KAJIAN PEDOMAN TATALAKSANA DEMAM BERDARAH DENGUE WHO 2009

Oleh : Aliv Hanie W Sili Putri Adisti Yuyun R Deavy K S Yahya Setiawan Yuniar Tri R Pembimbing : Dr. Tatar Sumanjar, Sp. PD- KPTI-FINASIM

Pendahuluan
Dengue

merupakan penyakit akibat virus yang diperantarai oleh nyamuk dengan penyebaran yang paling cepat di dunia.

Dalam 50 tahun terakhir

kejadian penyebaran virus dengue telah meningkat mencapai 30 kali. diperkirakan sebanyak 50 juta infeksi virus dengue terjadi setiap tahunnya, dan kurang lebih 2.5 juta orang hidup di Negara endemis virus dengue

Saat ini

Pendahuluan

Pendahuluan .

134 orang.Tahun 2000 : jumlah kasus 33. pertama kali dilaporkan adanya kasus ini. Beberapa tahun kemudian penyakit ini menyebar ke beberapa propinsi di Indonesia : .Tahun 2004 : sampai tanggal 5 Maret 2004 jumlah kasus sudah mencapai 26.534 orang) . dengan jumlah kematian sebanyak 389 orang. . . dengan jumlah kematian sebanyak 1.131 orang.Tahun 1999 : jumlah kasus 21.Tahun 2002 : jumlah kasus 40.548 orang. .Tahun 1996 : jumlah kasus 45.377 orang. terjadi di Surabaya dan Jakarta dengan jumlah kematian sebanyak 24 orang.443 orang.015 orang. . Kasus tertinggi terdapat di Propinsi DKI Jakarta (11.Pendahuluan Di Indonesia Di Indonesia. dengan jumlah kematian sebanyak 1.Tahun 2003 : jumlah kasus 50.904 orang .234 orang.414 orang (terjadi ledakan) .Tahun 1998 : jumlah kasus 72. .Tahun 2001 : jumlah kasus 45.133 orang.

penatalaksanaan.Pendahuluan ‡ Sejak di terbitkannya Panduan tentang Dengue oleh WHO tahun 1997. pencegahan dan pengendalian Dengue tahun 2009 . masalah dengue masih menjadi masalah serius di dunia . Sehingga WHO mengkaji kembali dan akhirnya terbitlah panduan Diagnosis. terbukti meningkatnya angka kejadian kasus tersebut dan bertambah meluasnya secara geografis kasus tersebut di masyarakat.

trombositopenia dan diatesis hemoragik . ruam. limfadenopati. nyeri otot dan /atau nyeri sendi yang disertai lekopenia. Demam Dengue / DF dan Demam berdarah dengue /DBD ( dengue haemorrhagic fever/DHF ) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam.definisi Tinjauan Pustaka Infeksi dengue adalah suatu penyakit sistemik dengan spektrum klinis yang luas termasuk di dalamnya dengan manifestasi klinis yang berat dan ringan.

aegypti yang telah terinfeksi virus dengue .Tinjauan Pustaka ETIOLOGI Virus Dengue Dengue virus (DEN) merupakan virus dengan rantai tunggal RNA yang dibedakan menjadi empat serotype virus (DEN 1-4). vektor Vektor Berbagai serotip virus dengue ditansmisikan ke manusia melalui gigitan nyamuk Ae.

Tinjauan Pustaka patogenesis .

Tinjauan Pustaka patogenesis .

vomitting -.bebedapa pasien : sakit tenggorokan. eritem. Fase Febris Manifestasi klinis -Fase ini Terjadi 2-7 hari --demam mendadak tinggi -Diikuti dengan facial flushing. myalgia. nausea. atralgia.hepatomegali setelah beberapa ahri demam -Penurunan progresif sel darah putih . sakit kepala -. anoreksia.Tinjauan Pustaka 1.timbul manifestasi hemoragic ringan : petekie. perdarahan membran mukosa seperti hidung dan gusi -. nyeri seluruh badan. injeksi konjungtiva.

Fase kritis -Biasa terjadi pada hari ke 3-7 -Suhu turun sampai 37. biasanya mendahului plasma leakage -Efusi pelura dan ascites. kadang terjadi Syok terjadi ketika volume plasma leakage : -hipoperfusi organ lalu terjadi kerusakan organ yang progresif.Tinjauan Pustaka 2. asidosis metabolik dan DIC Manifestasi klinis .5 ± 38 0C -peningkatan permeabilitas kapiler sejalan dengan terjadinya peningkatan tingkat hematokrit -Periode plasma leakage biasanya terjadi 24-48 jam -Progres leukopenia diikuti dengan penurunan cepat dari hitung trombosit.

-3. Hematokrit stabil atau mungkin lebih rendah dikarenakan efek dilusi dari reabsorpsi cairan -6. Hitung sel darah putih biasa nya mulai meningkat Segera setelah suhu kembali ke normal tetapi perbaikan jumlah platelet lebih lambat dari pada jumlah sel darah putih -7. terapi cairan berlebihan berhubungan dengan oedem pulmo atau Congestive Heart failure. -4. . Distres pernafasan dari efusi pleura masiv dan ascites akan terjadi jika cairan intravena diberikan berlebihan -8. status hemodinamik stabil dan diuresis kembali.Tinjauan Pustaka 3. Fase recovery Manifestasi klinis -1. ruam seperti bintik ±bintik putih diantara kemerahan luas ( isles of white in the sea of red). keadaan akan membaik. reabsorpsi bertahap cairan kompartemen ekstravaskuler kembali dalam 48-72 jam -2. tanda gastrointestinal mereda. Selama fase kritis dan recovery. Jika pasien bertahan pada fase kritis 24-48 jam. nafsu makan kembali baik. Bradikardi dan perubahan EKG biasa terjadi pada fase ini -5.

demam tinggi mungkin menyebabkan gangguan neurologi dan kejang demam pada anak-anak 2 Fase kritis Syok dari plasma leakage. kritis dan recovery pada dengue.Tinjauan Pustaka Kesimpulan fase febris. . perdarahan berat. kerusakan organ 3 Fase recovery Hipervolemi (hanya jika terapi cairan IV berlebihan dan atau expanded ke dalam periode ini. 1 Fase febril Dehidrasi.

Kapiler refill time >3 detik.Efusi pleura atau ascites ‡Syok (takikardi dan ekstremitas dingin. tekanan nadi rendah atau late syok. seperti Peningkatan hematokrit progresif. kejang) ‡Terdapat gangguan gastrointestinal (muntah persisten. .Tinjauan Pustaka Dengue Berat Dengue berat diduga terjadi jika pasien dari area resiko dengue dengan demam 2-7 hari ditambah diikuti beberapa diantaranya adalah : ‡Terdapat bukti plasma leakage. kardiomyopati atau manifestasi lain yang biasa terjadi. gagal ginjal akut. nyeri abdomen yang menetap dan meningkat. nadi lemah atau tidak terdeteksi. ensefalopati atau ensefalitis). jaundice) ‡Terdapat kerusakan berat organ (gagal hepar akut. tekanan darah yang tidak terdeteksi) ‡Perdarahan yang signifikan ‡Terdapat perubahan tingkat kesadaran (letargi atau gelisah.

Tinjauan Pustaka .

antibodi. antigen. atau kombinasi dari ketiga teknik tersebut . Gambaran metode diagnosis yang tapat dihubungkan dengan onset infeksi virus dengue .Tinjauan Pustaka Diagnosis laboratorium Metode diagnosis laboratorium untuk penegakan diagnosis infeksi virusdengue: deteksi virus melalui viral nucleic acid.

Tinjauan Pustaka Diagnosis laboratorium Hubungan metode diagnosis dengan accesibility dan confidence .

Diagnosis laboratorium Tinjauan Pustaka Perbandingan berbagai metode diagnosis .

MIA (Microsphere-based Imunoessay) : berdasarkan pada konvalen yang sebanding dengan antigen atau antibodi 2. . Teknologi microarray memungkinkan kita untuk mendapatkan sample berbagai fragmen nucleic acid dari berbagai virus.Tinjauan Pustaka Diagnosis laboratorium Tabel Metode diagnostikserta keunggulan dan kelemahannya METODE DIAGNOSTIK DI MASA MENDATANG : 1.

Isolasi dan identifikasi virus biasanya membutuhkan beberapa hari. atau 2.5. mendeteksi antigen menggunakan ELISA atau rapid test.Tinjauan Pustaka Diagnosis laboratorium Sebelum hari ke 5. kemudian mendeteksi RNA virus menggunakan Nucleic Acid Amplification Test (NAAT). isolasi virus pada kultur sel. Imunoglobulin dapat dipertahankan beberapa minggu atau beberapa bulan oleh tubuh. . infeksi virus didiagnosis melalui: 1. Deteksi nucleis acid memerlukan 24-48 jam Setalah hari ke. Transport sample lebih mudah karena imunoglobulin dapat bertahan dalam suhu ruang. tes serologi lebih tepat untuk penegakan diagnosis.

Tinjauan Pustaka Differential Diagnosis .

Tinjauan Pustaka terapi Algoritma management cairan infeksi dengue .

Tinjauan Pustaka terapi .

Tinjauan Pustaka terapi .

Tinjauan Pustaka terapi .

Pendekatan terintegrasi untuk mengendalikan penyakit 4. Advokasi. mobilisasi sosial. 2. Kolaborasi dengan sector kesehatan maupun non kesehatan 3.Tinjauan Pustaka Pengendalian dan pencegahan Pengendalian Vektor Virus Dengue Managemen pengendalian vector terintegrasi mencakup lima faktor kunci. yaitu: 1. dan legislasi. Pembuatan keputusan berbasis bukti 5. Pembangunan kapasitas .

Tinjauan Pustaka Pengendalian dan pencegahan Pengendalian Vektor secara Kimiawi. Larvasida Beberapa larvasida yang direkomendasikan WHO dalam upaya pengendalian vector Ae Aegypti .

. inaktif atau vaksin sub-unit. calon vaksin demam berdarah bertujuan untuk mendatangkan antibodi penetral tingkat tinggi Peningkatan co-sirkulasi dari empat tipe virus dengue berarti bahwa vaksin diperlukan untuk melindungi terhadap keempat tipe itu semua. vaksin harus tetravalen Vaksin Dengue dalam perkembangan terdapat empat jenis live attenuated virus. dan vaksin nukleat berbasis asam (nucleic acid-based vaccines). chimeric virus hidup yang dilemahkan.Tinjauan Pustaka Vaksin dengue Mekanisme imunologi utama yang memberikan perlindungan dari penyakit demam berdarah adalah virus ternetralisasi melalui antibodi. maka.

‡ Virus harus bereplikasi baik dalam kultur sel dan cukup imunogenik untuk memberikan kekebalan tahan lama pada manusia. ‡ Dasar genetik untuk pelemahan virus harus diketahui dan harus stabil. Beberapa parameter yang penting untuk LAVs: ‡ Virus harus cukup dilemahkan dan replikasi virus berkurang sehingga viremia rendah dan gejala penyakit adalah minim. ‡ Penularan virus oleh nyamuk dikurangi atau dihilangkan. ‡ Sebuah respon imun yang seimbang untuk semua empat virus dengue harus diperoleh. .Tinjauan Pustaka Vaksin dengue Live attenuated vaccines (LAVs) dapat menyebabkan kekebalan respon humoral dan seluler tahan lama karena mereka yang paling menyerupai infeksi alamiah. sehingga dosis rendah dapat digunakan.

dan penelitian klinis. dan fase pemulihan. Management dan penatalaksanaan pasien dengan infeksi dengue hendaknya dapat sesuai dengan algoritma penatalaksanaan pasien infeksi dengue yang terbaru sesuai dengan kondisi pasien. pengambangan vaksin. penelitian. fase kritis. survey. . Diagnosis yang akurat dan efisien penting penatalaksanaan klinis penyakit dengue (seperti deteksi dini pada beberapa kasus dan penegakan diagnosis untuk menyingkirkan differensial diagnosis). manifestasi klinis timbul dan dilanjutkan tiga fase : fase febris. Setelah periode inkubasi.pathogenesis.Tinjauan Pustaka kesimpulan Infeksi dengue adalah suatu penyakit sistemik dengan spektrum klinis yang luas termasuk di dalamnya dengan manifestasi klinis yang berat dan ringan.

‡ TERIMA KASIH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful