Pelayanan Publik

Sebagai Wujud Praktek Good Governance
Pelayanan Perijinan dan Non Perijinan, Pendidikan, Kesehatan

Gambaran Good Governance

Menerapkan prinsip GG: ‡ Akuntabilitas ‡ Transparansi ‡ Keterbukaan ‡ Rule of Law ‡ Partisipasi ‡ Ketanggapan ‡ Efisiensi & efektivitas ‡ Equity ‡ Visi strategis

Tujuan Nasional

-Eksekutif : Managerial Accountability -Legislatif : Public Accountability Pembangunan -Yudikatif : Public Accountability Nasional:

State

Interaksi Sinergiskonstruktif

‡ Input ‡ Output ‡ Outcomes ‡ Benefit ‡ Impact

Society
-LSM -Org keagamaan -Keluarga -Masyarakat lain

Private sector
-BUMN -Perusahaan swasta -KADIN

setelah pionir eksis. selanjut nya menyusul penerapan jenis-jenis GG yang lain. Beberapa jenis praktek GG hendaknya dilaksanakan secara berkaitan dan saling berhubungan Harus ada GG yang menjadi pionir atau pendahulu yang diterapkan (a quick win). penyelenggara pemerintahan dan sektor swasta bahwa penerapan GG dalam suatu daerah menguntungkan semua pihak .CATATAN PENTING GOOD GOVERNANCE Key Success Good Governance: Komitmen Pimpinan (syarat mutlak) Legalisasi Sistem yang baku Pelaksanaan GG sebaiknya dilakukan secara bertahap.  Tujuan pionir adalah: untuk menanamkan kepercayaan kepada masyarakat. tidak harus dilakukan dalam waktu yang bersamaan.

Quick Win Tips Merebut hati masyarakat Merebut hati pebisnis Merebut hati aparat .

Jenis Non Perijinan: Akte lahir. Walikota) Biasanya dalam bentuk Dinas.kawin.1.dll Transparan dalam hal biaya.Ijin Usaha. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Deskripsi Adalah sebuah sistem pelayanan perijinan dan non perijinan melalui satu pintu/tempat. waktu penyelesaian. dan prosedur  Besar Biaya. Diperlukan Dasar hukum untuk pendirian dan pelaksanaan Pelayanan Terpadu dalam bentuk Perda atau SK Kepala Daerah (Bupati.SIUP. ditempel di ruang tunggu dan dijelaskan oleh customer service pada saat masyarakat akan mengurus perijinan Waktu penyelesaian adalah 1-12 hari kerja (2 minggu) .mati. dll 2.IUI.HO. Kantor. waktu penyelesaian dan prosedur untuk setiap jenis perijinan/non perijinan dicantumkan di brosur. Unit atau Pos 1.KTP. Jenis Perijinan yang dilayani: IMB.Kartu Keluarga.TDP.

PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) an Terpadu: aluasi tingkat kepuasan pelayanan.1. an kuesioner yang dilakukan oleh erima layanan seusai menerima .

Unit pengelola seharusnya ditempatkan di ruangan lain yang tidak terlihat oleh calon penerima layanan (supaya tidak ada kontak). . pengelola teknis dan pejabat berwenang). Apabila sistem pelayanan berada dalam satu gedung (front office. Seluruh urusan harus melalui Front Office sebagai penghubung.1. prosedur pelayanan harus tetap satu pintu. Seluruh permohonan harus melalui front office. Biaya yang dikeluarkan sudah sesuai dengan yang ditetapkan. sehingga peluang suap tetap tidak ada. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Analisa Pelayanan Terpadu efektif mencegah terjadinya kontak antara penerima layanan dan Unit Pengelola Teknis. Dengan prosedur tersebut tindakan suap (yang biasa diberikan oleh penerima layanan kepada pemberi layanan) dapat dicegah.

untuk menjamin kejujuran dalam pelaksanaan tugas Secara rutin melakukan up-grade terhadap kualitas pelayanan melalui pengisian kuesioner oleh masyarakat pengguna layanan Pekanbaru Nama: Kantor Pelayanan Terpadu (KPT):32 perijinan dan non perijinan Lokasi Layanan menempati gedung yang megah dan nyaman (ber AC) Petugas Layanan merupakan pegawai Kantor. KPT merupakan pelayanan 1 atap. masyarakat masih ada peluang untuk bertemu dengan unit kerja teknis di KPT Secara rutin up-grade terhadap kualitas pelayanan melalui . tapi belum 1 pintu. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Sampel Daerah Pelaksana Pelayanan Terpadu Solok Nama: Pos Pelayanan Satu Pintu Plus (Posyantu +):32 perijinan&non perijinan Plus. Posyantu merupakan front office. Artinya. karena pelayanan selain melalui Posyantu juga melalui Pos dan Giro (dalam rangka menjangkau masyarakat di daerah terpencil) Petugas Layanan berada di bawah tupoksi Bagian Pemerintahan Sekda Kab.1. tempat masyarakat bertransaksi. Proses teknis masih dilakukan di Unit Kerja Teknis (Satu Pintu) Petugas Layanan harus menandatangani pakta integritas. seluruh proses dilakukan dalam 1 lokasi.

HO. merangkap sebagai Kabag. Petugas front office memakai seragam eksklusive.1. Waktu penyelesaian ke 3 jenis perijinan tersebut maksimal adalah waktu terlama dari ke3 jenis perijinan tsb. Dipimpin oleh Koordinator. beberapa perijinan memberikan pendapatan lebih dari 30% dari target tahunan yang ditetapkan unit kerja teknis. Seluruh front office bisa melayani seluruh jenis perijinan UPT merupakan pelayanan 1 pintu dan atap.proses teknis. Misal ada 3 perijinan yang harus diurus (IMB. mulai dari penerimaan berkas. Organisasi Sekda. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Sampel Daerah Pelaksana Pelayanan Terpadu Surakarta Nama: Unit Pelayanan Terpadu(UPT):10 jenis perijinan Jangka waktu pelayanan sangat cepat. layaknya customer service sebuah bank. Dalam 2 bulan pertama di 2006. .SIUP). paling lama 6 hari Petugas direkrut dari instansi teknis melalui seleksi dengan status diperbantukan ke UPT. penandatanganan sampai penyerahan dokumen ke masyarakat Dibuat sekat pembatas antara petugas front office dan pelaksana teknis untuk menghindari kontak langsung antara masyarakat dengan pelaksana teknis Memberikan layanan perijinan secara multiple (sekaligus). artinya seluruh proses dilakukan di UPT.

Sragen Berdasarkan survey oleh lembaga internasional independen. Tandatangan Perijinan oleh Kepala Kantor KPT (Eselon III).HO. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Sampel Daerah Pelaksana Pelayanan Terpadu Sragen Nama: Kantor Pelayanan Terpadu (KPT):52 perijinan dan 10 non perijinan Memiliki sertifikat ISO 9000-2001 dari SUCOFINDO Petugas Layanan merupakan pegawai Kantor dengan kualitas bersaing dengan karyawan swasta di bidang Jasa (Perbankan). KPT merupakan pelayanan 1 pintu dan atap. Memberikan layanan perijinan secara multiple (sekaligus).SIUP). Unit Kerja Teknis mewakilkan Tim Teknis di KPT. Struktur Organisasi sangat ramping dan efisien. Tujuannya adalah untuk menarik minat masyarakat melakukan kegiatan usaha sehingga mengembangkan perekonomian kab. KPT Sragen meng-gratiskan biaya perijinan bagi investor/pelaku usaha pemula.1. KPT Sragen mampu menyelesaikan setiap jenis perijinan 30% lebih cepat . Misal ada 3 perijinan yang harus diurus (IMB.Karyawan mendapatkan pelatihan Peningkatan Kualitas SDM secara intensif dan berkesinambungan. Waktu penyelesaian ke 3 jenis perijinan tersebut maksimal adalah waktu terlama dari ke3 jenis perijinan tsb.

masyarakat/investor menganggap bahwa kehadiran Pelayanan Terpadu memudahkan mereka dalam mengurus perijinan dan non perijinan (lebih cepat. lebih murah dan lebih praktis) Harapan masyarakat untuk perbaikan Pelayanan Terpadu: Seluruh jenis perijinan dan non perijinan termasuk yang dilayani oleh instansi vertikal sebaiknya bisa dilayani bersama di ´Pelayanan Terpaduµ .  Berdasarkan wawancara.1. prosedur dan waktu penyelesaian perijinan dan non perijinan. PELAYANAN TERPADU (Perijinan dan Non Perijinan) Tanggapan Stakeholders terhadap Pelayanan Terpadu Berdasarkan hasil kuesioner (IKM dan evaluasi rutin). secara umum masyarakat penerima layanan merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pelayanan Terpadu Berdasarkan wawancara. Masyarakat/Investor menyatakan bahwa Pelayanan Terpadu transparan dalam menetapkan biaya.

peningkatan kualitas pendidikan dan juga perbaikan fasilitas pendidikan. yang paling menonjol adalah program layanan pendidikan gratis. pembangunan fasilitas sekolah. pemberian buku gratis.2. seperti yang dilaksanakan di kabupaten Jembrana. mendirikan sekolah unggulan gratis adalah beberapa contoh program yang dilaksanakan di beberapa daerah yang menerapkan GG Dari berbagai program tersebut. dengan mengedepankan partisipasi masyarakat melalui komite sekolah  . tambahan tunjangan bagi pendidik. Berdasarkan pengalaman Jembrana terdapat beberapa langkah yang dilakukan sebelum menerapkan layanan sekolah gratis diantaranya :    Melakukan re-grouping terhadap sekolah-sekolah yang minim anak murid (untuki SD yang muridnya < 75 murid) Menetapkan pola block grant untuk perbaikan prasarana. Sekolah gratis. PENDIDIKAN Penerapan GG dalam bentuk layanan pendidikan diberbagai daerah umumnya diberikan dalam bentuk insentif bagi anak didik dan pengajar.

00 y . 7. Peningkatan Kualitas Guru (Peningkatan Kompetensi dan Motivasi) Memberikan kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 20. 5.setiap tahun.000. Beasiswa bagi siswa berprestasi..000. melanjutkan ke D-3. Rp.1) Program-program yang disusun oleh kabupaten Jembrana didasarkan pada strategi yang telah ditetapkan sebelumnya. S-1. S-2.000.. D4. seperti yang terlihat dalam tabel berikut. Pemberian beasiswa bagi yang yang di swasta Rp.diluar tunjangan guru dan bonus Rp.000.000. y Memberikan penyegaran pada setiap liburan semester.SMA/siswa/bulan. Pendidikan (Program Jembrana.1. 5. dengan biaya sebagian ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Jembrana.500 SD. y Pemberian insentif tambahan untuk guru setiap jam Rp.165. Strategi Program Membuka kesempatan yang seluas-luasnya untuk memperoleh pendidikan y Pembebasan biaya pendidikan untuk sekolah negeri dari SD s/d SMA.881. pada APBD Tahun 2004 dialokasikan dana sebesar Rp.500 SLTP. Alokasi dana untuk insentif guru : Untuk insentif khusus guru.2.. Rp. 12.

D4. y Pemberian insentif tambahan untuk guru setiap jam Rp. 5.00 y .881. Beasiswa bagi siswa berprestasi.. dengan biaya sebagian ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Jembrana. melanjutkan ke D-3. 20. pada APBD Tahun 2004 dialokasikan dana sebesar Rp. Alokasi dana untuk insentif guru : Untuk insentif khusus guru. Pemberian beasiswa bagi yang yang di swasta Rp. Strategi Program Membuka kesempatan yang seluas-luasnya untuk memperoleh pendidikan y Pembebasan biaya pendidikan untuk sekolah negeri dari SD s/d SMA.000. S-2.500 SLTP. Rp.2.. seperti yang terlihat dalam tabel berikut.SMA/siswa/bulan.000. S-1.500 SD.165.000. Pendidikan (Program Jembrana.000. 5.setiap tahun. 7.1.000. 12.diluar tunjangan guru dan bonus Rp.. Rp. y Memberikan penyegaran pada setiap liburan semester.1) Program-program yang disusun oleh kabupaten Jembrana didasarkan pada strategi yang telah ditetapkan sebelumnya. Peningkatan Kualitas Guru (Peningkatan Kompetensi dan Motivasi) Memberikan kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

berbudi pekerti dan berwawasan globalµ Mengadopsi pola pendidikan : SMU Taruna Nusantara Pesantren Pola Pendidikan di Jepang. Makan siang di sekolah yang telah disiapkan oleh sekolah. yaitu efisiensi dalam penggunaan dana yaitu dapat lebih efisien berkisar 15 s. Saat ini telah dibangun 2 sekolah Kajian yaitu : SLTP 4 Mendoyo dan SMU 2 Negara. yaitu rata-rata mencapai 40%. yMembangun Sekolah Kajian Membangun SDM yang menguasai IPTEK. Pengembangan Model Pendidikan .. Jam Sekolah lebih panjang.2. Disamping efisiensi maka partisipasi masyarakat dalam pendidikan meningkat. mulai 07. karena yang mengerjakan adalah Komite Sekolah. bukan proyek.00. didukung dengan kegiatan Ekstrakurikuler. Alokasi dana untuk Perbaikan sarana dengan pola ´Block Grantµ : Pola blok Grant memberikan manfaat yang sangat baik.2) Program Peningkatan sarana pendidikan yPeningkatan sarana pendidikan melalui pola Block Grant. 30%.30-16. seluruh pembiayaan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana.d. Pendidikan Strategi (Program Jembrana.

berapa jumlah sekolah yang layak pakai. atau pembebasan SPP?) Identifikasi SDM dan fasilitas yang dimiliki (Berapa jumlah guru yang ada.Pendidikan Dengan mengacu pada tahapan yang dilakukan oleh Jembrana. berapa sekolah yang rusak. sarana belajar. bagaimana keberlanjutannya?) Koordinasi dengan program pendidikan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat    . dll ) Identifikasi kebutuhan biaya dan Sumber pendanaan (Berapa jumlah dana yang dibutuhkan dan darimana sumber dana tersebut didapatkan. bagaimana kualitasnya. Apa saja sasaran dan prioritas dari program pendidikan ini? (guru.   Penentuan Target dan sasaran dari program. maka hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan GG sektor pendidikan adalah.

Pendidikan 2006 -2007 2007 Penetapan strategy dan Target Perumusan Anggaran Persiapan Pelaksanaan Pelaksanaan yPenetapan Tim pelaksana dan rencana kerja yPenentuan target dan sasaran program yIdentifikasi SDM serta Identifikasi ketersediaan dan kualitas fasilitas yPenetapan strategi dan pelaksanaan program yMengkomunikas ikan usulan kegiatan ke perwakilan elemen masyarakat dan kepala daerah yMenetapkan surat keputusan yMerancang system dan anggaran yMengajukan anggaran yMempersiapkan fasilitas fisik dan SDM yPelaksanaan dan Sosialisasi (media cetak dan elektronik. spanduk dll) yMonitoring dan pembuatan layanan aduan .2.

pemberantasan penyakit dan pengadaan obat. layanan kesehatan gratis. bidan dan paramedis lain).peningkatan mutu penyembuhan. insentif bagi petugas medis (dokter daerah terpencil. Pembentukan Forum Komunikasi RSUD dan Pelanggan Rumah Sakit.Pelaksanaan Pengukuran Indeks Kepuasan Layanan masyarakat (IKM).3. rujukan dan pelayanan kesehatan reproduksi. peningkatan gizi masyarakat. kepedulian daerah untuk sektor kesehatan diwujudkan dalam berbagai jenis program diantaranya Pembentukan komite Kesehatan. KESEHATAN Berdasarkan hasil survey di 9 daerah. Persiapan Citizen Charter Pelayanan Kesehatan. pembangunan hotline khusus NAPZA atau pengembangan program UKS.  . pemulihan kesehatan dasar. peningkatan JPKM.pembangunan fasilitas kesehatan baik gedung maupun prasarana operasional kesehatan.

3. daerah mengelolanya melalui sistem asuransi  . Namun dari hasil survey tidak semua daerah memberikan layanan kesehatan gratis. tercatat hanya Pekanbaru. Gianyar dan Jembrana yang telah menerapkan layanan kesehatan gratis. yang paling menonjol adalah program layanan kesehatan gratis. Kesehatan Dari berbagai program tersebut. Sedikitnya daerah yang menerapkan layanan kesehatan gratis ke dalam program implementasinya disebabkan :    Pemberian layanan kesehatan gratis dianggap sudah ´overlapµ dengan program pemerintah pusat Dibutuhkan dana yang cukup besar dan rutin untuk pelaksanaannya Dibutuhkan pendataan yang cukup akurat untuk menentukan target atau penerima program    Dibutuhkan sistem yang cukup besar untuk mampu mengatur pelaksanaan layanan kesehatan gratis Untuk layanan kesehatan gratis.

kelayakannya) Identifikasi kebutuhan biaya dan Sumber pendanaan (Berapa jumlah dana yang dibutuhkan dan darimana sumber dana tersebut didapatkan.3. Sebaiknya perlu memperhatikan hal-hal berikut. bagaimana keberlanjutannya?)    . Kesehatan Dalam pelaksanaan GG layanan kesehatan. Kebutuhan layanan kesehatan apa saja dan seperti apa yang perlu dan dibutuhkan oleh masyarakat Target penerima layanan (siapa beneficiaries-nya? seluruh warga miskin. sebarannya. hanya ibu dan balita saja? atau lansia saja?) Identifikasi SDM dan fasilitas yang dimiliki (Berapa jumlah layanan kesehatan yang ada.   Need Assessment.

Kesehatan 2006 -2007 Penentuan Jenis Layanan yang diberikan 2007 Persiapan Pelaksanaan Pelaksanaan Perumusan Anggaran yPenetapan Tim pelaksana dan rencana kerja yNeed assessment prioritas layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat yIdentifikasi ketersediaan dan kualitas dari SDM atau fasilitas kesehatan yang dimiliki daerah yPenetapan jenis layanan kesehatan yang akan diberikan dan usulan kegiatan yMengkomuni kasikan usulan kegiatan ke pihak terkait y Menetapkan surat keputusan yMerancang system dan anggaran yMengajukan anggaran yMempersiapkan fasilitas fisik dan SDM ySosialisasi (media cetak dan elektronik.3. sebaiknya program disinergikan/dikoordinasikan dengan program kesehatan yang ditetapkan Pusat . spanduk dll) yMonitoring dan pembuatan layanan aduan Agar pelaksanaannya dapat lebih fokus dan efisien.

Terima kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful