STUKTUR MEMBRAN SEL, INTI SEL DAN

FUNGSINYA
O[cn: v·. Ivnv.v·i 1vìvìv·vì
Bagian HistoIogi - FakuItas Kedokteran
Universitas Muhammadyah Sumatera Utara
· Molecular Organization of the Cell
Membrane
· Cell permeability
· Ìntracellular ion enviroment
MEMBRAN SEL
· Mrpk struktur pembatas seI ÷ berperan serta daIam
berbagai fungsi seI
· MC ÷ tdk tampak
ME ÷ * TebaI : 7,5 - 10 nm
* 3 garis paraIeI :
- Electron dense layer :
2 garis tebaI, hitam Iapisan padat
eIectron : 2,5 - 3 nm
- Electron-lucent layer :
1 Iapisan diantaranya jernih : 3,5- 4 nm
ModeI-modeI moIekuIer membran pIasma
· Overton (1902) :
- mengamati bahan-bahan larut lemak
(liposolible)
· Gorter & GrendeI (1926) :
- mengukur kandungan lipid eritrosit
hemolisis
· DanieIi & Dauson (ModeI moIekuIer) :
- membran seperti roti tipis
1Ŧ 1Ŧ L|p|d (40Ʒ) ť L|p|d (40Ʒ) ť Ŵ Ŵ Þhospho||p|d ť Þhospho||p|d ť
* * Þhosphat|dy|cho||ne (|ec|th|n)
* * Þhosphat|dy|ethano|am|ne (cepha||n)
Ŵ Ŵ 5ph|ngomye||n 5ph|ngomye||n
Ŵ Ŵ Cho|estero| Cho|estero|
2Ŧ 2Ŧ Þrote|ns (55Ʒ) ť aŦ Integra| prote|ns Þrote|ns (55Ʒ) ť aŦ Integra| prote|ns sa||y they are |nso||e sa||y they are |nso||e
|n water so|t|onsţ are assoc|ated w|th ||p|d |n water so|t|onsţ are assoc|ated w|th ||p|d
th|s prote|ns may e attached to th|s prote|ns may e attached to ollaosaccha
r|des r|des €orm|ng g|ycoprote|ns €orm|ng g|ycoprote|ns
Ŧ Þer|phera| prote|ns Ŧ Þer|phera| prote|ns are so||e |n aqeos are so||e |n aqeos
so|t|onsţ and are sa||y €ree o€ ||p|ds so|t|onsţ and are sa||y €ree o€ ||p|ds
3Ŧ Carohydrates (5Ʒ) lj o||gosacchar|de ť 3Ŧ Carohydrates (5Ʒ) lj o||gosacchar|de ť Ŵ Ŵ g|ycoprote|ns g|ycoprote|ns
Ŵ Ŵ g|yco||p|ds g|yco||p|ds
Ŵ Ŵ g|ycoca|yx g|ycoca|yx
Composition of CeII Membrane
protein yang terdapat di membran protein:
Ìntegral membran protein
2 Periperal membran protein
Ìntegral membran protein ;
- segolongan protein yang secara langsung terikat
pada lapisan lipid bilayer
- Tidak mudah lepas dari membran sel
Periperal membran protein ;
- Terikat secara longgar dengan membran
- Mudah lepas dari membran sel '
Cell_membrane_detailed_diagramsvg (SVG file nominally
877 × 36 pixels file size: 476 KB)
!rotein
1. !rotein integraI : membentuk mayoritas protein
membran, moIekuI ini menembus dan
tertanam dIm Iapisan ganda, terikat pd
bagian ekor nonpoIar
a. !rotein transmembran ÷ keseIuruh Iapisan ganda
membentuk saIuran (pori-pori) ÷ transport
zat yg meIewati membran
b. Sebagai enzim permukaan seI
» Berikatan dng karbohidrat dpt membentuk sisi
reseptor untuk menerima pesan kimia dr seI Iain :
keIenjar endokrin
» Sebagai pemberi tanda, atau antigen, yg menjadi
identitas jenis seI
2. !rotein perifer : terikat longgar pd permukaan
membran dan dpt dng mudah terlepas dr membran
Fungsi : - Tdk diketahui
- Protein ini mungkin terlibat dlm
struktur pendukung dan
perubahan bentuk membran
saat pembelahan atau pergerakan sel
Membran seI;
luid mosaic model ( Singer & Nicolson ) 72
membran protein berbentuk globular dan terintegral dan
ini bergerak bebas didalamnya terlihat adanya phospho
lipid dan kolesterol
ModeI FIuid Mosaic
° @wo |ayer o€ phospho||p|ds mo|ec|es se|€ Ŷ assem|e
so that the|r water so||e (hydroph|||c) heads €orm
the sr€ace and |nter|or o€ the memraneţ and the
water |nso||e (hydropho|c) ta||s €ace each otherŦ
nydroph|||c heads
nydropho|c ta||s
Fungsi dari membran seI. Fungsi dari membran seI.
iffusi dari protein dan lipid
Memfasilitasi pergerakan dari sel
Perantara dalam komunikasi sel 3 cara yaitu;
pemberi sinyal endokrin
2 pemberi sinyal parakrin
3 pemberi sinyal sinaptik
!ergerakan materi menembus membran
seI
· Prinsip dasar : * TRANSPORT PASÌ
* TRANSPORT AKTÌ
· Mekanisme transport pasif ;
 difusi
 dialisis
 osmosis
 difusi terfasilitasi
 filtrasi
Mekanisme transport aktif :enzim energi
Mekanisme transport aktif
· . Transport aktif diperantarai carrier
Carrier : protein integraI yg disebut pompa
÷ pompa ion natrium/kaIium yg aktif
dIm seI hidup.
÷ !ompa kaIsium : - kontraksi otot
· 2. Transport massa berukuran besar : vesikeI
(vakuoIa) ÷ * Fagositosis
* !inositosis
* Endositosis
* Eksositosis
ModeI of active transport
nergy derived from the hydrolysis of ATP is used to transport H+ against the
electrochemical gradient (from low to high H+ concentration)
Binding of H+ is accompanied by phosphorylation of the carrier protein which
induces a conformational change that drives H+ transport against the
electrochemical gradient
Release of H+ and hydrolysis of the bound phosphate group then restore the
carrier to its original conformation
Transport protein mekanisme pembawa dan
poros tetap
· Transport molekul-molekul berbeda melewati membran
memperlihatkan spesifitas tinggi
· Permeabilitas molekul berkaitan dengan susuna
kimianya
· Macam selektifitas ini berkaitan dengan transport protein
÷ carrier / pembawa
· Ada 2 hipotesis :
mekanisme carrier
2 mekanisme poros tetap
Diffusion
· Water*
· Gases
- CO2
- N2
- O2
· SmaII uncharged poIar moIecuIes
- ethanoI
- urea*
· Hydrophobic moIecuIes
- steroid hormones
Yang di transport
· Ìons
- K+ Na+ Mg2+ Ca2+ Cl- HCO3-
HPO42-
· Large uncharged polar molecules
- glucose
· Charged polar molecules
- amino acids
- ATP
HypotheticaI diagram of simpIe diffusion through the ceII membrane.
A = Diffusion through Iipid Iayer. B = Diffusion through ungated channeI.
C - Diffusion through gated channeI.
!ermeabiIity of phosphoIipid biIayers
Small uncharged molecules can diffuse freely through a phospholipid
bilayer However the bilayer is impermeable to larger polar molecules
(such as glucose and amino acids) and to ions
Ion channeIs
· Conduct ions
8
ions/sec
· Recognize & select specific ions
· Open and close in response to specific
signals
Þermea|||ty o€ phospho||p|d ||ayers ť
asesţ hvdrophoblc moleculesţ and small polar can dlffuse Lhrouah phosphollpld
bllaversŦ Laraer polar molecules and charaed molecules cannoL
,ode| o€ an |on channe|
Cpenlna of Lhe aaLe allows lons
Lo flow rapldlv Lhrouah Lhe
channelŦ 1he channel conLalns a
narrow pore LhaL resLrlcLs
passaae Lo lons of Lhe
approprlaLe slze and charaeŦ
ln Lhe closed conformaLlonţ Lhe
flow of lons ls blocked bv a
aaLeŦ
Transporter
· Uniporter &ntuk satu molekul ( uniport )
Symporter membawa dua molekul dalam waktu yang
bersamaan( symport ) cth: glukose dan
Na+

· Antiporter membawa dua molekul yang di transport
pada tempat berlawanan ( antiport )
ExampIes of uniport: ModeI for the faciIitated diffusion of gIucose
· The glucose transporter
alternates between two
conformations in which a
glucose-binding site is alternately
exposed on the outside and the
inside of the cell
· Ìn the first conformation shown
(A) glucose binds to a site
exposed on the outside of the
plasma membrane
· The transporter then undergoes a
conformational change such that
the glucose-binding site faces the
inside of the cell and glucose is
released into the cytosol (B)
· The transporter then returns to its
original conformation (C)
ExampIes of symport :
GIucose transport by
intestinaI epitheIiaI ceIIs
· A transporter in the
apical domain of the
plasma membrane is
responsible for the active
uptake of glucose (by
cotransport with Na+)
from the intestinal
lumen
ExampIes of antiport
· Ca2+ and H+ are
exported from cells by
antiporters which couple
to their export to the
energetically favorable
import of Na+
S!ECIAL CATEGORIES OF TRANS!ORT
 LnuCC?1CSlS
 LxCC?1CSlS
 llL18A1lCn
 CSMCSlS
|€€s|on
I||trat|on Csmos|s
Þ|nocytos|s
% SecreLlon
% laaocvLosls
INTI SEL
Ìnti sel ( Nukleus )
- mengandung struktur dan aktivitas sel yang di
kode di NA kromosom
- mengandung perangkat molekular untuk replikasi
NA dan sintesis NA RNA (rRNAmRNAtRNA )
- protein (-) protein berada di sitoplasma
Komponen:
- selaput inti kromatin nukleolus dan matriks inti
Selaput Ìnti
- struktur protein lamina fibrosayang berfungsi
untuk menstabilkan mmembran inti
- lamina fibrosa tdd: 3 protein utama: a b dan c
- membran luar poliribosom ini menunjukkan
bahwa nukleus merupakan bagian R ( retikulum
endoplasmik)
Kromatin
- derajat kondensasi ada 2: - heterokromatin
- eukromatin
- Heterokromatin: M tampak sebagai granul
kasar
Mc tampak sebagai gumpalan
basofilik
- ukromatin: merupakan bagian kromosom yang
kurang bergelung
· Kromatin terdiri atas pilinan NA yang terikat pada
protein basa ( Histon ) ada 4 yaitu: H2AH2BH3 dan H4
· Struktur dasar kromatin nukleosom
· Kromatin panduan aktivitas sel
· Studi pada mamalia massa heterokromatin pada
wanita (+) pria (-) kromatin sex ( kromosom Y )
5[iìv.i ncvi.
studi kromatin seks genetik dimana organ
eksternal seksnya tidak menunjukkan penetapan jenis
kelamin cth: hermafrodit atau pseudohermafrodit
- kromatin seks anomali cth; sindroma Klinefelter
kromosom XXY
Nukleolus ( anakn inti )
- struktur: bulat Ø: mm
- kaya akan rRNA dan protein
- engan M 3 unsur:
daerah pucat NA pengatur nukleolus urutan
basa yang berupa sandi untuk rRNA
2 serat ÷ serat ribonukleoprotein ( + )
3 Pars granulosa ( ribosom matang )
4 5[iìv.i ncvi.
Tumor nukleoli yang besar dalam sel embrional
selama proliferasi dari sel yang secara aktif membuat
protein
· Matriks Inti
- komponen yang mengisi ruang antara kromatin
dan nukleoli di dalam inti
- tdd; protein metabolit dan ion
- lamina fibrosa selaput inti bagian dari matriks inti
- membantu pembentukan basa protein tempat
untai NA terikat

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful