HEMATOLOGI ONKOLOGI MEDIK

LIMFOMA NON-HODGKIN

PENGERTIAN
Limfoma non-hodgkin merupakan penyakit keganasan primer jarinangan limfoid padat.

DIAGNOSIS
* Riwayat pembesaran kelenjar getah bening / massa tumor di tempat lain (tulang, intra abdomen, hidung, lambung, dsb) * Riwayat demam tanpa sebab yang jelas * Penurunan berat badan 10% dalam waktu 1 bulan * Keringat malam banyak, tanpa sebab yang sesuai * Pemeriksaan histopatologi tumor: sesuai dengan limfoma non Hodgkin (LNH)

DIAGNOSIS BANDING
Limfoma Hodgkin, limfadenitis, tuberkulosis, toksoplasmosis, filariasis, tumor padat yang lain.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
* Pemeriksaan sitologi kelenjar/ massa tumor untuk mengetahui LNH tersebut serta keterlibatan kelenjar lain yang membesar * Laboratorium: darah tepi lengkap, gula darah, fungsi hati, fungsi ginjal * Aspirasi dan biopsi sumsum tulang * CT scan atau USG abdomen untuk mengetahui adanya pembesaran kelenjar getah bening (KGB) paraaorta abdominal atau KGB lainnya, massaa tumor dalam abdomen

* Foto toraks untuk mengetahui pembesaran KGB mediastinum * Pemeriksaan telinga hidung tenggorok (THT) untuk melihat keterlibatan cincin Waldeyer * Gastroskopi bila perlu untuk melihat keterlibatan lambung * Bone scan atau foto bone survey bila perlu untuk melihat keterlibatan tulang

TERAPI
Derajat keganasan rendah * Kemoterapi obat tunggal atau ganda, peroral * Radioterapi paliatif Derajat keganasan menengah * Stadium I s.d IIa: radioterapi atau kemoterapi parenteral kombinasi * Stadium Iib s.d IV: kemoterapi parenteral kombinasi, radioterapi berperan untuk tujuan paliatif

Derajat keganasan tinggi * Selalu kemoterapi parenteral kombinasi (lebih agresif) * Radioterapi hanya berperan untuk tujuan paliatif Reevaluasi hasil pengobatan * Setelah siklus kemoterapi kedua, keempat * Setelah selesai pengobatan lengkap

KOMPLIKASI
Akibat langsung penyakitnya: * Penekanan terhadap organ khususnya jalan napas, usus, dan saraf * Mudaah teerjadi infeksi, bisa fatal Akibat efek samping pengobatan: * Aplasia sumsum tulang * Gagal jantung oleh obat golongan antrasiklin * Gagal ginjal oleh obat sisplatinum * Neuritis oleh obat vinkristin

PROGNOSIS
Bergantung pada derajat keganasan, tingkah penyakit, bulky mass, keadaan umum pasien dan ada tidaknya gangguan organ yang mempengaruhi pengobatan. * Derajat keganasan rendah : Tidak dapat sembuh, namum dapat hidup lama. * Derajat keganasan menengah : Sebagian dapat disembuhkan. * Derajat keganasan tinggi : Dapat disembuhkan, cepat meninggal apabila tidak diobati.

WEWENANG
* RS Pendidikan : Dokter Spasialis Penyakit Dalam dan PPDS Penyakit Dalam * RS non Pendidikan : Dokter spesialis Penyakit Dalam

UNIT YANG MENANGANI
* RS Pendidikan : Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Hematologi – Onkologi Medik * RS non Pendidikan : Bagian Ilmu Penyakit Dalam

UNIT TERKAIT
* RS Pendidikan : Departemen THT, Patologi Anatomi, Radiologi/Radioterapi * RS non Pendidikan : Bagian THT, Patologi Anatomi, Radiologi/Radioterapi

REFERENSI
1. Reksodiputro,AH.IrawanC.Limfoma non Hodgkin.In: Suyono, S.Waspadji, S.Lesmana, L.Alwi, I.Setiati, S.Sundaru, H. dkk,editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid II. Edisi III.Jakarta : Balai Penerbit FKUI; 2001.p. 607-21. 2. Non-Hodgkin’s Lymfomen. Hematologie Klapper. 8th ed. Leids Universitair Medisch Centrum Leiden. Juni 1998:82-98.

3. Abdulmuthalib.Limfona non-Hodgkin.In: Simadibrata M, Setiati S, Alwi I, Oemardi M, Gani RA, Mansjoer A, editors. Pedoman diagnosis dan terapi di bidang ilmu penyakit dalam. Jakarta: Pusat Informasi dan Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM; 1999.p. 113-4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful