TAHANAN KAPAL (Minggu Ö 7

)
LS 1329 ( 3 SKS) Jurusan Teknik Sistem Perkapalan ITS Surabaya

Metode - Metode Perhitungan Tahanan Kapal

Metode Taylor
(Taylor`s Standard Series)  

-

Diagram Taylor (1933 ) dibuat berdasarkan hasil percobaan model yang dilakukan dengan memakai serangkaian (seri) model yang garis rancangannya didasarkan pada garis rancangan badan kapal penjelajah Inggris. Range parameter dari Taylor`s Series Cp : 0.48 to 0.86 B/T : 2.25, 3.00 dan 3.75 Cm : 0.95 “/L3 : 0.70 x 10-3 to 8.75 x 10-3

Perhitungan Metode Taylor 

Menghitung luas permukaan basah (S)

S ! C (L
C : koeff. Luas permukaan basah
( : Displacement (ton)

L : panjang kapal (m) Cm : koef. midship

Perhitungan Metode Taylor 

V Menghitung Froude Number (Fn) Fn ! gL atau speed length ratio V

L 


Menghitung “/L3 Menentukan koef. Tahanan sisa (Cr) dari grafik Taylor`s Standard series
“ : Volume Displacement (m3)

L : panjang kapal (m)

Perhitungan Metode Taylor 

Menghitung Reynolds Number (Rn)

VL Rn ! Y 

Menghitung coef. Tahanan gesek (Cf) dengan rumus ITTC 1957
0.075 Cf ! 2 Log10 Rn  2 

Menentukan Ca dari panjang kapal

Perhitungan Metode Taylor 

Menghitung koef. Tahanan total Ct = Cr + Cf + Ca Menghitung Tahanan Total Kapal Rt 

1 VC SV 2 Rt ! 2 t

Contoh Perhitungan Metode Taylor 


Diketahui ukuran dan parameter suatu kapal adalah sebagai berikut : Lpp : 121.92 m Lwl : 123.96 m B : 15.24 m T : 5.081 “ : 6612.55 Cb : 0.688 Cp : 0.698 S : 2363.10 m2 V : 7.822 m/s Tentukan tahanan kapal dengan menggunakan diagram taylor

Jawaban 

Froude Number (Fn)
V 7.822 Fn ! ! ! 0.224 gL 9.81x123.96 Menghitung “/L3 “/L3 = 6612.55 / 123.963 = 3.47 x 10-3 Menghitung B/T B/T = 15.24 / 5.081 = 3.00   

Plotkan nilai Fn (=0.224) dan “/L3 (=3.47 x 10-3) pada diagram Taylor (B/T = 3.00 & Cp = 0.70) untuk mendapatkan coef. Tahanan sisa (Cr) Dari diagram Taylor didapat Cr = 0.00095

Jawaban 

Reynolds Number (Rn), pada temperature 15o C

VL 7.822 x123.96 Rn ! ! ! 8.16 x108 Y 1.1883x10  6 

Menghitung coef. Tahanan gesek (Cf)

0.075 Cf ! 2 ! 0.001570 8 Log10 8.16 x10  2 

Menentukan Ca; panjang kapal antara 50 sampai 150 m, nilai Ca berkisar antara 0.00035 ± 0.00040 (diambil Ca = 0.00040)

Jawaban 

Menghitung koef. Tahanan total Ct = Cr + Cf + Ca = 0.00095 + 0.001570 + 0.00040 = 0.00292 Menghitung Tahanan Total Kapal Rt Rt ! 1 VCt SV 2 2 Rt ! 1 x1.025 x 0.00292 x 2363.1x (7.822) 2 2 Rt ! 1693.9kN 

Ketepatan Metode Taylor
Untuk mendapatkan gambaran mengenai ketepatan diagram Taylor, Netherlands Ship Model Basin menguji 115 buah model berbaling-baling tunggal yang semuanya dipilih secara acak. Pengujian dilakukan di tangki percobaan di Wegeningen. Semua tahanan kapal pada kecepatan dinas yang didapatkan dari uji model tersebut dibandingkan dengan tahanan kapal yang diperoleh berdasarkan diagram Taylor tadi

Metode Diagram Lap
(NSMB : Netherlands Ship Models Basin) 

Suatu upaya untuk membuat metode yang dapat dipakai untuk menentukan tahanan kapal tanpa melakukan percobaan model dilakukan ( Lap, 1956) dengan memakai hasil dari sejumlah besar model yang dilakukan oleh Netherlands Ship Model Basin ( NSMB) dari tahun 1935 hingga 1955 .

Perhitungan Metode Diagram Lap 

Menghitung Coef. Tahanan gesek dengan menggunakan rumus Schoenherr (A.T.T.C 1947)

0.242 ! Log10 Rn C f Cf
Rr 

Menghitung Coef. Tahanan sisa (^r)
^r !
1 VV 2 A X 2
AX : luas penampang melintang maksimum

Perhitungan Metode Diagram Lap 
-

Menentukan (^r) dari diagram : V Hitung rasio kecepatan-panjang khusus NL Plotkan nilai rasio kecepatan-panjang khusus pada koefisien prismatik (N)

Perhitungan Metode Diagram Lap 

Untuk kapal yang kasar dengan kondisi yang sebenarnya harus diberikan kelonggaran kekasaran. Disamping itu juga harus diberikan koreksi tahanan kemudi, tahanan udara, dan tahanan lunas bilga. Berikut ini diberikan harga kelonggaran tersebut :
Untuk kekasaran badan yang dilas seluruhnya CA = 0.35 x 10-3 Untuk tahanan kemudi CS = 0.04 x 10-3 Untuk tahanan lunas-bilga CB = 0.04 x 10-3 Untuk tahanan udara CAA = 0.08 x 10-3

-

Perhitungan Metode Diagram Lap 

Menghitung Tahanan Kapal

AX ¨ ¸1  § Cn ¹ VSV 2 R ! © CF  ^ r S ª º 2 

7Cn : jumlah dari faktor kelonggaran Untuk kondisi pelayaran dinas harus diberikan kelonggaran tambahan yang tergantung pada daerah pelayaran. Harga faktor kelonggaran tersebut dapat diberikan dalam persentase tahanan total dari kondisi pelayaran percobaan. Untuk jalur utama, persentase kelonggaran tambahan (p) untuk kondisi pelayaran dinas dapat diberikan sebagai berikut
Jalur pelayaran Atlantik Utara, ke Timur 25 - 30% Jalur Pelayaran Atlantik Utara, ke Barat 30 - 40% Jalur pelayaran Pasifik 25 - 40% Jalur pelayaran Australia 22 - 28% Jalur Asia timur 25 - 30%

-

Perhitungan Metode Diagram Lap 

Menghitung Tahanan Total Kapal
¨ Rt ! © C F ª ^r AX S ¸ Cn ¹ 1 p 1 VSV 2 § 2 º

Related Interests