KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA dan NARKOBA

MENCEGAH
 PRILAKU

SEKS PRA NIKAH  PENULARAN PENYAKIT KELAMIN AIDS  ABORSI  KANKER akibat sex bebas  GRADASI MORAL REMAJA  KEHAMILAN DILUAR NIKAH  MASA DEPAN suram GENERASI MUDA

manusia

adalah mahluk Tuhan yang paling tinggi, yang dibekali oleh akal budi dan mempunyai aturan hidup sehingga apabila kita melakukan hubungan seks di luar pernikahan, berarti kita sama rendahnya dengan binatang yang tidak berakal budi dan tidak mempunyai aturan. JANGAN BERDUA-DUAAN KALAU BUKAN MUHRIM Hargailah wanita . Untuk wanita harus bisa bilang tidak....

Sifilis Gonore (Kencing Nanah) Herpes

 

Persepsi Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Penting diketahui sejak dini --------MENGHINDARI Informasi tentang kesehatan reproduksi remaja mendapatkan informasi yang cukup sehingga mengetahui hal-hal yang seharusnya dilakukan dan juga hal -hal yang seharusnya dihindari. Perlunya mendapatkan informasi yang benar dari sumber yang terpercaya. Remaja mempunyai hak untuk mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi dan informasi tersebut juga berasal dari sumber yang terpercaya pula sehingga dapat berguna bagi remaja itu sendiri dan bukannya menyesatkan. Perlu diberikan di sekolah dan di keluarga Agar remaja mendapatkan informasi yang benar, Kesehatan reproduksi remaja hendaknya juga diajarkan di sekolah dan di dalam lingkungan keluarga. Dengan mengetahui tentang Kesehatan Reproduksi Remaja secara benar kita dapat menghindari dilakukannya hal-hal negatif oleh remaja. Apalagi bagi remaja di kota-kota besar, yang berbagai informasi dapat masuk dengan mudahnya, terutama di era globalisasi seperti sekarang ini.

 Organ

Reproduksi Fungsinya :

A. PRIA :  Alat kelamin bagian luar  Alat kelamin bagian dalam  Ad. 1. Organ reproduksi pria luar yaitu  Penis, berbentuk bulat panjang yang berubah besarnya saat aktifitas seksual. Bagian dalam penis berisi pembuluh darah, otot dan serabut saraf. Ditengahnya terdapat saluran air kemih dan juga sebagai saluran cairan sperma yang disebut uretra.  Skrotum, terdapat dua buah kanan dan kiri, berbentuk bulat, tampak luar

GONORHEA. KENCING NANAH

Gonorhea adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi.

PENYAKIT KELAMIN

Gejala Pada pria, gejala awal 2-7 hari setelah terinfeksi. berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra, beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih serta keluarnya nanah dari penis. Sedangkan pada wanita, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina, dan demam. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul yang dalam ketika berhubungan seksual.

 

Gonore (Kencing Nanah)

Herpes

Sifilis

HERPES

Herpes ataupun virus simpleks herpes (HSV) merupakan sejenis virus yang menjangkiti kulit, termasuklah organ pembiakan. Virus ini menyebabkan kulit melepuh dan sakitsakit. Ia masih tidak dapat diubati tetapi dapat dikawal. Penyebab herpes * Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini * Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair. Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang * Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi pada bila-bila masa * Wanita kerap kali tidak sedar bahawa ia dijangkiti herpes karena lecet terjadi di dalam v4g1na

SIFILIS/RAJA SINGA

Sifilis adalah penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta, Treponema pallidum. Gejala dan tanda dari sifilis banyak dan berlainan; sebelum perkembangan tes serologikal, diagnosis sulit dilakukan dan penyakit ini sering disebut "Peniru Besar" karena sering dikira penyakit lainnya.

Bila tidak terawat, sifilis dapat menyebabkan efek serius seperti kerusakan sistem saraf, jantung, atau otak. Sifilis yang tak terawat dapat berakibat fatal. Orang yang memiliki kemungkinan terkena sifilis atau menemukan pasangan seks-nya mungkin terkena sifilis dianjurkan untuk segera menemui dokter secepat mungkin.

 Ad.

2. Alat kelamin bagian dalam meliputi :  Testis, Jumlahnya dua buah, merupakan isi skrotum, yang terdiri dari saluran kecil – kecil membentuk anyaman, sebagai tempat pembentukan sel spermatozoa.  Vas-deferens, dua buah, ini merupakan saluran yang membawa sel spermatozoa.  Kelenjar prostat, satu buah menghasilkan cairan kental yang fungsinya untuk memberi makanan sel spermoatozoa, serta enzim – enzim.  Kelenjar vesikula seminalis, satu buah, juga menghasilkan cairan untuk kehidupan sel spermatozoa, secara bersama – sama cairan tersebut menyatu dengan spermatozoa menjadi

Aktifias seksual : Dimulai adanya rangsangan fisik (diraba) atau psikis (membaca, membayangkan, menonton) yang mengakibatkan perubahan bentuk organ kelamin. Ada beberapa fase : - ereksi - lubrikasi - emisi - orgamus – ejakulasi Faktor yang berpengaruh : - organic (saraf, pembuluh darah, hormonal, usia) - psikis/ emosi/ suasana lingkungan

Fungsi organ reproduksi pria :
Organ tersebut mulai berfungsi sebagai system reproduksi dimulai saat akil balig sekitar usia 11-14 tahun keluarnya semen atau cairan mani yang pertama kali. Hal ini berlangsung selama kehidupannya. Organ testis yang menghasilkan sel spermatozoa akan bekerja setelah mendapat pengaruh hormon testosteron yang dihasilkan oleh sel – sel Interstital Leyding dalam testis. Keadaan ini dibawah perintah organ yang berada diotak, yaitu : kelenjar hipofisa dan juga hipothalamus. Pada aktifias seksual, organ tersebut akan bekerja sesuai dengan rangsang yang diperoleh. Bila dilakukan dengan pasangan sampai tingkat coitus, maka penis berpenetrasi masuk kedalam vagina dan berakhir dengan keluarnya semen. Cairan semen dihasilkan kira-kira 3-5 cc setiap ejakulasi, yang didalamnya terdapat sel spermatozoa 35 juta – 100 juta, dengan berbagai sifatnya, misalnya motilitasnya, bentuknya, kecepatan dan arah berjalan, kemampuan penetrasi, dll. Hormon TESTOTERON ini akan mempengaruhi tanda kelamin sekunder, misalnya kumis, jakun, alat kelamin menjadi lebih besar, suara parau, otot-otot membesar, dll

 

  

ORGAN REPRODUKSI WANITA

BAGIAN LUAR

 

 

B. WANITA Organ reproduksi yang tampak dari luar : 1. Vulva 2. Labia Majora dan Rambut Pubis 3. Payudara dan Papila Mamae Organ reproduksi bagian dalam : Labia Minora : merupakan labia sebelah dalam dari labia majora, dan berakhir dengan klitoris, ini identik dengan penis sewaktu masa perkembangan janin, yang kemudian mengalami atrofi. Dibagian tengah klitoris terdapat lubang uretra untuk keluarnya air kemih saja. Hymen, merupakan selaput tipis yang bervariasi elastisitasnya, berlubang teratur ditengah, sebagai pemisah dunia luar dengan organ dalam. Hymen akan sobek dan hilang setelah wanita berhubungan seksual (coitus) atau setelah melahirkan.

BAGIAN DALAM

 

Vagina, berupa tabung bulat memanjang terdiri otot-otot melingkar yang di kanan kirinya terdapat kelenjar ( Bartolini ) menghasilkan cairan, sebagai pelumas waktu aktifitas seksual. Uterus (Rahim) , berbentuk seperti buah peer, bagian bawahnya mengecil dan berakhir sebagai leher rahim/ cerviks uteri. Terdiri dari lapisan otot tebal, sebagai tempat pembuahan, berkembangnya janin, dinding sebelah dalam selalu mengelupas sewaktu menstruasi. Tuba uterina/ saluran di sebelah kanan dan kiri uterus, untuk lewat sel telur/ ovum. Ovarium, dua buah dan merupakan kelenjar yang menghasilkan sel telur dan menghasilkan hormon estrogen dan progesterone. Payudara/ kelenjar mamae, yang berfungsi saat laktasi

 

 

Fungsi Organ : Organ reproduksi tersebut mulai berfungsi saat akil baliq yang ditandai menstruasi pertama kali ( Menarche ) pada usia 10-14 tahun dan itu sangat bervariasi. Saat itu kelenjar hipofisa mulai berpengaruh, kemudian ovarium mulai bekerja menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini akan mempengaruhi uterus pada dinding sebelah dalam dan terjadilah proses menstruasi. Setiap bulan pada masa subur (sekali) terjadi ovulasi dengan dihasilkan sel telur / ovum untuk dilepaskan menuju uterus lewat tuba uterina. Produksi hormon ini hanya berlangsung hingga masa menopause, kemudian tidak berproduksi lagi. Tentunya semua aktifitas yang dipengaruhi hormon ini akan berhenti pula. Periode ini bervariasi antara 45-50 tahun, dengan ditandai berbagai tanda dan keluhan yang dialami seorang wanita. Kelenjar payudara juga dipengaruhi oleh hormon ini, sehingga hormon estrogen dan progesteron dikatakan mempengaruhi organ kelamin sekunder, seperti

MENSTRUASI : Proses pengeluaran darah dari uterus disertai serpihan selaput dinding uterus pada wanita dewasa yang terjadi secara periodik. Keadaan ini dibutuhkan keseimbangan antara hormon estrogen dan progesterone secara bergantian. OVULASI : Pelepasan sel telur/ ovum dari ovarium, yang siap dibuahi/ matang terjadi sebulan sekali, yang dipengaruhi oleh hormon estrogen.

KEHAMILAN : Suatu proses pertemuan/ fertilasi, menempelnya/ nidasi dan berkembangnya sel ovum dan sel spermatozoa menjadi janin dalam uterus selama 9 bulan 10 hari. Keadaan kehamilan ini dipertahankan dengan pengaruh hormon progesteron. Hormon estrogen pada masa ini mempengaruhi kelenjar mamae untuk persiapan laktasi. Pada masa ini tidak terjadi ovulasi dan menstruasi.

MELAHIRKAN : Suatu proses pengeluaran janin dari uterus, dengan timbulnya konstraksi uterus dipengaruhi oleh hormone oksitosin, dan kekuatan kontraksi otot-otot perut. Fase - fase nya : pembukaan cerviks uteri, pengeluaran janin, pengeluaran placenta (ari-ari) MENYUSUI / LAKTASI : Setelah melahirkan, seorang wanita masih harus bertugas menyusui bayinya, dengan pengeluaran ASI (yang pertama colustrum) yang sangat bermanfaat untuk bayi. Pada masa ini hormon prolaktin berpengaruh, dan juga progesteron masih cukup banyak, sehingga menstruasi belum terjadi. Tetapi adang-kadang bisa terjadi ovulasi. Sehingga pada masa ini wanita sudah menggunakan kontrasepsi guna mencegah terjadinya kehamilan berikutnya.

  Hubungan

Seks Usia Muda Berisiko Kanker

Hubungan atau kontak seksual pada usia di bawah 17 tahun merangsang tumbuhnya sel kanker pada alat kandungan perempuan, karena pd rentang usia 12 hingga 17 tahun, perubahan sel dalam mulut rahim sedang aktif sekali

"Saat sel sedang membelah secara aktif (metaplasi) idealnya tidak terjadi kontaks atau rangsangan apa pun dari luar, termasuk injus (masuknya) benda asing dalam tubuh perempuan," kata dr Teti Ernawati dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta, Menurut dia, adanya benda asing, termasuk alat kelamin laki-laki dan sel sperma, akan mengakibatkan perkembangan sel ke arah abnormal. Apalagi kalau sampai terjadi luka yang mengakibatkan infeksi dalam rahim. Sel abnormal dalam mulut rahim itu dapat mengakibatkan kanker mulut rahim (serviks). Kanker serviks menyerang alat kandungan perempuan, berawal dari mulut rahim dan berisiko menyebar ke vagina hingga keluar di permukaan, katanya. Selain itu, kanker serviks juga berisiko menyebar ke organ lain di dalam tubuh, misalnya uterus, ovarium, tuba fallopi, ginjal, paruparu, lever, tulang hingga otak, katanya. "Jika telah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ tubuh lain, maka kanker serviks dapat mengakibatkan kematian,"

Di dunia, terdapat sekitar 100 jenis strain virus penyebab kanker serviks, yaitu virus HPV (Human Papilloma Virus). Dan strain terganas adalah tipe 16 dan 18. Gejala timbulnya keputihan yang berbau dan berulang-ulang serta terjadi pendarahan di bagian kemaluan saat tidak sedang haid.

Pencegahan :bagi perempuan untuk menikah setelah berusia 17 tahun lebih dan menerapkan perilaku seksual yang sehat. "Hindari seks bebas dan gonta-ganti pasangan," katanya. Selain itu, perlu dilakukan deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker serviks stadium lanjut, salah satunya dengan melakukan tes pap (pap smear).

Nempel-nempel Bisa Hamil...
 Setyawan

mengatakan, problem yang dihadapi remaja lebih banyak adalah persoalan seks, bukannya permasalahan hubungan antara orang tua dan anaknya. ''Saya beberapa kali menemui adanya orang yang hamil, sedangkan selaput daranya tidak pecah. Nah, nempelnempel itu bisa hamil lo,'' ujarnya.

Bagaimana Kalau Pacar Memaksa?
 pasangan

remaja yang sedang pacaran harus bisa saling menjaga. Sebab wanita pun kalau sudah punya mau bisa tak terkendali. Karena itu alangkah indahnya jika mereka yang sedang dimabuk asmara bisa saling mengingatkan. Sebab pasangan lain jenis kalau sudah dekat, maka setan pun akan berusaha lebih merapatkan lagi. ''Jangan biarkan calon suami atau istri kalian nantinya diberi barang bekas. Maka seringlah berpuasa dalam rangka menjaga syahwat

ABORSI
Ada 2 macam risiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi: 1. Risiko kesehatan fisik DAN MENTAL  2. Risiko gangguan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadseorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku Facts of Life a. Kematian mendadak karena pendarahan hebat b. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal c. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan d. Rahim yang sobek (Uterine Perforation) e. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya f. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita) g. Kanker indung telur (Ovarian Cancer) h. Kanker leher rahim (Cervical Cancer) i. Kanker hati (Liver Cancer) j. Kelainan pada placenta/ ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya k. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy) l. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease) m. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

 GANGGUAN

MENTAL YANG TERJADI Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut: a. Kehilangan harga diri (82%) b. Berteriak-teriak histeris (51 %) c. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%) d. Ingin melakukan bunuh diri (28%) e. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%) f. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

AIDS

Jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia memang terus meningkat. Kalau bulan Desember 2003 disebutkan ada 2.720 kasus HIV dan 1.371 kasus AIDS atau total 4.091 kasus, maka sampai dengan Juni 2004 dilaporkan total kasus HIV/AIDS sudah menjadi 4.389, terdiri dari 2.864 kasus HIV dan 1.525 AIDS. Kasus HV/AIDS di kalangan remaja diperkirakan sebagian besar terjadi dari proses berbagi jarum suntik di antara pengguna obat-obatan terlarang, termasuk narkoba ataupun NAPZA. Dari 4.389 kasus HIV/AIDS di Indonesia seperti disebut di atas, 1.392 kasus atau 31,7 persen adalah kelompok usia 15-29 tahun, terdiri dari kelompok usia 15-19 sebanyak 176 kasus dan kelompok usia 20-29 tahun 1.225 kasus.

PENULARAN AIDS

 

• Melakukan segala bentuk hubungan seks penetratif dengan orang yang terinfeksi tanpa menggunakan kondom secara benar pada saat yang tepat; • Berbagi jarum suntik atau benda tajam lain dengan orang yang terinfeksi HIV dalam penggunaan obat secara intravena; • Menerima darah (melalui transfusi) dari orang yang terinfeksi; • Menato atau menindik tubuh dengan menggunakan benda tajam yang terkontaminasi oleh virus.

 

PERJALANAN INFEKSI HIV/AIDS : Saat terkena infeksi virus AIDS maka diperlukan wkt 5-10 tahun untuk sampai ke tahap yang disebut sebagai AIDS. Setelah virus masuk kedalam tubuh manusia, maka selama 2-4 bulan keberadaan virus tersebut belum bisa terdeteksi dengan pemeriksaan darah meskipun virusnya sendiri sudah ada dalam tubuh manusia. Tahap ini disebut sebagai periode jendela. Sebelum masuk pada tahap AIDS, orang tersebut dinamai HIV positif karena dalam darahnya terdapat HIV. Pada tahap HIV+ ini maka keadaan fisik ybs tidak mempunyai kelainan khas ataupun keluhan apapun, dan bahkan bisa tetap bekerja seperti biasa. Dari segi penularan, maka dalam kondisi ini ybs sudah aktif menularkan virusnya ke orang lain jika dia mengadakan hubungan seks atau

 BAGAIMANA

AIDS MENULAR ?  75-85 % Penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10 % diantaranya melalui hubungan homoseksual)  5-10 % akibat alat suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik)  3-5 % melalui transfusi darah yang tercemar  90 % infeksi pada bayi dan anak terjadi dari Ibu yang mengidap HIV  25-35 % bayi yang dilahirkan oleh Ibu pengidap HIV akan menjadi pengidap HIV

Gejala Rasa lelah berkepanjangan Sesak nafas dan batuk berkepanjangan Berat badan turun secara menyolok Pembesaran kelenjar (di leher, ketiak, lipatan paha) tanpa sebab yang jelas Bercak merah kebiruan pada kulit (kanker kulit) Sering demam (lebih dari 38 °C) disertai keringat malam tanpa sebab yang jelas Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang

BAGAIMANA MENCEGAH AIDS  Tidak berganti-ganti pasangan seksual  Pencegahan kontak darah, misalnya pencegahan terhadap penggunaan jarum suntik yang diulang  Dengan formula A-B-C
 ABSTINENSIA

artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah  BE FAITHFUL artinya jika sudah menikah hanya berhubungan seks dengan pasangannya saja
 CONDOM

artinya pencegahan dengan menggunakan

Orang Tua
  

  

Harus dapat memberikan pendidikan agama dan moral yang baik bagi anak-anaknya. Harus mampu memberikan informasi yang cukup tentang kesehatan reproduksi remaja Dapat memberikan kesempatan bagi anak-anaknya untuk mengeluarkan pendapat dan bukan hanya menuntut anakanaknya untuk menuruti keinginan mereka Dapat membantu anak-anaknya untuk membangun konsep diri yang sehat, sehingga sang anak tidak mudah terbawa arus negatif dari lingkungan, Harus dapat terbuka dalam membicarakan masalah-masalah kesehatan reproduksi. jika orang tua tidak bersikap terbuka dalam membicarakan masalah ini, maka remaja akan bertanya kepada orang lain dan informasi yang didapat dari orang lain ini belum tentu benar. Orang tua hendaknya jangan hanya menuntut, tapi juga harus berusaha mengerti keadaan anak-anaknya. Harus dapat memberikan kesempatan yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan. Tidak segan-segan meminta maaf pada anak bila orang tua melakukan kesalahan. Orang tua tidak akan pernah luput dari kesalahan, dengan meminta maaf, maka remaja akan merasa lebih dihargai. Tidak bersikap menggurui dan menganggap bahwa orang tua tahu segalanya dan anak tidak tahu apa-apa, karena sebenarnya orang tua belum tentu lebih pintar dari anaknya, tapi mereka lebih dulu tahu.

Pendidik
  

Harus dapat menjadi panutan bagi anak didiknya Harus menguasai tentang masalah kesehatan reproduksi remaja Dapat menjadi teman diskusi yang baik, bukan hanya menyalahkan dan menakut-nakuti. Pendidik yang baik harus dapat menjadi mitra diskusi remaja yang baik sehingga remaja merasa nyaman untuk membicarakan masalahnya kepada pendidik. Khususnya untuk guru agama, jangan memberi informasi mengenal kesehatan reproduksi dengan cara menakut-nakuti. Jangan hanya menghubungkan hal tersebut dengan 'dosa', tetapi juga harus bisa menjelaskan mengapa hal tersebut merupakan perbuatan yang dilarang agama, Misalnya dalam membicarakan tentang hubungan seks pranikah, pendidik hendaknya tidak hanya menakut-nakuti hal itu sebagai perbuatan berdosa, tapi juga harus dapat menjelaskan keterangan dibalik itu yaitu bahwa manusia adalah mahluk Tuhan yang paling tinggi, yang dibekali oleh akal budi dan mempunyai aturan hidup sehingga apabila kita melakukan hubungan seks di luar pernikahan, berarti kita sama rendahnya dengan binatang yang tidak berakal budi dan tidak mempunyai aturan.

NARK BA

 Keringat

bermanik-manik di wajahnya. Tubuhnya menggigil. Wajahnya yang tirus dan kuyu menyemburatkan rasa sakit yang sangat. Napasnya pun tersengalsengal. Di puncak rasa sakit yang tak terperikan, anakmuda yang sakaw (ketigahan narkoba), teringat pada Allah. ''Ya, Allah, sembuhkan aku dari rasa sakit ini, bebaskan aku dari jerat narkoba,'' hatinya mengerung, memanjatkan doa. Sekonyong-konyong, ia merasa ada kesejukan, mengaliri jiwanya. Kesejukan

NARKOTIKA
Adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan pengaruhpengaruh tertentu bagi mereka yang menggunakan dengan memasukkannya ke dalam tubuh manusia. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat , halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan yang menyebabkan efek

ISTILAH
 NARKOBA

NARkotika, psiKOtropika dan Bahan/zat Adiktif
 NAPZA

NArkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif

 Narkoba

 Susunan Syaraf Pusat
Otak adalah organ yg dpt memberikan informasi ttg siapa diri kita, apa yg sdg kita kerjakan dan apa yg telah kita lakukan SSP juga mengendalikan beberapa fungsi penting pada organ tubuh yg mengatur detak jantung, tekanan darah, pernafasan  Fungsi ini akan terpengaruh jika seseorang m’gunakan narkoba dgn kata lain organ lain ikut berubah fungsinya

Kerja Narkoba

N O . 1. Narkotika

PENGGOLONGAN NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA & BAHAN ADIKTIF LAINNYA SESUAI UU NO. 22 TH 1997 CONTOH & 5 TH 1997 JENIS
GOL I GOL II GOL III
Papaver, Petidin Morfin Fentanil Metadon Kodein Difenoksil

GOL IV

opium Kokain/Crack Ganja/Marihu na Heroin/Putaw Cannabis (hanya unt IP, tdk digun 2. Psikotropik MDMA/Ecstas pngobtan) a y Lisergida/LSD (tdk digunakan utk pengobatan) 3. Bahan Adiktif Lainnya
( dipakai ssuai

at Dll.

Sekobarbit

Amobarbit

al Metamfeta min/ Shabu (tdk digun unt pengobatan )

al Pentazosi ne Dll

Allo barbital Diazepam Halozepam Lorazepam Triazolam Dietil propion Klordiazepok sida

- Alkohol - Rokok, kopi, teh - Obat-obatan

Zat perekat, lem, bensin.
-

GOLONGAN NARKOTIKA
 A.

OPIOID (OPIAD)  Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium.  Opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), kodein (3methoxymorphine), dan Dilaudid

CANDU
 Getah

tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai "Lates". Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan.

 Morfin

adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morfin merupaakan alkaloida utama dari opium ( C17H19NO3 ) . Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan. Heroin (putaw)  Heroin adalah obat bius yang sangat mudah membuat seseorang kecanduan karna efeknya sangat kuat. Obat ini bisa di temukan dalam bentuk pil, bubuk, dan juga dalam cairan. Seseorang yang sudah

 Efek

pemakaian heroin: kejangkejang, mual, hidung dan mata yang selalu berair, kehilangan nafsu makan dan cairan tubuh, mengantuk, cadel, bicara tidak jelas, tidak dapat berkonsentrasi  Sakaw atau sakit karena putaw terjadi apabila si pecandu “putus” menggunakan putaw. Sebenarnya sakaw salah satu bentuk detoksifikasi alamiah yaitu membiarkan si pecandu melewati masa sakaw tanpa obat, selain didampingi dan

 Tanda-tanda

dari seseorang yang sedang ketagihan adalah : kesakitan dan kejang-kejang, keram perut dan menggelepar, gemetar dan muntah-muntah, hidung berlendir, mata berair, kehilangan nafsu makan, kekurangan cairan tubuh. Heroin disebut juga dengan nama : putauw

HEROIN/PUTAW

HEROIN
 Gejala

sakau: mata dan hidung berair, tulang terasa ngilu, rasa gatal di bawah kulit seluruh badan, sakit perut/diare dan kedinginan.  Tanda-tanda dari seseorang yang sedang ketagihan adalah : kesakitan dan kejang-kejang, keram perut dan menggelepar, gemetar dan muntahmuntah, hidung berlendir, mata berair, kehilangan nafsu makan, kekurangan cairan tubuh. Heroin disebut juga dengan nama : putauw, putih, bedak, PT, etep, dll.

Codein termasuk garam / turunan dari opium / candu. Efek codein lebih lemah daripada heroin, dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan. Demerol Nama lain Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.

Codein

Methadone Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan), naltrxone (Trexan), nalorphine, levalorphane, dan apomorphine. Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis, dan senyawa tersebut adalah pentazocine, butorphanol (Stadol), dan buprenorphine (Buprenex). Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid.

 Efek

yang ditimbulkan dari Opoid ini adalah:  Mengalami pelambatan dan kekacauan pada saat berbicara  Kerusakan penglihatan pada malam hari  Mengalami kerusakan pada liver dan ginjal  Peningkatan resiko terkena virus HIV dan hepatitis dan penyakit infeksi lainnya .  Penurunan hasrat dalam hubungan

 

Gejala Putus Obat dari ketergantungan opioid adalah: Kram otot parah dan nyeri tulang, diare berat, kram perut, rinorea lakrimasipiloereksi, menguap, demam, dilatasi pupil, hipertensi takikardia disregulasi temperatur, termasuk pipotermia dan hipertermia. Seseorang yang ketergantungan opioid jarang meninggal akibat putus opioid, kecuali orang tersebut memiliki penyakit fisik dasar yang parah, seperti penyakit jantung. Gejala residual seperti insomnia, bradikardia, disregulasi temperatur, dan kecanduan opiat mungkin menetap selama sebulan setelah putus zat. Pada tiap waktu selama sindroma abstinensi, suatu suntikan tunggal morfin atau heroin menghilangkan semua gejala. Gejala penyerta putus opioid adalah kegelisahan, iritabilitas,

KOKAIN/SHABU SHABU

B. KOKAIN (SHABU-SHABU) Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan. Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek

 Efek

yang ditimbulkan :  Menjadi bersemangat, gelisah dan tidak bisa diam, tidak bisa  makan, paranoid, lever terganggu.  Shabu-shabu mengakibatkan efek yang sangat kuat pada system syaraf .Pemakai shabu-shabu secara mental akan bergantung pada zat ini dan penggunaan yang terus menerus dapat merusakan otot jantung dan bahkan menyebabkan kematian.  Shabu-shabu sangat berbahaya karena prilaku yang menjurus pada kekerasan merupakan efek langsung dari penggunannya. Bahkan sering menyebabkan impoten.  Berat badan menyusut, kejang-kejang,

 Gejala

pecandu yang putus obat: Kecenderungan untuk bunuh diri. Orang yang mengalami putus Kokain seringkali berusaha mengobati sendiri gejalanya dengan alkohol, sedatif, hipnotik, atau obat antiensietas seperti diazepam ( Valium ). Nama lain dari kokain adalah snow, coke, girl, lady dan crack ( kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek

BERBAGAI ISTILAH SEPUTAR NARKOBA
1.Sakaw 2.BD 3.Parno 4.Junkies 5.Relaps

: : : : :

rindu'. 6.Bong : alat mengisap shabu. 7.O-de : over dosis. 8.PT : sebutan lain putauw (heroin). 9.Ngubas atau nyabu : pakai shabushabu. 10.Bedak/etep putih : sebutan lain putauw/heroin. 11.Wakas : ketagihan. 12.Pakauw : pakai putauw.

sakit karena lagi 'nagih'. . sebutan untuk bandar narkoba. paranoid karena ngedrugs. sebutan untuk pecandu. kBL lagi ngedrugs kna

           

Pedauw/badai : teler/mabok Ubas : shabu. Kertim : kertas timah. Afo : aluminium foil. Bhironk : orang Nigeria/pesuruh. Insul/spidol : alat suntik. Paket/pahe : pembelian heroin/putauw dalam jumlah terkecil. Gauw : gram. Sperempi : ¼ gram. Setangki : ½ gram. Giber/giting/gonjes : mabok/teller. Hawai/cimeng/rasta/ ulah/gele/buda/stik : ganja.

 26.

Selinting rokok/ganja.  27. Inex  28. Amphet  29. Snip lewat hidung (dihisap).  30. Ngedrag diatas timah.  31. Bokul :  32. Gepang heroin.  33. Gitber : berat.  34. Spirdu :  35. Betrik :

:

1 batang

: Ecstasy. : amphetamine : pakai putauw : baker putauw

beli barang. : punya putauw/ giting berat/mabok sepaket berdua. dicolong/ nyolong.

38. Coke : 39. Jokul : 40. Bokauw : 41. Kurus : 42. Gantung : 43. BT/snuk : 44. Boat/ boti : 45. Abses : 46. KW : 47. Mupeng : 48. Pyur : 49. BT : 50. Teken

kokain. jual. bau. kurang terus. setengah mabok. pusing/ buntu. obat. salah tusuk urat/bengkak. kualitas. muka pengen. murni. Bad Trip (halusinasi yang serem). : minum obat/pil/kapsul.

EFEK TEMBAKAU
 Rangsangan

pada otak sehingga pengguna merasa tenang  Menurunkan nafsu makan, saraf rasa di lidah, saraf penciuman  Kelumpuhan cilia disaluran nafas  Peningkatan asam lambung  Pengurangan produksi urine di ginjal

EFEK TEMBAKAU JANGKA PANJANG
 Gangguan

saluran nafas dari atas kebawah: hidung, sinus, paru : asma , bronchitis, pnemonia, kanker paru dll.  Kanker di organ tubuh lainnya  Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah: stroke, jantung koroner,  Penurunan jumlah sperma.

ALKOHOL
 Ketergantungan  Ganguan

sistem pencernaan : maag, pola makan terganggu  Gangguan hati : cirrhosis hati, kanker, perlemakan hati  Kerusakan Otak: halusinasi, ingatan menurun  Gangguan syaraf tepi : numbness, tremor  Gangguan organ tubuh lain : pancreas, jantung , paru, seksual,

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful