REAKSI REDOKS

By: Ina Marlina

MATERI PEMBELAJARAN
1. 2. 3. 4. Pengertian Reaksi Redoks [BUKA] Pengikatan-Pelepasan Oksigen [BUKA] Perpindahan Elektron [BUKA] Perubahan Bilangan Oksidasi [BUKA]
a. b. c. d. Pengertian Bilangan Oksidasi (Biloks) Penamaan Bilangan Oksidasi (Biloks) suatu senyawa. Penamaan Bilangan Oksidasi (Biloks) suatu unsur. Penggunaan Konsep Bilangan Oksidasi (Biloks)

4.

Reaksi Redoks di sekitar Kita [BUKA]

APAKAH REAKSI REDOKS ITU?

[NEXT]

REAKSI REDOKS merupakan gabungan dari dua reaksi antara reaksi dan oksidasi yang terjadi secara bersamaan. [MENU] .

Contoh: 1. 4Fe + 3O 2Fe O 2.Pengikatan-Pelepasan Oksigen (Oksidasi & Reduksi) Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen oleh suatu unsur atau senyawa. C H + 5O 3CO + 4H O [NEXT] . 4FeS + 11O 2Fe O + 8SO 3.

Contoh: 1. 6CO + 6H O C H O + 6O 4. 2Fe O (s) + 3C (s) 4Fe (s) + 3CO (g) [MENU] [BACK] .Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen oleh suatu unsur atau senyawa. 2KClO 2KCl + 3O 3. 2HgO 2Hg + O 2.

Perpindahan Elektron Berdasarkan konsep perpindahan elektron reduksi adalah reaksi penerimaan elektron sebaliknya oksidasi merupakan reaksi pelepasan elektron. [NEXT] .

O + 4e 2O² (reduksi) 3. 2Cu + O 2CuO (redoks) atau 1. 2CU 2CU² + 4e (oksidasi) 2. Cu + Cl CuCl (redoks) [MENU] [BACK] . Cu Cu² + 2e (oksidasi) 2. Cl² + 2e 2Cl (reduksi) 3.>>CONTOH<< 1.

Konsep Perubahan Bilangan Oksidasi KONSEP INI PADA AWALNYA DICIPTAKAN PARA AHLI KARENA ADANYA KETIDAK SESUAIAN ANTARA PANDANGAN KONSEP PENGIKAT-PELEPASAN OKSIGEN DAN KONSEP PERPINDAHAN ELEKTRON DALAM REAKSI C (S)+ O (G) CO (G) [NEXT] .

[NEXT] [BACK] .PENGERTIAN BILANGAN OKSIDASI Adalah bilangan yang menyatakan banyaknya elektron yang telah dilepasakan atau diterima oleh suatu atom dalam suatu senyawa.

Unsur yang posisinya paling kanan dalam rumus kimia suatu senyawa mempunyai biloks negatif. tanda negatif jika atom tersebut menerima elektron. 2. [NEXT] [BACK] . Unsur yang posisinya lebih kiri dalam rumus kimia suatu senyawa mempunyai biloks positif.Ketentuan Penamaan Biloks Suatu Senyawa: 1. Tanda positif jika atom melepaskan elektron. 3.

Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol. 3. 2. Jumlah bilangan oksidasi untuk semua atom dalam senyawa adalah nol 4. Jumlah bilangan oksidasi atom-atom pembentuk ion poliatom sama dengan muatan ion poliatom tersebut.Ketentuan Penamaan Biloks Suatu Unsur: 1. Bilangan oksidasi ion monoatom sama dengan muatan ionnya. [NEXT] [BACK] .

6. 7. logam hidrogen mempunyai bilangan oksidasi -1.5. Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawanya adalah +1. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya adalah -2. [NEXT] [BACK] . Bilangan oksidasi unsur-unsur golongan VIIA dalam senyawa biner logam adalah -1. 8. sedangkan biloks unsur-unsur golongan IIA dalam senyawa adalah +2. kecuali dalam hidrida. kecuali dalam peroksida (biloks oksigen = -1) dan dalam senyawa binerdengan fluor (biloks oksigen = +2). Bilangan oksidasi unsur-unsur golongan IA adalah +1.

>>CONTOH<< Cu² + Zn +2 0 Cu + Zn² 0 +2 reduksi oksidasi [NEXT] [BACK] .

[NEXT] [BACK] .Penggunaan konsep biloks: 1. reaksi kimia tersebut termasuk reaksi redoks. Sementara itu jika terjadi penurunan bilangan oksidasi artinya unsur tersebut mengalami reduksi dan bersifat sebagai oksidator. => Jika terjadi kenaikan bilangan oksidasi artinya unsur tersebut mengalami oksidaasi dan bersifat sebagai reduktor. Membedakan Reaksi Redoks dan Bukan Redoks. => Jika suatu reaksi kimia melibatkan unsur bebas maka.

>>CONTOH<< REAKI REDOKS H + Cl 0 0 oksidasi reduksi REAKSI BUKAN REDOKS CuO + 2HCl +2 bukan redoks 2HCl +1 -1 CuCl + H O +2 [NEXT] [BACK] .

Reaksi Autoredoks (reaksi disproporsionasi). [NEXT] [BACK] . zat zat yang bertindak sebagai oksidator merupakan zat yang sama. => Pada beberapa reaksi redoks.2.

>>CONTOH<< oksidasi 3MnO ² + 4H 2MnO + MnO + 2H O reduksi [NEXT] [BACK] .

Menentukan Nama Senyawa Ionik dan Kovalen.   Penamaan Senyawa Ion yang Unsur Logamnya Berbiloks >1.3. sedangkan biloks yang lebih tinggi diberi akhiran i [NEXT] [BACK] . Unsur logam yang biloksnya rendah diberi akhiran o . Nama unsur logam + (nomor biloks dalam angka romawi) + nama unsur non-logam + akhiran ida 2. penamaan ini didasarkan pada sistem stock caranya: 1.

>>CONTOH (Berbiloks > 1)<< [NEXT] [BACK] UNSUR JENIS KATION BILOKS JENIS ANION BILOKS RUMUS KIMIA NAMA Fe Fe Pb Pb Fe Fe³ Pb² Pb +2 +3 +2 +4 Cl Cl O² SO ² -1 -1 -2 -2 FeCl FeCl PbO PbO Besi(II) klorida Besi(III) klorida Timbel(II) oksida Timbel(IV ) oksida .

>>CONTOH (Biloks Rendah & Tinggi)<< [NEXT] Rumus kimia HgCl HgCl [BACK] Nama senyawa Merkuro klorida Merkuri klorida Biloks logam +1 +2 .

  Penamaan Senyawa Ion Poliatomik yang Unsur Non-logamnya berbiloks >1. penamaan ini juga didasarkan pada sistem stock caranya: >nama kation poliatomik + nama anion poliatomik + (nomor biloks dalam angka romawi) [NEXT] [BACK] .

>>CONTOH<< [NEXT] [BACK] RUMUS KIMIA KClO JENIS ION BILOKS NAMA BIASA Kalium hipoklorit kalium hipoklorit Kalium klorat Kalium klorat NAMA SISTEM STOCK Kalium klorat (I) Kalium klorat (I) Kalium klorat (V) Kalium klorat (V) K ClO +1 +1 (Cl) +1 +5 (Cl) KClO K ClO .

Penamaan ini juga didasarkan pada sistem stock.  Penamaan Senyawa Kovalen yang Unsur Non-logamnya Berbiloks >1. caranya: nama unsur non-logam bermuatan positif + (nomor biloks dalam angka romawi) + nama unsur non-logam bermuatan negatif [NEXT] [BACK] .

>>CONTOH<< [MENU] [BACK] RUMUS KIMIA NO NO BILOKS NONLOGAM (N) +1 +2 NAMA SENYAWA Nitrogen (I) oksida Nitrogen (II) oksida .

.. [NEXT] ..Reaksi redoks di sekitar kita.

[NEXT] Pengaratan Logam Besi [BACK] Pemutihan Pakaian .

a. Peleburan (Smelting) c.[NEXT] [BACK] Penyetruman Akumulator Ekstraksi Logam Menggunakan cara METALURGI . Pemurnian . yaitu proses pengolahan bijih logam menjadi logam. Pemekatan b.

Daur Ulang Perak [THE END] .

THANK YOU:D .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful