 4 sebagai akibat perceraian, maka tahun 4 sebagai akibat perceraian, maka
perkawinannya putus perkawinannya putus
Ad.. hubungan antara bekas Ad.. hubungan antara bekas
suami istri suami istri
Nenurut Pasal 4 ayat c ¨Pengadilan dapat mewajibkan Nenurut Pasal 4 ayat c ¨Pengadilan dapat mewajibkan
kepada bekas suami untuk memberikan biaya kepada bekas suami untuk memberikan biaya
penghidupan dan/ atau menentukan sesuatu kewajiban penghidupan dan/ atau menentukan sesuatu kewajiban
bagi mantan isteri. bagi mantan isteri.
Perkataan ¨dapat" artinya bukan merupakan keharusan Perkataan ¨dapat" artinya bukan merupakan keharusan
Kewajiban mantan suami untuk memberi nafkah Kewajiban mantan suami untuk memberi nafkah
tergantung dari : tergantung dari :
. . Ada/ tidak adanya kebutuhan nafkah kehidupan yang Ada/ tidak adanya kebutuhan nafkah kehidupan yang
akan diterima oleh mantan istri akan diterima oleh mantan istri
2. 2. Nampu/ tidak mampunya mantan suami untuk Nampu/ tidak mampunya mantan suami untuk
memberi nafkah. memberi nafkah.
Ad.3. Hubungan orang tua dengan Ad.3. Hubungan orang tua dengan
anak menurut : anak menurut :
a. a. Pasal 4 ayat : Pasal 4 ayat :
Bapak ibu tetap berkewajiban memelihara dan mendidik anak Bapak ibu tetap berkewajiban memelihara dan mendidik anak··
anaknya untuk kepentingan anak anaknya untuk kepentingan anak
Bila ada perselisihan tentang penguasaan anak, pengadilan yang Bila ada perselisihan tentang penguasaan anak, pengadilan yang
memberi keputusan. memberi keputusan.
b. b. Pasal 4 ayat b : Pasal 4 ayat b :
rusan pembiayaan pemeliharaan dan pendidikan anak menjadi rusan pembiayaan pemeliharaan dan pendidikan anak menjadi
tanggung jawab Bapak tanggung jawab Bapak
Pasal 11 UU No. 1 tahun 1974 Pasal 11 UU No. 1 tahun 1974
menyatakan : menyatakan :
a) a) Dalam hal perkawinan putus karena kematian, waktu Dalam hal perkawinan putus karena kematian, waktu
tunggunya adalah 30 hari, sejak hari kematian tunggunya adalah 30 hari, sejak hari kematian
b) b) Dalam hal perkawinan putus karena perceraian, waktu Dalam hal perkawinan putus karena perceraian, waktu
tunggunya adalah : tunggunya adalah :
) ) Tiga kali suci dan sekurang Tiga kali suci dan sekurang··kurangnya 0 hari kurangnya 0 hari
bagi yang masih datang bulan bagi yang masih datang bulan
2) 2) 0 hari bagi yang tidak berdatang bulan 0 hari bagi yang tidak berdatang bulan
note : note :
1) dan ) dihitung sejak jatuhnya keputusan 1) dan ) dihitung sejak jatuhnya keputusan
pengadilan negeri pengadilan negeri
3) dalam hal perkawinan putus karena 3) dalam hal perkawinan putus karena
kematian maupun per.eraian sedang seorang kematian maupun per.eraian sedang seorang
istri masih hamil, maka waktu tunggu istri masih hamil, maka waktu tunggu
berlangsung sampai ia melahirkan. berlangsung sampai ia melahirkan.
4) dalam hal perkawinan putus karena 4) dalam hal perkawinan putus karena
per.eraian, sedangkan dalam masa per.eraian, sedangkan dalam masa
perkawinannya tidak/ belum pernah terjadi perkawinannya tidak/ belum pernah terjadi
hubungan kelamin, wanita tidak terikat pada hubungan kelamin, wanita tidak terikat pada
suatu waktu tunggu. suatu waktu tunggu.
Alasan / ratio dari ketentuan dalam Alasan / ratio dari ketentuan dalam
Pasal 39 PP NO. 9 TAHUN 1974 Pasal 39 PP NO. 9 TAHUN 1974
adalah : adalah :
ntuk mencegah confasio sangul keturunan ntuk mencegah confasio sangul keturunan
(meragukan/ membinggungkan) keturunan) (meragukan/ membinggungkan) keturunan)
yaitu percampuran benih yaitu percampuran benih
HARTA BENA ALAM HARTA BENA ALAM
PERKAWÌNAN PERKAWÌNAN
Ì. Ìstilah lain = harta perkawinan Ì. Ìstilah lain = harta perkawinan
ÌÌ. Menurut Undang ÌÌ. Menurut Undang- -undang No. 1 tahun 1974 undang No. 1 tahun 1974
A. A. Pengaturannya Pengaturannya
Diatur dalam BAB v!! tentang harta Diatur dalam BAB v!! tentang harta
benda dalam perkawinan dari Pasal benda dalam perkawinan dari Pasal
3S s/d 3 3S s/d 3
BAB v!! tersebut hanya mengatur BAB v!! tersebut hanya mengatur
hal hal··hal yang pokok saja hal yang pokok saja
B. Kelompok B. Kelompok ÷ ÷ kelompok harta kelompok harta
dalam perkawinan dalam perkawinan
Pasal 3S menentukan adanya dua Pasal 3S menentukan adanya dua
kelompok harta dalam perkawinan yaitu : kelompok harta dalam perkawinan yaitu :
. . arta bersama arta bersama
arta yang diperoleh dalam/ selama perkawinan berlangsung arta yang diperoleh dalam/ selama perkawinan berlangsung
2. 2. arta bawaan/ harta pribadi arta bawaan/ harta pribadi
arta masing arta masing··masing suami istri yang di bawa ke dalam masing suami istri yang di bawa ke dalam
perkawinan dan harta yang diperoleh masing perkawinan dan harta yang diperoleh masing··masing suami masing suami
istri sebagai hadiah/ warisan selama/ dalam perkawinan. istri sebagai hadiah/ warisan selama/ dalam perkawinan.
Singkatnya harta bawaan terdiri dari : Singkatnya harta bawaan terdiri dari :
a. a. arta bawaan suami arta bawaan suami
b. b. arta bawaan istri arta bawaan istri
c. c. arta hibahan/ warisan suami arta hibahan/ warisan suami
d. d. arta hibahan/ warisan istri arta hibahan/ warisan istri
Berdasarkan sistem/ asas tersebut, Berdasarkan sistem/ asas tersebut,
dalam suatu keluarga (suami istri) dalam suatu keluarga (suami istri)
mungkin terdapat lebihd ari sati mungkin terdapat lebihd ari sati
kelompok harta perkawinan, kelompok harta perkawinan,
berbeda dengan sistem yang berbeda dengan sistem yang
dianut oleh BW yaitu bahwa dalam dianut oleh BW yaitu bahwa dalam
satu keluarha hanya ada satu satu keluarha hanya ada satu
kelompok harta yaitu harta kelompok harta yaitu harta
persatuan. persatuan.
Ad.1 harta bersama Ad.1 harta bersama
Neliputi harta Neliputi harta··harta yang diperoleh suami istri harta yang diperoleh suami istri
selama/ dalam masa perkawinan selama/ dalam masa perkawinan
Ketentuan tersebut tidak menyebutkan dari Ketentuan tersebut tidak menyebutkan dari
mana atau dari siapa harta tersebut berasal, mana atau dari siapa harta tersebut berasal,
sehingga yang termasuk dalam harta bersama sehingga yang termasuk dalam harta bersama
adalah : adalah :
asil dan pendapatan suami asil dan pendapatan suami
asil dan pendapatan istri asil dan pendapatan istri
asil dan pendapatan dari harta bawaan/ harta pribadi asil dan pendapatan dari harta bawaan/ harta pribadi
suami maupun istri suami maupun istri
Yang Yang kesemuanya kesemuanya diperoleh diperoleh dalam/ dalam/
sepanjang sepanjang perkawinan perkawinan
Kalau ada suami Kalau ada suami··istri bercerai, harta istri bercerai, harta
bersama di bagi dua sama besar bersama di bagi dua sama besar
Kalau suami istri yang bercerai tersebut Kalau suami istri yang bercerai tersebut
menikah kembali (rukun kembali), harta menikah kembali (rukun kembali), harta
yang telah di bagi itu tetap merupakan yang telah di bagi itu tetap merupakan
harta bersama harta bersama
Nenurut ndang Nenurut ndang··undang !o. tahun undang !o. tahun
4 ini, pada saat perkawinan 4 ini, pada saat perkawinan
dilangsungkan, harta bersama adalah !o. dilangsungkan, harta bersama adalah !o.
, tidak mungkin dengan saldo/ harta , tidak mungkin dengan saldo/ harta
bersama yang negatif bersama yang negatif
Ad. harta bawaan/ harta pribadi Ad. harta bawaan/ harta pribadi
arta bawaan/ harta pribadi adalah harta yang arta bawaan/ harta pribadi adalah harta yang
di bawa oleh suami/ istri ke dalam perkawinan di bawa oleh suami/ istri ke dalam perkawinan
Nenurut ndang Nenurut ndang··undang !o. tahun 4, undang !o. tahun 4,
harta bawaan dipisahkan secara otomatis/ demi harta bawaan dipisahkan secara otomatis/ demi
hukum dari harta bersama hukum dari harta bersama
Pemisahan secara otomatis/ demi hukum itu Pemisahan secara otomatis/ demi hukum itu
tidak disertai kewajiban untuk pencatatan pada tidak disertai kewajiban untuk pencatatan pada
saat perkawinan dilangsungkan. saat perkawinan dilangsungkan.
Pemisahan secara otomatis tanpa adanya Pemisahan secara otomatis tanpa adanya
pencatatan tersebut, dikemudian hari dapat pencatatan tersebut, dikemudian hari dapat
menimbulkan permasalahan dalam pembuktian menimbulkan permasalahan dalam pembuktian
asal usul benda asal usul benda··benda tersebut, bila terjadi benda tersebut, bila terjadi
pembagian/ pemecahan karena perceraian/ pembagian/ pemecahan karena perceraian/
kematian kematian
Penyimpangan Penyimpangan··penyimpangan dari ketentuan penyimpangan dari ketentuan··
ketentuan tentang harta pribadi hanya dapat ketentuan tentang harta pribadi hanya dapat
terjadi bila : terjadi bila :
. . Penyimpangan tersebut ditentukan dalam perjanjian Penyimpangan tersebut ditentukan dalam perjanjian
perkawinan perkawinan
2. 2. Ada kata sepakat/ persetujuan bersama, bahwa hibah/ Ada kata sepakat/ persetujuan bersama, bahwa hibah/
hadiah warisan tersebut akan masuk dalam harta hadiah warisan tersebut akan masuk dalam harta
bersama bersama
ÌÌÌ. Wewenang suami istri terhadap ÌÌÌ. Wewenang suami istri terhadap
harta perkawinan harta perkawinan
A. A. Wewenang suami istri terhadap/ atas Wewenang suami istri terhadap/ atas
harta bawaan/ pribadi harta bawaan/ pribadi
Suami / istri masing Suami / istri masing··masing/ sendiri masing/ sendiri··sendiri sendiri
mempunyai hak milik atas harta pribadinya mempunyai hak milik atas harta pribadinya
Sepanjang perkawinan suami/ istri masing Sepanjang perkawinan suami/ istri masing··masing masing
berwenang mengambil tindakan / perbuatan hukum berwenang mengambil tindakan / perbuatan hukum
atas harta pribadinya. atas harta pribadinya.
Atas harta pribadi/ bawaan perkawinan tidak Atas harta pribadi/ bawaan perkawinan tidak
mempunyai akibat hukum apapun mempunyai akibat hukum apapun
Suami/ istri masing Suami/ istri masing··masing/ sendiri masing/ sendiri··sendiri sendiri
mempunyai hak pengurusan (Beheer) dan hak mempunyai hak pengurusan (Beheer) dan hak
pemilikan (beschikking) atas harta bawaannya. pemilikan (beschikking) atas harta bawaannya.
B. Wewenang suami istri terhadap / B. Wewenang suami istri terhadap /
atas harta bersama atas harta bersama
arta bersama adalah hak bersama suami arta bersama adalah hak bersama suami
istri istri
Nengenai harta bersama, suami atau istri Nengenai harta bersama, suami atau istri
dapat bertindak atas persetujuan kedua dapat bertindak atas persetujuan kedua
belah pihak (Pasal 36 ayat ) artinya : belah pihak (Pasal 36 ayat ) artinya :
suami/ istri dapat bertindak sendiri suami/ istri dapat bertindak sendiri··sendiri sendiri
atas harta bersama asal ada persetujuan' atas harta bersama asal ada persetujuan'
dari suami atau istri. dari suami atau istri.
Bila terjadi perceraian, beberapa besar Bila terjadi perceraian, beberapa besar
hak/ bagian suami/ istri atas harta hak/ bagian suami/ istri atas harta
bersama ? bersama ?
ak atas suami / istri masing ak atas suami / istri masing··masing masing
mempunyai hak/ bagian yang sama besar mempunyai hak/ bagian yang sama besar
yaitu masing yaitu masing··masing mendapat masing mendapat
separohnya. separohnya.
ÌV. Prinsip / asas tanggung jawab ÌV. Prinsip / asas tanggung jawab
suami istri atas harta perkawinan. suami istri atas harta perkawinan.
Ada ma.am tanggung jawab : Ada ma.am tanggung jawab :
. . Tanggung jawab intern (tanggung jawab Tanggung jawab intern (tanggung jawab
antara suami antara suami -- istri) istri)
2. 2. Tanggung jawab extren (tanggung Tanggung jawab extren (tanggung
jawab terhadap pihak ketiga) jawab terhadap pihak ketiga)
Ad.1. tanggung jawab intern Ad.1. tanggung jawab intern
Tanggung jawab !ntern = pembagian beban Tanggung jawab !ntern = pembagian beban
tanggungan dalam hubungan antara suami dan tanggungan dalam hubungan antara suami dan
isteri isteri
Terhadap utang Terhadap utang··utang pribadi masing utang pribadi masing··masing masing
suami/ istri bertanggung jawab sendiri suami/ istri bertanggung jawab sendiri··sendiri sendiri
Terhadap utang/ pengeluaran bersama, suami Terhadap utang/ pengeluaran bersama, suami
dan istri masing dan istri masing··masing memikul setengah masing memikul setengah··
setengah dari hutang bersama/ pengeluaran setengah dari hutang bersama/ pengeluaran
bersama. bersama.
!ote pengeluaran bersama = pengeluaran !ote pengeluaran bersama = pengeluaran --
pengeluaran yang diperlukan untuk hidup pengeluaran yang diperlukan untuk hidup
bersama. bersama.
Ad.. Tanggung jawab Extren Ad.. Tanggung jawab Extren
Tanggung jawab extren : Tanggung jawab extren :
a. a. tanggung jawab terhadap hutang pribadi tanggung jawab terhadap hutang pribadi
b. b. tanggung jawab terhadap hutang tanggung jawab terhadap hutang
bersama bersama
ad.a. tanggung jawab terhadap ad.a. tanggung jawab terhadap
hutang pribadi hutang pribadi
Nasing Nasing··masing suami/ istri bertanggung masing suami/ istri bertanggung
jawab atas hutang pribadinya baik itu jawab atas hutang pribadinya baik itu
hutang pribadi sebelum maupun hutang pribadi sebelum maupun
sepanjang perkawinan sepanjang perkawinan
ad.b. tanggung jawab terhadap ad.b. tanggung jawab terhadap
hutang bersama hutang bersama
Baik suami maupun istri bertanggung Baik suami maupun istri bertanggung
jawab atas hutang bersama yang dibuat jawab atas hutang bersama yang dibuat
oleh mereka bersama dengan harta oleh mereka bersama dengan harta
bersama. bersama.
Apakah untuk hutang pribadi Apakah untuk hutang pribadi
suami/ istri pelunasannya dapat suami/ istri pelunasannya dapat
diambilkan dari harta bersama ? diambilkan dari harta bersama ?
ndang ndang··undang !o. tahun 4 tidak undang !o. tahun 4 tidak
memberikan pegangan/ penyelesaian memberikan pegangan/ penyelesaian
mengenai hal itu. (belum mengaturnya) mengenai hal itu. (belum mengaturnya)
Pasal 66 ndang Pasal 66 ndang··undang !o. tahun undang !o. tahun
4 menyatakan bahwa ketentuan yang 4 menyatakan bahwa ketentuan yang
lama ¨Nengenai hal tersebut masih lama ¨Nengenai hal tersebut masih
berlaku sepanjang tidak bertentangan berlaku sepanjang tidak bertentangan
dengan ndang dengan ndang··undang Perkawinan. undang Perkawinan.
Peme.ahan harta bersama Peme.ahan harta bersama
Mengingat bahwa : Mengingat bahwa :
arta bersama adalah semua harta yang arta bersama adalah semua harta yang
diperoleh selama perkawinan diperoleh selama perkawinan
Kedudukan suami istri dalam perkawinan Kedudukan suami istri dalam perkawinan
adalah seimbang adalah seimbang
ak dan tanggung jawab suami istri terhadap ak dan tanggung jawab suami istri terhadap
harta bersama adalah seimbang/ sama harta bersama adalah seimbang/ sama
Naka adalah adil kalau atas harta bersama suami Naka adalah adil kalau atas harta bersama suami
istri masing istri masing··masing mempunyai bagian/ andil yang masing mempunyai bagian/ andil yang
sama. sama.
PERJANJÌAN PERKAWÌNAN PERJANJÌAN PERKAWÌNAN
. . Obyek perjanjian perkawinan adalah harta Obyek perjanjian perkawinan adalah harta
benda perkawinan benda perkawinan
2. 2. Tujuan dari perjanjian perkawinan adalah Tujuan dari perjanjian perkawinan adalah
upaya penyimpangan terhadap ketentuan upaya penyimpangan terhadap ketentuan --
ketentuan harta perkawinan ketentuan harta perkawinan
3. 3. Keberadaan perjanjian perkawinan di Keberadaan perjanjian perkawinan di
!ndonesia , sampai sekarang ini belum !ndonesia , sampai sekarang ini belum
merupakan lembaga hukum yang populer merupakan lembaga hukum yang populer
4. 4. Pengaturannya di ndang Pengaturannya di ndang··undang !o. tahun undang !o. tahun
4 bab v tentang perjanjian perkawinan 4 bab v tentang perjanjian perkawinan
S. S. Yang menang membuat perjanjian Yang menang membuat perjanjian
perkawinan perkawinan
Yang menang membuat perjanjian adalah Yang menang membuat perjanjian adalah
calon suami calon suami··istri/ kedua belah pihak istri/ kedua belah pihak
dengan ketentuan sebagai berikut : dengan ketentuan sebagai berikut :
a. a. dalam hal calon mempelai laki dalam hal calon mempelai laki··laki perempuan telah laki perempuan telah
mencapai umur 8 tahun / sebelumnya telah menikah, mencapai umur 8 tahun / sebelumnya telah menikah,
boleh membuat perjanjian kawin sendiri boleh membuat perjanjian kawin sendiri
b. b. dalam hal calon mempelai perempuan telah mencapai dalam hal calon mempelai perempuan telah mencapai
umur untuk menikah tapi belum genap berumur 8 umur untuk menikah tapi belum genap berumur 8
tahun dan sebelumnya belum pernah menikah, harus tahun dan sebelumnya belum pernah menikah, harus
diwakili paling tidak didampingi oleh orang tua / diwakili paling tidak didampingi oleh orang tua /
walinya. walinya.
c. c. Dalam hal colan mempelai laki Dalam hal colan mempelai laki··laki atau perempuan laki atau perempuan
menikahnya dengan dipesasi zimzir, harus diwakili / menikahnya dengan dipesasi zimzir, harus diwakili /
didampingi oleh orang tua/ walinya. didampingi oleh orang tua/ walinya.
6. 6. Bentuk perjanjian perkawinan Bentuk perjanjian perkawinan
Pasal 2 Ayat ndang Pasal 2 Ayat ndang··undang !o. tahun 4 undang !o. tahun 4
mensyaratkan bahwa perjanjian perkawinan harus mensyaratkan bahwa perjanjian perkawinan harus
tertulis (akta di bawah tangan maupun akta otentik) tertulis (akta di bawah tangan maupun akta otentik)
Kalau dengan akta bawah tangan, perjanjian Kalau dengan akta bawah tangan, perjanjian
perkawinan tersebut harus di sahkan oleh pegawai perkawinan tersebut harus di sahkan oleh pegawai
pencatatan perkawinan. pencatatan perkawinan.
!ote : !ote :
a. a. Bolehkan pegawai pencatatan perkawinan menolak untuk Bolehkan pegawai pencatatan perkawinan menolak untuk
mengesahkan perjanjian perkawinan ? mengesahkan perjanjian perkawinan ?
·· Boleh. Boleh.
b. b. Bolehkah pegawi pencatatan perkawinan membuatkan Bolehkah pegawi pencatatan perkawinan membuatkan
perjanjian perkawinan ? perjanjian perkawinan ?
·· dalam ndang dalam ndang··undang !o. tahun 4 tidak ada larangan. undang !o. tahun 4 tidak ada larangan.
Mengapa Undang Mengapa Undang- -undang No. 1 undang No. 1
tahun 1974 tidak mengharuskan tahun 1974 tidak mengharuskan
pembuatan perjanjian perkawinan pembuatan perjanjian perkawinan
dengan akta notaris ? dengan akta notaris ?
pembuktian akta notaris mahal pembuktian akta notaris mahal
notaris adanya hanya dikota notaris adanya hanya dikota··kota saja kota saja
. . Saat Saat pembuatan pembuatan dan dan perubahan perubahan perjanjian perjanjian
perkawinan perkawinan
Saat pembuatan perjanjian perkawinan Saat pembuatan perjanjian perkawinan
Pasal 2 ayat : sebelum atau pada saat Pasal 2 ayat : sebelum atau pada saat
perkawinan dilangsungkan perkawinan dilangsungkan
saat perubahan perjanjian perkawinan saat perubahan perjanjian perkawinan
Pasal 2 ayat 4 : selama perkawinan Pasal 2 ayat 4 : selama perkawinan
berlangsung perjanjian perkawinan tidak berlangsung perjanjian perkawinan tidak
dapat di rumah kecuali bila dari kedua dapat di rumah kecuali bila dari kedua
belah pihak ada persetujuan tidak merubah belah pihak ada persetujuan tidak merubah
dan perubahannya tidak merugikan pihak dan perubahannya tidak merugikan pihak
ketiga. ketiga.
Kesimpulan Kesimpulan
. . Perjanjian perkawinan pada asanya Perjanjian perkawinan pada asanya
bersifat tetap bersifat tetap
2. 2. Dimungkinkan adanya perubahan Dimungkinkan adanya perubahan
(penyimpangan) asal : (penyimpangan) asal :
Atas persetujuan kedua belah pihak Atas persetujuan kedua belah pihak
Tidak merugikan pihak ketiga Tidak merugikan pihak ketiga
Atas persetujuan kedua belah pihak artinya tidak Atas persetujuan kedua belah pihak artinya tidak
boleh ada paksaan dari salah satu pihak boleh ada paksaan dari salah satu pihak
Tidak merugikan pihak ketiga artinya jangan Tidak merugikan pihak ketiga artinya jangan
menyalahgunakan kesempatan (membuat menyalahgunakan kesempatan (membuat
perubahan) untuk merugikan pihak ketiga. perubahan) untuk merugikan pihak ketiga.
Tujuan pencatuman istilah tidak merugikan Tujuan pencatuman istilah tidak merugikan
pihak ketiga adalah untuk mencegah agar suami pihak ketiga adalah untuk mencegah agar suami
istri tidak dapat menghindari diri dari tanggung istri tidak dapat menghindari diri dari tanggung
jawab atas hutang jawab atas hutang··hutang mereka terhadap hutang mereka terhadap
pihak ketiga. pihak ketiga.
Kalau Kalau suami suami istri istri mengadakan mengadakan
perubahan perubahan perjanjian perjanjian perkawinan perkawinan yang yang
merugikan merugikan pihak pihak ketiga ketiga apakah apakah
perjanjiannya perjanjiannya batal batal demi demi hukum hukum atau atau
relatif relatif batal batal ? ?
Perjanjiannya tidak batal demi hukum Perjanjiannya tidak batal demi hukum
Perjanjiannya relatif batal Perjanjiannya relatif batal
Perjanjiannya tidak batal seluruhnya, hanya Perjanjiannya tidak batal seluruhnya, hanya
batal sebagian sebesar yang merugikan pihak batal sebagian sebesar yang merugikan pihak
ketiga. ketiga.
Kalau suami istri semasa/ selama Kalau suami istri semasa/ selama
perkawinan berlangsung perkawinan berlangsung
mengadakan perjanjian perkawinan mengadakan perjanjian perkawinan
boleh atau tidak ? boleh atau tidak ?
Perhatikan Pasal 2 ayat dan dan Pasal Perhatikan Pasal 2 ayat dan dan Pasal
2 ayat 4 2 ayat 4
Logikanya : kalau boleh merubah nya, Logikanya : kalau boleh merubah nya,
tentu membuatnyapun juga dibolehkan. tentu membuatnyapun juga dibolehkan.
8. Saat berlakunya perjanjian perkawinan 8. Saat berlakunya perjanjian perkawinan
Pasal 2 ayat 3 perjanjian perkawinan mulai berlaku Pasal 2 ayat 3 perjanjian perkawinan mulai berlaku
sejak perkawinan dilangsungkan sejak perkawinan dilangsungkan
Perjanjian perkawinan berlaku bagi : Perjanjian perkawinan berlaku bagi :
·· Suami Suami -- istri istri
·· Pihak Pihak ·· ketiga ketiga
Tidak ada syarat harus diumumkan bagi adanya / Tidak ada syarat harus diumumkan bagi adanya /
dibuatnya perjanjian perkawinan dibuatnya perjanjian perkawinan
Dari mana pihak ketiga mengetahui adanya perjanjian Dari mana pihak ketiga mengetahui adanya perjanjian
? : pihak ketiga baru mengetahui nya pada waktu ia ? : pihak ketiga baru mengetahui nya pada waktu ia
menagihnya. menagihnya.

 ,9,8,3 ::2 507,3,3 
24 792.5.5 .1.3. 79.;9.5  79.;9.5 24 .5 45.;9 79/.;.5 24 :9;. .2/.;

.2/.;5. .5;.9 :69.5 .2/.;

3.2.

3.2.

2:1 17 /9:.4.4.2.3.5 :69. 3.5 3.2 1.5 7947. .2 .5 4. .4.5 15. 5.

/. 80. . 9.9.3...3  '. 4.9. 2.3 %. %079.3 .. 9079. .9.3.3 507. 3.5./ 792.3.507.!07.3 .1.3:8.:. 9:7. /:: 8:/.5 7.

/..5  .5.5:..4.5  #5.3.5  /1.390780-:9 /503..4.%..9079-507.9.5  #5..7:40  /1.  1.634..5  790.:. ..3.  ..5 /9:....51.5  #5.52.2..5  #5..  1.4.4.3.5  ...5  790...9.

9.8..2790.3 5.5 24. %. .5 / 503..3. 507.8.7.7. 2.3 %.8 909.. 80./.3 2.9.507. ..3.3 203:7:9  24.. 80.3 5.3.4./.7: 40 9.1.507. 2. 9079.9.7. 9079.

3 90..3 .3.3. .9. 7. /5077.9. .3.9.3 438058  .3.. 438058 !07.

503/.3..92.51.3..7.5.5. . 2025:3.5. !. /91.83 2..3 803/7 8.4..5.55.9.5.4.3./91..75.1.92. 45.9.265:7 791.%7/325165:.551.3.5/.:.5 265:7:792.9 ..2265:7:791.:.265:7:792.9 503/.5 2.51.5 !.  803/7 438058 !.83 .9.5.5. 507..4.83 30.

3..5/93. $#!%& &&4 9.9 .5.5.2 ::1.3.2 :/34.91.9: 24792.5073.2 ::2507.-07..5.5/93.:3 3/4308..5.2.5.3.:/:.5 24792.5.5...3.5.

5.:3.5 .4.5.2/9.5 24792.5/.5/.:3.5.69.5/..4..4 24792.7         #92.  .5.3.: 80-0:2 9.41.69.3 ..3 -07.55165:.55165:.59:.5/9.3.:3.3:. :3.1.69./ /  ::2 507..

5/. 24792.5.5.69.

:55.55165:..95.5/9.55.69..5/.5.5/. 24792.5/.5.5 24792.69.9.:3 .69.5.9.49.5.49:.:5/2.5.1..5 .69.55. 24792.5.5.49.5165:.

5.5/. 24792.69.5.

.69.5967.

: /9:.. :2.54912.3:.3:519 5165:.525/93.:.9.:65. 9.5.47.  ...2 &.3 -07.3.:/.5:9. 245.3 24.:65.215165:.3:.5/344475.5165:.3:.7  445./9.5.21.739.3 .3.224912.:755.9.4912./ /  ::2 507. 245..: 8090.5.4475.9.4.

.224912. &./9.5.5:9.5165:.

5245.5 .:65.245.5:944/..63 5165:.1/..3.3.:65.3.1..24792.5. .:519 1.5.35.

27.5 . ..9.:. 792.39.7 '.7531279.5. /2:. .51.&8.2.:65.:.7 /..5.7..3.51/5..1.5265795:/.5. :39: 202-039: ::2 507.1.3 /.575.4..21.455.3..5 '.#4/5.524 !.3 43.5#! 4/.3..843.592 '..5 24792.3 3.

455.4.:.4.:. 43.3..3.

45:.315.:2.5.545.24.5 24/.245:5%792.57.5 '.:3..5.5 !6 .:65.51..5 .57495.576262792.5 /9:. #92.5.5.5.9.5.50.:2..3. #9:15 .3#!5.5#.5.45. '.5/93.2..

.8.:.5 794.5.2.5792.25..3....:3 &.551.7..5 755.7.2 :.&.579/.3-07.31.3..4.4..25.:0.522.35.507.&& 4 9.5.3..5.3.1.5.9.:95454/32.5..7951.:3..!6  .51.5 .75.15..5  :3./93.5 /93.5 .

453951.!6 .9.1. :0..5./.5.2450.

9. :0.5.453951.

5755.5 9:4 .5 51. #53..:.1.3   !6 !6  .7 #.5.5 792.51.5..:.5.51..5   .3.3.9.57495..

5. ..5.

2.5.5 7951.5..

5.5.5 7951.51.5 .

5 3.5 ..2 /9. .5.5 1..5.3.2 1.5.1.5..5 .5 .2.3 .7 /93..91.2 :7.1.5.4  #92.. .

.   !#%%% !#  #59...5459. #91.5.5.  #59. 7951.!6  .5 .5792.5459.5792...5459..5.5  #59.5792.5.

..3.:.3 09039:. :.1.4475..5792.3 203:7:9&!07/.3.792.5.794:.5.5. '1..  24.5759.5.5:/.1.1./  !03079.2497. !03079..5..5791..3 203:7:9  507:3/.5792.3 507.5 #.. #92.4..3#91...3 :3/.5:93.3 09039:.5.3 #91.5 #92..3  24.3.9:.2..5. .5.3 / :.:.5..9.5.3507.7 507:3/.2...3 203:7:9 09039:.. #92.17. #.51.5.

3.5. #92.5.55.5.2.9.1.:69..3.:.5/.223.90.5.52.3!6 .5. .3 203:7:9&&4 9..2.9. .53.5.../  !03079..53.5.5..3507...9/.15.91..5 #92.:..5..4.:3 1..4 #..:.94:...5 .5.1...522...2.5.3.5/.5.5:69...5.5 .:69..5791.9.. 4..5#92.5497.579...41.5497.22.5 /.52..579. 15.15. 94.5 .5.5.5 44/5.92..5.3/91.5:69.752..5.

53.5/.9.  5:92.:.5/.9/.5 2.5.....3907/.5 4..3  5:92..5:22.1.53.9 2.92...2 507....&38:7 &38:7 :38:7....9.515.5:5.3.55...523.2...

.5/.55..217 2.5:5..:55...

/9:.:792.9..579.5:69.5..223.5:5:4917  5:9.22.5.1. :.5/.5.3.5..4  5:9.31.544/5.  5:9:69.9:/93..15.5.:792.4. :.:..5.:4656.

 5:9.

53..792..5.5790.5 .'.1.:. .5 / 5:951.4.5.5 .2.51.12..5.51/979.2:.5.5 :.5792.1.:. .5455.5..

5.51..44.792..5792.2..5792.3 503079.5459.2.3 :3/. :3/.!6 .4.5. 497.5792. && 90780-:9  #92.5 :/.3 0/:...#9.5791.5.3 90780-:9  21..5 .!078.5  !07-0/....... :3...5791.2..5497.3 0/:.2.. #92. 497.5792.3 503079.52...5.5.5459..

.5..4:.. #92.5791.569. .. 112.21.9.. #92./ /  507./.5 !07.5../.3 203:7:9 ::2 ..../.51.3 507/../..3  #92.5:.9 .52./9:..52.21.5.5.5229.9 .9.9 07:5...52.9.2 .1.4.3../.5...3:9  . 203.

5 2112..9.2 !07.52.52925.5.3 0909.52..5 #4/5..55.5.73..3:9 /.51.3 .5.9..9.5:.5 217.!07.523.5.4.9./.5.9 203.3.-..3 203.3 007.5.9 2112.1.5743.2 75.9.51.2 .4:.3:9  .3 #4/5.5.

2 -039:/.3 507.3./.5.3.51.9.3 88902 507. 203.3.3 /.3.9 .59 #92.3.8.: && 4  9./.3 203:7:9 -039: /.3 #92. 9079.9.9:7 4 -.2 20.3 .2.3 507.5. #92..5//..5:4./.2.388902507.7:8 /....:.5.03:7:9::2..:3  9/.3 . 9.3.

2. .3203:7:9::2 .7./.579/.2..59.2.1...3 !...5.3 74.5 .9.4445 795.2.5.3 507.82.3 ./  !07.5.2.2....3.  .3.5792. /.3 507.38:3 9/..3 -07.3 .8.3 203:7:9 ::2 .51.3 /. :. 97.5 . 9/./ 507. 207:5.3. /. 80. 809.73.5:0 97.. 80.'.3 74..9 202-03.2.3..

2..52../3 !07.0..365:..3.365:.2./ . .3 /.2.3 507.579.9191.2 #92.3 0.1 792.!07.8.1 1.2.5 ..5.9..1 52.5.3203:7:9.2.4 #92.5 .3.5...9.915.9.

2 80.3 5078047.3.9.93 :..3 507.9. 8.3 007.9.3 .-.7 -..3.3 507.3 5078047..3 -:.3 507.3 . 203:7:9 .2.3 207:5.9. 207:5.

9.4473..:1...3..94 #9:2.3 1.1/.1.9224/.:15..5 79:.: .517.505.:.1.7.1.5 .!07. ..79.5//...21..5..9::1.3203:7:9.:1.5.5... .5.2.921...2.1.92.

5 .5 453. 5.5 . 51 91.9.5 .2 79.9.2.2.5 7..5:52. .5. #9.3/: #92.5 2. 69.5 .0.9. . 451. &49..5 15..9 /5.5 13..... 459.!07.3.5 . 1.5 :2: .9 59.2. &49.4..4.2.2 45.5.5 3...5 . 1..2.2 5.7. .5.3203:7:9.95.5. .

:/.3 -07/. 2.: .55. 57.3 -..93 .3203:7:9.39. 80-.  .!07. /. 5.3 /-07. ..3 / :/.7.. 40 $.:75..3 9::./. 8:.9. 9.5 1.7..3 5.2 897 .7.7. 5.2..3 5.3 . . 9.3 .. .3 :39: 202-039: 8. :/.8. :/ $..39.95.3 .3.7 /.::.3.9: 7:2.9.:. /.5 03.

5.935671451325 %  79.5& !6   792.5.9:   59.9. 503079.3.5.3 %.3 ..3.5.3 507.5 0.5.5.3 ..479.69..5 !6 . !07.5..3 9039.5792.3..25:7.25:7.9.

5.5.5.5.5. 792.9.69..69.1.5.

5/93.51.512 7.24. 151.5.5 .5.1. .3. 5165:.

3 .3.3/.- 03:7:9 5.

5.7  80.25:7.3 .4.3.:3   4 !07./.3 -07-0/.7. .9.9. .7 #92.4..95.92.3     #92..5.7.:2 #92.39. :2 #92. -07-0/. 503079. 03:7:9 && 4  9.. ...79/1.5.5.1.25:7.1.9 80...5.9.5.5.5./ .7.7 .3 ..3 2.  507..52.95.3.9.8.5.5.3 .5..52.5. .7..5. ..79/1. 30..5 #92.5.

51...9.9.5:52.39.5/93.30. .5. 13.7.5.515165:.7..5:/34. :.50.1./ !07..25:7.479.9.5..7 0.5 2.3.5459.95.24.5#.3  #92.50.69.5.1.513.3 &&4 9.21.5.8..3.9/2.!6 .515165:.9.3. #92.2 /92.515165:.:3!.7.5./.7.'512 7.5.5.:.5.5.22.5:52.9.79/1.5:.13.9.52.5..5:52.3... #92.55165:.:.513.479..

56324 :.51.5.5.5.:..9.9.792.2.

2/.:5.5/93.7. .24.

:5. .2/.5/93.7.24.

..5/95.5 #92.!6 .5 . 750.:5.637.479.5.9:10.3....4.....:..175 #..3.50.5.

.5..5...5.9..3 .5.5..5 :.517..1.5.39.9.52925.3.5.9 23.29.5 ./.3 .9 #92..7.7 .9.2:.9..5..5.:95 454/32.5. 45.5.5792.41.:.5.579:3:.:.9./93.51.1./  507.1./.5  #3.1./:.5.25:7..

5.2.579.3...7 .:5.5.3 .1..39.:69.9....5 4.25:7./  507..5. .3 .5.4. #92.5.1.51.5.5/9/1.5.

4.:5.

792.!6 .:5..:.515.!6 .5.5459..:5.5.5 #.513.:.52.5.5..45/9..5 .5:.4.74479.55.22.5.5.5 #.3..5.515..0.5 /9/5#92.. #92.4.3...54...

.22.:5.4.513.5459.

52790.4.5.5.:5 ..5..5.9.3.1...50.479..4..2 :..1.1. #92.4.55. .

3492.5.5.5 :69.512.14.5..24. .5165:.9..5165:. !07..9.3/:.15.5.5:52.5..92.9.5.5 1.792.1.22.5. 13.5459.2 43.:.5 &.513..:.3... .924/.95165:.315165:.5.:5. 1..5.3..5/.5.5165:.9.5:9.9.5792.69750.13..3...21 !.4:.5.5:52.5.9.5.5/93.9.4 :.5.73007 #92..513.1.5.69....: :69.9.47..792.5.1.9: 11.5./2.9..5 .5.5.9./3.9!6 .3...

1.9:/.... ..9.5 1 2. 15.5 17 /9:. 2.. 750. '.9.5 .5.4.57.5. .5 7.7.5 :4.5 792.24 7..22.0.9 5165:..5 1 3.5./.5.2 751.5 #92.4 5 :.5.5. 45..9:/.0.45 35 35 #.5 792.9: 4563.4.4..69 1.5. /3.1 . 43.5 . 792.2 :. 13.5 % % .69 750....5. 2.1.22...5 .#92.. 2473 2/6 .5 :73 :.

!#$!.

.2.. '.5. 51.2  '.5 459.$#!# /.5.5792.5 .5.5 7951.

5. 7951.

.5.:.:..5 3.5.5.9.. #.579.2.:69.5792.15..5.9 /...5.4.3..9 3.3!6 .5:69.5 .:/.

:/.:...5. .4.

9 5....522.. 5.3.2451.5.223.5792.1.5.1. 1. . 94.1..915.42:.92.22/.5.4:.3 .:.5:.22.95.5/9:..9.5..7951.5459.7.5 23...4.3/91..:.:.5 ..5. ..545.3.5.51..2.9.5 44/5.7.5 2...95.5/.5'.5..5.

3203:7:9::2. .5 . 4.:.5 /  #./.   #.9 007..5 . .5 ..1.95.9: 2.- %::. 4.2 4479.2 .2. 4.9.3 792...5 /./.935.. -0/.8.1.3 507..2.5.3 792...:.5 /9.9..5.7.95.1.2.7...9 .5 ..5 ..7......9.935.3 792.5 /9.1. -07-0/.9 ./.2  #.5.52.95.95.2 .7..5 5. 229. . 2.1.-..5 5..52.5 5..5 7.3 -0781.5 7..:./.5 . 229.1.3./. 229.9 ::2 ..9.5 4.3 -07-0/.9: 2.3 9::..9: 2.52.5 .2 4479.5 /9.2 4479.

/ .

51/9.79:2...44..1.33.9..245/:16:...263&.51 .4.244/5.5.5.:.3.5.1.2447963 2.5.4. '.: 59.4.4.9..5 ..4.5.15.522.... /..5..51.5.5.5.79.1..1.9 59. %::.5.3.5792.2:.3 ..795.  .3.5. .5:.594..9. 203:7:9 59. 44/5.5 11.2:.5 .5.3. 5.3.92..5.5.:.29:..5.23.5.3 507..505....517.1..95...1.1. ...2..:. 459.5792.2..5 45192.4 .5.3 ::2 . 94.5. 59.69..5792.3.2../91. 5.5792.9..1.5.:3.

3. 59.: .203:7:9::2. $.5.3-07.3.3 $.7951.507.

5. 59.7951.

.22.5792.:5..13. /3.5 #.5.3.:.51.5.1.5459.244..3.:.!6 .5 .

:.244.22.13. .5459.1. /3.3.:5.

 244..5. 4.4.:5.5..52790.:5..1.

244.:5.

 /2.4.24.5 1.5.5.51.5.:5.4473.:5..4...6321.63 4.4.

4.:54473.:5. 4.

...5.2:.4.5....5.51.5.1.3.1.9.7.5:. 750.55../ :.5.95.22.57.4 #92.5..2:.5. .5..3..5459.13..:.2.792...:73.5. #92.1..513. 792.5.

- $, 203:7:9 ::2 ,/,9 ,/,9 
59;24.1.;792.5.5.1.3. :. /3.;3.13.2:.5.2.5459;;.;. ;9;/..4..51.5;4.:.9.2.;.1.; .5/9:.52;.5

. $, 203:7:9 ::2 ,,2,
459;..4.:3.4 792.5.5.1.3.:.15.5 ;3.10.72.55../2./31.90.365:.41.3.4 :.;4.3:.2.152..51:.2:2.5631.69.5 :.2:.5:. 459;24..4.29:;5 792.5.5.1.3.:.  /3.:.9.;

/3.:.9.;

:.9.;.5;3.1;5;2.51751.5 792.5.5.13.22.51.1.7.57.:;9751;.1.5 .51.19631.69.5:.2: 59;24..4.51 792.5.5.1.3.:.  /3.13.22.51.1.7.59.4.5..;.#51;..;. 7./.;..4..5445:.9.;5;243.22.5 79/.;.5; 59;24..4.1. 5165:. 792.5.5 .1.3.:./3.;3.13.2:.5.2.5459;7.0.9. .513.22.563751;...4.1.5165:.1 .9.;.117.5.3;.9&0:.51.

8 434. 7951. 59.5.3 !4. 8.2 .2 /.

5.5.51.5 7951.

 1251. !6 '.13.7.:.5:.:....575..:..4 #.5.3.54656..51.545.5/3.!6 .3..:792.!6 .93/1.2..2637.2/9:.9:69.5.1.:69.45.5 #.44/9 527.

2.2637. 1251.

51.3...:..5.4.5.3./ 45.511.2.5794665..:.:.75.4.5 .15.9.9.93/1.5 #.1..:.9:69.9..52.1.1...35.2..5 .4.24 &.1.3.2:.5763.527..5.5.5/9:..2. .5.5.4.7.22.:.: 4656.42..7.9.443..5/9:.13.!6 ..2/.9/2..2.5/9:.7 763.97.5:.57. .47.75.5545.1.1/2.724525.:...

15.35.:.5.5.3.5. .

/.52.9.2...245./.7.1.7.92. 1:4/2.95.0..21.575.5 :.5.7..43.1..1..52.21.55.3.:.9451.1.9..52.3.:.:/.5 .9 :.0.5 :.

9.- !4.5.2.24..5/.9 763.455.5:69.5:.9 .3792.55.59.4 .4 15./.4.15165:.2 ::2 ..3.1.1. .9..2 /...2:.5.1 2.4.7.:.5.

.59.5. 2.3.

1.:.2:. :1.1.5:.5 44.25.2/93..9.1...2...515.5:. ..5.1 .1.5 !6 .5/.4.3.4:1. &2.9.5 .95.9.3.2..2.9..!6 .5:2.1::.5 763.

.4 24. !4.4..:3..2 ::2 .. /1.2447925.4.52.52.4..29:.1.4.5763. 51447925.2 /.524..5763.4 . 24..2.41.524.51..

5..!6 ../ !4.5..5 76262. 3007 59.2 50.

76262.

#.524321.. ! #.9..57.. ! .59:731./..524325. .5 14..1.57.. #..3.59 1.7626227.:2 #.9.94..9..5 .. 7.2:115.59.

3./.. 3007 5. 573853.3 3 507.3 /. 3007 85 / . 50.9.3 507.:3  9039.2 !! 4  !! 4 9.8 /.2 .2 2434...!07..3.3 -.3 50. .7:8 2434.07.

3.:69.57..59:7379..2.5 /9:;93/1.9:69.5 ../451.7.; 53/131.97./.; 5;9 .2:. 5 #475.54/..!657.9;45  /959 #475.5 !33 55;2/9:;93/1.9:69.5 .5. 1.7.;1/92.52.3.445:29.5

1.7.;1/92.52.3.445:29.5

29.55.:.3.:.;:.9.;.3.;95.;1.5;. :.9.;243.;

$.45.1.9 .95.9 8.9 :.1.92.575... ./.7..9.0.5 :/.9451...21.21.:.5.1:4/2.43.1.7.9.52.91  :./..52.7.9073.9 $.7.3.7.52.7.0.2.21.1.5 .5 :.7.

5:.9 $.7.9 #5.5 /9:.50275.52.9:.3:1.5.9:69.$.7..7.5. 3/1.9:2:.2.5.:3.57..9.91.9 8...244/.91 #9:.59:73.

2.91.9:69.5.5:.5. 3/1.

59 :73..13.7:..5..97.2.3:1.2.52.9..5..5.5/9:.5/. .1.91.5.25. .5 /93.45.2.9.

7:.2.91.1.9.5. /93.13.2.5.

.5.25. .

39.1..5.9.1:.5 55.59:7379...5.31. .1..5.93/1.9..: #.9/2.9222 3.515.1..97.45.8047.5...5.9:13.5/9:./447963 5.5...3 5. 59:7379.92221.97..92221.244/92.2. :79.5.5 1:/.5 .../..5..5../...5 .2 45.55./9.5.5 5.:.2152.59:73.27.5 7..300785 . 792.1..1:.1:.5/.350.52.3 :..9.51..

#..:.5.51:735 97.... 15..51...5..:.7...5.59:7379.5 15..5.9. #.. 59:7313.4 :.....5:.2.3##!6 ...5.2......5.:1.:7945.9.1.57..79.517/9:.5 43..92.5 :519:/.:/.59:73 .5...4.74/95.5694. 24.57.5792.

.9.9.9  &.4.52..5.3507.:.9..365 :.3 .41.4:.0.:...79/.9.9.!6 . 45.3 ..3.5 &.1.792.' !078.9.5  &.9... :.9.365:.. 4.9.50.3 59..4.5..10.7.9..

.6943 .9.9.:.:..

.9.9.:. &.

:.6943 ..9..9.:.

5:52.545.3.. .:.5 13.5.694.9: 175:/34792.5.5 .52.

44 / &..9.4.9. :./ .7.5/9:.9.9 8..4..907/ -.203....3.5/9:.2:: .3.92./  $.9.7.

 !6 .5 .5:..50.1./63...3-0781.365:.9 #45..19 :.5:.907.2:..7.9 :2:2  #9:.50.52.:.5 '1.:.4. $...3.9./ . 7.455.92.41.4:.:.5.9 #.2.3.1.

5:.9. #45.

  ..:49454.3 ./. .. .7.13..5 792.5..5.5 1.35..5 13..: 1.5:52.  .55.9: 145.:.5 1:75:.49454.279..3..55.365 :..2.4 :.5:52.2..9 :.5 7.9.3 #.: 49 454.9 75. / '. /.243.52 63 69.2.5 .:. 21.9 .5 :/34 450. 0. 792..5.5 .3.5 ..

.5..1.5.9:..41.243.53..5 #.2 .9.:.3## !6 .5 #. ..50.5.4.52..515.51..3.5:52.2.1.5..1.5 69.5  .5.5 .9.92.2.:.365:.3 !6 . 5.5#....3!6 .5445 :.:.365:.5792./.3792..

5/.7.5.5792../.9 8.9 -0781.969.7.0.5/34/949./ .5.2 451. .8.55.3 8.5:.551.7..5  .365:.9 .92..41.9.907.5.2.7..9:8:8  .

9.3. #.. 2/.7... .  && 4  9.5 ...5 #92. 1..9:39:2..56.475 #.8.: /0..3 /.:.3 507.95.56.8.9.23.4.9.23.545.:3  4 07/.5.9:2.:.3.3.5. !6 ../ /  .3 907.3.5.4.3 :-:3..3 /!6 .3 !.5.7.9 805079  #92..3..:.5.9..7.5.9. 1.1.

5.5.5.30 .2. //.7.7. .7.5 49..515.9.::69.8.2.3:-:3.:.3802039.5.9 #.5. 805079 792.07/..9 45.

8.9.3:-:3.7..::.3 805079 #92.5.5 #.-07/.5.1.5.31 .5 :..5 69.5.2::. ::.:.5.9..38:8:.

3:-:3.7.3 /.5.69.340.3.9..5.2.5.5..7.8.805079 #92.07/.

5.9. #92.5.5.5.69..

9.5 #.:.5.69..4.3  .13.563 .

7.7.3:-:3.4 :79.3. . // 245.51.2.:.5. 792.5.5.46 15.:69..07/.1.5.30:.9.5763.9.5:.30 .5:.4792.9:.9 #.8.

07/././7.8.7.39079039: 5./.438:.2.30...

569.792.5 7.5.:.5:. .5 #92.5.5.41.1.3. .5.:.: :.5.54./2.9....897 805079 #92.5.579.:69..4.9.5/2.::.5.9.7.92.5.5.5.5 15.5./909..15.53.

3.-./  0.438:..2.

3.54475...79/1.7..69.455.. 2. .969..455.24.897..5251.:17 ..4745.. ..13..26.1.:8.3. #..9.69.3.:..25..2..23.5.9..5.9.975.9:451.:. 69.2.35.9..1.: /3..7.3.3 -0:2203.5.5. .5 1...5.54.9:39:2.5 443.7.95.2.4.51...51.9.. .9:4475..51.51.69.3.5..47..3 ...9:451.47 45.5..95./5. /3.54.5.51..5251.1.5.5.921..7...:.. .9:451. .5751.:3 .3...35.

5. /3. .7.35.5..5751..5.79/1...9..69.1.

5... 69.1.: .9:/.

.7.91472 .9 /  $.5 / #50.7..:792../  $.5.5.3.7. 694...5792.9 8.5 .

3 .2.5.5.5  #4/9.2 .5...:.472...9.3654473.5.3...5 :0.9:/..3:630.. #4/9.5.9.750..769.5 #.52..5.97.9.7.5 #.3.:: 507.97.9.1.9:/9:15.3:...22.55.27.5      &... 69.2. #4/9. 7....9.5.235. 7.5..8.2 #4/9.7.5.1. 792...:./44/9 .9:/9:15.##!6 ..13.3203/.3 :1  ## !6  !6 .:1...:1...5./ ..

3 !.- !0309.  8.8.

3 .9.7:8   53.:..3.9 507.3 50. 502-079.2./  !! 4  9. 503..9.. 203072.:3 4  8090.7.:.

7. 53..:.9.2.

5 ..1.2.:.9.3.5:1.4:/.5..5792.5.1.753.55. 1.5. 45522..5.175  53:.55..0..5 .2.1.51795..55.. 792.44/9.4/.527.22.3.  &9..:3753./3.9..5.365 4473.

750...5.3...6344 #544..1.14.5.5.54..527.3 !. 7544..545.245522.5.1/.8. 792.445.753. #.5.55.5.5.2.5 .9:/...52/9..55.5.5.4732.1.2 44/92:47.5.!03:2:2.2 45. .1..3..51..47.792.9:44/.5.3!! 4 9..1.51.2..:3 .0.574/9...5 41./.2:12.

.792.5.5 2/9.2 7.9:/.750.2.....5 13.3..1.9.5.2..5 7.3 #50..5.7.5:52.5..5.5:52.5.3. .2445 79:..5.2 79:.5./ !03.5.5 7.9.2..5792..5 .0.1.575.7792.1.5 13.5.3 507.5.5.13.3.5.9.1.5.792.1.5 .2 1.7..9.5792. 450.5:52.

:.:69.95.!.5  .471.9:.3.0.3  3. 203.507.!6 '.1.3.36575...3.2.3.12. 5.5..:.!6 .5  &.3.5  #.:2/..9... #.352. !.9. #..5  #5...3-07...!6 .50...539:2..9:2.:.  #.

3!6  #.2.:.7.5 #.5.2.5/9275.

921.:...1.2  #.:.5!6  ..7952.31.:.52 #.3!6 . .5:./....5:..5  #.5 #..51.92.7.5 /.5195.3.:.5. 4.750.9..2../3.792.15...95.5 .7.

. -.9 8.3./. 20203: 8.3 9/.3.9 /.9 :39: 8.38:3.  && 4  9.7.5.3 /.7.:3  4 . .3 :39: 203.3 !. 5.7.8.0.0. .3 507. 507.3.3 507.9 20.8.

7..13.!74.5792.750..1.3507.5  #.0.9: 1...5...527.2.5:52.9:1/9.51.5.5 27...792.0..513.5750.9:/.75.1.27.5..5  #94665.5.5..2.792.9.5.792.24 14.1.5.35.2.9:44/9 ...3.750.0/:7503.3  #94665.5.5.

27.1.35.. .0.

13. #.5.55.5.5 .575. / ./.5792.10.. 15.  #59.7.51...3794665.0.9224/..3654473.:.. .

4244.9..5.5.%%#!#       #92..5:52.5.5459.0.51.:5.9:13.2. ..3.51..

4244.2. .3.:5.51.51.5.

7.750..3.5.5...5 :.9:/.5:.2:5.5.5:3:. &.5 #92.90..5.2: &.4. 7..4473..5. #92.27544.9.2.5.5..51.57.792.5 1..3. 21.51..5:52.52790.55. .2.75.5..792... ..3..4.2.5.69.5.5:.3..792.9:13.5.5. 45.91..51..9 2:73:.9:4 ..51.19631.352. 750.1...:0.51.:5...5.5/.5.7.792.5. 1.5 1.69.9:45..13..5.51.5:52..5...792.

27:2.30.5.9.4:.2897 /.22. #.95..351.-.3.245.       ..5:.38:./.594..5./..:.

5.5 #..5!6 .51.:.351.

3 51./.4505.2:.:...5:.4:.5.3505.95. #. .

5.5!6 .5 51..51.

21.:.5:.515.4 #.5 2112.5:.9:4/./.52.351. .5.5.21.

351.51.:.5!6 ..5 #.5.

 21.2.7.5..5.:.5.9 /9:./.5.4.4..4:.5:. #.24475.4:.563:.95.47.51..  .351..

351.5.51..5 #.:.5!6 .

45. ..:.5.5 :..5.3 ..243515:. #.::.2793.51794.3..91.51.544/92.5:./.

.5...51.

51.95.245..99:.5!6 ./..5.5 .5:.

245.5:.5.95..99:. ./.

.9:.2. .:/.5.594.

5.:/. ..2.

5.3.51./.25.:.. #..

.5.51.5 #.:.51.3..

!6 .5 ..

5.69./.21././.3.7.2 1.52.3 9:.3:151.5.. .5..91.3.:.3.5.-.47.9.5.39.3.5..1..4#.30.

3.91.3:151.4#.5..51.:.5!6  1.

3. .:.5  #..

3.515795:7.45.#.:.9:/.

3. #.:.

9:/.:.45.#.3.515795:7.

52.47.513..569..:.. 2.1.563 21..5.69.5.5:5:.1..51./93./9..795:7    2..569.:./..2:.5.5.:.

569../93.:.5. 2./....5:5:.:.47.

56351. .2.51.2.5..:../.5.

51.56351.5.2.51.5 .5.

 45.5.52.92.569.5/.:.15../.:.5.:5.3. 2...524525.5...9:/.69.2:3.55.3.21:9.:.5 750./91..4.5../93.5.15.

5.5.:.3./.55./91.:. 750..92.

5.52...5..:.3.545.351.5.:.2:.: #. 73.5.

5.351.:.51.5!6 ..5 #.

.

5.:. &..5.$1.2 275.9: 13.5 5.2.5 . 22.2:. ..2 :4.39:..5.347.5 69..90:.8.5 .

:4.

55.. 1/.2:....: 63 5694..5.4. 73.

5694.

5 ..3.:.5694. 27.5.

.5 27.3 .3.5 ..:.5.

.:2 1.5 69.3. .5 . ..94. .4 22..:.

1:.1.3455.3455..5.2.545112.9... 57-.2 / /  .5.5.  1.3.  .2  .79/.347.5..8./443.9..0:.69.39:./ 8 . 20303.:.205:9.

5..5.1.69./443.. 1.545112.2.9.

.2 492.5.2.:/.

2.:/. 492.

51.5.3../. #.:..25.

51..5..51.:.3.5!6  #.

.5 .5.5:5:.2..47./. .55/93.

5./. .47..5:5:.2.55/93.

5  / /  .5.69.7513...13..3..92..2..5.2 /634451..3./919 :519.2455.5451:.2./459:.2.:.54.. .1.5..44. .9.5.22..5.7432: .1.3.3 20303.432:..211.5 24/.2:1.44.: "9.5..5.7.2/.2.2 .79/.3.2/.5.23:.1.1.51..975.5/.51..:.2.21.5...45.269. 8 .5.5.9.79.5...    .5 1.5.. /6343.

.:.:.5 792.450. #.07...8.5.7./.3..10.8.3 9:..2.5 #.7. 0:..3.3 .2. 0:..  &.3 .:.3.5 #.5.3.1.. -07./919:519 #.3 47..  &.   &.5..:.:..7 -.5.  2.569.43.5:52.5.73.3..3 9:.:.3 47..2.

.347.3/:3.9.5.30:./.347. %:39:9..:.8..5....5.3 9:.-:9 0:.5 2.43.3.2..8.7.25.55.39:.3 .3 ../923.3:39:203:39:9 ./.:.3 .3:39:203.. "9./.305. / "9.7:8/...503.3 .5.8.3.-:9.1.5/92:2.2.8..8.3503.8.

-.39:.-:9.7..203.. 5020.38..:39:202-07-.!03. 9:9/.3.39:.8.30. ..5:8.3 47.347.30:.

3 !.-5:9:83.&3/.9:  4.3.3 9.3.9. 80-.575.3...:32030-:9.5 .3.507.3 :3/./.507.!:9:83..8.13.:.&3/.8.34  !.5  #909.5  7.

5792.51.12.- 5:9:83.4:.3.5.5.24./  02..:..5 :5195.915.507.: ..97.5.80-.45.380-.3 &...9.9.

07.380-.3...:.5.3 #.351.- 5:9:83./  !07.80-.507.

51.5!6 .5.5..351.5792.:.9: #.5.

7.57..3.5..5.2.792.5.5179/632.5 :7.1.:.:5.5..5:522.3 1. /93.:2.95.3 7..9:22. 17.5 2.:.

:..3.53.:.95.3.5  2.5..

/..7909.  .47.35.179/632.//9...5 :.3.5 .7.5  !.9. 4:.

5..5.9.551.

9. !.

9.551..5.5.

6332.5  &/.45..9.4.162.2. .55.1..9.5792.51..5.5.5/:.95.2179/632.

&/.95.9.5/:..

9.5  !.5.:.5.%7/325165:.92.9.551./91.44/632.

551.92./91.:. !.%7/325165:.9.5.

.13.51.5.5..5 44/632.1.9. ..575.5.5.5 /95.5:1.5 . 7909.5.7..5!6 .13.5 51.7/9:.22.4479:47..5117.5.

51.5. &:55.

5  .2 ..5 !6  .2 !6 4551.51. 7909.1.5 ..5.1.

8.3..07.3507.2.3 9039. 09039:.5..9:   51.2 -:.3 ./...

51.5.

3.8.8..3 207:2:8..&3/.3507...8.5!6 .3 207:2:8.3.:3 /  !. .3 :3/.7.80.8.3.5#.3 ##!6 '.07..3 .:2:28.34 9.5 /  !..:.8..51.3 .&3/.

45.1.2455.7.174...5 &./62  751 74..4..5.8.73.:.5:/.7.380.....5 /9.5:3.:. . 207:2:8../  !!4 9.9..53.32...23.5:2.7.1.9 1:4/2..3.3.3.3507.57.5.2/9/.07.. / 0 1   &.:3!.8.

9. /9.

. .7.52.9.9.7.:.929.8..91 .43.9:../..:.5.. .7.5:5 &.5  .:3 .5 &.390780-:9/.3.1.33.5.3..55..45.4:..57..9.2451. &..9..24.51.51.5 .5179253.2.3 ...:.7:8/.52..580-.8.15..57.5..9:459:.2/.47.5.:3..0.3..2.53.-0781.7.1..2!!4 9..52.:./.:.5 79.5/.8..5:/.3.2.513.:.5.0.2451..5 :.179:3:.4.792.3.7.7.575..9.2.9 5..24.9.4.522.5.....3.5 /93.57.5...23.3.4:.9..75.1.575.57.22.544/.1.3 ...53//9..51.5.924.2..21.

 7.9/2..2751.:.5.7.3.1.5.5 2..1.492.47..:5.7 . 22.. #909.524.:3.5.5.5 :.5 75.13.9.5...792.13.....9.5.51..9.3.4...:5.7.5455.1.575.5:1./..4:1.4475.27.55.72... ..5..4..9750.3503../  05:9:8...5.5/9.3 7.9.69750.510...5:.1.5 7909.:.

%.507..07.3 03:7:9!!4 9. 8..9.7.:3!..8.

.515.....2.9./../...3 .3.07..2  #909.515.5 .50..2507.9:  #909.9.50.

9.25 .4  ..492../93.5/9.9.4. :3./  !74.0/:70507...50.3..2/.7..515.3. #960197909..3 /03.5..07.

8..2:14509.47.5 4509..15..2.1.27./94..3. .!!4 9.35.2.3.5 74/9.5:.5.5 792.13.45..5459.95.5.1:9.5.!.5.5:9.5/.:3.4.43.5/9:2.:3 &:69.4..51.:.5:52..95.2.5:. 75.5 :..5.4..2..5.

3..5.5.95.1:9. :.15.:.

2.91..13.4763:.5.:..7.. #96:195.27.:9.5 5.22793.3.1.55. 445.1.4 .1..5.1.5.5:1..75.

5.53:.4 .9.5 :9.13.:9.2445.5:.5:..2:2./92:473...57909.5.3.5 .5750.45.5:.5. 7...2.13.9.2 1.2:2.:...3.15.2....!7480/:73.57..57909.5 #5. :9...15....5117.3.5 #5.4594.9.5:.5:1.3. #5.13.47..7909.1.        &.4594.1.5 1.2.1..2 4509.5 #5.3 .55.53.53.27.47.579909.2.74/9.:9...5.2.9..13.9..1.95.1.1.2:4..5.13..55.2 1.74/9.344/.7909.5..13...5:9.5:9.13.:..:.3: 4.2:0.2.9:/.5.545942.9.1.7909..9:44.27....13.2.5 #5.9.3.75.7.4:.575.753.5 #909.545.3 4473.1.. 15..5.575.27..95.5:1.9.445..5/.5/.750.13...2.74/9.9 5..5 /2.7909.5:1.5..9 4.5:..2 45..22.753:..

:..5792.9.5.5 459..4.4.5:52. 2790.... .543..:3..3-.. :.5.4.9.5.4 / :../ 57480/:7507.3 !7480/:73/507:39:.543..5 792.:5.5459.55.5:52..4.07..

.:5..4. 2790.55.

:3..4 .5 .:5 /2.4.4.

07.39025.3 .9503.390780-:9/.9..:.07.07.:.3.8.3507.%025...2!! 4 9.9203.3408:.8.3:.2.3/.. .:3 02-0/.3.9.:.9.3507.3.3 :.3 .3 &2:2 :.8..

212..4...7 .527.51..47.24475.::.57909.9..: .5..05.47../.2.1.3. 75.4.1.575. ::2205:99025.3.47.07...5.3907:.3..503. 21.4.21.8..5.1.1...9 :8:8  ..4.21.23. .9.90/.897 .3.3/../..13..

9:/.47.57..5.2.5.52.13.55.9.579.21.9.2 455...   .13.5:.51.:.9.3.2. .21...52.57909.:.3..3..527..5 45.23.924.5.4.513.5 75. 57.2.:. .379.1.2.3. 2..47.5:3.9.5%7/32 5165:.1.3.47..5794665.75. .51..9....509.51.51792524/.51..1.1 79:3:..5.53.3..75.47.95....527.. ..32.53.51.2. 41..52.5.13.3.57.9:/.5.95..959  ...95.7... 21.9.....2..13.:.5 1.3.4.:. ...4.47.7.21.2..5 75.1.75.57.51.31.33.5..5/.:.2.5 .527.5. 27.5:.4.1.3.5.494.43..1.75.4.57909.  .3..41..9.1.47.4.4...5.47.9.9:459:..5..4.51.

53/.507. 4...3  .:2.2444.3.280-0:2 .244492:.57909.2444.57909.9:3...25.9.5 .5791.4...75...9.275.07.2.2445:...5  .5  .  ..

53.:5:3907:...543.7.2.53.559 7.7.5%7/325165:..1.9.3.:1..17.9.5.7.13..5.1.79/.5..9.543.379.2.21.52..92.47.2.1.55.. :.7.47.:...5/9:.5.9597..3.47.7.55.77.9. #. :..13.527.563 7.5.1.147..5 1:.4.57.47.51.3...1.57544.5/9:.639:.3-.53.53.13.24475. / 0 1    &..5. 7.13. 75.23.52.47..3 .5.2202..1.9 ..4.1.339. .5 .22.3:9.2.9:/34:1.1442.5 .13..53.51 75.2.:75.5.9 .75..53 .7./  .13. 503:..5.1..5  .2.4732..13.5../.9:1:.53..9::1.5 75.543.9: 1:.5:0.51:.23... #.47..1..75.53.1.47..

5792.7 #492:.4:1.9.07.5 ..3.3 ...513..4/.5 :1.9..3 507./  . / 0 1  #492:.22.51.2202078.:.5 .3 5078/.5:3.9::1..13.3..9.22.

9::1.13.5:3. .22.4/.

2..55.2...9.459.5:.55.94.4:.55.. 2.594.91.7.3.9.959 79:1...5.413.5 &.91.5:55.51.72.. .5563:. &3.4/.5/91./93.1.:1..:9.5:.....7.152..3. 3... .327..7.51..5.4 /.5.5.9.5.:..1..9:1.63 7./93.94..2.2.4/3.9:.73.2/97:.:9.4.. 637.5. #.:.7.9.4.:..5.5..5.475 632.5.5 1..5/9792.2..19:51911.9. 1.5.:2.

91.5.5.:.2. /.

.5.5.5...9.4..25.4792.9.5.. 1.5..3.9.5.2...7./.1.5 .5.5 .1. /9:..

2.:.5 / :.:..7:1.451.1...5.5.5.. 7.3 .2.2.5.4.7793 ..5:5 7.527.241....1..51../.4.7.7..1.5 7909.4:.2.5.5 3. .4.5.54492:.5 :/34..24.5..2 451. 45./.1.2203:8.69..5 0 .451../  .9:/9:.51..3./93.3 507/..

.7 :1.2.5...5.51.9..2:.1.. .. #..1.13..2..2202:9:8507.:3.19  7.7:1. / 3. 17..751. 0 .:.545.4/313.51.5.22. 9:.9.5 1.3.7.9/2.:.5 . .51.9.7..3..24.5565:3.4 7909..5 1 ..195.1:.1:.5.53:0.4..4:1.5.9./  .5...7.9.5 75...:.5..2 5.5 .:..2. .55..47909..9.7.:.2245.9.2.9.7.5.9:13. .

380-.5.55. / 0 1  .5792...-.4:.5.1.07.3202-.5 .9./.....:519 /5.9507./9:.569.507.-.5..3203..07.4.5.-.9 /5.::.9.5. .3:9 .9 .07...2 ..5.15.3 !:9:83.. ../2.9507./51.9.

5./.:.3507. 803/7 59..3.#.33.351./  0.

:.351.#.51.5.5!6  59.

2..5.: .5:/.7..7909.5 4.. ...55.2/. 792.

13..5...7..51.45.45.2.-0.5/.475. 7517.24.3.4.455.2/.9   1.#.5.:.8 8:.94./..52...2..54..::.634.5 .7.5.9 #92. .5:.9 .5 27...5:.5.39.51..2 44/95.4./  :-:3.5:./..2897 59..244/95.1.2./2.3.5.5:.1.2.5::.0#5.2.5 .51.4..51.5 /.7.5.5497.5../2.55..5. .9.1.2.2.45.9.244/92./2.1.5.9:.47.2.51..217.

.5...3 .2/./  :-:3. .3./03.:.3..1.7.545112. #.5443.2.7/92.39:./.347.9.203:7:9 .

1.5443./.9.5.2/.7/92. ..7..2.545112.

55.:.7..574/.5.5.5.2275.5...1 .. .2 .2 3.5..9.25.575112..5 44/927..5..1..5.575.79:3:./.13.5.:.:.245.5 / #./ 9:.5.5.2 75.51.3..5.5.5743.

55.9.  '..5:29.5 .5.1. / .3.2.57..3792..:3 203.95.&&4 9.3.9 :.57.:2.5.3792.!...3 .5..4. .5 .3:01..2. .7909.3.:2.55..5 .2.1.4.8.24..3.2.924.95.

5:29.55.9 '.3:01..29.2.5.

54.5  .5/3.5/3.:1..5 . /.9/.5.1......2/91.

 507.33007  /.9. 507..20.25.3..05:9:8.3  /.35:9:8.507..38:38.07...32.07.3 503.2.8.3. 02.:5:3507..9:3.3 80/.22.38047.3.9/.3./.3 /9:380.7..33.35:9:8..703.3 8972..2.3/.507.3490  /.380/.703.8.2 2..9:9:3: -07.

/ :-:3.907.907.39.95.9:./. 8:.30.-0:25073.23 .9:9:3: .9/.

3.8..

.5/5 .544/552.790. 5.95.5 2.5 49.8.5  ..2 !.!! %& ..:6:.065.7.532.709039:.2.479.3/.95.94/.2450./.

5. /51.:.3.9#.4792.91...9:/.3  03:7:9&3/.3.79..:3  03:7:9&3/....9 .3.3.5.507.3 :1 ..3  #5.#% !#  89.3 :3/.45.4.3.5. .51.9.55.34 9.5.1.9.

3. .

..3.576262:..

.5.:5.5/93.3 #. 2364762.792. 04254 04254.5179631.3455....2507.1. ..1..4792.4..3. ..5.9../9:.1.9.9.79/.5.5:5  .9. /.3.5.4.1 .2.79.9.:../..4:3.5.4.9.5.3.

..:5.9.4.

3.4.51/.:5:...:5.5.9.21..4:.51.4 792.5179634.5.9.

5..51..5.:5.9.5179634. 792.

9.9:..9:/.5...9 .5..9191..../...:5:./.1.4.5:./.9  .9.5:./...9:.5.9.4 :..9 0 .9:..5:.4.1./.5..5:3.4 / .3.9.4792.5 &52..... .9.5.5:.4 1 .

07/.388902.8.7.

 5078./.78.507.3 /..388902.3.8.9:0:.7. 8:.79.28:.9:0:.9 04254.3 ...2 8./03.5..7.3  -07-0/.9:-.79.9:./...79.9:.3:940.9: 04254.890780-:9  /.8..3.2897  2:33907/.90-/.

.9. 37.79.-078./ .2.

9.. 37.

.4.5751.5../9:.9 4.3.245/.9. 17963 :7..4:.9:/.5 1..5.9.5.5.5..5.5 792.5. .3.5 .9.5.. .5751.:31./..7.4 ..:.9:..5751.1.3.5:.51..9:/.7.:31.:21..7.1../9.4.517963:.4 .9.9 :3.1 :.3.7.1.:31.5:..44..44.9.94...79/...:.9..2..1.9 .51..5.792.75:.9 .5 2:4.3  :5...4.

.1.3.:..4.

4.1.:. .3..

..5/909.3 92524/.7497. /9:..5. .4. 452..9.9/909./:.1/.2.:.3. .24/..4:.:.1.9.9.5 ../9:..9:/.3. 59..:.9.4.5.4.1/.51.3 .9 .

5 59.5!6 .51..5.51.

/9:.1..5:.!6   .. /9:.792.:..9.4.5 13.316..55.9.1.2452515.5:52.. 5 7.5..1..5 . .3.4.

3.-.79../ ..

3.5 59.9.51.3..5.79..4:.1.921./ .63:.4792../.5.9..5 1/.1..79/..9.5....57-.

51.5  59.51.5!6 .5..

. ...5 .2750.:14 241.. .21:9. #4:./..517:.792...64.9./.513.4.55..64.5:52.6..5:0.9.6.1...9.57.2.9./9:.9. :..1.2..5:0.5.:1424..

:..7..9..:.5. 1241.3.5.3:3/51.. 454/32.9:/.1.64.3.:..6....91.5794.474/2.57.5 . 750..5.5:0..51..#4:.

:.9./51.1 ..3:3/51. /3.9:/..

.5 #547..5. 74/..52..95.5.7909..5 24.5740.

7547.92.51.5.5.5..

5.5. #547.

5..51.5.5.92.7547.

.79:.51.1.1.4.5..1.5/9:.9.   #547.5. /9:.9.9:.2.5.5 792.2...1..2.9:/.:21.2.5 1.9:/..5..5.5. 2..9.7. . .479.79/.5.5.5.4.54...5. /.3.4. .5.3..1/3./.:7..

/..4:. 003.38:.9.9.: .2897907./..5:.:5..3  5..7.4:.507.1.9.1 &.3.5 ..94.579/.79.

:5:519.4.

&.4:.94.:5.

:5:519.4.

2432.5..:519 4475.:.9.5.5792.94. &7.15.5:...79/.:5..4:.

4:.5.:5.5.5:.94. &7.5792.

.5792.5.15.524 ....94..2/.1.2 4475.4:.9.1/.24..7.79/.545..:5 /95.75 &..51.4..5..579/..:.9. .:.2.4/3.79/.:5.

4.:5:519.

&.94.:5.4:.

4.:5:519.

5.5 9 1. ./.55.5 /:0225 ..:519 4475..2 7432.:.2759:.....9.

/. 003.5.38:.2897907.

.../9..4. .9.:79:. ..5.../9./9:.2/9:..9.4:.9.2:519./9:.3.3.2.2. .4.9 1.7.:.. /3. :.79.4.-078.7.2 #..7.521.1. :.4.91.8..9.4 :..:.51..51.9 55..:.

.51.2:519./9.7.4:.91. :.

9.4.9:.3.1.:519 ./9:..5 1...:..4.:..:.79:...9 .

2/.4. .7.9....9. /9:.::.4:.:5.2.5:.94..9.4:.3.5 //9..9 .:...17909./:..

.:5.::.. .4:.2.94.

4..:5.2/.9 ../:.:5 4475.4.4..5.5:.

4.:5. ..

.:5451.965.4.7. :7. .

' !7385.

3 /.. ..9.2./.- 8:.:.4 ./.3:3.55.3....29......77..89./5./ .3:3.9.79.-  '.8.55.2897.95 .95 .1.9.55.:..9.9  '.55 .5.4 :.8.22...5.507.

.5 :.9 '9..7..4/5.-39073 './5..5//.5.5.:.51.9574/.41.3..55.3:3.9.55.5..1./  9.5 .

.14.579/.:5..

5.7. '9.1..

.:5.14.579/..

55.4:./:519.:5 :.4...9/9.

4:.9/9. :./:519..55..

4 1.94.4.5753.1. :.:519 '9.5:..9.7.5/9:.:5.

4.5.:54423:..

5:.94.:5. 1.

.4.:54423:.5.

.9.9. :.753.4.753.4.5/9:.5/9:.9.5.217 /9:.55.5 753.5 /9:.753.5 !6.753.753.9.517932.4.5.9.9.4.9. !6.5/9:.1..4.

.7.55. .3:3.9.55./  %../.9....1 / .579/.3:3.5 /9:./.4..1..-9703 %. ..7.1.-09703 .

9.:5../.5 :9../ ./ .-907.357-.3:3.

:5. .

579/.579/.1:/344.:5:.:.5 .5792.5.4:..9/9.75 :7. ../.4./...5.55 ..15.2..

. ./ - 9.5 :9.4.4.4..44. /9:./.9/9..../9:.:.2:..55 ...5/9:.15. ..-907..2.3-078.9.75:.3:3.51/.5. 63492./.

357-.5.2./ 8:..:39::9.

89750:3.5.2-.2.3/./.33.79.9 /.-078. 51.7.5.8.

5. 51.

95.5753:.351.  /3445.57.51.1...3.5 455.2 44/92.5!6 .5.:..5..5. #.

:.351.51.5..5 #.5!6 .

.4.4.2/9.2.9:/.5.5..2..1.5..5.5 15..5 3.5.: /93. 45.5.5.2:7. 55..3.5/.551.

5.5 15.551.5#92.51.5.

.

9. 033.79.3.:5.3.4:.1.1.5 .9..:.21..5.3.4.5./:.3.4..4.-078. ..4:.:4.4.1....1.91.792./9:..3.55.9.9.!020.9.5:.132..:..2.5 17963:3.5 112.94.5.9-.:4/.9..4 :.5:..4792..2.3..4.5 ..3..7 .1../9:..:4/. ./9:.

94. :.:5.

..4.5 :.:54475.4.5./.513.

47.72.51.:.792..5792.24.5792.72.5.5.9.1..5.7547. /51.792.3.5792.3.5.9.5...579.1..5.5  '.151.5.7547.!#!#  "/279.55/34 497.1.5.:2..5.9.979.9..9.51 5165:.55. 7.534/.5.5..5..5 7.576739  #5.5.5.1.5.5.9.5.5.5 2.2.5  /9..1..5.

9.51.5!6 ..5..151.5 #5.55.

.5.5.5.5792.579./.5 . /.

5.365:.5.5.5 792..545.545.3.. .79.5.544/.79.1. 0.5 .4.544/.

0.365:.4.

/3.7..:.5.3.4.921.5:/.52.3.2 15. .2.30. 1./92.3654473..

3.3.30. 1.2.3654473.4.

27947.52.5:519 1..4.4.5:/345.2452.54473.35./34795.452.35..3.7..211.450.7947. 450. 495.49.3. .3063.452.79..7.5. .5:/345.5.3.3.1..30.5.51.237..7/949 .2.7/345.  /6344/.4756369. .3.5..3.3.3654473.9: 1.

3063.54473.3.2.3. .4.

3.5 452.23 11.4756369.2.9:1..5.15...7947.5.35. / 0 ..:49 .517:.

279.5 #..51.5.:.5.5.5792. 5.3.

5.5!6 .3.5 #.51..51..:.

5792...5..75..9:1:..2.5.6.2..15.1/.25..9.5.54.2.5.2 .9:/..5/.5.5 !6.5.79.5637..579..3..2. 632. 750..5.2. 45:...5792.5.57.5.5.5 79....9.5.5.54563.9: .5 792.5.5792...5792..750.5.5 ..2./.2 45:.3: ..

544/.5792..2....7.5.5792.5 79.750.5.5. 63 / 632.5 ..

451. 1.5.3.

5 1.5.451.5.51.3.2.5..3.1.9.5!6 .1.

. .

3.34  03.3...5.78 74/2.&3/.03.3507.9..349.203.3 56..56..5.2.3 9.9.3507.9:.5.5.7:8.9:4.5.3 502-:.126..:39/.3.&3/.1.3 :3/.3 /03.

56.5..126.9:.5.1..

26..:.. .

5.5 :.5 1.. &.3.5.579...7.5.79/.3/3.1.4..2 2.1.57.792..5792.5 792. 74/.5.:3.5 #.:/34.2492.513..74/..921...1..5.....5 /93.5792.5.55.579...5.. 1. .5.... /3.79:.3.2.579/.1.5.1.5:579.5 79/.:.20..:.7..5..5792.5.7.194.5 79.5 #.5:52.:.2 1.249/.5.5 &... 792.1.

5.5 7547.:./3.5..2492.5792.5 .... .5..0825:.:79:.5.22..2 '1. /9:...3  #9.57.1.5.57.7.7  45252.521.5.1.3 .:..79/.

.:.51.5 7...9191.9:..2492.7..57.. '..2450.2..5750.1.9..1.5..2492.22.5 44/..3.57..521.:79:....2 /63.5 5.3.. 79/./..2 '1.21.5 45.5..7.5.1.5.3.1.5.2.1.9.../3.4.9.2492.2:.22.5.55 .9.52:47.7..7.4551.9:....22.4 :..5:.3..:.

.. ./.5...:.

.5492.9.1..7 7.22....

5.: 8:...5. /.  #9..3:/. 09..3 207:.3 507. ./.1. -.9..2/.2/.3.55.3 .2 2.3 507:-.: 70...2 897 203. ../.9.91 -.5.9. /02 ::2 .5.3:395.55.. .3.3 507..31424 #9....55..5492.3 5.93..3..57.1.9. 507.5.5:/:.33.3 #9...

..:8:.8.2897802.

:.5.80.44/.5 ..3-07.51.3.3.3 .5.75.1..3507. 507.5#.5./..3507.3.3 -40./6349/.. 62.5#.9. #9.1/632.38:3 203.2..  .:.:9/..3.5..2.3.2.

5/93.5.2 :.:.25./93. &.79.2/..513..5. .5792.3.5.5 #.5.5.543..2792.5.5792.5.79.5:52./93.5 #9..5792.

9 &.4 :.4 . &.

#.2.

#. 2..2.

7..5/.45.2.5.5..7.1. '1.5.2./.5.5.9...5 . 1/. .:.79..22.1.79.5792.. 45...1.5 7.94.9:1442.945..5.5.1.5...22.5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful