ANATOMI, HISTOLOGI &

ANATOMI, HISTOLOGI &
FISIOLOGI
FISIOLOGI
-
- Luas : 1,5 – 2 m
- Luas : 1,5 – 2 m
2 2
-
- Tebal : 1,5 – 5 mm
- Tebal : 1,5 – 5 mm
-
- Tipis :
- Tipis :
-
Alis Alis
-
Penis Penis
-
Labia Minora Labia Minora
-
Medial lengan atas Medial lengan atas
- Tebal :
- Tebal :
Telapak tangan dan kaki Telapak tangan dan kaki
Bahu Bahu
Bokong Bokong
Punggung Punggung

Adnexa :
Adnexa :
Kel. Sebasea (Muka,kepala >>) Kel. Sebasea (Muka,kepala >>)
Telapak kaki,tangan (-) Telapak kaki,tangan (-)
Þ
Sudorifera Sudorifera :seluruh tubuh,asam laktat,asam :seluruh tubuh,asam laktat,asam
amino amino ¬ ¬ pH 4 – 6 pH 4 – 6 ¬ ¬ menghambat menghambat
pertumbuhan bakteri pertumbuhan bakteri
Þ
Apokrin Apokrin : axilla : axilla
Þ
Fungsi :
Fungsi :
Pelindung terhadap cedera Pelindung terhadap cedera
Indera Indera
Pengatur suhu Pengatur suhu
Peredaran darah Peredaran darah
Penyerapan obat Penyerapan obat
Penguapan air Penguapan air

Lapisan :
Lapisan :
Epidermis Epidermis Epitel Epitel
Dermis Dermis Papiler Papiler
Retikuler Retikuler
serabut syaraf,serat serabut syaraf,serat
kolagen >70%,kelenjar kolagen >70%,kelenjar
sebasea,sudorifera,pembuluh sebasea,sudorifera,pembuluh
darah,Krause,Vater Vacini, darah,Krause,Vater Vacini,
Meisner,Ruffini Meisner,Ruffini
Subcutis Subcutis Fat Fat
Serabut otot Serabut otot
Kapiler Kapiler
Syaraf Syaraf

KELAINAN KULIT
KELAINAN KULIT
Þ
Kista
Kista
Þ
Radang
Radang
Þ
Tukak/ulkus
Tukak/ulkus
Þ
Hyperplasi
Hyperplasi
Þ
Kelainan kongenital
Kelainan kongenital
Þ
Neoplasma
Neoplasma

I. KISTA
I. KISTA
Kantong dengan isi cairan atau setengah padat
Kantong dengan isi cairan atau setengah padat
1. Dermoid :
1. Dermoid :
©
Kongenital Kongenital
©
Garis tengah Garis tengah
©
Gangguan fusi embrional kulit Gangguan fusi embrional kulit
©
Muka : alis, pangkal hidung Muka : alis, pangkal hidung
©
Tempat lain : Tempat lain :
ovarium,abdomen,punggung,garis tengah ovarium,abdomen,punggung,garis tengah
leher-punggung leher-punggung
©
Kenyal Kenyal
©
Bundar Bundar
©
Tak melekat pada kulit Tak melekat pada kulit
©
Isi : rambut, lemak (apendix kulit) Isi : rambut, lemak (apendix kulit)
©
Terapi : Eksisi Terapi : Eksisi

2. Epidermoid
2. Epidermoid
Sel epidermis yang masuk ke sub cutis Sel epidermis yang masuk ke sub cutis
Tusukan tajam Tusukan tajam
Telapak tangan dan kaki Telapak tangan dan kaki
Dinding tebal,isi massa seperti bubur Dinding tebal,isi massa seperti bubur
Terapi : Eksisi Terapi : Eksisi
3. Kista Aterom/Sebasea
3. Kista Aterom/Sebasea
>
Sumbatan ductus Sumbatan ductus
>
Puncta Puncta
>
Isi sebum Isi sebum
>
Melekat ke kulit Melekat ke kulit
>
Bentuk bundar,batas tegas,bebas dari Bentuk bundar,batas tegas,bebas dari
dasar,kenyal,dinding tipis dasar,kenyal,dinding tipis
>
Mudah infeksi Mudah infeksi ¬ ¬ abses abses
>
Terapi : Eksisi Terapi : Eksisi

4. Kista Pilonidal
4. Kista Pilonidal
Sakrokoksigeal,sela-sela jari
Sakrokoksigeal,sela-sela jari
Lekukan di garis tengah
Lekukan di garis tengah


rambut masuk kulit karena
rambut masuk kulit karena
gesekan
gesekan
Sering infeksi
Sering infeksi
Abses
Abses
Jeeps disease
Jeeps disease
Terapi : Eksisi
Terapi : Eksisi

5. Kista Ganglion 5. Kista Ganglion
>
Selaput sinovial sendi/sarung tendon Selaput sinovial sendi/sarung tendon
>
Degenerasi mukoid dari : selaput Degenerasi mukoid dari : selaput
synovial,sarung tendon,sekitar sendi. synovial,sarung tendon,sekitar sendi.
>
Fossa Poplitea Fossa Poplitea ¬ ¬ Kista Baker Kista Baker
>
Etiologi Etiologi Minor trauma Minor trauma
>
Bundar,Tak melekat ke kulit Bundar,Tak melekat ke kulit
>
Isi cairan seperti lendir Isi cairan seperti lendir
>
Kadang terasa pegal Kadang terasa pegal
>
Gangguan kosmetik Gangguan kosmetik
>
Terapi : Eksisi dengan teknik kosong Terapi : Eksisi dengan teknik kosong
darah (Tourniquet),Aspirasi darah (Tourniquet),Aspirasi
dgn pemberian kortikosteroid dgn pemberian kortikosteroid
>
Angka residif hampir 30% Angka residif hampir 30%

II. INFEKSI
II. INFEKSI
1. Abses
1. Abses
-
Pus dalam rongga yang sebelumnya
Pus dalam rongga yang sebelumnya
tak ada
tak ada
-
Kuman Sreptococcus & Staphylococcus
Kuman Sreptococcus & Staphylococcus
-
Tanda radang
Tanda radang
-
Fluktuasi (+)
Fluktuasi (+)
-
Terapi : Insisi
Terapi : Insisi
Drainase
Drainase

2. Selulitis
2. Selulitis
Radang jaringan ikat sub kutis
Radang jaringan ikat sub kutis


pernanahan (flegmon)
pernanahan (flegmon)
Streptococcus
Streptococcus
melalui luka kecil
melalui luka kecil
Tanda radang (+), demam (+)
Tanda radang (+), demam (+)
Terapi
Terapi
:
:
+
Istirahat
Istirahat
+
Elevasi
Elevasi
+
Antibiotika
Antibiotika
+
Kadang debridemant
Kadang debridemant

3. Erisepelas
3. Erisepelas
O
Selulitis + Radang kulit, saluran limfe
Selulitis + Radang kulit, saluran limfe
(limfangitis)
(limfangitis)
Streptococcus
Streptococcus
O
Cepat meluas
Cepat meluas
O
Batas tak jelas
Batas tak jelas
O
Demam, menggigil, mual, muntah
Demam, menggigil, mual, muntah
O
Bila tak sembuh
Bila tak sembuh
kronis
kronis
fibrosis
fibrosis


¬ ¬
Udem
Udem ¬ ¬
Elefantiasis
Elefantiasis
O
Terapi : Bedrest, Penisilin dosis tinggi
Terapi : Bedrest, Penisilin dosis tinggi

4. Furunkel
4. Furunkel
Radang akut folikel rambut
Radang akut folikel rambut
Kuman Stafilokokus
Kuman Stafilokokus
abses
abses
Predileksi
Predileksi
- Punggung
- Punggung
- Leher belakang
- Leher belakang
- Axilla
- Axilla
- Bokong
- Bokong
Terapi :
Terapi :
- Antibiotika
- Antibiotika
- Drainase
- Drainase

5. Karbunkel
5. Karbunkel
Mata sembilan
Mata sembilan
Kumpulan furunkel
Kumpulan furunkel
Punggung,tengkuk,garis
Punggung,tengkuk,garis
tengah
tengah
Demam
Demam
Nyeri
Nyeri
Terapi :
Terapi :
- Antibiotika
- Antibiotika
- Drainase
- Drainase

6.Hidranitis Supurativa
6.Hidranitis Supurativa
Þ
Hidroadenitis
Hidroadenitis
Þ
Infeksi kelenjar apokrin
Infeksi kelenjar apokrin
Þ
Abses
Abses
¬
¬
Kronik
Kronik
Þ
Fistel
Fistel
¬
¬
jaringan parut
jaringan parut
¬
¬
gangguan
gangguan
gerakan sendi
gerakan sendi
Þ
Terapi : Akut
Terapi : Akut
¬
¬
antibiotika
antibiotika
Kronik
Kronik
¬
¬
eksisi + skingraft
eksisi + skingraft

III. TUKAK/ULKUS
III. TUKAK/ULKUS
Defek Pada kulit/mukosa Defek Pada kulit/mukosa
Etiologi : trauma & penyakit tertentu Etiologi : trauma & penyakit tertentu
Selalu disertai infeksi Selalu disertai infeksi
1. Dekubitus
1. Dekubitus
C
Tekanan terus menerus Tekanan terus menerus
C
Iskemik Iskemik nekrosis nekrosis ulkus ulkus
C
> 10 hari batas jelas > 10 hari batas jelas
C
Sacrum, tumit, occipital Sacrum, tumit, occipital
C
Berbaring lama, mati rasa, lembab Berbaring lama, mati rasa, lembab
C
DM, Sepsis, shok DM, Sepsis, shok
C
Bisa sampai tulang Bisa sampai tulang
C
Terapi pencegahan : Terapi pencegahan : - Posisi - Posisi
- Bantalan (Matras antidekubitus) - Bantalan (Matras antidekubitus)
- Perbaiki KU - Perbaiki KU

C
Ulkus Ulkus - Perawatan konservatif - Perawatan konservatif sekunder sekunder
- Tandur kulit - Tandur kulit
2. Tukak DM 2. Tukak DM
+
Neuropati Neuropati
+
Telapak kaki Telapak kaki
+
Iskemik perifer Iskemik perifer
+
Trauma Trauma
+
Arterosklerosis Arterosklerosis
+
Terapi : Terapi : - Tangani DM - Tangani DM
- Tangani infeksi - Tangani infeksi
- Debridemen tiap hari - Debridemen tiap hari bersih bersih
- Kadang - Kadang Bedah pembuluh darah Bedah pembuluh darah

3. Tukak varises 3. Tukak varises
>
Ulkus varikosus Ulkus varikosus
>
Gangguan aliran vena Gangguan aliran vena
>
Gatal Gatal ulkus ulkus perdarahan perdarahan
>
Terapi : Terapi : - Hilangkan - Hilangkan varises varises
- Perawatan luka/ulcus - Perawatan luka/ulcus
4. Tukak radiasi 4. Tukak radiasi
×
Kelebihan dosis radiasi Kelebihan dosis radiasi
×
Dermatitis radiasi Dermatitis radiasi
×
Sembuh lama Sembuh lama
×
Nekrosis Nekrosis tukak tukak
×
Resiko Resiko ganas ganas

↑ ¬ ¬ diatas 5 tahun diatas 5 tahun
×
Terapi : Terapi : - Perawatan ulcus - Perawatan ulcus
- - Tandur kulit Tandur kulit
Observasi yang lama Observasi yang lama

5. Tukak Tropik
5. Tukak Tropik
C
Ulkus Tropikum Ulkus Tropikum
C
Jarang Jarang
C
Katulistiwa, musim hujan Katulistiwa, musim hujan
C
Kurang gizi, kebersihan kurang Kurang gizi, kebersihan kurang
C
Tungkai bawah Tungkai bawah luka kecil luka kecil infeksi infeksi
C
Bentuk : bulat/oval, bergaung, kotor, kulit sekitar Bentuk : bulat/oval, bergaung, kotor, kulit sekitar
meradang,bau busuk meradang,bau busuk
C
Demam Demam
C
Limfadenitis Limfadenitis
C
Kuman : Kuman : - Spirilum - Spirilum
- Basilus fusiformis - Basilus fusiformis
- Spiroketa - Spiroketa
C
3 minggu 3 minggu biasa mulai sembuh biasa mulai sembuh
C
Dalam kepustakaan disebut penyakit 4F Dalam kepustakaan disebut penyakit 4F
(Friction,Flies,Food, Fusospirilosis) (Friction,Flies,Food, Fusospirilosis)

C
Terapi :
Terapi :
- Perbaiki KU
- Perbaiki KU
- Debrideman ulcus
- Debrideman ulcus
C
Kronik
Kronik
degenerasi maligna
degenerasi maligna
C
Penyulit : 4 C (chronicity, conselous
Penyulit : 4 C (chronicity, conselous
osteoma, cancer, contranture
osteoma, cancer, contranture
)
)
6. Tukak TBC
6. Tukak TBC
Lokasi : leher,axilla,inguinal
Lokasi : leher,axilla,inguinal
Abses dingin yang pecah
Abses dingin yang pecah
Tepi tukak: livide
Tepi tukak: livide
Discharge jernih,dinding bergaung
Discharge jernih,dinding bergaung
Terapi : Anti tuberkulosa
Terapi : Anti tuberkulosa

7. Tukak Marjolin
7. Tukak Marjolin
Carsinoma planoselulare
Carsinoma planoselulare
Tukak kronik yang bertahun
Tukak kronik yang bertahun
- Ulkus varicosum
- Ulkus varicosum
- Ulkus tropik
- Ulkus tropik
- Luka bakar
- Luka bakar
- Tukak TBC
- Tukak TBC
Dimulai hiperplasia
Dimulai hiperplasia
Bentuk tak teratur
Bentuk tak teratur
Pinggir everted
Pinggir everted
Sekitar ulkus indurasi
Sekitar ulkus indurasi
Dasar kotor
Dasar kotor
Keras
Keras
Kulit hipotropik
Kulit hipotropik
warna hitam
warna hitam
Terapi : tergantung stadium
Terapi : tergantung stadium

Diskripsi Ulkus
Diskripsi Ulkus
Þ
Lokasi
Lokasi
Þ
Ukuran
Ukuran
Þ
Bentuk
Bentuk
Þ
Dinding
Dinding
Þ
Pinggir
Pinggir
Þ
Dasar
Dasar
Þ
Discharge
Discharge
Þ
Kulit sekitarnya (warna,konsistensi)
Kulit sekitarnya (warna,konsistensi)
Þ
Kel.Getah Bening Regional
Kel.Getah Bening Regional

IV. HIPERPLASIA
IV. HIPERPLASIA
1. Keloid
1. Keloid

Jaringan parut berlebih
Jaringan parut berlebih

Melebar
Melebar

Trauma
Trauma
predileksi
predileksi
- Sternum
- Sternum
- Cuping telinga
- Cuping telinga
- Kulit hitam >>
- Kulit hitam >>

Melewati batas luka
Melewati batas luka

Parut hipertropi
Parut hipertropi
tak melewati batas luka
tak melewati batas luka
- Gatal
- Gatal
- Merah
- Merah
- Progresif
- Progresif


Terapi :
Terapi :
o
Sukar
Sukar
o
Cegah trauma
Cegah trauma
o
Penekanan
Penekanan
o
Radiasi
Radiasi
o
Kortikosteroid
Kortikosteroid
o
Kombinasi eksisi-kortikosteroid-
Kombinasi eksisi-kortikosteroid-
radiasi
radiasi

2. Klavus/Kalus
2. Klavus/Kalus
- Kalus
- Kalus
- Hiperkeratosis setempat
- Hiperkeratosis setempat
- Taruma gesekan kronis
- Taruma gesekan kronis
- Bundar
- Bundar
- Klavus
- Klavus
- Kalus lokal telapak kaki
- Kalus lokal telapak kaki
- Tumbuh ke dalam
- Tumbuh ke dalam
- Puncak runcing
- Puncak runcing


nyeri
nyeri
- Dasarnya cekung
- Dasarnya cekung




mata ikan
mata ikan
- Terapi : Eksisi
- Terapi : Eksisi

3. Keratosis Seboroika
3. Keratosis Seboroika
×
Hiperkeratosis lokal
Hiperkeratosis lokal
muka, badang,
muka, badang,
tangan, umur pertengahan ke atas
tangan, umur pertengahan ke atas
×
Lesi
Lesi
- batas tegas, gelap
- batas tegas, gelap
- bulat, mirip kembang kol
- bulat, mirip kembang kol
- permukaan
- permukaan kasar dan rapuh
kasar dan rapuh
×
Terapi
Terapi
Kikis
Kikis
4. Keratosis senilis
4. Keratosis senilis
O
Keratosis solaris
Keratosis solaris
O
Cahaya matahari
Cahaya matahari
O
Batas tegas, rata/menonjol
Batas tegas, rata/menonjol
O
Permukaan verukosa, abu-abu, coklat,
Permukaan verukosa, abu-abu, coklat,
gelap
gelap
O
Ganas
Ganas

5. Veruka Vulgaris
5. Veruka Vulgaris
Q
Pertumbuhan epitel
Pertumbuhan epitel


tonjolan
tonjolan
Q
Tidak rata, kasar, bergerigi
Tidak rata, kasar, bergerigi
Q
Tunggal, berkelompok
Tunggal, berkelompok
Q
Kulit tangan, jari, t.u anak
Kulit tangan, jari, t.u anak
Q
Virus
Virus
Q
Self limited
Self limited
Q
Terapi : Eksisi
Terapi : Eksisi


nyeri
nyeri
Q
Cryosurgeri
Cryosurgeri


pendinginan
pendinginan
CO2
CO2
cair
cair

V. KELAINAN PIGMEN
V. KELAINAN PIGMEN
NEVUS NEVUS
+
Kelainan bawaan pada kulit
Kelainan bawaan pada kulit
kelebihan dan kekurangan unsur
kelebihan dan kekurangan unsur
kulit tertentu
kulit tertentu
+
Biasa bulat/rata/berbenjol
Biasa bulat/rata/berbenjol
+
Berpigmen atau tidak
Berpigmen atau tidak
+
Berpigmen
Berpigmen
Nevus pigmentosus
Nevus pigmentosus
(tahi lalat)
(tahi lalat)
Sel melanosit
Sel melanosit
+
Tak berpigmen
Tak berpigmen
hemangioma
hemangioma

Nevus Pigmentosus
Nevus Pigmentosus
2. 2.
Junctional nevus melanosit/perbatasan
Junctional nevus melanosit/perbatasan
3. 3.
Intra dermal
Intra dermal
4. 4.
Combined/campuran
Combined/campuran
- Perbatasan :
- Perbatasan :
Rata, tak menonjol
Rata, tak menonjol
Menetap, ganas (-)
Menetap, ganas (-)
- Intradermal :
- Intradermal : © ©
Menonjol
Menonjol
© ©
Menebal
Menebal
© ©
Sangat perlahan
Sangat perlahan
- Campuran :
- Campuran :
Mempunyai kedua sifat
Mempunyai kedua sifat
Paling gelap
Paling gelap
Mengkilat, tumbuh
Mengkilat, tumbuh
perlahan
perlahan

- Nevus pimentosus raksasa
- Nevus pimentosus raksasa

Giant nevus : muka, kepala, tubuh bag.
Giant nevus : muka, kepala, tubuh bag.
atas
atas

Sebagian dapat berdegenerasi maligna
Sebagian dapat berdegenerasi maligna

Iritasi, kronik
Iritasi, kronik

Muka, telapak kaki, dll
Muka, telapak kaki, dll

VI. NEOPLASMA
VI. NEOPLASMA
TUMOR PRAMALIGNA/PRECANCER
TUMOR PRAMALIGNA/PRECANCER
1. Morbus Bowen
1. Morbus Bowen
º
Herediter Autosomal dominan
Herediter Autosomal dominan
º
Kilinis :
Kilinis :
º
Papel kulit tunggal/multipel
Papel kulit tunggal/multipel
º
Merah kusam, Bersisik, Melebar
Merah kusam, Bersisik, Melebar
º
Lokasi : vulva, gland penis
Lokasi : vulva, gland penis
º
Bisa bersama dengan lipoma
Bisa bersama dengan lipoma
multipel, polip papiloma di mulut
multipel, polip papiloma di mulut
º
Terapi : Eksisi
Terapi : Eksisi


PA
PA

2. Xeroderma pigmentosum
2. Xeroderma pigmentosum
+
Kelainan bawaan secara resesif
Kelainan bawaan secara resesif
+
Terangkai seks
Terangkai seks
+
Jarang
Jarang
+
Prognosis buruk
Prognosis buruk
+
Bercak Pigmentosus >>
Bercak Pigmentosus >>
+
Terdapat defisiensi enzym
Terdapat defisiensi enzym
endunuklease
endunuklease
memperbaiki sel DNA
memperbaiki sel DNA
yang rusak akibat UV
yang rusak akibat UV
+
Usia muda
Usia muda
+
Muka, tangan
Muka, tangan

Þ
Bercak pigmentasi
Bercak pigmentasi
Þ
Bercak atropi warna pucat
Bercak atropi warna pucat
Þ
Keratosis
Keratosis
Þ
Teleangiektasi
Teleangiektasi
Þ
Pappilamatus
Pappilamatus
Þ
Terapi : Bila ganas ; eksisi
Terapi : Bila ganas ; eksisi
Kerato Akantoma
Kerato Akantoma
+
Kulit terpapar sinar
Kulit terpapar sinar
+
Tumbuh cepat dalam beberapa
Tumbuh cepat dalam beberapa
minggu
minggu
+
Ukuran 1 – 2 cm
Ukuran 1 – 2 cm
+
Inti hiperkeratosis
Inti hiperkeratosis
+
Beberapa bulan hilang sendiri
Beberapa bulan hilang sendiri

TUMOR GANAS
TUMOR GANAS
1. Basalioma
1. Basalioma
Sinar matahari Sinar matahari
Muka >> 90 % Muka >> 90 %
Kulit putih Kulit putih
Sel basal Sel basal
Nodulus, sclerotik Nodulus, sclerotik
Meluas Meluas bertukak bertukak
Pinggir mirip gigitan tikus Pinggir mirip gigitan tikus ulkus ulkus
roden roden
Lokasi invasif, destruktif Lokasi invasif, destruktif
Metastase (-) Metastase (-)
Terapi : Terapi : - Eksisi - Eksisi bebas tumor 1 – 3 cm bebas tumor 1 – 3 cm
- Radiasi - Radiasi

2. Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)
2. Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)
×
Planoselulare, lapisan spinosum
Planoselulare, lapisan spinosum
×
Etiologi :
Etiologi :
- U.V.L
- U.V.L
- Kimia
- Kimia
- Tukak menahun (Marjolin)
- Tukak menahun (Marjolin)
×
Jenis :
Jenis :
- Lambat : menonjol
- Lambat : menonjol
veruka
veruka


Invasif, metastase lambat
Invasif, metastase lambat
- Induratif & noduler
- Induratif & noduler


Cepat metastase
Cepat metastase
Limphe
Limphe
×
DD :
DD :
- Keratosis senilis
- Keratosis senilis
- Kerato Akantoma
- Kerato Akantoma
- Ulkus kronik
- Ulkus kronik
×
Terapi : Eksisi luas, tergantung stadium
Terapi : Eksisi luas, tergantung stadium

Stadium TNM
Stadium TNM
T1
T1
: Tumor
: Tumor


2 cm
2 cm
T2
T2
: Tumor > 2 cm
: Tumor > 2 cm


5 cm
5 cm
T3
T3
: Tumor > 5 cm
: Tumor > 5 cm
T4
T4
: Infiltrasi otot, tulang, tendon, tl. Rawan
: Infiltrasi otot, tulang, tendon, tl. Rawan
N1
N1
: Ipsilateral, mobil
: Ipsilateral, mobil
N2
N2
: Kontralateral, mobil
: Kontralateral, mobil
N3
N3
: Terfixir
: Terfixir
Mo
Mo
: Metastase (-)
: Metastase (-)
M1
M1
: Metastase (+)
: Metastase (+)

Stadium :
Stadium :
-
Stadium I
Stadium I
: Any T, No, Mo
: Any T, No, Mo
-
Stadium II
Stadium II
: Any T, N
: Any T, N1-3 1-3
, Mo
, Mo
-
Stadium III
Stadium III
: Any T, Any N, M
: Any T, Any N, M1 1

3.
3.
Melanoma – Maligna
Melanoma – Maligna
-
Asal dari Nevus Dermoepidermal
Asal dari Nevus Dermoepidermal
-
Tanda Curiga :
Tanda Curiga :
-
Perubahan Warna
Perubahan Warna
-
Gatal
Gatal
-
Mudah Berdarah
Mudah Berdarah
-
Tambah Besar / Luas
Tambah Besar / Luas
-
Bentuk Tak Teratur
Bentuk Tak Teratur
-
Permukaan Tak Rata
Permukaan Tak Rata
-
Ulkus
Ulkus
Ingat
Ingat
A
A
B
B
C
C
D
D

-
Usia :
Usia :
-
Semua Usia
Semua Usia
-
Tertinggi 40 Tahun
Tertinggi 40 Tahun
-
Daerah Tropik
Daerah Tropik
-
Sinar Ultra Violet
Sinar Ultra Violet
-
Kulit Putih
Kulit Putih
-
Telapak Kaki, Tangan,
Telapak Kaki, Tangan,
Badan
Badan

Þ
Faktor Resiko
Faktor Resiko
Þ
Pernah
Pernah
Melanoma
Melanoma
Þ
Kulit Putih
Kulit Putih
Þ
Ultra Violet
Ultra Violet
Þ
Nevus Jinak
Nevus Jinak
Þ
Famili
Famili
Þ
Genetik
Genetik

-
Patologi
Patologi
-
Superfisial Spreading Melanoma ± 70 %
Superfisial Spreading Melanoma ± 70 %



Nevus
Nevus
-
Nodular Melanoma 13 – 30 %
Nodular Melanoma 13 – 30 %


Agresif
Agresif
-
Lentigo Melanoma 4 – 10 %
Lentigo Melanoma 4 – 10 %


Muka,
Muka,
Wanita
Wanita
-
Acral Lentigo Melanoma
Acral Lentigo Melanoma


Telapak
Telapak
Tangan, Kaki 2 – 8 %
Tangan, Kaki 2 – 8 %
A, B, C, D
A, B, C, D
A = Asymetri
A = Asymetri
B = Border Irreguler
B = Border Irreguler
C = Colour
C = Colour
D = Diameter > 6 mm
D = Diameter > 6 mm
Early Diagnosis
Early Diagnosis

Þ
Stadium
Stadium
Þ
Clark
Clark
Þ
Level I – Epidermis Level I – Epidermis
Þ
Level II – Stratum Papillare Level II – Stratum Papillare
Þ
Level III – Stratum Retikuler Level III – Stratum Retikuler
Þ
Level IV – Dermis Level IV – Dermis
Þ
Level V – Sub Cutis Level V – Sub Cutis
Þ
Breslow ( T )
Breslow ( T )
Þ
( T1 ) Tumor Tebal 0,75 mm ( T1 ) Tumor Tebal 0,75 mm
Þ
( T2 ) Tumor Tebal > 0,75 – 1,50 mm ( T2 ) Tumor Tebal > 0,75 – 1,50 mm
Þ
( T3A ) Tumor Tebal > 1,50 – 3,00 mm ( T3A ) Tumor Tebal > 1,50 – 3,00 mm
Þ
( T3B ) Tumor Tebal > 3,00 – 4,00 mm ( T3B ) Tumor Tebal > 3,00 – 4,00 mm
Þ
( T4A ) Tumor Tebal > 4,00 mm ( T4A ) Tumor Tebal > 4,00 mm
Þ
( T4B ) Tumor dengan Satelit Nodul ( T4B ) Tumor dengan Satelit Nodul

Kombinasi Clark & Breslow
Kombinasi Clark & Breslow
T4B Satelit
T4A > 4,00
T3B > 3,00 – 4,00
> 1,50 – 3,00
T2 > 0,75 – 1,50
T3A
T1 0,75
V IV III II
Clark
Breslow
(mm)

Þ
Metastase
Metastase


Limpogen
Limpogen
Hematogen
Hematogen
Þ
Terapi :
Terapi :
Þ
Operasi
Operasi
Þ
Diseksi Kelenjar
Diseksi Kelenjar
Þ
Radiasi ?
Radiasi ?
Þ
Kemoterapi IA.P
Kemoterapi IA.P
Þ
Intra Arterial Perfusi Intra Arterial Perfusi
Þ
Immunoterapi
Immunoterapi
Þ
Interferon Interferon
Þ
BCG BCG

Stadium
Stadium
TNM
TNM
O
O
p Tis
p Tis
N0 M0
N0 M0
I
I
p T1
p T1
N0 M0
N0 M0
p T2 N0 M0
p T2 N0 M0
II
II
p T3 N0 M0
p T3 N0 M0
p T4 N0 M0
p T4 N0 M0
III
III
Any p T N1 M0
Any p T N1 M0
Any p T N2 M1
Any p T N2 M1
IV
IV
Any p T Any N M1
Any p T Any N M1

N1
N1


3 cm Regional limfnode
3 cm Regional limfnode
N2 > 3 cm Regional Limfnode
N2 > 3 cm Regional Limfnode
M1 Distance metastase
M1 Distance metastase
Prognosis : Tergantung Stadium
Prognosis : Tergantung Stadium


Stadium I – II Baik
Stadium I – II Baik