KOMPUTER SIMPLE AS POSSIBLE (SAP-1

)

Pengantar
Komputer SAP (Simple as Possible) artinya komputer sesederhana mungkin Digunakan untuk memperkenalkan cara kerja komputer yang paling sederhana Merupakan tahap pertama dalam evolusi perkembangan komputer-komputer modern

Arsitektur

Arsitektur
Arsitektur komputer SAP p sebuah komputer berorganisasi bus Semua keluaran register menuju bus W yang merupakan bus tiga-keadaan Keluaran register p hanya memiliki duakeadaan Unit-unit yang ada: Pencacah Program, Masukan dan MAR, RAM, Register Instruksi, Pengendali - pengurut, Akumulator, Penjumlah-pengurang, Register B, Register keluaran, dan peraga biner

Pencacah Program (Program Counter)
Program disimpan pada bagian awal memori. Instruksi pertama disimpan pada alamat 0000, instruksi kedua disimpan pada alamat 0001, instruksi ketiga disimpan pada alamat 0010, dst Pencacah program akan mencacah dari 0000 sd 1111 Tugas: mengirimkan ke memori alamat instruksi berikutnya yang akan diambil dan dieksekusi

PC mengirimkan alamat 0001 ke memori. Kemudian PC meng-increment cacahannya menjadi 0001 Setelah isi alamat 0000 diambil dan dieksekusi. (sampai dengan instruksi terakhir dieksekusi) .Pencacah Program (Program Counter) Program Counter (PC) direset ke 0000 setiap kali komputer dijalankan Saat komputer dijalankan: PC mengirimkan alamat 0000 ke memori. PC mengirimkan lagi alamat 0010 ke memori. Pencacah menaikkan cacahannya kembali Setelah instruksi pada alamat 0001 diambil dan dieksekusi. Dan seterusnya «.

pencacah yang menunjuk kepada suatu alamat tertentu pada memori yang akan dieksekusi .Pencacah Program (Program Counter) PC dapat dibayangkan seperti seseorang yang memakai jarinya untuk menunjukkan kepada suatu daftar instruksi yang harus dilaksanakan PC sering disebut dengan Penunjuk (Pointer).

Masukan dan MAR Singkatan dari Memory Address Register Merupakan register yang digunakan untuk menahan (latched) alamat data yang akan dibaca dari RAM Kemudian MAR mengirimkan alamat 4-bit ke dalam RAM. dimana operasi membaca dilaksanakan .

RAM menerima alamat 4-bit dari MAR dan kemudian operasi membaca dilaksanakan Prosesnya: instruksi dan kata yang ada dalam RAM ditempatkan pada bus W untuk digunakan oleh beberapa bagian lain komputer .RAM Pada saat komputer bekerja.

untuk bagian opcode) p keluaran bersifat 2-keadaan. untuk bagian operand) p keluaran bersifat 3-keadaan.pengurut ± Bagian least significant (4-bit bawah. dapat dimuat di bus W apabila diperlukan .Register Instruksi (Instruction Register) Register instruksi merupakan bagian dari unit kendali Untuk mengambil sebuah instruksi dari memori. terhubung ke blok pengendali . komputer melakukan operasi membaca memori p hasilnya dimuat ke bus W p kemudian masuk ke register instruksi Dibagi dua medan: ± Bagian most significant (4-bit atas.

Pengendali . sinyal CLR dan CLR masing-masing dikirimkan ke PC dan IR p PC reset dan instruksi terakhir dalam IR akan dihapus Sinyal clock CLK dikirimkan ke semua register buffer untuk mensinkronkan operasi komputer Kata kendali 12-bit dikirimkan melalui bus kendali 12-bit Format kata kendali .Pengurut Sebelum komputer bekerja.

Akumulator Merupakan sebuah register buffer yang menyimpan jawaban sementara (tahap intermediate) selama komputer beroperasi Akumulator mempunyai dua macam keluaran ± Keluaran 3-keadaan (ke bus W) ± Keluaran 2-keadaan (ke penjumlah-pengurang) Saat EA = µ1¶ hasil diletakkan di bus W .

pengurang komplemen-2 Jika SU rendah maka keluarannya adalah S =A+B Jika SU tinggi maka keluarannya adalah S=A+B¶ Rangkaian penjumlah .Penjumlah . hasil keluaran akan dimuat ke bus W .pengurang bersifat asinkron (tidak diatur oleh adanya pulsa clock).Pengurang SAP-1 menggunakan penjumlah . jadi keluarannya akan berubah apabila terjadi perubahan input Saat EU = µ1¶.

Keluaran register B dihubungkan dengan masukan penjumlah . dan digunakan untuk memasukkan bilangan yang akan dikurangkan atau dijumlahkan dengan isi akumulator .Register B merupakan register buffer yang lain diantara register-register yang ada.pengurang. register ini digunakan dalam operasi aritmetik Transfer dari bus W ke register B terjadi saat LB = µ0¶ dan pulsa clock naik.

pulsa clock positif berkutnya akan memasukkan data dari akumulator ke dalam register keluaran Register keluaran sering disebut dengan port output . akumulator berisi jawaban dari persoalan yang diselesaikan p perlu dikomunikasikan dengan dunia luar Apabila EA tinggi dan LO rendah.Register Keluaran Pada akhir operasi komputer.

maka peraga biner akan menyajikan keluaran dari port output .Peraga Biner Berupa barisan LED yang terdiri atas 8 buah LED Setiap LED dihubungkan dengan sebuah flip-flop dari port output.

SUB.Perangkat Instruksi Perangkat komputer tak berguna sebelum diprogram operasinya Instruksi harus dimasukkan langkah demi langkah ke memori p harus dipelajari perangkat instruksi (set instruction) Perangkat instruksi pada komputer SAP-1 terdiri dari LDA. HLT . OUT. ADD.

R1 disimpan pada alamat 1H. alamat 8H pada memori berisi data 1111 0000 LDA merupakan singkata dari µLoad the Accumulator¶ (Isilah akumulator) .LDA Data yang tersimpan dalam memori dapat diberi lambang R0. R2 disimpan pada alamat 2H. R2. « Artinya R0 disimpan pada alamat 0H. R1. dst Contoh: R8 = 1111 0000.

LDA Contoh: LDA 8H artinya: µisilah akumulator dengan isi dari lokasi memori 8H¶ Jika mula-mula R8 = 1111 0000 maka eksekusi instruksi LDA 8H akan menghasilkan A = 1111 0000 .

ADD ADD merupakan instruksi untuk menjumlahkan antara isi akumulator dengan isi dari suatu lokasi memori Contoh: ADD 9H berarti: µtambahkan isi dari lokasi memori 9H dengan isi akumulator¶ .

dan bilangan (3)10 menempati lokasi memori 9H. Maka A = 0000 0010 R9 = 0000 0011 Saat pelaksanaan instruksi ADD 9H.ADD Contoh: misal dalam akumulator sudah berisi data (2)10. akan berlangsung operasi sbb: ± Pertama. R9 diisikan ke register B sehingga B = 0000 0011 .

hasil operasi penjumlahan diisikan ke dalam akumulator sehingga A = 0000 0101 .ADD Pada waktu yang bersamaan. rangkaian penjumlah .pengurang melakukan operasi penjumlahan dan akan menghasilkan SUM = 0000 0101 ± Kedua.

dan hasil pengurangan akan disimpan di akumulator . artinya: µkurangkan isi lokasi memori CH dari isi akumulator¶.SUB Mirip dengan instruksi ADD Instruksi SUB yang lengkap dilengkapi dengan alamat data yang hendak dikurangkan Contoh SUB CH.

RC diisikan ke register B.SUB Contoh: misal isi akumulator adalah (7)10 dan lokasi memori CH berisi data (3)10. Maka A = 0000 0111 RC = 0000 0011 Pelaksanaan instruksi SUB CH berlangsung sbb: ± Pertama. sehingga B = 0000 0011 .

bagian penjumlah .SUB Pada waktu yang hampir bersamaan. hasil pengurangan ini disimpan dalam akumulator. sehingga isinya menjadi: A = 0000 0100 .pengurang melakukan operasi pengurangan dari A dan B dan menghasilkan selisih: DIFF = 0000 0100 ± Kedua.

dapat dilihat jawaban dari persoalan yang diberikan melaui peraga biner yang diberikan .OUT Instruksi OUT memberitahukan kepada komputer SAP-1 untuk memindahkan isi akumulator ke port output. Setelah instruksi OUT dilaksanakan.

Tabel Mnemonic .

Pemrograman SAP-1 Untuk memasukkan instruksi dan data-data ke dalam memori SAP-1 kita harus menggunakan kode-kode tertentu yang dapat ditafsirkan komputer .

Pemrograman SAP-1 Kode-kode tersebut memberitahukan kepada komputer sesuatu yang harus dilaksanakan maka kode tersebut disebut dengan operation code (opcode) Contoh pengubahan instruksi menjadi kode biner: .

Pemrograman SAP-1 Dalam memori diperoleh data: Bahasa assembly p berupa mnemonic Bahasa mesin p berupa kode-kode biner .

Siklus Pengambilan (Fetch Cycle) Unit kendali merupakan kunci dari pengoperasian komputer secara elektronik Unit kendali akan membangkitkan atau mengeluarkan kata kendali untuk mengambil dan mengeksekusi setiap instruksi Pada saat instruksi diambil dan dieksekusi. yaitu periode-periode waktu saat mana terjadi perubahan isi register . komputer akan melewati beberapa keadaan pewaktuan (timing state. T state).

Pencacah Putar .

Pencacah Putar Gambar tersebut merupakan pencacah lingkar dengan keluaran T = T6T5T4T3T2T1 Pada permulaan operasi lingkar menunjukkan: T = 000001 Setiap ada satu pulsa clock akan menghasilkan berturut-turut: .

Pencacah Putar T = 000010 T = 000100 T = 001000 T = 010000 T = 100000 Kemudian pencacah putar direset menjadi 000001 lagi Gambar b memperlihatkan pulsa-pulsa pewaktuan yang dikeluarkan oleh pencacah melingkar .

Keadaan Alamat Keadaan T1 disebut dengan keadaan alamat (address state) karena alamat di dalam PC dipindahkan ke MAR selama keadaan ini. Gambar berikut ini memperlihatkan bagianbagian komputer yang aktif selama keadaan ini .

sedangkan bitbit yang lain tidak aktif Selama keadaan ini. bagian pengendali mengeluarkan kata kendali .Keadaan Alamat Selama keadaan alamat. EP dan LM merupakan bit-bit yang aktif.

.Keadaan Penambahan Keadaan T2 ini disebut dengan keadaan penambahan (increment state) karena hitungan pada PC ditambah selama periode ini.

Keadaan Penambahan Selama keadaan penambahan ini. kata kendali yang dihasilkan adalah: Bit yang aktif hanya CP .

Keadaan Memori Keadaan T3 disebut dengan keadaan memori karena isi RAM dengan alamat yang ditunjuk dipindahkan dari memori ke register instruksi (IR). Gambar berikut menunjukkan bagian yang aktif .

dan kata kendali yang dikeluarkan oleh bagian pengendali adalah . bit-bit yang aktif hanyalah CE dan LI.Keadaan Memori Selama keadaan ini.

penambahan dan memori disebut dengan siklus pengambilan (fetch cycle) dari SAP-1 .Siklus Pengambilan Keadaan alamat.

Siklus Eksekusi (Pelaksanaan) Tiga keadaan berikutnya (T4. T5 dan T6) disebut dengan siklus eksekusi dari SAP-1 Transfer-transfer register yang terjadi selama siklus eksekusi tergantung pada macam instruksi yang sedang dieksekusi Contoh: LDA 9H memerlukan operasi transfer register yang berbeda dibandingkan dengan ADD 9H .

sehingga IR = 0000 1001 Selama keadaan T4.Rutin LDA Anggap bahwa IR telah berisi instruksi LDA 9H. sedangkan medan alamat 1001 diisikan ke dalam MAR . medan instruksi 0000 dikirim ke dalam pengendali-pengurut yang melakukan pendekodean.

Rutin LDA Gambar di atas adalah bagian-bagian yang aktif selama keadaan T4. bit-bit yang aktif adalah EI dan LM .

Rutin LDA Selama T5. Ini berarti data yang telah dialamatkan dalam memori akan diisikan ke dalam akumulator pada saat pulsa berikutnya masuk . bit-bit CE dan LA menjadi rendah.

semua dalam kondisi tidak aktif .Rutin LDA T6 adalah keadaan tanpa operasi (No operation disingkat NOP) Selama kondisi ini.

Rutin LDA Berikut adalah gambar pewaktuan siklus fetch LDA .

HLT HLT adalah singkatan dari µhalt¶ yang artinya berhenti digunakan untuk memberitahukan kepada komputer untuk berhenti memproses data .

Instruksi Rujukan Memori LDA. ADD. SUB disebut dengan instruksi rujukan memori (memory-reference instruction) karena semua instruksi tersebut menggunakan data yang tersimpan dalam memori HLT dan OUT bukan merupakan instruksi rujukan memori karena instruksi tersebut tidak menggunakan data-data yang tersimpan pada memori .

dan HLT adalah perangkat instruksi bagi SAP-1 Instruksi-instruksi singkat seperti ini sering disebut dengan mnemonic (mnemonic artinya pembantu ingatan) . OUT. SUB. ADD.Mnemonic LDA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful