PERENCANAAN.

PENGELOLAAN
DAN EVALUA8¡ PEMBELAJARAN
Dr. Yetti Supriyati, M.Pd
Program Studi Pendidikan Fisika FMÌPA
Universitas Negeri Jakarta
Pertemuan 13
PENlLAlAN
HASlL BELAJAR
ambar 1. Hubungan Pengukuran, Penilaian,
dan Evaluasi
Evaluasi
(Evaluation)
Penilaian
(Assessment)
Pengukuran
(Measurement)
Keterangan gambar:
Pengukuran merupakan tahap awal dalam proses penilaian.
Penilaian merupakan salah satu aspek dari evaluasi pendidikan.
Evaluasi merupakan penilaian terhadap keseluruhan program pendidikan.
ANALISIS SOAL
Menulis soal Telaah/revisi soal Merakit tes
Uji coba
Analisis soal
Seleksi soal
(kualitatif&kuantitatif)
Soal baik
kalibrasi
Bank soal
Soal jelek
ALAT PENÌLAÌAN
Tes lisan Tes tulis Tes praktek
Ìndividu
kelompok
Uraian Objektif
Berstruktur
Bebas
Terbatas
Menjodohkan
Benar salah
Pilihan ganda
Ìsian pendek
Ìndividu
kelompok
Penyusunan kisi Penyusunan kisi- -kisi tes kisi tes
Kisi Kisi- -kisi atau kisi atau table of specification table of specification adalah adalah
deskripsi mengenai informasi serta ruang deskripsi mengenai informasi serta ruang
lingkup dari materi pelajaran yang lingkup dari materi pelajaran yang
digunakan sebagai pedoman untuk digunakan sebagai pedoman untuk
menulis soal atau matriks soal menjadi tes menulis soal atau matriks soal menjadi tes. .
Pembuatan kisi Pembuatan kisi- -kisi memiliki tujuan untuk kisi memiliki tujuan untuk
menentukan ruang lingkup dalam menentukan ruang lingkup dalam
menulis soal agar menghasilkan menulis soal agar menghasilkan
perangkat tes yang sesuai dengan perangkat tes yang sesuai dengan
indikator. indikator.
Syarat Kisi Syarat Kisi - - kisi kisi
1. Dapat mewakili isi silabus atau 1. Dapat mewakili isi silabus atau
kurikulum. kurikulum.
2. Komponen 2. Komponen- -komponen diuraikan secara komponen diuraikan secara
jelas. jelas.
3. Materi yang hendak ditanyakan dapat 3. Materi yang hendak ditanyakan dapat
dibuat soalnya. dibuat soalnya.
4. Sesuai dengan indikator. 4. Sesuai dengan indikator.
ontoh kisi ontoh kisi- -kisi tes kisi tes
Kompetensi Kompetensi
dasar dasar
indikator indikator Materi Materi
pokok pokok
Bentuk soal Bentuk soal No soal No soal
Menjelaskan Menjelaskan
yinyang ang ada yinyang ang ada
pada tubuh pada tubuh
manusia dan manusia dan
alam alam
Menjelaskan Menjelaskan
yinyang dalam yinyang dalam
tubuh manusia tubuh manusia
Mengidentifikasi Mengidentifikasi
yinyang yinyang
Yin Yin
yang yang
Menjodoh Menjodoh
kan kan
1,2,3 1,2,3
,4,5,6,7 ,4,5,6,7
,8,9,10 ,8,9,10
PERBEDAAN PENGERTIAN
PENGUKURAN
(measurament)
Kegiatan untuk
mendapatkan
informasi secara
Kuantitatif
TES
test)
Himpunan
Pertanyaan
yang
Harus dijawab
Oleh peserta
Tes
PENILAIAN
assessment)
proses untuk
memperoleh
informasi
Yang dapat
digunakan
pada
evaluasi.
EVALUASI
evaluation)
proses melakukan
pertimbangan nilai
tentang sesuatu
(produk, kinerja,
tujuan, proses,
prosedur, program
pendekatan, fungsi)
UJIAN
examination)
Kegiatan
untuk mendapat
Informasi
keIuIusan peserta
Pada suatu
program
sehingga ada
batas keIuIusan
TAKSONOMI
KOGNITIF AFEKTIF PSIKOMOTORIK
- Pengetahuan
- Pemahaman
- Penerapan
- Analisis
- Sintesis
- Evaluasi
- Penerimaan
- Partisipasi
- Penilaian/
Penentuan sikap
- Organisasi
- Pembentukan
pola hidup
- Persepsi
- Kesiapan
- erak terbimbing
- erak terbiasa
- erakan
kompleks
- Penyesuaian
pola gerakan
- Kreativitas
Penilaian kognitif Penilaian kognitif
1 Pengetahuan 1 Pengetahuan
2 Pemahaman 2 Pemahaman
3 Penerapan 3 Penerapan
4 Analisis 4 Analisis
5 Sintesis 5 Sintesis
6 Evaluasi 6 Evaluasi
Penilaian kognitif Penilaian kognitif
Pengetahuan Pengetahuan
Kemampuan untuk mengingat kembali terhadap materi Kemampuan untuk mengingat kembali terhadap materi- -materi yang materi yang
pernah dipelajari pernah dipelajari
Pemahaman Pemahaman
Kemampuan untuk menangkap pengertian mengenai sesuatu Kemampuan untuk menangkap pengertian mengenai sesuatu
Penerapan Penerapan
Kemampuan untuk menerapkan apa Kemampuan untuk menerapkan apa- -apa yang pernah dipelajari ke apa yang pernah dipelajari ke
dalam situasi yang senyatanya dalam situasi yang senyatanya
AnaIisis AnaIisis
Kemampuan untuk merinci, menghubungkan, menguraikan rincian dan Kemampuan untuk merinci, menghubungkan, menguraikan rincian dan
saling berhubungan antara satu dan lain saling berhubungan antara satu dan lain
Sintesis Sintesis
Kemampuan untuk menyatukan hal Kemampuan untuk menyatukan hal- -hal yang tak menyatu menjadi satu hal yang tak menyatu menjadi satu
kesatuan utuh kesatuan utuh
EvaIuasi EvaIuasi
Kemampuan untuk menentukan baik Kemampuan untuk menentukan baik- -buruk, berhara buruk, berhara- -tidak berharga tidak berharga
mengenai suatu hal mengenai suatu hal
Bentuk tes kognitif Bentuk tes kognitif
Tes Benar SaIah, Tes Benar SaIah, untuk mengukur hasil belajar untuk mengukur hasil belajar
yang relatif sederhana yang relatif sederhana
Tes Menjodohkan, Tes Menjodohkan, digunakan untuk mengukur digunakan untuk mengukur
kemampuan mengidentifikasi antara dua hal kemampuan mengidentifikasi antara dua hal
yang berhubungan yang berhubungan
Isian jawaban singkat Isian jawaban singkat
Tes PiIihan Ganda, Tes PiIihan Ganda, merupakan bentuk tes yang merupakan bentuk tes yang
hanya memiliki satu jawaban yang benar atau hanya memiliki satu jawaban yang benar atau
paling tepat dari beberapa pilihan ( paling tepat dari beberapa pilihan (options options) yang ) yang
diberikan diberikan
..
Penskoran Ranah Kognitif Penskoran Ranah Kognitif
Setiap item tes diberi skor maksimal 1 (satu). Setiap item tes diberi skor maksimal 1 (satu).
Jadi apabila seorang peserta menjawab soal Jadi apabila seorang peserta menjawab soal
dengan betul sesuai dengan kunci jawabannya dengan betul sesuai dengan kunci jawabannya
maka diberi skor 1 dan yang menjawab soal maka diberi skor 1 dan yang menjawab soal
dengan salah tidak sesuai dengan kunci dengan salah tidak sesuai dengan kunci
jawabannya maka diberi nilai 0 (nol). Maka skor jawabannya maka diberi nilai 0 (nol). Maka skor
yang diperoleh peserta tersebut adalah jumlah yang diperoleh peserta tersebut adalah jumlah
jawaban peserta dengan benar. jawaban peserta dengan benar.
PENÌLAÌAN AFEKTÌF PENÌLAÌAN AFEKTÌF
Menerima (memperhatikan), meliputi kepekaan terhadap Menerima (memperhatikan), meliputi kepekaan terhadap
kondisi, gejala, kesadaran, kerelaan, mengarahkan kondisi, gejala, kesadaran, kerelaan, mengarahkan
perhatian perhatian
Merespon, meliputi merespon secara diam Merespon, meliputi merespon secara diam- -diam, diam,
bersedia merespon, merasa puas dalam merespon, bersedia merespon, merasa puas dalam merespon,
mematuhi peraturan mematuhi peraturan
Menghargai, meliputi menerima suatu nilai, Menghargai, meliputi menerima suatu nilai,
mengutamakan suatu nilai, komitmen terhadap nilai mengutamakan suatu nilai, komitmen terhadap nilai
Mengorganisasi, meliputi mengkonseptualisasikan nilai, Mengorganisasi, meliputi mengkonseptualisasikan nilai,
memahami hubungan abstrak, mengorganisais sistem memahami hubungan abstrak, mengorganisais sistem
suatu nilai suatu nilai
Karakteristik suatu nilai, meliputi pedoman umum, Karakteristik suatu nilai, meliputi pedoman umum,
karakteristik karakteristik
SÌKAP SÌKAP
Sikap adalah kecenderungan berperilaku dari Sikap adalah kecenderungan berperilaku dari
seseorang. Ada tiga komponen sikap yaitu: seseorang. Ada tiga komponen sikap yaitu:
ognisi ognisi berkenaan dengan pengetahuan berkenaan dengan pengetahuan
seseorang tentang objek atau stimulus yang seseorang tentang objek atau stimulus yang
dihadapinya. dihadapinya.
Afeksi Afeksi berkenaan dengan perasaan dalam berkenaan dengan perasaan dalam
menanggapi objek tersebut menanggapi objek tersebut
onasi onasi berkenaan dengan kecenderungan berkenaan dengan kecenderungan
berbuat terhadap objek tersebut. berbuat terhadap objek tersebut.
ONTOH FORMAT LEMBAR PENGAMATAN ONTOH FORMAT LEMBAR PENGAMATAN
SIKAP PESERTA SIKAP PESERTA
No No
lrd||alo( lrd||alo(
3||ap 3||ap
Nara Nara 3|sWa 3|sWa
0
|
s
|
p
|
|
r

0
|
s
|
p
|
|
r

l
r
l
e
(
a
|
l
|
l


l
r
l
e
(
a
|
l
|
l


(
a
r
a
r
(
a
r
a
r
K
e
l
e
(
o
u
|
a
a
r


K
e
l
e
(
o
u
|
a
a
r


K
e
(
j
a
s
a
r
a
K
e
(
j
a
s
a
r
a
K
e
j
u
j
u
(
a
r
K
e
j
u
j
u
(
a
r
V
e
r
e
p
a
l
|

j
a
r
j
|
V
e
r
e
p
a
l
|

j
a
r
j
|
K
e
p
e
d
u
|
|
a
r

l
e
(
r
a
d
a
p

K
e
p
e
d
u
|
|
a
r

l
e
(
r
a
d
a
p

p
e
r
v
a
|
|
l
p
e
r
v
a
|
|
l
T
a
r
d
d
u
r
d

J
a
W
a
o
T
a
r
d
d
u
r
d

J
a
W
a
o
Tola| Tola|
1 1
Ararda Ararda
1 1 3 3 1 1 5 5 1 1 1 1 1 1 3 3 1 1 35 35
2 2
Nu( Nu(
2 2 1 1 3 3 1 1 3 3 1 1 3 3 1 1 1 1 31 31
3 3
lal|z lal|z
3 3 1 1 1 1 1 1 5 5 3 3 3 3 3 3 3 3 30 30
1 1
Fa|z Fa|z
1 1 3 3 1 1 5 5 3 3 1 1 1 1 1 1 3 3 31 31
Skor untuk masing Skor untuk masing- -masing sikap di atas dapat berupa angka. masing sikap di atas dapat berupa angka.
Akan tetapi, pada tahap akhir skor tersebut dirata Akan tetapi, pada tahap akhir skor tersebut dirata- -ratakan dan ratakan dan
dikonversikan ke dalam bentuk kualitatif. dikonversikan ke dalam bentuk kualitatif.
Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 sampai dengan Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 sampai dengan
5. Penafsiran angka 5. Penafsiran angka- -angka tersebut adalah sebagai berikut: angka tersebut adalah sebagai berikut:
1 = sangat kurang, 1 = sangat kurang,
2 = kurang, 2 = kurang,
3 = cukup. 3 = cukup.
4= baik, dan 4= baik, dan
5 = amat baik. 5 = amat baik.
skor maksimum perangkat tes skor maksimum perangkat tes
= (skor maks setiap indikator) X 9 (indikator) = (skor maks setiap indikator) X 9 (indikator)
= =
Nilai afektif diberikan dalam bentuk huruf, oleh karena itu total Nilai afektif diberikan dalam bentuk huruf, oleh karena itu total
skor yang telah diperoleh harus dikonversi. skor yang telah diperoleh harus dikonversi. Banyak cara untuk Banyak cara untuk
mengkonversi skor menjadi nilai, salah satunya yang sederhana mengkonversi skor menjadi nilai, salah satunya yang sederhana
yaitu menggunakan kriteria dalam bentuk presentase. yaitu menggunakan kriteria dalam bentuk presentase.
!(eserlas| !(eserlas|
jaWaoar jaWaoar
NlLAl K0N\ER3l NlLAl K0N\ER3l
luRuF luRuF 3TAN0AR 10 3TAN0AR 10 3TAN0AR 1 3TAN0AR 1
90 90 -- 99 99
80 80 -- 89 89
Z0 Z0 -- Z9 Z9
ê0 ê0 -- ê9 ê9
|u(ard da(| ê0 |u(ard da(| ê0
AA
88
CC
00
0ada| 0ada|
9 9
8 8
Z Z
ê ê
dada| dada|
1 1
3 3
2 2
1 1
dada| dada|
N||a| N||a| 10 10 j||a j||a rerca|pa| rerca|pa| 100 100 º º
3|o( lola| jaWaoar oera( s|sWa
Korve(s| N||a| = ---------------------------------------- X 100 º
s|o( ra|s|rur pe(ard|al les
Jad| s|sWa vard rerpe(o|er s|o( 35 sele|ar d||orve(s| r||a|rva rerjad|:
35
= ---- X 100º = Z8 º
15
N||a| afekt|f has|| konvers| untuk Amanda ada|ah 6
PENÌLAÌAN PSÌKOMOTORÌK PENÌLAÌAN PSÌKOMOTORÌK
1. gerak refleks 1. gerak refleks
2. gerak dasar fundamen 2. gerak dasar fundamen
3. keterampilan perseptual; diskriminasi kinestetik, 3. keterampilan perseptual; diskriminasi kinestetik,
diskriminasi visual, diskriminasi auditoris, diskriminasi visual, diskriminasi auditoris,
diskriminasi taktis, keterampian perseptual yang diskriminasi taktis, keterampian perseptual yang
terkoordinasi terkoordinasi
4. keterampilan fisik 4. keterampilan fisik
5. gerakan terampil 5. gerakan terampil
6. komunikasi non diskusi (tanpa bahasa 6. komunikasi non diskusi (tanpa bahasa- -melalui melalui
gerakan) meliputi: gerakan ekspresif, gerakan gerakan) meliputi: gerakan ekspresif, gerakan
interprestatif. interprestatif.
PENÌLAÌAN PSÌKOMOTORÌK PENÌLAÌAN PSÌKOMOTORÌK
1) Tes 1) Tes !aper and pencil !aper and pencil
Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui paper and paper and
pencil pencil adalah kemampuan peserta dalam adalah kemampuan peserta dalam
menampilkan karya, misal berupa desain alat peraga, menampilkan karya, misal berupa desain alat peraga,
desain model, dan sebagainya desain model, dan sebagainya
2) Tes identifikasi 2) Tes identifikasi
Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini
lebih ditujukan untuk mengukur kemampuan peserta lebih ditujukan untuk mengukur kemampuan peserta
dalam mengidentifikasikan sesuatu hal, misal dalam mengidentifikasikan sesuatu hal, misal
menemukan bagian alat praktikum yang rusak, menemukan bagian alat praktikum yang rusak,
menemukan kesalahan hubungan dari suatu alat dan menemukan kesalahan hubungan dari suatu alat dan
sebagainya. sebagainya.
Lanjutan. Lanjutan.
3) Tes simulasi 3) Tes simulasi
Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini jika Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini jika
tidak ada alat yang sesungguhnya yang dapat dipakai tidak ada alat yang sesungguhnya yang dapat dipakai
untuk memperagakan penampilan peserta, sehingga untuk memperagakan penampilan peserta, sehingga
peserta dapat dinilai tentang penguasaan keterampilan peserta dapat dinilai tentang penguasaan keterampilan
dengan bantuan peralatan tiruan atau berperaga seolah dengan bantuan peralatan tiruan atau berperaga seolah- -
olah menggunakan suatu alat yang sebenarnya. olah menggunakan suatu alat yang sebenarnya.
Misalnya menggunakan torso Misalnya menggunakan torso
4) 4) Tes unjuk kerja ( Tes unjuk kerja (ork sample ork sample) )
Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini, Kegiatan psikomotorik yang dilakukan melalui tes ini,
dilakukan dengan alat yang sesungguhnya dan dilakukan dengan alat yang sesungguhnya dan
tujuannya untuk mengetahui apakah peserta didik sudah tujuannya untuk mengetahui apakah peserta didik sudah
menguasai/terampil menggunakan alat tersebut. menguasai/terampil menggunakan alat tersebut.
Langkah Langkah- -langkah Menyusun format langkah Menyusun format
Observasi Observasi
arilah indikator arilah indikator- -indokator penguasaan indokator penguasaan
keterampilan yang diujikan keterampilan yang diujikan
Susunlah indokator Susunlah indokator- -indikator tersebut sesuai indikator tersebut sesuai
dengan urutan penampilannya. dengan urutan penampilannya.
Kemudian dilakukan pengamatan terhadap Kemudian dilakukan pengamatan terhadap
subjek yang dinilai untuk melihat pemunculan subjek yang dinilai untuk melihat pemunculan
indikator indikator- -indikator yang dimaksud. indikator yang dimaksud.
Jika indikator tersebut muncul, maka diberi Jika indikator tersebut muncul, maka diberi
tanda V pada tempat yang telah disediakan. tanda V pada tempat yang telah disediakan.
ONTOH FORMAT PENILAIAN PSIKOMOTORIK ONTOH FORMAT PENILAIAN PSIKOMOTORIK
NO NO Aspek yang Aspek yang
dinilai dinilai
Nama Peserta Nama Peserta
cara menusuk cara menusuk Manipulasi Manipulasi
jarum jarum
Jumlah sekor Jumlah sekor
4 4 3 3 2 2 1 1 4 4 3 3 2 2 1 1
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
TES LÌSAN TES LÌSAN
Langsung Langsung kepada individu kepada individu
Menyebar Menyebar kepada semua peserta kepada semua peserta
Retorik, Retorik, dosen bertanya, peserta diberi waktu dosen bertanya, peserta diberi waktu
untuk menjawab, tetapi dosen yang menjawab untuk menjawab, tetapi dosen yang menjawab
BaIikan, BaIikan, pertanyaan peserta dijawab dosen pertanyaan peserta dijawab dosen
selanjutnya dosen bertanya lagi kepada peserta selanjutnya dosen bertanya lagi kepada peserta
yang bertanya yang bertanya
Terusan, Terusan, pertanyaan peserta dibalikan untuk pertanyaan peserta dibalikan untuk
dijawab oleh peserta lainnya dijawab oleh peserta lainnya
TES LÌSAN TES LÌSAN
KEUNULAN KEUNULAN
Mahasiswa dapat Mahasiswa dapat
mengemukakan argumentasi mengemukakan argumentasi
Dapat mengevaluasi Dapat mengevaluasi
kemampuan penalaran kemampuan penalaran
Dapat mengevaluasi Dapat mengevaluasi
kemampuan berbahasa lisan kemampuan berbahasa lisan
Dapat melakukan pendalaman Dapat melakukan pendalaman
materi materi
Tidak mungkin terjadi Tidak mungkin terjadi
penyontekan penyontekan
Bahan ujian dapat luas dan Bahan ujian dapat luas dan
mendalam mendalam
KELEMAHAN KELEMAHAN
Sangat memungkinkan Sangat memungkinkan
ketidakadilan ketidakadilan
Subjektifitas tinggi Subjektifitas tinggi
Memerlukan waktu yang lama Memerlukan waktu yang lama
Mahasiswa dapat melakukan Mahasiswa dapat melakukan
ABS ABS
jika mahasiswa memiliki sifat jika mahasiswa memiliki sifat
gugup dapat mengganggu gugup dapat mengganggu
kelancaran menjawab kelancaran menjawab
Kurang reliabel Kurang reliabel
MANFAAT PERTANYAAN LÌSAN MANFAAT PERTANYAAN LÌSAN
Mengembangkan pemahaman Mengembangkan pemahaman
mahasiswa mahasiswa
Mengembangkan kemampuan berpikir Mengembangkan kemampuan berpikir
dan membuat keputusan dan membuat keputusan
Mengaktifkan kedua belah pihak dosen Mengaktifkan kedua belah pihak dosen
dan mahasiswa dan mahasiswa
TES TULÌS TES TULÌS
URAÌAN BEBAS URAÌAN BEBAS
Menghasilkan , menyusun, dan Menghasilkan , menyusun, dan
menyatakan ide menyatakan ide- -ide ide
Memadukan berbagai pengetahuan dari Memadukan berbagai pengetahuan dari
berbagai bidang studi berbagai bidang studi
Merekayasa bentuk orisinil Merekayasa bentuk orisinil
Mengevaluasi nilai suatu ide Mengevaluasi nilai suatu ide
ontoh uraian bebas ontoh uraian bebas
Mengapa pertambahan penduduk Mengapa pertambahan penduduk
berpengaruh terhadap kualitas hidup berpengaruh terhadap kualitas hidup
manusia manusia
Mengapa pada tahun 1998 terjadi Mengapa pada tahun 1998 terjadi
reformasi di Ìndonesia? reformasi di Ìndonesia?
Apa yang dimaksud dengan reformasi? Apa yang dimaksud dengan reformasi?
TES TULÌS URAÌAN TERBATAS TES TULÌS URAÌAN TERBATAS
( dibatasi ruang lingkupnya) ( dibatasi ruang lingkupnya)
Menjelaskan hubungan sebab akibat Menjelaskan hubungan sebab akibat
Merumuskan hipotesis yang tepat Merumuskan hipotesis yang tepat
Merumuskan kesimpulan yang tepat Merumuskan kesimpulan yang tepat
Melukiskan aplikasi konsep Melukiskan aplikasi konsep
Merumuskan asumsi Merumuskan asumsi
Menjelaskan metoda Menjelaskan metoda
ONTOH URAÌAN TERBATAS ONTOH URAÌAN TERBATAS
KURAN BAÌK KURAN BAÌK
Seorang pedagang buah Seorang pedagang buah- -buahan setiap harinya buahan setiap harinya
dari pagi, petang, dan malam hari dapat menjual dari pagi, petang, dan malam hari dapat menjual
15 kg buah 15 kg buah- -buahan alpukat, 10 kg buah buahan alpukat, 10 kg buah- -buahan buahan
apel, dan 10 kg buah apel, dan 10 kg buah- -buahan belimbing. Ìa buahan belimbing. Ìa
bekerja keras untuk dapat menjual buah bekerja keras untuk dapat menjual buah- -buahan buahan
tersebut. Sebutkanlah berapa banyak buah tersebut. Sebutkanlah berapa banyak buah- -
buahan yang pedagang itu dapat menjualnya buahan yang pedagang itu dapat menjualnya
selama ia bekerja suntuk selama 30 hari. selama ia bekerja suntuk selama 30 hari.
ONTOH URAÌAN TERBATAS ONTOH URAÌAN TERBATAS
Sudah direvisi Sudah direvisi
Seorang pedagang buah Seorang pedagang buah- -buahan setiap harinya buahan setiap harinya
dari pagi, petang, dan malam hari dapat dari pagi, petang, dan malam hari dapat menjual menjual
15 kg 15 kg buah buah- -buahan buahan alpukat, 10 kg alpukat, 10 kg buah buah- -buahan buahan
apel, dan 10 kg apel, dan 10 kg buah buah- -buahan buahan belimbing. belimbing. Ìa Ìa
bekerja keras untuk dapat menjual buah bekerja keras untuk dapat menjual buah- -buahan buahan
tersebut. tersebut. Sebutkanlah . Sebutkanlah . Apabila ia dapat menjual Apabila ia dapat menjual
buah buah- -buahan yang sama setiap harinya, berapa buahan yang sama setiap harinya, berapa
banyak buah banyak buah- -buahan yang buahan yang pedagang itu dapat pedagang itu dapat
menjualnya selama ia bekerja suntuk menjualnya selama ia bekerja suntuk dijualnya dijualnya
selama 30 hari. selama 30 hari.
TES TULÌS URAÌAN TES TULÌS URAÌAN
BERSTRUKTUR BERSTRUKTUR
Pengantar soal Pengantar soal
Seperangkat data Seperangkat data
Serangkaian sub soal Serangkaian sub soal
ONTOH URAÌAN BERSTRUKTUR ONTOH URAÌAN BERSTRUKTUR
Di bawah ini tercantum daftar nilai hasilujian Di bawah ini tercantum daftar nilai hasilujian
matematika siswa kelas 22 SMA matematika siswa kelas 22 SMA
NÌLAÌ NÌLAÌ JUMLAH JUMLAH
SÌSWA SÌSWA
KUMULATÌF KUMULATÌF
32 32
31 31
30 30
29 29
28 28
27 27
1 1
2 2
2 2
2 2
1 1
2 2
1 1
3 3
5 5
7 7
8 8
10 10
Dari data di atas : Dari data di atas :
Hitungkah berapa rata Hitungkah berapa rata- -ratanya dan berapa ratanya dan berapa
mediannya mediannya
Hitunglah berapa orang siswa yang Hitunglah berapa orang siswa yang
nilainya termasuk kedalam kelompok nilainya termasuk kedalam kelompok
28 28- -31, 30 31, 30- -32 32
Hitunglah simpangan bakunya Hitunglah simpangan bakunya
TES TULÌS URAÌAN TES TULÌS URAÌAN
KEUNULAN KEUNULAN
Menyusun tes mudah dan Menyusun tes mudah dan
tidak memerlukan waktu tidak memerlukan waktu
yang lama yang lama
Memiliki kebebasan Memiliki kebebasan
menjawab untuk menjawab untuk
menuangkan buah menuangkan buah
pikirannya pikirannya
Lebih ekonomis Lebih ekonomis
KELEMAHAN KELEMAHAN
Memungkinkan jawaban Memungkinkan jawaban
heterogen heterogen
Skoring kurang objektif Skoring kurang objektif
jika tulisan mahasiswa jika tulisan mahasiswa
kurang baik kesulitan kurang baik kesulitan
untuk menilai untuk menilai
Bidang yang diuji terbatas Bidang yang diuji terbatas
PENSKORAN BENTUK URAÌAN PENSKORAN BENTUK URAÌAN
Siapkan gais Siapkan gais- -garis besar jawaban yang garis besar jawaban yang
dikehendaki terlebih dahulu sebelum penskoran dikehendaki terlebih dahulu sebelum penskoran
dilakukan dilakukan
Setiap jawaban dibandingkan dengan jawaban Setiap jawaban dibandingkan dengan jawaban
ideal yang telah ditetapkan ( point method) ideal yang telah ditetapkan ( point method)
Setiap lembar jawaban ditempatkan pada satu Setiap lembar jawaban ditempatkan pada satu
kelompok yang sudah dipilah kelompok yang sudah dipilah- -pilah berdasarkan pilah berdasarkan
mutu jawaban ( rating method) mutu jawaban ( rating method)
Tentukan bobot skor untuk setiap item` Tentukan bobot skor untuk setiap item`
Dapt menggunakan skala 1 Dapt menggunakan skala 1- -4, 1 4, 1- -10, 1 10, 1- -100, guru 100, guru
tidak memberikan angkan nol tidak memberikan angkan nol
ONTOH ONTOH
SÌSWA : NAMA HAÌRUNÌSA SÌSWA : NAMA HAÌRUNÌSA
nomor soal nomor soal Nilai yang Nilai yang
diperoleh diperoleh
Bobot nilai Bobot nilai Total nilai Total nilai
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
4 4
3 3
3 3
4 4
2 2
2 2
3 3
3 3
3 3
5 5
8 8
9 9
9 9
12 12
10 10
total total 16 16 48 48
Nilai rata-rata sebelum diberi bobot adalah 16/5 = 3,2
Nilau rata-rata setelah diberi bobot 48/16 = 3.0
ONTOH ONTOH
SÌSWA : NAMA AMANDA SÌSWA : NAMA AMANDA
nomor soal nomor soal Nilai yang Nilai yang
diperoleh diperoleh
Bobot nilai Bobot nilai Total nilai Total nilai
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
2 2
3 3
3 3
4 4
4 4
2 2
3 3
3 3
3 3
5 5
4 4
9 9
9 9
12 12
20 20
total total 16 16 54 54
Nilai rata-rata sebelum diberi bobot adalah 16/5 = 3,2
Nilau rata-rata setelah diberi bobot 54/16 = 3.33
BENTUK JAWABAN SÌNKAT BENTUK JAWABAN SÌNKAT
Soal yang menghendaki jawaban yang Soal yang menghendaki jawaban yang
dapat dinilai benar dapat dinilai benar- -salah, dibuat dalam salah, dibuat dalam
bentuk kata : Bilangan ,Kalimat,Simbol bentuk kata : Bilangan ,Kalimat,Simbol
Untuk mengukur pengetahuan yang Untuk mengukur pengetahuan yang
berhubungan dengan istilah: terminologi, berhubungan dengan istilah: terminologi,
fakta, prinsip, metoda, prosedur, fakta, prinsip, metoda, prosedur,
penafsiran yang sederhana penafsiran yang sederhana
KAÌDAH PENULÌSAN BENTUK KAÌDAH PENULÌSAN BENTUK
JAWABAN SÌNKAT JAWABAN SÌNKAT
Jangan mengambil atau menggunakan Jangan mengambil atau menggunakan
pernyataan yang langsung mengambil dari buku pernyataan yang langsung mengambil dari buku
teks teks
Pernyataan hendaknya mengandung hanya satu Pernyataan hendaknya mengandung hanya satu
kemungkinan jawaban yang dapat diterima kemungkinan jawaban yang dapat diterima
ontoh: ontoh:
Kurang baik: Pangeran Sudirman di lahirkan Kurang baik: Pangeran Sudirman di lahirkan
pada.... pada....
Baik : Pangeran Sudirman dilahirkan pada tahun .. Baik : Pangeran Sudirman dilahirkan pada tahun ..
TES OBJEKTÌF TES OBJEKTÌF
BENAR BENAR - - SALAH SALAH
Bentuk soal yang berupa pernyataan Bentuk soal yang berupa pernyataan
Untuk mengukur kemampuan Untuk mengukur kemampuan
mengidentifikasi kebenaran pernyataan mengidentifikasi kebenaran pernyataan
fakta, konsep, prinsip, definisi fakta, konsep, prinsip, definisi
untuk mengukur hasil belajar yang relatif untuk mengukur hasil belajar yang relatif
sederhana sederhana
KAÌDAH PENULÌSAN KAÌDAH PENULÌSAN
BENAR BENAR - - SALAH SALAH
Hindarkan pernyataan yang terIaIu umum Hindarkan pernyataan yang terIaIu umum
Hindarkan pernyataan negatif ganda Hindarkan pernyataan negatif ganda
Hindari menggunakan kata kadang Hindari menggunakan kata kadang- -kadang kadang
Usahakan agar kaIimat tidak terIaIu panjang Usahakan agar kaIimat tidak terIaIu panjang
Susun pernyataan benar Susun pernyataan benar- -saIah secara acak saIah secara acak
TÌPE BENTUK SOAL TÌPE BENTUK SOAL
BENAR BENAR - - SALAH SALAH
Tipe benar Tipe benar- -salah tanpa koreksi salah tanpa koreksi
B B - - S Bila makanan dibekukan, bakteri yang S Bila makanan dibekukan, bakteri yang
ada didalamnya akan mati ada didalamnya akan mati
Tipe benar Tipe benar- -salah dengan koreksi salah dengan koreksi
B B - - (S) ( elektron) Partikel listrik negatif disebut (S) ( elektron) Partikel listrik negatif disebut
neutron neutron
(B) (B) - - S ...... Propinsi di jawa yang terpadat S ...... Propinsi di jawa yang terpadat
penduduknya adalah DKÌ penduduknya adalah DKÌ
Tipe benar Tipe benar- -salah berumpun salah berumpun
Manakah dari penyakit berikut yang disebabkan oleh virus Manakah dari penyakit berikut yang disebabkan oleh virus
B B - - S cacar air S cacar air
B B - - S campak S campak
B B - - S influenza S influenza
B B - - S demam berdarah S demam berdarah
B B - - S TB S TB
BENAR BENAR - - SALAH SALAH
Keunggulan Keunggulan
Pemeriksaaan dapat Pemeriksaaan dapat
dilakukan dengan dilakukan dengan
cepat dan objektif cepat dan objektif
Soal dapat disusun Soal dapat disusun
dengan mudah dengan mudah
Kelemahan Kelemahan
Kemungkinan Kemungkinan
menebak 50% menebak 50%
Kurang dapat Kurang dapat
mengukur aspek mengukur aspek
perpikir tingkat tinggi perpikir tingkat tinggi
Banyak masalah yang Banyak masalah yang
tidak dalat dijawan tidak dalat dijawan
dengan dua dengan dua
kemungkinan kemungkinan
BENTUK SOAL MENJODOHKAN BENTUK SOAL MENJODOHKAN
Terdiri atas dua kelompok pernyataan yang Terdiri atas dua kelompok pernyataan yang
paralel paralel
Kelompok satu ( kiri) merupakan bagian yang Kelompok satu ( kiri) merupakan bagian yang
berisi dari soal berisi dari soal- -soal yang harus dicari soal yang harus dicari
jawabannya jawabannya
Kelompok dua ( kanan) merupakan bagian yang Kelompok dua ( kanan) merupakan bagian yang
berisi jawaban soal berisi jawaban soal- -soal soal
Jumlah soal dan jawaban sama, lebih baik lagi Jumlah soal dan jawaban sama, lebih baik lagi
jika lumlah jawaban lebih banyak dari jumlah jika lumlah jawaban lebih banyak dari jumlah
soal soal
KAÌDAH PENULÌSAN BENTUK KAÌDAH PENULÌSAN BENTUK
SOAL MENJODOHKAN SOAL MENJODOHKAN
Hendaknya materi yang dijukan berasal Hendaknya materi yang dijukan berasal
dari hal yang sama ( homogen) dari hal yang sama ( homogen)
Usahakan agar pertanyaan dan jawaban Usahakan agar pertanyaan dan jawaban
mudah dimengerti mudah dimengerti
Jumlah jawaban hendaknya lebih banyak Jumlah jawaban hendaknya lebih banyak
dan gunakan simbol yang berlainan untuk dan gunakan simbol yang berlainan untuk
pertanyaan dan jawaban pertanyaan dan jawaban
BENTUK SOAL MENJODOHKAN BENTUK SOAL MENJODOHKAN
KEUNULAN KEUNULAN
Penilaian dapat dilakukan Penilaian dapat dilakukan
dengan cepat dengan cepat
Tepat digunakan untuk Tepat digunakan untuk
mengukur kemampuan mengukur kemampuan
mengidentifikasi antara mengidentifikasi antara
dua hal yang dua hal yang
berhubungan berhubungan
Dapat mengukur ruang Dapat mengukur ruang
lingkup materi yang lebih lingkup materi yang lebih
luas luas
KELEMAHAN KELEMAHAN
Hanya mengukur hal Hanya mengukur hal- -hal hal
yang didasarkan atas yang didasarkan atas
fakta dan hafalan fakta dan hafalan
Sukar untuk menentukan Sukar untuk menentukan
materi materi
BENTUK SOAL PÌLÌHAN ANDA BENTUK SOAL PÌLÌHAN ANDA
Memiliki satu jawaban yang benar atau Memiliki satu jawaban yang benar atau
paling tepat paling tepat
Struktur pilihan ganda terdiri dari : Struktur pilihan ganda terdiri dari :
Pernyataan Pernyataan- -pernyataan yang berisi pernyataan yang berisi
permasalahan permasalahan
Sejumlah pilihan jawaban Sejumlah pilihan jawaban
· · Jawaban benar dan paling tepat satu Jawaban benar dan paling tepat satu
· · Distraktor/pengecoh Distraktor/pengecoh
SOAL PÌLÌHAN ANDA SOAL PÌLÌHAN ANDA
SEBAB SEBAB- -AKÌBAT AKÌBAT
siswa ditunut untuk mengidentifikasi siswa ditunut untuk mengidentifikasi
hubungan sebab akibat antara pernyataan hubungan sebab akibat antara pernyataan
pertama yang merupakan akibat dan pertama yang merupakan akibat dan
pernyataan kedua yang merupakan pernyataan kedua yang merupakan
sebab sebab
Kedua pernyataan (pertama dan kedua) Kedua pernyataan (pertama dan kedua)
dihubungkan dengan kata sebab dihubungkan dengan kata sebab
ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA
SEBAB SEBAB- -AKÌBAT AKÌBAT
PETUNJUK PETUNJUK
A. A. jika pernyataan pertama betul, pernyataan jika pernyataan pertama betul, pernyataan
kedua betul dan kedua kedua betul dan kedua- -duanya mempunyai duanya mempunyai
hubungan sebab hubungan sebab- - akibat akibat
B. B. jika pernyataan pertama betul, pernyataan jika pernyataan pertama betul, pernyataan
kedua betul , tetapi kedua kedua betul , tetapi kedua- -duanya tidak duanya tidak
mempunyai hubungan sebab mempunyai hubungan sebab- - akibat akibat
. . jika salah satu dari kedua pernyataan salah jika salah satu dari kedua pernyataan salah
D. D. jika kedua pernyataan salah jika kedua pernyataan salah
SOAL PÌLÌHAN ANDA SOAL PÌLÌHAN ANDA
KOMPLEKS KOMPLEKS
PETUNJUK PETUNJUK
A. A. Jika hanya (1), (2), dan (3) betul Jika hanya (1), (2), dan (3) betul
B. Jika hanya (1), dan (3) betul B. Jika hanya (1), dan (3) betul
. . Jika hanya (3) dan (4) betul Jika hanya (3) dan (4) betul
D. D. Jika hanya (4) betul Jika hanya (4) betul
SOAL PÌLÌHAN ANDA SOAL PÌLÌHAN ANDA
KEUNULAN KEUNULAN
Materi yang diujikan Materi yang diujikan
dapat mencakup dapat mencakup
sebagianbesar dari sebagianbesar dari
bahan pembelajarn bahan pembelajarn
yangtelah diberikan yangtelah diberikan
Jawaban siswa dapat Jawaban siswa dapat
dikoreksi dengan mudah dikoreksi dengan mudah
dan cepat dan cepat
objektif objektif
KELEMAHAN KELEMAHAN
Kemungkinan menebak Kemungkinan menebak
sangat besar sangat besar
Proses berpikir siswa Proses berpikir siswa
tidak dapat dilihat dengan tidak dapat dilihat dengan
nyata nyata
Pembuatan soal Pembuatan soal
memerlukan waktu, memerlukan waktu,
tenaga dan biaya yang tenaga dan biaya yang
tinggi tinggi
PENSKORAN TES OBJEKTÌF PENSKORAN TES OBJEKTÌF
Sk = B Sk = B ÷ ÷ ( S/0 ( S/0- -1) 1)
Sk adalah sekor yang diperoleh Sk adalah sekor yang diperoleh
B adalah jawaban yang benar B adalah jawaban yang benar
S adalah jawaban yang salah S adalah jawaban yang salah
O adalah kemungkinan jawaban atau O adalah kemungkinan jawaban atau
option option
Benar Benar ÷ ÷salah pakai Sk = B salah pakai Sk = B ÷ ÷ SS
Menjodohkan pakai Sk = B Menjodohkan pakai Sk = B
ONTOH PENSKORAN TES ONTOH PENSKORAN TES
OBJEKTÌF OBJEKTÌF
Seorang siswa menjawab betul Seorang siswa menjawab betul
21 soal dari 30 soal pilihan ganda option 4 21 soal dari 30 soal pilihan ganda option 4
15 soal dari 20 soal bentuk benar salah 15 soal dari 20 soal bentuk benar salah
10 soal dari 20 soal menjodohkan 10 soal dari 20 soal menjodohkan
Sekor yang dicapai Sekor yang dicapai
pilihan ganda option 4 Sk = 21 pilihan ganda option 4 Sk = 21 ÷ ÷ ( 9/ 4 ( 9/ 4 ÷ ÷ 1) = 18 bentuk 1) = 18 bentuk
benar salah Sk = 15 benar salah Sk = 15 ÷ ÷ 5 = 10 5 = 10
soal menjodohkan Sk = 10 soal menjodohkan Sk = 10
Total sekor 38 Total sekor 38
Sekor maksimum yang mungkin dicapai siswa 70 Sekor maksimum yang mungkin dicapai siswa 70
ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA
Seorang anak melakukan perhitungan Seorang anak melakukan perhitungan
bilangan pecahan 1/2 + 1/3 , berapakah bilangan pecahan 1/2 + 1/3 , berapakah
hasilnya : hasilnya :
A. 3 A. 3
B. 2 B. 2
. 1 . 1
D. 5/6 D. 5/6
ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA ONTOH SOAL PÌLÌHAN ANDA
1/2 + 1/3 = 1/2 + 1/3 =
A. 2/5 A. 2/5
B. 1/6 B. 1/6
. 2/3 . 2/3
D. 5/6 D. 5/6
TES PRAKTEK TES PRAKTEK
Terdapat alat dan bahan yang digunakan Terdapat alat dan bahan yang digunakan
Ditujukan untuk menilai perilaku individu Ditujukan untuk menilai perilaku individu
atau kelompok atau kelompok
Digunakan untuk menilai proses dan Digunakan untuk menilai proses dan
produk produk
TES PRAKTEK TES PRAKTEK
KEUNULAN KEUNULAN
Dapat menilai kecocokan Dapat menilai kecocokan
kemampuan teori dan kemampuan teori dan
keterampilan/praktek keterampilan/praktek
Tidak ada peluang untuk Tidak ada peluang untuk
mencontek mencontek
Dapat mengetahui Dapat mengetahui
karakteristik mahasiswa karakteristik mahasiswa
lebih mendalam lebih mendalam
KELEMAHAN KELEMAHAN
Memerlukan waktu yang Memerlukan waktu yang
lama lama
Subjektifitas tinggi Subjektifitas tinggi
Memerlukan perangkat Memerlukan perangkat
tes yang spesifik tes yang spesifik
sehingga perlu banyak sehingga perlu banyak
MANFAAT TES PRAKTEK MANFAAT TES PRAKTEK
Melengkapi penilaian kompetensi yang Melengkapi penilaian kompetensi yang
dimiliki mahasiswa dimiliki mahasiswa
Memperbaiki kesalahan mahasiswa Memperbaiki kesalahan mahasiswa
untuk dijadikan dasar praktek selanjutnya untuk dijadikan dasar praktek selanjutnya
ONTOH SOAL PRAKTEK ONTOH SOAL PRAKTEK
( belum divalidasi) ( belum divalidasi)
Kompetensi yang diuji: Kompetensi yang diuji:
Mampu melakukan analisis data percobaan listrik dinamis dalam Mampu melakukan analisis data percobaan listrik dinamis dalam
suatu rangkaian suatu rangkaian
Indikator: Indikator:
Siswa dapat mendemonstrasikan terjadinya konsleting listrik Siswa dapat mendemonstrasikan terjadinya konsleting listrik
AIat dan bahan : AIat dan bahan :
Batu baterai Batu baterai
Kabel penghubung Kabel penghubung
Lampu 3 volt Lampu 3 volt
Kawat sekering Kawat sekering
Kegiatan: Kegiatan:
Buatlah rangkaian sehingga lampu menyala Buatlah rangkaian sehingga lampu menyala
Amati apa yang terjadi dan beri kesimpulan dari percobaan tersebut Amati apa yang terjadi dan beri kesimpulan dari percobaan tersebut
ONTOH SOAL PRAKTEK ONTOH SOAL PRAKTEK
( sudah divalidasi) ( sudah divalidasi)
Kompetensi yang diuji: Kompetensi yang diuji:
Mampu melakukan analisis data percobaan listrik dinamis dalam suatu Mampu melakukan analisis data percobaan listrik dinamis dalam suatu
rangkaian rangkaian
Indikator: Indikator:
Siswa dapat mendemonstrasikan terjadinya konsleting listrik Siswa dapat mendemonstrasikan terjadinya konsleting listrik
AIat dan bahan : AIat dan bahan :
Batu baterai 1,5 volt : 3 buah Batu baterai 1,5 volt : 3 buah
Kabel penghubung : 2 buah Kabel penghubung : 2 buah
Lampi 3 volt : 1 buah Lampi 3 volt : 1 buah
Kawat sekering Kawat sekering
Kegiatan: Kegiatan:
Buatlah rangkaian sehingga lampu menyala Buatlah rangkaian sehingga lampu menyala
Kupas sedikit bagian kabel yang berasal dari kutub positif dan kutub negatif Kupas sedikit bagian kabel yang berasal dari kutub positif dan kutub negatif
hubungkan kedua kabel yang terkelupas tersebut hubungkan kedua kabel yang terkelupas tersebut
Amati apa yang terjadi dan beri kesimpulan dari percobaan tersebut Amati apa yang terjadi dan beri kesimpulan dari percobaan tersebut
ONTOH FORMAT PENILAIAN PSIKOMOTORIK ONTOH FORMAT PENILAIAN PSIKOMOTORIK
NO NO Aspek yang dinilai Aspek yang dinilai
Nama Siswa Nama Siswa
cara merangkai cara merangkai
alat alat
ara ara
mendemonstra mendemonstra
sikan sikan
Jumlah Jumlah
Skor Skor
4 4 3 3 2 2 1 1 4 4 3 3 2 2 1 1
1 1 nisya nisya vv vv 8 8
2 2 aminah aminah vv vv 10 10
3 3 Nur Nur
4 4 ahya ahya
5 5
6 6
7 7
8 8
KET: 4 = BAÌK; 3 = UKUP; 2 = KURAN; 1 = SANAT KURAN
ONTOH FORMAT LEMBAR PENGAMATAN ONTOH FORMAT LEMBAR PENGAMATAN
SIKAP SISWA SIKAP SISWA
Ìndikator Ìndikator
Sikap Sikap
Nama Siswa Nama Siswa
K
e
d
i
s
i
p
l
i
n
a
n
K
e
d
i
s
i
p
l
i
n
a
n
K
e
r
j
a
s
a
m
a
K
e
r
j
a
s
a
m
a
O
b
j
e
k
t
i
f

t
h
d
p

f
a
k
t
a
O
b
j
e
k
t
i
f

t
h
d
p

f
a
k
t
a
T
a
n
g
g
u
n
g

J
a
w
a
b
T
a
n
g
g
u
n
g

J
a
w
a
b
N
i
l
a
i

t
o
t
a
l
N
i
l
a
i

t
o
t
a
l
1 1
2 2
3 3
4 4
KET: 4 = BAÌK; 3 = UKUP; 2 = KURAN; 1 = SANAT KURAN
Self assesment Self assesment
Disiplin Disiplin
Kerja sama Kerja sama
Mau menerima saran Mau menerima saran
Menghargai pendapat temannya Menghargai pendapat temannya
Peer assesment Peer assesment
Disiplin Disiplin
Kerja sama Kerja sama
Mau menerima saran Mau menerima saran
Menghargai pendapat temannya Menghargai pendapat temannya
Taat peraturan sekolah Taat peraturan sekolah

O
N
T
O
H

L
E
M
B
A
R

P
E
N
I
L
A
I
A
N
N
o
N
o
K
e
l
o
m
p
o
k
K
e
l
o
m
p
o
k
Persiapan Persiapan
Pelaksanaan Pelaksanaan
Hasil Hasil
Kegiatan Kegiatan
Diskusi Diskusi
Tindak Tindak
Lanjut Lanjut
T
o
t
a
l
T
o
t
a
l
B
.
N
i
I
a
i

L
a
p
o
r
a
n
N
o
N
o
N
a
m
a
N
a
m
a
Latar Belakang Latar Belakang
Perumusan Perumusan
Masalah Masalah
Teori Teori
Pembahasan Pembahasan
Kesimpulan Kesimpulan
S
a
r
a
n
S
a
r
a
n
T
o
t
a
l
T
o
t
a
l
11 22 33
A
.

K
e
r
j
a

K
e
I
o
m
p
o
k
PENSEKORAN PENSEKORAN
jumlah sekor perolehan = X bobot jumlah sekor perolehan = X bobot
Sekor maksimum Sekor maksimum

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful